
"Wushhhhhh~" Angin berhembus sedikit kencang hingga membuat daun-daun berguguran dari batang pohonnya. Selain itu, energi dari orang-orang kuat yang datang ke Lunarian Town terpancar dengan jelas sampai membuat binatang seperti tupai, burung, dan kucing pergi menjauh dari Lunarian Town.
Sejak dini hari terlihat sekumpulan pria berjas hitam yang datang dari luar Lunarian Town demi bersaing dan mendapatkan Shion. Kecantikan Shion membuat siapapun terpesona bagi yang menatapnya, oleh karena itu banyak orang yang rela membayar dengan harga tinggi untuk mendapatkan Shion.
Sementara itu, pelelangan Shion akan diadakan di hadapan publik, tepatnya di pusat Lunarian Town yang berada di alun-alun. Saat ini terlihat Shion yang berada ditengah-tengah Alun-alun dengan kedua tangan dan kedua kakinya terikat oleh rantai yang tersambung langsung pada empat tiang yang berada didekatnya. Selain itu Shion juga dalam posisi berlutut menunduk, tampaknya ia sudah tidak berada dalam pengaruh kekuatan Groombridge.
Ini adalah akhir bagiku. Batin Shion dengan sikap yang sangat pasrah. Ia mulai berpikir bahwa setelah ini nasibnya akan sama seperti Megumin Ayase yang menjadi pemuas hasrat kaum pria hidung belang.
Bahkan tatapan mesum sudah terpancar dari pria-pria berjas hitam yang sudah hadir di alun-alun. Mereka semua nyengir setelah melihat kecantikan dan keindahan tubuh Shion.
Belasan, puluhan, bahkan sudah ratusan pria berjas hitam sudah hadir didalam alun-alun Lunarian Town. Mereka semua terlihat sangat antusias untuk mendapatkan Shion. Selain itu dari sudut-sudut alun-alun tampak terlihat cukup banyak orang yang berjaga dari berbagai divisi.
Pertama, wajah yang tak asing lagi bagi kita semua terlihat berjaga di alun-alun bagian Utara, mereka adalah Kuuhaku Zerou dan Hibito Kurosaki. Selain itu, didekat mereka berdua juga terlihat seluruh anggota dari divisi Elite serta divisi Elite Bot dan Elite Jokian.
"Kenapa semua pasukan harus hadir untuk menjaga pelelangan seorang wanita yang bernama Shion? Apa dia sosok wanita yang mempunyai peran penting dalam Lunar?" tanya Zerou.
"Aku juga tidak mengerti apa yang dipikirkan Tuan Groombridge. Sepertinya dia telah merencanakan sesuatu.." jawab Hibito.
Lalu yang kedua, terlihat seluruh anggota dari divisi Warrior yang berjaga disebelah timur alun-alun. Mereka semua tampak terlihat kesal setelah mendengar informasi bahwa Shoba berhasil kabur dari penjara bawah tanah.
"Cih, kita repot-repot untuk menangkapnya dengan bantuan Nona Himawari, malah penjagaan yang bobrok membuat Shoba berhasil kabur kembali.." geram Ryner Coaster.
"Shoba Sekken. Kapten dari bajak laut Shobasoap. Dia sangat beruntung sekali, bisa terbebas untuk yang kedua kalinya." ucap Ruo Yiu.
Ketiga, salah satu divisi bentukan baru dari cabang Mytichal Glorius, mereka adalah divisi Mytichal Easy. Meskipun divisi bentukan terbaru, mereka sudah ditugaskan untuk menjaga Selatan Alun-alun.
"Aku berhasil meramal keuntungan yang diperoleh dari penjualan Shion ini. Hasilnya sangat luar biasa.." ucap Manager Kim yang duduk sembari meramal hasil penjualan dengan bola ramal yang berada dihadapannya.
"Sugoii!!! Kalau begitu, gaji kita pasti naik!!" ucap Sekretaris Itsuki.
"Malas, aku lebih suka untuk naik pangkat daripada naik gaji." ucap Setyawan.
"Bodoh!!! Naik gaji juga merupakan salah satu prestasi!!! Kok malah ditolak!!!" bentak Exutorajozu.
"Apa tuan Groombridge yakin ya menugaskan kita yang bertugas dalam bidang akuntansi ke bidang penjagaan seperti ini, haddeh.." ucap Flower.
