Cosplay

Cosplay
Chapter 307 - Kekacauan di New Vegas Town.



Izumi dan Hozuki yang sudah tiba di Rose Town ketika malam hari dikejutkan dengan salah satu lokasi jalanan yang mengalami kerusakan cukup parah. Mereka berdua berfikir bahwa beberapa saat lalu sebelum ia datang ada beberapa orang yang melakukan pertarungan.


Izumi berjalan pelan sembari mengamati sekitar. Ia mendekat ke arah jalanan yang rusak lalu menyentuhnya, "Hmm.." Izumi merasakan seperti ada bekas sabun yang masih menempel pada jalanan yang rusak ini. Mulai darisini Izumi mulai beranggapan bahwa, "Hozuki.. sepertinya memang benar, beberapa saat yang lalu Shoba telah melakukan pertarungan dengan seseorang."


"Shoba bertarung? Dengan siapa?"


"Entahlah, kemungkinan dia melawan seseorang seperti yang kita lawan di Crystalline Town dulu."


Setelah melihat kejanggalan yang terjadi di Rose Town ini, Izumi dan Hozuki pun berniat untuk mencari tempat yang layak digunakan untuk beristirahat. Mereka berdua bersikap tenang dan akan melanjutkan untuk mencari Shoba keesokan harinya.


~


Di malam yang sama, di New Vegas Town. Terlihat beberapa lokasi yang terlihat begitu kacau dengan beberapa gedung yang terbakar dan juga beberapa mobil yang melaju tanpa ada kemudi.


Sesekali terlihat beberapa mobil yang menabrak suatu bangunan seperti rumah, gedung, dan lain-lain hingga menyebabkan ledakan dan kebakaran hebat.


Kemudian terlihat seorang pria yang duduk diatas reruntuhan gedung dibawah sinar rembulan dengan potongan rantai yang masih mengikat kedua tangannya, "Setelah berhasil kabur dari penjara bau itu, aku tak berniat untuk pergi, melainkan aku akan mengacaukan tempat ini. Karena inilah jalanku sebagai seorang bajak laut huahaha!!"


Dia adalah Arata Kobayakawa, seorang rekan dan juga aliansi bagi Shoba Sekke. Ia terkurung di penjara yang berbeda. Namun karena penjagaan yang begitu lemah akhirnya Arata berhasil kabur dari penjara hingga akhirnya dia membuat kekacauan di New Vegas Town.


"Blarrr!!!" Suara ledakan terjadi disebagian lokasi New Vegas Town. Hal ini disebabkan oleh Arata yang menjadi dalang penyebab beberapa kecelakaan besar hingga membuat kekacauan di New Vegas Town.


Hanya dengan menggerakkan salah satu jarinya saja Arata bisa mengendalikan kecepatan suatu kendaraan yang ia lihat, entah itu ada yang mengemudikan ataupun tidak, "Ini adalah deklarasi perangku terhadap serikat Lunarian.." ucap Arata. Ia tersenyum licik menyeringai dan terlihat begitu bringas.


Beberapa kroco dari Serikat Lunarian juga tampak berusaha menghentikan beberapa mobil yang berjalan dengan sendirinya. Dan juga sesekali terlihat dua sampai tiga kroco sedang memadamkan api yang membakar suatu bangunan.


Malam yang sangat kacau terjadi di New Vegas Town karena perbuatan Arata Kobayakawa. Setelah sebelumnya ia tertangkap, kini setelah berhasil kabur Arata malah semakin beringas untuk membuat sebuah kekacauan di Lunarian. Hal tersebut juga seolah-olah seperti Arata telah menantang langsung Serikat Lunarian.


Beberapa saat kemudian, Arata yang masih duduk menyilang diatas reruntuhan bangunan sembari mengendalikan laju kendaraan dengan jari-jarinya akhirnya dikepung oleh puluhan kroco-kroco yang sudah dibekali berbagai macam senjata.


"Arata Kobayakawa!!!"


"Lebih baik kau menyerah saja!!"


"Ini adalah sebuah peringatan!! Menyerah atau kami akan menangkapmu secara paksa meskipun harus membunuhmu!!"


"Brakkkkk!!!" Tiba-tiba sebuah truk berukuran cukup besar langsung menghantam sebagian kroco yang sedang mengepungnya. Sekali lagi, Arata mengendalikan kendaraan yang ia lihat agar menghantam kroco-kroco yang sedang mengepungnya.


Beberapa saat kemudian setelah semua kroco berhasil dikalahkan oleh Arata dengan mudah. Terlihat Zero Persento, salah satu anggota inti dari Serikat Lunarian. Dari kejauhan Zero terlihat berjalan mendekat ke arah Arata sembari memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celananya. Zero juga mengenakan jas hitam rapi, celana hitam, dan sepatu hitam.


"..... Arata!! Setelah kita reuni dipenjara kemarin. Sekarang kau malah bertindak seenaknya!! Apa penjara itu belum membuatmu menyesal?"


"Zero. Setelah kita reuni waktu itu. Aku memutuskan untuk menghancurkan pulau Lunarian!! Apa kau marah?" Arata bergegas berdiri dari posisi duduk menyilangnya, "Sepertinya malam ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan pertarungan.."


Tak berselang lama Arata pun turun dari tumpukan reruntuhan bangunan. Lalu mengambil sebuah belati yang berada diatas tubuh salah satu kroco yang berhasil ia kalahkan.


"Kemarilah, Zero. Akan kubungkam mulut busukmu itu.."


Zero mengeluarkan kedua telapak tangannya dari saku celananya dan terlihat ia sudah memegang sebuah belati yang sama seperti milik Arata.


"Harusnya akulah yang mengatakan seperti itu. Seorang Rookie yang berasal dari Generasi Closer.. aku sudah tak sabar bertarung satu lawan satu denganmu. Ini adalah kesempatan emas untuk menguji kekuatanku sendiri.."


Selang beberapa detik setelah terlihat sebuah daun yang terjatuh ke tanah. Arata dan Zero pun saling melesat satu sama lain, kemudian mereka berdua saling beradu belati hingga mengeluarkan percikan api, "Tyengg!!"


~


Sementara itu disisi lain Lunarian, di sebuah ruangan rahasia.


"Astaga, kenapa malam ini banyak sekali kekacauan di Lunarian. Pertama karena ulah Shoba Sekke di Rose Town. Kedua karena Arata Kobayakawa di New Vegas Town. Ditambah, dua kapten bajak laut pendatang, Izumi dan Hozuki juga berada di Lunarian. Aku yakin mereka berdua juga akan membuat kekacauan seperti yang lainnya.."


Saat ini Frederick Groombride duduk di sebuah kuris berwarna hitam sembari menikmati cahaya rembulan dari jendela ruangan rahasianya. Suasana hatinya cukup buruk setelah menerima dua laporan bahwa ada kekacauan yang terjadi di dua tempat yang berbeda.


"..... Shoba Sekke sepertinya juga berhasil ditangkap kembali oleh Himawari. Nampaknya aku harus bertindak cepat sebelum kekacauan terjadi di seluruh wilayah Lunarian. Ditambah lagi ada empat generasi closer yang berada di Lunarian.."


Groombride beranjak dari tempat duduknya, lalu meraih mantel hitam yang tergeletak di sebelahnya kemudian memakainya. Setelah itu Groombride berjalan keluar dari ruangan tersebut dengan tatapan sinis.


"Aku tidak boleh membuat dia marah karena kejadian ini. Aku akan mengatasinya dengan cepat.."


B E R S A M B U N G