
Zaman..
Zaman bajak laut tepatnya.
"Hirosuke berbuat ulah lagi! Hirosuke Izumi!" teriak para orang-orang..
"Yahoo!!" ucap Izumi berlari dengan kecepatan yang sulit ditangkap.
"Dia berulah..! Mengambil makanan!" ucap seorang koki, Kirisaki.
"Meister Kirisaki!" ejek Hirosuke.
"Kau pikir aku Meister Kirisaki si aneh dari Yakitate Japan!!" teriak Kirisaki mengejar Izumi..
"Izumi!!" ucap pria bertubuh besar yang menghalangi jalannya..
"Kiriano.. Tangkap anak itu" teriak Kirisaki.
"Coba saja kalau bisa!" ucap Izumi.
Kiriano yang berada di depan Izumi dengan tangannya yang super besar dan banyak otot.
Dia menghempaskan tinjunya dengan keras,
Akan tetapi Izumi menghindarinya, tepatnya dia melewati bawah kolong Kiriano..
"Eh?" Kiriano dengan mudah berhasil dilewati oleh Izumi..
"Lain kali kita main kejar-kejaran lagi yah.." ucap Izumi.
Kemudian saat Izumi berlari dia menabrak seorang pria besar.
Saat Izumi menabraknya, tubuh Izumilah yang terlempar sementara pria itu masih berdiri kokoh..
"Siapa yang berani menabrakku!" teriaknya, dia adalah Kapten Bajak Laut Kurosiruzawa, Kenichi Kurosiruzawa.
"Kapten. Dia hanya anak kecil yang menabrakmu lagian dia sudah terlempar.."
"Tapi itu tidak bisa kumaafkan, dia menabrakku dan mengotori pakaianku!" ucap Kenichi.
Kenichi mendekati tubuh Izumi yang kesakitan,
"Bocah blangsak.." Kenichi mengangkat tubuh Izumi dengan mudah tepatnya dia hanya mengangkatnya menggunakan jari kelingkingnya..
"Rasakan ini.. Kurosiruzawa no Raikiri!" Kenichi tangannya mengeluarkan petir yang cukup mengerikan.
Kemudian pukulannya ia lesatkan kewajah Izumi,
"....." Izumi hanya mematung,
Saat dia mematung disitulah seseorang datang,
Dia datang dengan sesuatu yang pasti..
Berhasil menahan pukulan petir Kenichi dengan tangannya.
Dan otomatis petir Kenichi mengarah kearah lain, dan menghantam sebuah rumah yang cukup besar..
"Yah.. Kekuatanmu cukup dahsyat.." ucapnya. Pria dengan pakaian khas koki, siapa lagi kalau bukan Kirisaki..
"Chef Ichiyama Kirisaki Meister..." ucap Izumi..
"Dasar bodoh! Jangan tambah Meister!" ucap Kirisaki menjitak kepala Izumi.
"Ichiyama Kirisaki? Chef?" gumam Kenichi.
Kenichi kemudian melemparkan Izumi kearah sesuatu, sebuah tempat es yang cukup beku..
"Kau.. Kenapa melemparnya!" ucap Kirisaki..
"Dia hanya mengganggu.."
"Jadi apakah kita akan bertarung?" ucap Kenichi.
"Boleh saja.." ucap Kirisaki dengan cepat.
Dia melepaskan pakaian khas koki..
"Semua sudah tahu kan, saat koki di dapur dia akan tampil memukau, tapi saat sudah berada di tempat lain.. Aku akan bersenang-senang" ucap Kirisaki.
"Kapten Kurosiruzawa Kenichi kan?" sambung Kirisaki..
"Kok tau?"
"Itu di pakaianmu tertulis namamu atau jangan-jangan kau buta huruf?" ejek Kirisaki.
"Sialan!" Kenichi menggepalkan tangannya, seakan amarahnya sudah terkumpul.
"Kurasa aku harus menghabisimu disini" sambung Kenichi.
Kenichi..
Dia kemudian melesatkan tendangannya, tendangan bertubi-tubi ia namakan...
Tendangan yang dialiri petir, dia hantamkan kepada Kirisaki.
Bertubi-tubi
Namun Kirisaki dengan lihai dia menahan setiap tendangan petir itu menggunakan roti panas..
"Sialan.. Padahal roti ini enak tapi kenapa harus kugunakan menahan tendangan petir.." ucap Kirisaki.
Cosplay Chapter 1 - Dia Yang Memiliki Elemen Es Karena bersembunyi.
"Yah mau gimana lagi.. Memang nasib roti panas ini harus menjadi lembek.."
"Panas.." ucap Kenichi meniup kakinya yang menendang roti panas tersebut.
Dia meniup kakinya dan kakinya masih dialiri petir..
"Aku akan mengelusnya.. Wahai kakiku.." ucap Kenichi..
Saat dia mengelus kakinya,
Dan
Grrrrrr...
Kenichi kesetrum aliran petirnya sendiri..
"Gyahaha senjata makan tuan.." ucap Kirisaki.
Kirisaki kemudian berjalan dengan santai kearah Izumi yang berada di tempat penyimpanan es..
Kirisaki melihat tempat penyimpanan es tersebut..
"Eh?" Kirisaki terkejut, karena saat ini Izumi menjadi beku namun di dalambekukan es tersebut nafasnya masih berjalan..
"Inikah?"
"Meister Kirisaki.. Keluarkan aku dari es yang beku ini.. Disini dingin sekali" ucap Izumi yang masih beku..
Kirisaki kemudian mengambil roti panas yang masih banyak..
Dia mendekatkan roti tersebut atau tepatnya menaruhnya di atas balok es..
Semakin lama es itu semakin mencair,
dan saat sudah mencair dan udah jadi air..
Izumi kemudian keluar dengan biasa-biasa saja..
"Ternyata sembunyi di dalamsitu hanya membuatku membeku.." ucap Izumi.
Izumi kemudian memegang sebuah tiang yang terbuat dari kayu..
Kemudian Izumi bersandar di kayu tersebut,
Bruakk!!
Kayu tersebut patah..
Terdapat pecahan-pecahan es..
"Kau... Menjadi manusia es.. Karena bersembunyi disitu.. Ini mustahil" ucap Kirisaki.
"Eh?" Izumi tak percaya kemudian dia mengambil sebuah batu.
Dan batu yang ia sentuh.. Berubah menjadi es..
"Aku... Bisa membuat sesuatu menjadi es yang beku?" kejut Izumi..
"Tidak..!! Aku menjadi orang yang tidak normal!"
B
E
R
S
A
M
B
U
N
G