
Pusaran air semakin cepat berputar, dan Izumi semakin cepat pula masuk ke lubang pusaran air.
Sekarang Izumi dalam kondisi terdesak, ia harus berpikir cepat agar ia tidak tenggelam oleh pusaran air yang diciptakan Hozuki.
"S-sialan!! Beberapa saat lagi, aku akan tenggelam ke lautan!! Cepat berpikirlah!!" Batin Izumi.
"Lihatlah dirimu, sekarang kau akan di telan oleh pusaran airku, lalu kau akan tenggelam ke lautan, lautan adalah sarangku guahahahahah!!" Hozuki tertawa jahat.
"Ice age!!!" Izumi mencoba membekukan pusaran air tetapi pusaran air tersebut tekanannya sangat kuat sehingga gagal dibekukan."Cih sialan.."
"Tamatlah riwayatmu!!!" Teriak Hozuki.
Byuuuurrrr!!! Pusaran air Hozuki mulai menelan Izumi dan membuat Izumi tenggelam ke lautan.
"Sekarang saatnya, Hozuki sang iblis air akan memangsa mangsanya!!" Hozuki berenang dengan cepat ke arah Izumi.
"Bbbrppp.." Izumi tenggelam, Izumi berenang sambil menahan nafasnya,"Cih, dia berenang dengan sangat cepat..." Batin Izumi.
Izumi sangat lamban bila di lautan, tetapi Izumi sangat kuat di daratan.
"Mizu Shark!!!" Hozuki berenang dengan sangat cepat ke arah Izumi secara bolak-balik sambil memukul Izumi.
"Ughhbbbb!!!" Izumi terkena pukulan Hozuki secara bertubi-tubi di dalam lautan. Izumi terus menahan pukulan Hozuki sembari ia berenang menuju permukaan.
"Kau mau kemana!! Kau sudah berada di genggamanku!! Guahahahahah!!" Hozuki tak menyerah untuk mengejar Izumi.
Saat Izumi sudah hampir mendekati permukaan, dengan sangat cepat Hozuki menarik kedua kaki Izumi dengan sangat cepat menuju dasar laut.
"Uuuubbbrhhhhh!!" Izumi sudah mulai kehabisan nafasnya."Akhhh, aku sudah tidak bisa menahan nafasku lagi!!"
"Apa kau menyerah bocah es!!?? Kau akan mati karena kehabisan nafas sebentar lagi.." ucap Hozuki yang masih terus menyeret Izumi ke dasar laut.
"Aku tak punya pilihan lain, aku akan menggunakan ini walaupun harus menggunakan banyak tenaga.." batin Izumi.
"Iceee World!!!" Dalam jarak 10 kilometer dengan Izumi yang berada di titik pusatnya, Izumi berhasil membekukan lautan."Jjjjzzzzz!!!"
"A-apa?! Dia membekukan lautan?!!" Hozuki terkejut."A-aku tidak bisa bergerak!!"
Dan dengan sangat cepat Izumi bergerak menuju permukaan."Hyaaaa!!! Akhirnya aku bisa ke permukaan juga!!"
"Oshhh..osh.. ohs.." Izumi ngos-ngosan karena cukup lama menahan nafasnya di dalam air.
Lalu secara mengejutkannya, tiba-tiba lima naga air muncul dari lautan es, lima naga air tersebut terbang ke langit lalu meluncur ke arah Izumi."Mizu Godragon!!!"
"Ice Wall!!!!" Izumi menciptakan dinding es yang sangat besar untuk menahan lima naga air yang diciptakan Hozuki.
"Brooossshhh!!!" Dinding es kokoh milik Izumi pun berhasil diterobos, sekarang lima naga air mulai mendekat ke arah Izumi.
"Ice Dragon!!!" Izumi menciptakan lima naga es untuk menyaingi Hozuki.
"Bruuaaahhhsss!!!" Lima naga air milik Hozuki dan lima naga es milik Izumi saling berbenturan di langit.
"Hei-hei!! Apa kau tidak punya jurus lain selain meniru jurus ku!!" Teriak Hozuki yang muncul ke permukaan.
Izumi berlari ke arah Hozuki sambil menciptakan palu raksasa."Hyaaaa!!!"
"Mizu pistol!!!" Hozuki menembakan peluru air ke arah Izumi tetapi Izumi berhasil menangkisnya dengan palu es raksasanya.
"Huooooo!!!" Izumi langsung memukul tubuh Hozuki dengan palu es raksasanya.
