
Yoshino berhasil mengalahkan Diamitris hanya dalam satu kali tebasan pedang Black Lotus yang mengenai punggungnya. Diamitris tersungkur ke tanah, dan pingsan. Yoshino pun tersenyum menyeringai bersemangat ke arah Pilkington, Dapidson, dan Xianfeng.
"Yo. Sepertinya kalian sedang dalam kesulitan. Katakan siapa yang mengincar kalian dengan niat membunuh seperti itu? Aku akan menebasnya.."
"Yoshino!! Kau temannya Izumi si Bajak Laut itu kan?! Ini waktu yang tepat!! Aku ingin mengatakan sesuatu padamu, Yoshino-san!!" teriak Pilkington, lalu ia pun langsung berlari ke arah Yoshino berada.
"Mengatakan apa? Sebaiknya kau jelaskan lebih rinci. Karena kalau aku sampai terlambat pulang, Vika dan Killa akan memarahiku.." ucap Yoshino.
"Aku dan Dapidson berencana untuk menyelamatkan Xia dari genggaman Konstantine bersaudara!! Jadi aku punya permintaan, ikutlah bersama kami, bertarung bersama kami, untuk menyelamatkan Xia!!" ucap Pilkington membungkuk dihadapan Yoshino, "Xianfeng juga menjadi orang stress setelah Xia diculik.. jadi kumohon bantu kami, Yoshino-san." lanjutnya.
"Xianfeng? Pria yang mengaku sebagai pacarnya Xia dan menghina-hina kami karena Bajak Laut, ya?" tanya Yoshino.
"Maafkan dia, Yoshino-san! Dia itu orangnya memang begitu sifatnya. Jadi, harap maklum. Untuk sekarang kami meminta bantuanmu dan temanmu!!" Pilkington masih memohon.
"Benar, Yoshino-san!!! Kumohon bantu kami untuk menyelamatkan Xia!! Dia adalah tokoh penting dalam membela keadilan!!" Dapidson juga ikut memohon.
Sementara itu, terlihat Xianfeng yang berjalan mendekat ke arah Dapidson dan Pilkington. Dia memasang raut wajah pucat. Tubuhnya sedikit gemetar.
"Hoi, aku takut. Kalau Xia diculik lalu dijadikan tumbal oleh iblis atau setan atau semacamnya. Elite-elite pemerintah pasti menyimpan sosok iblis secara rahasia, dan membuat kita, orang-orang yang memberontak kepada pemerintah diculik lalu..-" ucap Xianfeng.
"Hadeh, teori konspirasi apalagi yang kau ucapkan itu, Xianfeng." ucap Pilkington sembari menepuk jidatnya.
"Maafkan dia, Yoshino-san. Insting negatifnya telah menguasai pikirannya. Jadi dia suka bicara ngelantur begitu.." ucap Dapidson.
"Huh? Aku baru melihat ada orang sepertinya di dunia ini.." ucap Yoshino.
"Kalau sosok iblis itu telah mendapatkan banyak tumbal, lalu menguasai Negara ini, lalu! Lalu! Lalu! Negara ini hancur!! Atau.. " ucap Xianfeng, "Bagaimana kalau Xia diculik, dan akan dijual sebagai budak keluar Negeri? Ah, Xia!!! Tenang saja, aku akan segera menyelamatkanmu!!!" Xianfeng pun langsung berlari entah kemana arah yang akan dia lalui.
"Woi, Xianfeng!! Kau mau kemana!! Gedung walikota kan bukan ke arah sana!! Kau berlari ke arah yang berlawanan!!!" teriak Pilkington, lalu dia pun ikut berlari mengejar Dapidson dari belakang.
Sementara itu, Dapidson masih memohon kepada Yoshino untuk membantunya menyelematkan Xia, "Bagaimana, Yoshino-san? Maukah kau membantu kami untuk menyelamatkan Xia?"
"Maafkan aku, tapi untuk saat ini aku sedang sibuk." Yoshino memasukkan pedang Black Lotus nya kedalam sarung pedang, lalu berjalan pergi meninggalkan Dapidson. Yoshino melambaikan salah satu tangannya, "Semoga kau beruntung, Dapidson. Kau juga terlalu berharap padaku yang merupakan seorang Bajak Laut, aku tidak sebaik itu loh.."
"Yoshino-san!!!!"
~
Sementara itu, di salah satu kediaman keluarga Konstantine yang masih berada di Working City. Terlihat Konstantine Fischl bertemu dengan Konstantine Firehn.
