Cosplay

Cosplay
Chapter 421 - Konstantine Koizumi.



Dibawah panggung eksekusi, Vika dan Davidestorm berhasil mengalahkan para pejabat bawahan Konstantine bersaudara. Mereka berdua hanya mengalami sedikit luka yang tidak serius.


Disaat yang bersamaan, Davidestorm langsung bergegas ke Pilkington yang saat ini terkapar pingsan di tanah. Dengan kamera ajaibnya, Davidestorm menciptakan sebuah perban dan sedikit obat-obatan P3K. Davidestorm mencoba untuk memberi pertolongan pertama kepada Pilkington.


"Tenanglah, Pilkington. Kau sudah selamat, kau akan kuberi pertolongan pertama agar lukamu tidak infeksi. Sekarang Xia sudah selamat.." ucap Davidestorm, ia menatap ke atas panggung, "Tapi, sepertinya Xia sedang bertarung bersama Killa melawan salah satu Konstantine bersaudara itu.." Davidestorm mengalihkan pandangannya ke arah Izumi dan Babenko, "Sepertinya Izumi juga akan segera memulai pertarungannya.."


Selang beberapa saat, Vika pun berjalan menghampiri Davidestorm. Ia turut senang karena Davidestorm berhasil mengalahkan para pejabat yang jahat tersebut.


"Syukurlah, Davidestorm. Kau berhasil mengalahkan mereka sendirian. Jadi, aku tak perlu repot-repot untuk membantumu.." ucap Vika.


"Ya. Aku ingin melihat seberapa diriku ini berkembang!!" ucap Davidestorm dengan semangat.


"Wah, berarti kita sama.." ucap Vika.


Sementara itu diatas panggung, terlihat Killa dan Xia yang sudah bersiap-siap untuk melawan Konstantine Koizumi, lalu disisi lain panggung, tampak Yoshino yang sudah memegang pedang Black Lotus serta pedang Victorie yang akan ia gunakan untuk bertarung melawan Konstantine Fischl.


Kembali ke Killa dan Xia.


Xia tampak memegang dua pistol dan mengarahkannya ke arah Koizumi, sementara Killa yang memasang posisi kuda-kuda bertarung. Mereka berdua tampak serius.


Koizumi tersenyum licik melihat Killa dan Xia. Ekspresinya juga seperti sedang menahan tawa, "Kalian berdua ini, yakin mau melawan kecantikanku? Nanti menyesal, loh.." ucap Koizumi.


Xia dan Killa tak menjawab perkataan Koizumi dan tak mengeluarkan reaksi apapun. Beberapa saat kemudian, Xia langsung melesatkan dua tembakan cepat, "Dorr!! Dorr!!" Lalu, Killa berlari ke arah Koizumi dan berniat untuk menyerangnya menggunakan sebuah pisau yang secara tak sengaja ia temukan diatas panggung.


Koizumi melebarkan kedua tangannya, "Cardboard Manipulation.." Secara tiba-tiba, ratusan kardus berbentuk persegi muncul di udara tepat di dekat Koizumi. Kardus itu terciptak karena uap air. Kemudian, ratusan kardus itu langsung menyelemuti tubuh Koizumi dan membentuk sebuah sayap kedua pundaknya, "Ark Angel.."


Koizumi langsung melompat ke udara dan terbang cepat ke arah Killa dan Xia. Koizumi terbang meliuk-liuk untuk menghindari tembakan yang dilesatkan Xia.


"Ah, dia menghindari tembakanku!!" ucap Xia.


"Awas, Xia!! Dia terbang menuju kemari!!" teriak Killa.


"Sysssshh!!!" Koizumi langsung memegangi perut Xia dan Killa dengan masing-masing tangannya. Kemudian Koizumi pun membawa mereka berdua terbang ke udara, "Wushhh!!"


"Killa!!! Xia!!!" Yoshino yang melihat hal itu pun menjadi cukup panik, ia pun mencoba untuk melesatkan tebasan ke arah Koizumi.


Akan tetapi Fischl menghadangnya dan langsung melesatkan sebuah pedang yang terbuat dari balon, "Takkan kubiarkan kau menolong mereka!!! Kita punya pertarungan masing-masing!!"


"Dummm!!!" Pedang balon itu meledak ketika Yoshino menebasnya.


Kembali ke Xia dan Killa beserta Koizumi.


Koizumi membawa terbang Killa dan Xia. Sementara itu, Killa dan Xia terlihat memberontak agar terlepas dari pegangan Koizumi. Mereka berdua terus memberontak.


"Sial!! Killa, kita tidak bisa lepas darinya!!" teriak Xia yang masih mencoba untuk memberontak agar terlepas dari pegangan Koizumi.