Tetapi,
Byuoooorrrr!!! Hozuki berubah menjadi air. Lalu Hozuki menciptakan bor air di tangan kanannya dan langsung menusukkannya ke dada Izumi."Jrooooootttttttt!!!".
"Uaghhh!!!" Izumi terkena serangan telak."K-kau!!" Teriak Izumi.
"Kau lengah sekali, sekarang kau akan mati dalam hitungan detik.. Jadi apa kau punya Kata-kata terakhir?" Tanya Hozuki dengan nada sombong.
Bor air milik Hozuki menembus tubuh Izumi."Kata-kata terakhirku ialah, kau berhati-hatilah.."
"Berhati-hati untuk apa? Sedangkan kau kan sudah kalah, tak ada siapapun lagi yang bisa menghentikan ku.." ucap Hozuki.
"Kau terlalu meremehkan lawanmu.." ucap Izumi tersenyum licik."Jjzzzzzz!!!" Tubuh Izumi membeku dan membekukan tubuh Hozuki kecuali kepala.
"Aakkhh!! Apa-apaan ini!! Apa kau membekukan dirimu sendiri?!!" Teriak Hozuki."Sialan, aku tidak bisa berubah menjadi air!! Aku tidak bisa bergerak!!"
Tiba-tiba Izumi muncul dibelakang Hozuki,"Astaga, yang kau lawan itu hanyalah boneka es yang kubuat menyerupai diriku, sekarang kau sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi.." ucap Izumi.
Izumi mulai berjalan mendekati Hozuki yang tidak bisa bergerak karena tubuhnya dibekukan oleh Izumi.
"Oi sialan kau!!" Teriak Hozuki.
Izumi menciptakan Palu Es Raksasa,"Mungkin kau akan kalah setelah menerima serangan ini, jadi apa kau punya Kata-kata terakhir?"
"Mati kau!!" Teriak Hozuki.
"Rhino Ice Turbo!!!" Izumi langsung memukul Hozuki yang tak bisa bergerak dengan palu es raksasanya.
"Uaghhh!!!!" Hozuki terpental cukup jauh karena serangan Izumi.
Hozuki tersungkur di dataran es yang diciptakan Izumi."Osh.. Osh.. Osh.." Hozuki ngos-ngosan dan mulutnya mengeluarkan darah."A-aku lengah, sialan!!!"
Izumi berjalan menghampiri Hozuki sambil berbicara,"Apa kau sudah mengakuiku? Aku sudah bisa melukaimu.."
"Otak juga harus dipakai saat bertarung, karena kemenangan membutuhkan sebuah strategi yang matang, orang yang kuat pun bisa dikalahkan dengan menggunakan akal.." ucap Izumi tersenyum licik.
"Yare yare... Baiklah, aku mengakuimu, aku harus serius saat melawanmu.." ucap Hozuki, lalu ia mencoba berdiri.
"Ice Prison.." Izumi menciptakan penjara es, seketika Hozuki sudah berada di dalam penjara es.
"Kau masih menyimpan banyak kekuatan ya, aku sudah salah pikir melihatmu.." ucap Hozuki.
"Penjara es yang kubuat ini, bisa menetralisir kekuatan apapun dan sekarang kau sudah tamat.." ucap Izumi.
"Kau salah, aku tidak mengandalkan kekuatan airku saja, tetapi aku akan menggunakan kekuatan Arc.." ucap Hozuki. Arc merupakan sebutan energi alam dalam cerita Kurama.
"Arc? Apa itu?" Tanya Izumi.
"Lihat saja sendiri.." ucap Hozuki tersenyum licik."Hyaaaa!!!" Hozuki memukul penjara es yang dibuat oleh Izumi hingga hancur.
"Kau masih menyimpan kekuatan tersembunyi ya.. baiklah! Ice Arrow!!" Izumi menciptakan ratusan panah es yang langsung melesat ke arah Hozuki.
Hozuki berjalan mendekati Izumi sambil menghindari ratusan panah es yang melesat ke arahnya."Inilah Arc pengamatan.. aku bisa memprediksi kapan datangnya panah es itu mengenaiku.."
"Cih! Kalau begitu, Ice Puppet!!" Izumi menciptakan dua boneka menyerupai dirinya, dan dua boneka tersebut langsung menyerang Hozuki.
"Woosshhh!!" Dengan hanya berjalan saja, Hozuki mengeluarkan aura Arc yang bisa mementalkan dua boneka yang diciptakan Izumi.
