Cosplay

Cosplay
Chapter 179 - Pertarungan Antara Unsur Api!



Tak terasa, pertempuran antara Pasukan Aliansi melawan Bajak Laut Hristov sudah berlangsung cukup lama. Sudah banyak korban yang berjatuhan dari kedua belah pihak dalam perang besar yang terjadi di Hirsley Bulgarian, tepatnya di wilayah Lost Reverse.


Saat ini, terlihat Shu yang berdiri beberapa meter di depan Etienne yang merupakan salah satu dari Guardian Six. Beberapa saat yang lalu, Shu dan Etienne sempat mengalami bentrokan, tapi kekuatan mereka berdua cukup imbang dalam pertarungan karena kekuatannya sama-sama mempunyai unsur api.


"Etienne, aku sudah tidak punya banyak waktu untuk meladenimu. Aku harus segera menuju ke garis depan untuk membantu Izumi-dono dan Yoshino-dono.." ucap Shu sambil menatap tajam Etienne.


"Ya, itu pun kalau kau tidak terbunuh olehku. Walaupun tubuhmu sekarang dilapisi oleh api semangat, belum tentu tubuhmu tidak terbakar oleh bola apiku.." ucap Etienne sambil tersenyum menyeringai. Tepat dibawahnya, terlihat sebuah bola yang siap ia tendang.


Shu pun memegang pedangnya yang dilapisi api dengan kedua tangannya. Ia bersiap-siap untuk mengayunkan pedangnya dan menebaskannya ke arah Etienne. Nampaknya, Shu mulai serius menghadapi Etienne.


"Walaupun kau dari Guardian Six, aku takkan gentar untuk melawanmu,"


"Firefox No Swordman..!!" Shu pun langsung melesatkan tebasan api yang berbentuk seekor rubah ke arah Etienne, "Batsss..!!"


Melihat tebasan api yang sedang mengarahnya, Etienne hanya tersenyum menyeringai sambil berkata, "Tebasan api yang cukup mengerikan bagi orang biasa, tapi bagiku itu hanya tebasan sampah.."


Etienne pun melakukan ancang-ancang, setelah itu ia langsung menendang bolanya ke arah tebasan api yang dilesatkan oleh Shu.


"Strong Fire Ball..!!"


Bola tersebut menjadi bola api setelah ditendang oleh Etienne. Seketika, bola api mengeluar kobaran api yang cukup besar tidak seperti biasanya.


Tebasan api berbentuk rubah yang dilesatkan oleh Shu langsung menabrak bola api dengan kobaran api cukup besar yang ditendang oleh Etienne. Disaat dua serangan tersebut saling bertabrakan, seketika suhu yang berada di sekitar mereka menjadi sangat panas.


Bahkan beberapa pasukan Hristov dan beberapa pasukan Aliansi terkejut dengan pertarungan mereka berdua, sampai-sampai bisa membuat suhu disekitar menjadi sangat panas.


Pasukan Aliansi dan Pasukan Hristov yang sedang bertarung satu sama lain, seketika berhenti dari pertarungannya dan sekilas melihat pertarungan antara Shu dan Etienne.


"Tak kusangka, komandan Shu bisa menciptakan tebasan api. Dia benar-benar kuat, bahkan setara kekuatannya dengan salah satu Guardian Six.." ucap salah satu pasukan Aliansi yang berada di sekitar pertarungan Shu dan Etienne.


"Buaaassshhhhh.." Setelah cukup lama dua serangan api saling bertabrakan, tiba-tiba terjadi kepulan asap yang cukup tebal setelah dua serangan api tersebut saling bertabrakan.


Beberapa saat kemudian setelah kepulan asap yang cukup tebal tersebut mulai menghilang. Terlihat bola api yang kembali ke arah Etienne, lalu bola api tersebut kembali normal menjadi bola biasa. Suhu disekitar yang telah menjadi panas pun kembali normal seperti semula.