Manager Kim, Sekretaris Itsuki, Setyawan, Exutorajozu, serta Flower adalah anggota dari Mytichal Easy yang baru saja dibentuk baru-baru ini untuk meningkatkan ekonomi Serikat Lunarian.
Kemudian, disebelah Barat alun-alun terlihat seluruh anggota dari divisi Grandmaster, salah satunya adalah Reja dan Piki Pikimon.
"Oey, Piki. Kenapa Daice dan Davis belum juga datang hadeuh. Padahal sebentar lagi acara pelelangan akan segera dimulai.." ucap Reja.
"Katanya sih mereka lagi boker sebentar." ucap Pikimon.
"Haddeh, pasti mereka berdua terlalu asyik main judi sampai-sampai nahan bokernya agar tidak mengganggu aktivitas judinya.." ucap Reja menepuk jidatnya.
Empat titik Alun-alun sudah diperketat oleh divisi Warrior, Elite, Grandmaster, serta Mytichal Easy. Mereka terlihat begitu keheranan alasan semua divisi dikumpulkan untuk menjaga pelelangan Shion ini. Groombridge merahasiakan rencananya kecuali kepada para anggota inti.
Beberapa saat kira-kira lima menit, akhirnya Himawari Yakusoku pun datang sebagai audiens pembawa acara pelelangan kali ini. Lalu, Himawari pun langsung berjalan ke arah mic yang sudah terpasang tepat didepan Shion.
Shion tampak mengecek mic tersebut apakah ada kerusakan atau dalam kondisi baik. Disisi lain, anggota Mytichal Glorius seperti Kapten Tsubaki, wakil kapten Tsuki, Suiryu sang ular, Ichiichi, serta Himesaka Himekawa datang dan berbaris dibelakang Himawari. Namun Kapten Tsubaki tampak berdiri selangkah didepan anggota Mytichal Glorius lainnya.
"Cek.. cek.." ucap Himawari yang mengetes mic.
"Kapten Tsubaki, sudah lama kita tidak berkumpul dengan seluruh anggota kita." ucap Tsuki.
"Ya, ini karena aku mendapatkan bocoran informasi dari Nona Himawari tentang rencana penangkapan semua bajak laut. Aku kembali demi hal itu." ucap Tsubaki.
"Penangkapan bajak laut?"
"Benar, saat ini Shion berperan sebagai umpan. Karena tujuan bajak laut itu adalah Shion, oleh karena itu waspadalah, mereka pasti akan datang untuk mengacaukan acara ini.." ucap Tsubaki dengan raut wajah datar.
Setelah mengecek kondisi mic tidak ada kendala, Himawari pun mulai berpidato tentang hal yang bersangkutan dengan Shion. Himawari meyakinkan para pria kaya yang telah hadir agar lebih antusias lagi untuk mendapatkan Shion dengan harga yang sangat tinggi. Himawari berpidato dengan berapi-api.
"Hanya seorang pria kaya dan beruntung saja yang bisa mendapatkan sosok gadis istimewa dan masih suci ini, dia bernama Shion Falkenberg...!!!!! Dialah yang menawar dengan harga paling tinggi diantara semua orang lainnya, maka dialah pemenangnya!!!" pidato Himawari.
"Huooooooo!!!!!" Semua pria kaya yang telah hadir dalam acara pelelangan itu pun bersorak-sorai dan semakin bersemangat untuk mendapatkan Shion.
Namun sekilas terlihat seluruh anggota dari divisi Epic, divisi Master, serta divisi Legendary sedang berjaga diluar alun-alun, ditambah dengan ratusan kroco yang hadir disana.
Kembali lagi ke pusat Alun-alun.
Tiba-tiba pria kaya itu langsung menawar Shion begitu saja sebelum Himawari membuka acara pelelangan ini.
"Aku menawar 51 juta Zen!!!"
"55 juta Zen!!!"
"60 juta Zen!!!
Para pria kaya itu menawarnya semakin tinggi hingga menyentuh..
"250 juta Zen!!!"
"Baiklah, tidak ada penawar lagi maka kaulah yang me-" ucap Himawari.
"Soap-Soap No Giant Soap!!!"
Secara mengejutkan Shoba datang dari udara dengan tangan kanan raksasa yang terbuat dari sekumpulan sabun batang. Shoba pun mencoba untuk melesatkan serangan pukulan tersebut ke arah Himawari.
"!!!!!"
B E R S A M B U N G