"Cih!! Apa itu juga jurus yang kau sebut Arc itu?!?" Izumi mulai panik.
"Itu merupakan Arc pertahanan.." ucap Hozuki,"Lalu..." Lanjut Hozuki.
"!!!!!" Izumi terkejut karena dengan sangat cepat Hozuki melesat ke arahnya sambil mencoba memukul pipinya.
Izumi terkena pukulan telak Hozuki sehingga membuat Izumi terpental jauh."Uaagggjjhh!!!"
"Bagaimana? Ini merupakan teknik tingkat atas, kau takkan bisa menandingi ku sekarang!!" Ucap Hozuki.
Izumi mencoba bangun, lalu."Aku akan mempelajari kekuatan Arc mu itu dan aku akan mengalahkanku!!" Teriak Izumi.
"Huooooo!!!" Hozuki bergerak sangat cepat ke arah Izumi, Hozuki kembali memukul perut Izumi secara bertubi-tubi.
"Bukkk!!! Bukkk!! Bukkk!!"
"Uaghhh!!!! S-sakit!!!" Teriak Izumi merintih kesakitan.
Mulut Izumi sedikit mengeluarkan darah."Cih, dia sangat cepat sekali! Aku bahkan tidak bisa membaca pergerakannya.." batin Izumi.
Hozuki menciptakan empat tangan air di pundaknya, lalu keempat tangan air Hozuki memanjang dan mengarah ke Izumi untuk menyerang Izumi."Chikara Mizu.."
"Blummm!! Blummm!! Blummm!!"
Izumi menghindari serangan Hozuki dengan melompat salto kebelakang,"Aku harus mencari celah, aku tahu, untuk menggunakan Arc pasti membutuhkan tenaga yang banyak.." batin Izumi.
"Guahahahahah!! Mau kemana kau!! Rasakan ini!! Mizu Ootsuru!!" Keempat tangan air menyatu menjadi satu lalu berubah bentuk menjadi sebuah bor. Hozuki langsung menyerang Izumi.
Jjjjzzzzz!!!! Izumi meluncur dengan kekuatan es nya dengan sangat cepat menuju arah Hozuki, ia juga berhasil menghindari bor air Hozuki.
"Ice Emperor!!" Izumi menciptakan empat puppet es dengan daya hancur dua kali lipat dengan puppet biasa yang ia ciptakan.
Keempat puppet yang diciptakan Izumi pun mengitari Hozuki. Lalu keempat puppet itu pun berubah menjadi mini ombak es yang langsung menjebak Hozuki.
Kemudian ombak es tersebut menjadi bentuk sebuah Piramida es.
Hozuki yang sudah kehilangan kekuatan Arcnya karena belum terbiasa dengan kekuatan Arc, Hozuki menjadi lengah dan terperangkap di dalam Piramida es."M-mustahil!!"
"Piramida Ice!!!" Ucap Izumi.
"Venom Gyuziki No Ice!!!" Seketika Piramida Ice yang diciptakan Izumi pun hancur lebur dengan sendirinya."Bummm!! Bummm!! Bummm!!"
"Itu adalah teknik rahasiaku.. Osh.. Osh.. Osh.. " Karena menggunakan jurus Piramida Ice, Izumi kehilangan banyak staminanya.
Hozuki terlihat terkapar, Hozuki babak belur karena serangan Piramida Ice milik Izumi.
"Kau sudah kalah... Osh.. Osh.. Osh.." ucap Izumi ngos-ngosan.
Hozuki kembali bangun, lalu."A-aku akan menggunakan kekuatan terakhirku.. takkan kubiarkan kau mengalahkanku.."
"Aku juga akan menggunakan kekuatan penuh untuk melawanmu, sialan!!" Ucap Izumi.
"Mizukuri No Arc..." Ucap Hozuki.
"Ice Evolution.." ucap Izumi.
"SharkMan!!!!" Teriak Hozuki.
"Ice Rangers!!" Teriak Izumi.
Hozuki dan Izumi pun menunjukkan perubahannya masing-masing. Mereka mulai menunjukkan kekuatan mereka yang sebenarnya.
Pertarungan sengit akan segera dimulai, Hozuki The SharkMan ataukah Izumi The Ice Rangers yang akan menang?.
Dua jam sebelum penjajahan bumi tiba, Izumi harus segera mengalahkan Hozuki..
B E R S A M B U N G