Cosplay

Cosplay
Chapter 44 - Bukankah Kau Hanya Mengandalkan Gunting?



Aku memanggil kartu pegasus!" ucap Viola..


"Aku memanggil kartu dewa mesir.."


Dan kemenangan dalam permainan kartu yugi-oh dimenangkan oleh Izumi karena dia menggunakan kartu curang..


"Kok malah main kartu!" teriak Schar.


"Oh. Om Schar udah datang toh, apakah kau tersesat?" tanya Izumi santai..


"Tentu saja aku tersesat, dan kau juga pasti tersesat!" sambung Schar.


"Nggak merasa tersesat tuh.." jawab Izumi singkat..


"Izumi-san bodoh! Kau juga tersesat!" ucap Viola..


"Yo Viola-chan ayo aku akan mengasihmu ikan yang sangat banyak!" ucap Izumi..


"Eh?"


"Jadi kau harus melawan Schar bersamaku khekhekhe.."


"Melawanku dengan dua orang? Itu seperti tidak seimbang yah..." ucap Schar.


Schar kemudian mengubah tangannya menjadi gunting seperti biasanya...


"Dropout.. Schar!"


Pukulan kecepatan tinggi melesat kearah Izumi yang masih dengan tampang bodohnya...


"Dan kemudian, jika itu terkena maka kau akan hancur dalam sekejap.." ucap Schar...


"Etto tes-tes-tes.. Sebut saja aku lagi mengetes esku.."


"Eh salah..." ucap Izumi..


Tubuhnya memang pecah-pecah karena dia adalah manusia es, tapi kemudian perlahan tubuhnya kembali lagi seperti sebelumnya..


"Om Schar kenapa bisa hebat banget? Padahal bukan sejenis kapten.. Mungkinkah Helena-san juga lebih kuat darimu?" tanya Izumi..


"Tentu saja Helena-san itu sangat hebat!" ucap Schar.


Disisi Bluejay..


"Sangat lelah, tapi aku berhasil melawannya, Kapten Helena-san ternyata punya buah setan yang sangat merepotkan, aku saja jika salah pasti bakalan jadi uang juga.." ucap Bluejay.


Disisi Killa..


"Ichimaru Jun si Rubah Biru berhasil dikalahkan.. Entah kenapa ada batasan, Pengguna Zanpakuto tidak masuk kategori pendekar pedang karena pedang mereka memiliki jiwa..." ucap Killa..


"Aku.. Bisa memperlihatkan kemampuanku juga, hei Mayonaka-san apakah aku bisa memakan Pizzamu?" tanya Meruki..


"Yah siapa yang tahu?" jawab Mayonaka tersenyum..


"Walau sebenarnya aku tidak menyukai seseorang yang memiliki kekuatan aneh.." sambung Mayonaka..


Sementara di Photographer Iceland.


"Heh? Meruki Uno Harga Buronannya naik lagi?" kejut Ichinose Mitsu...


"Ichinose-san kenapa kau bisa memiliki Zanpakuto juga?"


"Nggak tau.." jawab Mitsu..


"Meruki Uno.. Hmm dia cukup hebat juga membawa nama Photographer semakin terkenal.." ucap Daviderstorm.


Daviderstorm kemudian memfoto hal yang menarik.


"Death Pornografi..."


"Kau berulah lagi Daviderstorm-kun!" teriak Lunafreya..


Sementara disisi Izumi lagi..


"Etto... Om Schar kenapa bisa jahat saat membunuh banyak orang dalam peristiwa lupakanlah.." ucap Izumi..


"Karena kematian itu lebih bagus daripada hidup tanpa memiliki banyak kebosanan.." ucap Schar.


Cosplay Chapter 44 - Bukankah Kau Hanya Mengandalkan Gunting?


"Schar, aku akan menghajarmu!" teriak Izumi tiba-tiba...


"Ice-Ice no Elephant Hits.."


"Schar Schwbhercszblock!"


Serangan Izumi yang beruntun,


Memblokir serangan Izumi dengan sangat cepat...


"Kau hebat juga anak kecil!" ucap Schar.


