
Hozuki yang tertangkap bajak laut Arata Kobayakawa masih terlihat santuy dan setia menunggu makanan dengan kondisinya yang terikat oleh rantai."Ma... Ka... Nan...~ aku lapar..."
"Diamlah bodoh, sebentar lagi ada seseorang yang akan datang, seseorang yang kau kenal, karena dia berada dalam aliansi mu.." Kiyo Galette, ia terus mengawasi Hozuki.
"Hah? Seseorang yang kukenal? Dan aliansku? Siapa dia? Perasaan aku tak pernah menjalin sebuah aliansi bersama seseorang, kau jangan berbohong.." ucap Hozuki dengan nada lemas.
"Plakk!! Plakk!!!plakk!!!" Kiyo Galette menampar wajah Hozuki berkali-kali, "Jangan berbohong padaku, kau dan Izumi sudah menjalin sebuah aliansi. Kau mau menipuku?!!"
Beberapa saat kemudian, Yoshino dengan kondisi tubuhnya yang terikat oleh rantai, ia masuk dengan diawasi oleh Yu dan Nikoalenko.
Yoshino terkejut karena Hozuki berada di rumah kosong ini,"Kau Hozuki kan? Kenapa kau bisa tertangkap? Pasti mereka menggunakan cara licik ya?" Tanya Yoshino.
Mendengar hal itu Yu langsung menendang Yoshino hingga membentur tembok,"Brakkkkk!!!"
"Siapa yang kau sebut licik? Diamlah, dan lihat kondisimu saat ini, sekarang kau berada di markas musuh.." ucap Yu.
"Manusia sok kuat, sekarang aku akan menyita ketiga pedangmu ini, pendekar pedang! Pendekar pedang tanpa pedang, kau bisa apa?" Ucap Nikoalenko dengan nada mengejek.
"Hahahaha!!! Kalian semua pasti membuat sebuah pesta bertema Helloween kan?! Kalau itu rencana kalian, aku akan mengikuti nya huahahahahah!!!" Teriak Hozuki tertata terbahak-bahak.
Melihat hal itu, Yu langsung berbisik kepada Kiyo,"Orang ini benar-benar gila ya? Dia masih sempat-sempatnya tertawa begitu liar dalam kondisi tubuhnya yang terikat rantai?"
"Dia memang sedikit tidak waras, jadi harap maklum, pikirannya yang selalu berfikir positif, mungkin itu kelebihannya.." ucap Kiyo.
"Oey Hozuki, bagaimana kau bisa tertawa keras dengan kondisimu yang tertangkap? Apa kau tak takut dibunuh olehnya?" Tanya Yoshino.
"Dibunuh oleh siapa? Bunuh saja, itu kalau bisa huahahahahah!!!! Sekarang aku lapar! Aku bisa gila bila lapar!!" Teriak Hozuki.
Kemudian Arata Kobayakawa datang memasuki ruangan yang ditempati Yoshino dan Hozuki. Arata datang sambil memakan sebuah roti panggang di kedua tangannya.
"Baiklah, jadi kalian berhasil menangkap dua orang dari target kita ya? Itu lumayan cepat, sayang sekali aku kehilangan jejak Izumi.." ucap Arata.
"Benar, orang ini.." Kiyo menunjuk Hozuki."Dia sangat mudah untuk dipancing.." ucap Kiyo.
Hozuki pun melihat roti panggang yang dipegang oleh Arata, ia ngiler karena saking kepinginnya."R-roti...~"
"Untuk orang yang bernama Yoshino ini, kami juga sangat mudah untuk menangkapnya.." ucap Yu.
"Benar sekali, bahkan kita berhasil mendapatkan ketiga pedangnya, ini bisa membuat kekuatan tempur kita meningkat boss.." ucap Nikolaenko.
"Cih, awas saja kalau aku mendapatkan ketiga pedangku!! Aku akan menghancurkan kalian semua!!" Teriak Yoshino.
"Duakkk!!!" Arata langsung menendang wajah Yoshino."Siapa yang menyuruhmu bicara, dasar lancang.."
Hidung Yoshino yang mimisan dan wajah yang sedikit lebam, ia terus mencoba membuat Arata emosi."Bajak laut kalian sangat lemah! Sini bertarung denganku bodoh!! Akan kuhajar kalian semua hah!!"
Arata mulai emosi, ia berjalan mendekati Yoshino, ia akan meninju Yoshino."Kisama!!!"