"Woah, itu tadi dua serangan api yang saling bertabrakan, cukup membuatku kagum. Tak kusangka sampai sebesar itu dampaknya.." ucap Etienne yang menatap tajam Shu sambil tersenyum menyeringai.


"Diamlah..!!" Shu pun langsung berlari dengan cepat ke arah Etienne sambil menebas-nebaskan tebasan api nya ke arah Etienne yang berdiri beberapa meter di depannya.


"Tebasan mu itu cukup mudah terbaca arah serangannya." ucap Etienne, ia pun mengambil bola miliknya. Setelah itu, Etienne pun melemparkan bola nya ke udara dengan cukup tinggi.


"Apa yang akan kau lakukan saat bolamu kau lempar ke udara? Apa kau akan mengeluarkan teknik yang cukup wahh?" ucap Shu sambil melihat ke arah Etienne yang melemparkan bolanya ke udara.


"Lihat saja nanti, kau bisa melesatkan tebasan rubah api. Sedangkan, aku juga bisa seperti yang kau lakukan.." ucap Etienne sambil tersenyum licik.


Etienne pun langsung melompat ke udara menyusul bola yang telah ia lempar. Tak berselang lama, Etienne pun melakukan salto sambil menendang bolanya yang berputar-putar di udara.


"Fire Ball No Snake..!!" Saat bola tersebut ditendang oleh Etienne dengan posisi salto, bola tersebut pun menjadi bola api dan perlahan berubah menjadi ular api melesat cepat ke arah Shu.


Shu pun melongo ketika melihat Etienne melompat salto sambil menendang bolanya yang berubah menjadi ular api dan mengarah ke arahnya.


Kemudian, Shu pun tersenyum dengan memasang wajah yang cukup percaya diri. Lalu, ia memasang kuda-kuda teknik berpedangnya.


"Spiral No Swordman..!!" Shu pun melakukan gerakan memutar-mutar sambil melesatkan tebasan api, sehingga tercipta lah tebasan api dengan pola bentuk spiral yang melesat ke arah ular api yang mengarah ke arahnya.


"Slashhh...!!!" Dua serangan dari Shu dan Etienne pun kembali bertabrakan, setelah itu terjadilah ledakan yang cukup besar, "Buammmmmmmmm!!!"


Sementara itu, disisi lain. Terlihat Vika dan Killa yang sedang bertarung cukup sengit melawan Tim Elite Number Three dari Bajak Laut Hristov.


Terlihat Vika yang menebas-nebaskan pedangnya ke arah Lander Veryunluckyman salah satu dari Tim Elite Number Three Bajak Laut Hristov. Nampaknya, Lander cukup mudah untuk menghindari tebasan dari Vika.


"Tebasanmu itu bukanlah apa-apa, huahaha..!! Kau takkan bisa menyerangku karena kemampuanku adalah Unlucky..!!" ucap Lander sambil tertawa terbahak-bahak ketika melihat tebasan pedang yang dilesatkan oleh Vika tidak mengenainya sama sekali.


Setelah tebasannya tidak ada yang mengenai Lander sama sekali, Vika pun langsung mundur beberapa langkah kebelakang ke arah Killa berada.


"Unlucky? Killa, sepertinya kita akan melawan musuh yang cukup merepotkan.." ucap Vika sambil memasang sikap yang waspada.


"Benar.." jawab singkat Killa.


Kemudian, beberapa meter di depan Vika dan Killa, terlihat Plavio Plagiarisme, Lander Veryunluckyman, Lukas Verydangerous, Jankovic Veryhandsome dan Gia Itsverybeautiful berdiri dengan memasang raut wajah yang cukup percaya diri.


"Hei-hei..!! Kalian berdua cukup hebat ya. Tapi, pertarungan ini akan menjadi menarik dan tidak membosankan.." ucap Plavio.


BERSAMBUNG