"Firehn. Sebenarnya orang-orang telah mendesakku untuk segera membunuhmu. Kau tahu sendiri kan alasan mereka ingin membunuhmu?" tanya Fischl.
"Karena kau salah satu anggota dari Keluarga Konstantine yang tidak mempunyai kekuatan sama sekali. Kau juga seperti aib keluarga yang pantas untuk dibinasakan.." ucap Fischl.
"Lalu, apa kau akan membunuh saudaramu sendiri, Aniki?" tanya Firehn.
"Tidak. Saat ini aku sedang malas untuk membunuh saudaraku sendiri. Aku sedang sibuk untuk urusan penting saat ini.." ucap Fischl.
"Apa kalian masih melakukan korupsi? Memakan uang rakyat itu tidak diperbolehkan, Aniki. Itu tidak ada bedanya dengan mencuri uang-"
"Terus kenapa?! Korupsi itu sesuatu yang menyenangkan. Sifat baikmu itu juga lah yang menodai keluarga Konstantine. Gak Korupsi gak kaya, dasar bodoh!!" bentak Fischl.
"Tapi, dengan korupsi yang telah kau lakukan selama bertahun-tahun, apa kau masih belum puas, Aniki? Lihatlah rakyatmu, mereka kelaparan, menunggu bantuan sosial dari pemerintah. Tapi malah dikorupsi.." ucap Firehn.
"Oey, Firehn. Kalau kau berkata lebih dari ini, bisa saja aku akan membunuhmu, loh. Memangnya kau bisa melawanku tanpa mempunyai kekuatan sama sekali? Kalau kau mempunyai kekuatan, kita bisa saling bertarung dengan sengit.." ucap Fischl dengan nada mengancam.
"Baiklah, Aniki. Aku akan diam. Terserah apa yang kau lakukan. Yang terpenting, aku tidak ikut serta kedalam jalan tersesatmu itu.." ucap Firehn.
"Ya. Harusnya seperti itulah. Kau tidak perlu ikut campur lebih dalam akan hal ini. Sebaiknya kau juga harus bersyukur karena aku tidak membunuhmu sekarang, Firehn.."
Fischl dan Firehn memanglah saudara. Sama-sama berasal dari saudara Konstantine. Tetapi kedua orang ini mempunyai prinsip yang berbeda. Dimana Fischl yang suka melakukan korupsi serta hal-hal jahat nan licik lainnya hanya demi mendapatkan uang. Menurutnya, uang adalah segalanya. Sementara itu, Firehn bertolak belakang dengan Fischl, dimana dia tak suka melakukan hal-hal jahat seperti korupsi dan lain-lain.
Fischl melambangkan kejahatan. Firehn melambangkan kebaikan. Bagaikan seperti simbol Yin dan Yang. Hitam dan Putih.
Sementara itu, disisi lain, terlihat Dapidson yang sedikit mengeluh karena kehilangan jejak dari Pilkington yang sedang mengejar Xianfeng.
"Haduh, mereka itu pergi kemana sih. Cepet banget larinya. Kalau tak kunjung bertemu dengan mereka, maka semakin lama pula untuk menyelamatkan Xia.." ucap Dapidson.
Dapidson pun melanjutkan larinya untuk mencari keberadaan Pilkington dan juga Xianfeng.
Disisi lain lagi, di sebuah penjara yang cukup gelap dengan sedikit kumuh. Terlihat Xia yang terkurung di dalam penjara itu yang masih dalam berada kondisi pingsan. Selang beberapa detik kemudian, ketika salah satu benda terjatuh ke lantai hingga menimbulkan suara yang cukup keras. Xia pun terbangun dari kondisi pingsannya.
Perlahan Xia membuka kedua matanya. Kedua tangannya juga tidak dalam terikat.
"Ukh, dimana aku saat ini? Apa yang sebenarnya terjadi padaku?" tanya Xia yang ingatannya masih dalam samar-samar.
Tak berselang lama kemudian, Xia pun terkejut kalau dia saat ini berada didalam sebuah penjara. Kemudian, Xia juga mengingat sesuatu, bahwa, sebelumnya dia dan lainnya sempat diserang oleh seorang pria bernama Tony yang merupakan mata-mata atau orang suruhan Konstantine Fischl yang ditugaskan untuk menculiknya. Apa yang akan terjadi terhadap Xia untuk kedepannya nanti?
B E R S A M B U N G
Jangan lupa like, komentar, dan vote serta kritik dan sarannya agar Cerita Cosplay ini semakin berkembang untuk kedepannya nanti. See you next Chapter!!!