"Takkan kubiarkan kalian berdua hidup begitu saja. Aku akan membunuh kalian sekarang juga." ucap Koizumi dengan nada sinis. Tanpa basa-basi, Koizumi pun langsung melesatkan Xia dan Killa ke bawah, "Wushhh!!"


Xia dan Killa melesat jauh kebawah. Mereka berdua akan segera menghantam tanah dengan sangat keras.


Namun, Killa langsung mengeluarkan sebuah tali dari dalam sakunya lalu melesatkannya ke pilar yang menyangga panggung besar. Tali itu terikat pada pilar.


"Xia, pegang tanganku!!" Killa mengulurkan tangannya kepada Xia.


"Ya!!" Xia menggapai uluran tangan Killa.


Setelah itu, Killa dengan memegang tangan Xia pun langsung mengayunkan dirinya ke pilar dan berpijak ke pilar. Setelah itu, mereka berdua turun secara perlahan agar sampai ke tanah dengan selamat menggunakan tali.


Killa dan Xia sudah berpijak ke tanah. Kemudian, Koizumi turun dari udara dengan kedua sayapnya dengan perlahan.


"Wah, cerdik sekali menggunakan tali, ya? Sepertinya kau sudah mempersiapkan senjata apapun yang akan digunakan untuk bertarung." ucap Koizumi.


"Benar, aku sudah mempersiapkan segala aspek untuk mengantisipasi bila terjadi segala sesuatu yang tak diinginkan." ucap Killa.


Koizumi pun berjalan mendekat ke arah Xia dan Killa. Ia mengangkat salah satu tangannya, "Cardboard Manipulation : Spear!!" Lagi-lagi Koizumi menciptakan ratusan kardus berbentuk persegi lalu ratusan kardus itu menyatu menjadi satu dan membentuk sebuah tombak. Kemudian, Koizumi pun langsung melesatkannya ke arah Xia dan Killa.


"Dorrr!!! Dorrr!!!" Xia melesatkan dua tembakan beruntun ke arah tombak yang sedang melesat ke arahnya.


Akan tetapi, tombak milik Koizumi menghancurkan dua peluru itu hingga berkeping-keping. Xia merasa tak bisa menghindari tombak tersebut.


Namun, Killa dengan sigap langsung mendorong Xia ke arah yang berlawanan dengan dirinya. Sementara itu, Killa sendiri juga menjatuhkan dirinya kebelakang untuk menghindari tombak tersebut.


Sekilas, tombak itu langsung menancap ke tanah. Xia pun terkejut dan tak percaya karena berhasil selamat setelah didorong oleh Killa.


"A-aku selamat? I-itu tadi hampir saja. Kenapa tombak yang terbuat dari kardus itu bisa melesat dengan cepat sekaligus teksturnya yang sangat keras sampai bisa menghancurkan peluru dari pistolku.." ucap Xia.


Killa pun bangkit dan berdiri kembali, "Xia, sebaiknya kau tidak lengah, dia adalah orang yang cukup berbahaya. Bisa menciptakan sebuah kardus lalu memanipulasinya." ucap Killa, ia langsung berdiri didepan Xia.


"Maafkan aku, Killa. Baru kali ini aku melihat kekuatan yang sesungguhnya dari Konstantine Koizumi. Selama ini, ia tidak pernah sekali bertarung menunjukkan kekuatannya." ucap Xia.


"Konstantine Koizumi namanya, ya? Aku merasa dia orang yang cukup cerdas. Kita harus berhati-hati untuk melawannya.." ucap Killa.


"Bagaimana? Apa kalian berdua ketakutan untuk menghadapiku? Apa kalian sudah menyadari level kekuatan diantara kita?" tanya Koizumi sembari tersenyum licik.


Sementara itu diatas panggung. Terlihat Konstantine Fischl yang menciptakan sebuah pedang dari balon. Lalu, Fischl pun saling beradu pedang dengan Yoshino dengan sangat sengit, "Tyengg!! Tyengg!! Tyengg!!"


Mereka berdua bergerak dengan sangat lincah. Saling melesatkan tebasan satu sama lain, dan menghindar. Bahkan setiap gesekan pedang yang mereka lakukan tercipta sebuah percikan api.


"Sepertinya, aku akan bertarung serius kali ini. Karena kau lumayan terampil dalam ilmu berpedang." ucap Yoshino.


"Tentu saja. Dulu sewaktu kecil sempat belajar ilmu berpedang dari kakekku. Kalau dalam pertarungan pedang, aku juga tak begitu mengecewakan loh.." ucap Fischl.


B E R S A M B U N G