"Jangan panggil aku anak kecil paman, namaku Izumi, eh kenapa malah memparodikan om siapa itu lupa wkwkwk.." ucap Izumi..


"Bagaimana kita memainkan satu permainan yang cukup melegenda!"


"Apaan tuh?"


"Disinilah aku berada batas dari kemampuanku.. Lupa kata bijaknya.." ucap Schar.


"Satu pertanyaan legenda.. Wut animu?" tanya Izumi.


.


Viola kemudian mencoba untuk terbang..


"Kakusei Air!"


"Kakusei Valkyrie!" saat ia terbang dia dengan cepat melesat lagi untuk menyerang Schar...


"Schar Weidenberger!"


Kedua kaki Viola dengan cepat ditangkap oleh Schar sebelum dia terkena serangan, dan lalu..


"Weidenberger Kerhzavanov!"


Dia membanting tubuh Viola dengan sangat kuat dan lalu...


Viola terjatuh dan jatuh, tak bisa berdiri lagi..


"Itu sangat menyakitkan.." ucap Viola..


"Melihat seorang cewek terluka itu adalah hal yang tidak bisa kuterima.."


"Walau terkadang aku menyebabkan beberapa luka, tapi luka yang tak bisa disembuhkan adalah luka dalam hati.."


"Bukankah kau hanya mengandalkan gunting untuk bertarung, dan lalu menggunting apa yang menurutmu mengganggu.."


"Kau seperti Schar yang mencoba untuk melompat lebih tinggi dari Helena-san itu sendiri, tapi kau tidak bisa melompat lebih tinggi dariku!"


"Ice-Ice no Jumping!" Izumi melompat kekiri-kekanan dengan sangat cepat..


"Ice-Ice no Sentimental!" dengan cepat lagi serangan kaki Izumi memanjang karena tumpukan es melesat kearah Schar...


"Schar Killing.."


Izumi yang menyerang dengan kakinya, kedua kakinya terpotong


Kakinya yang membeku hancur setelah tergunting oleh tangan Schar yang sebelumnya menjadi gunting..


"Jika kaki satu hilang, tumpukan es adalah satu diantara satu seperjuta kecepatan.."


"Maka es yang mencair akan datang lagi karena aku menyatu dengan es itu sendiri.."


Kaki Izumi yang sebelumnya digunting..


"Ice-Ice Back to Home.." kedua kaki Izumi sudah normal,


Dan lalu..


"Gunting adalah gunting, dalam permainan gunting kertas batu, gunting tidak bisa menang melawan batu.."


"Itulah hukum yang diciptakan.."


"Jika memang begitu.. Esku tidak akan hancur lagi melawan gunting yang hanya bisa membunuh.."


"Jadi.. Bukankah kau hanya mengandalkan gunting?"


"Kalau memang iya, lalu apa yang akau kau lakukan? Melakukan surat petisi, memberikan kepada Dewa agar bisa menghilangkan kekuatan guntingku?"


"Jika itu terjadi, maka aku akan memberikan satu surat juga untuk Dewa.. Yaitu... Hancurkan dunia.. Karena dengan begitu, kita tidak akan saling bertempur satu sama lain.".


"Dewa menciptakan Manusia agar bisa mengisi kekosongan dunia.. Dan pertempuran itu adalah hiburan seperti film aktion.." ucap Schar...


"Schar Killings..." Schar dengan cepat, seakan-akan dia memang sangat cepat,


Atau bahkan mata Izumi yang tak bisa menangkap pergerakannya..


"Satu cahaya itu sama dengan kegelapan.." ucap Schar..


"Aku masih belum, belum kalah.." ucap Izumi, perutnya tertusuk oleh gunting yang sangat tajam..


"Dalam kehidupan terkadang seni kertas origami itu sangat indah, dibentuk dengan kecepatan tangan manusia, pikiran imajinasi untuk membentuknya.."


"Jadilah seperti origami itu sendiri, karena dalam hal kesamaan, seni melipat kertas akan kedinginan jika membungkus es.."


"Ice In The Castle..." ucap Izumi..


Dan kemudian..


Mereka berdua terkurung dalam kastil es yang diciptakan oleh Izumi...


"Undead.."


B


E


R


S


A


M


B


U


N


G