Tetapi tiba-tiba seseorang membuka pintu, dan ternyata orang yang membuka pintu tersebut adalah Davidestrom."Moshi-Moshi~ "
Semua yang berada di dalam pun terkejut dengan kedatangan Davidestrom yang secara tiba-tiba.
"Huh? Siapa kau?" Tanya Yu.
"Hei-hei, ketuklah pintu dulu sebelum masuk, dasar orang yang tak punya sopan santun.." ucap Kiyo.
"Hei! Kau kemari untuk ikut berpesta dengan kami semua?!!!!" Teriak Hozuki dengan wajah gembira.
"Da-Da-Da-Da-Davidestrom!!! Kenapa kau bisa berada disini?!!!" Yoshino sangat terkejut dengan kedatangan Davidestrom.
"A-ah maafkan aku teman, aku mengganggu pesta kalian ya? Hehehe, maafkan aku karena aku tersesat sampai kemari, aku hanya ingin mencari keberadaan Izumi, aku kehilangan jejaknya huehehehe.." Izumi tertawa terbahak-bahak, kemudian ia menutup pintu dan pergi.
Arata yang baru saja menyadari kedatangan Davidestrom salah satu kru dari Izumi."Dia anggota dari Izumi si bajak laut Cosplay!! Cepat tangkap dia!!!"
"A-apa?!!! Dia anggota dari bajak laut yang kita incar boss?!! Aku akan mengejarnya!!" Yu yang terkejut dengan kedatangan Davidestrom yang salah satu anggota dari Izumi, ia pun kemudian mengejar Davidestrom dan mencoba menangkapnya.
Yoshino pun Pundung setelah melihat Davidestrom."Astaga, kukira dia mau menyelamatkanku.. ternyata dia hanya tersesat njirr.."
Arata yang lengah karena kedatangan Davidestrom yang secara tiba-tiba, roti panggang yang ia pegang dekat dengan Hozuki.
Hozuki yang melihat hal itu, ia langsung memakan roti panggang yang dipegang oleh Arata."Graauuuppp!!!"
Arata terkejut karena roti panggang nya yang dimakan Hozuki hampir habis, ia kemudian emosinya langsung memuncak."Sialan!!! Siapa yang berani menyuruhmu untuk memakan roti panggang kesukaanku!!! Kau harus menggantinya dengan nyawamu!!!"
"Ini sangat lezat~" ucap Hozuki sambil mengunyah roti panggang yang ia makan dari pegangan Arata.
Arata mengambil sebuah kapal, kemudian ia mencoba menebas ke leher Hozuki."Mati kau!!!"
Tiba-tiba Hozuki mencair dan rantai pun otomatis terlepas dari tubuhnya, kemudian ia memadat dan kembali ke bentuk tubuh normalnya."Umphh~ roti ini sangat lezat!!!"
"M-mencair?!!!" Yoshino terkejut dengan apa yang dilakukan Hozuki.
"Apa dia manusia?! Kenapa dia bisa mencair dan bisa lolos dengan mudah?!!" Nikoalenko pun terkejut.
"Pantas saja, dia terlihat sangat tenang saat tertangkap, jadi dia bisa kabur sesuka hatinya, jadi dari tadi ia hanya mengincar roti panggang kesukaan Arata?!!" Kiyo juga terkejut.
"Berikan semua roti panggang yang berada disini aku lapar!!!" Teriak Hozuki.
"Semuanya serang Hozuki! Dia harus segera ditaklukkan!! Dia berbahaya!!" Arata memerintahkan Nikoalenko dan Kiyo untuk menyerang Hozuki.
"Butter..." Kiyo membuat lelehan mentega dan siapa siap menyerang Hozuki.
Hozuki bergerak dengan sangat cepat, kemudian ia."Mizu Pistol.." Hozuki menembakkan peluru air ke leher Kiyo."Dorrrr!!"
"Akhhh!!!" Kiyo pun langsung pingsan, karena ia tertembak di leher yang merupakan titik lemah manusia.
"S-sialan!! Kiyo!!! Seandainya aku bisa menggunakan kekuatan melihat masa depanku terus menerus!!" Nikoalenko sangat panik.
"Death Control!!!!" Dengan kekuatan yang bisa mengendalikan kendaraan, Arata memanipulasi gerakan pesawat agar melesat ke rumah kosong yang ia singgahi bersama Hozuki, Yoshino dan lainnya.
"G-gawat!!!" Yoshino mencoba mencari jalan keluar.
Beberapa detik kemudian sebuah pesawat meluncur ke arah Arata, apakah Arata berniat melakukan serangan bunuh diri untuk mengalahkan Hozuki?!
Bersambung.