Cosplay

Cosplay
Chapter 333 - Kekacauan Besar di Lunarian Town Dimulai!!!



"Dia datang.." ucap Tsubaki.


"Soap-Soap No Giant Soap!!!"


"Bruakkk!!!!!"


Sebelum terkena pukulan sabun Shoba. Himawari, Tsubaki, Tsuki, Suiryu, Ichiichi, dan Himesaka melompat kebelakang untuk menghindar. Setelah itu Shoba pun bergegas mendekat ke arah Shion, "Shion-chan!!! Aku datang untuk menyelamatkanmu!!!" Shoba berteriak dan mencoba untuk menghancurkan rantai yang mengikat tangan-kaki Shion dengan salah satu teknik sabunnya.


"Eh? Siapa kau?"


"Aku adalah Shoba Sekken kapten bajak laut Shobasoap!!! Aku datang untuk menyelamatkan mu Shion-chan!!!"


Kekacauan yang ditimbulkan Shoba membuat pria-pria kaya berlari menjauh, mereka tidak ingin terlibat dengan kekacauan yang baru saja terjadi saat ini. Dan ketika Shoba hampir menghancurkan rantai yang mengikat Shion, tiba-tiba Tsubaki datang dengan teknik serangan tendangannya.


"Sesuai dengan dugaan Tuan Groombridge, takkan kubiarkan kau membebaskan Shion!! Rasakan ini, Drive Shooter Star!!!"


"Duakkkk!!! Tendangan tersebut berhasil mengenai wajah Shoba hingga membuatnya mimisan. Namun, Shoba yang masih terpental karena tendangan Tsubaki pun berhasil ditangkap oleh dinding mentega lembut yang diciptakan Kiyo.


"Oey, Shoba!! Sayang sekali seranganmu tidak berhasil membuat dampak apapun pada lawan.." ucap Kiyo.


Shoba pun mengusap darah mimisannya. Kemudian menjawab perkataan Kiyo, "Berisik, aku akan kembali menyerang lagi, tak peduli sebanyak apapun musuh yang kulawan!!!" Shoba bangkit dan berlari ke arah Shion yang dijaga ketat oleh anggota Mytichal Glorius.


Disaat yang bersamaan Zimbermann datang dari belakang Shoba dan berlari lebih cepat darinya, "Manipulation Sword : Three Eye Sowrd!!!" Zimbermann memanipulasi pedangnya menjadi pedang bermata tiga, lalu ia mencoba menebaskannya ke arah anggota Mytichal Glorius yang sedang menjaga ketat Shion, "Hyaattt!!!!"


"Iron Hair!!!" Tsuki mengeraskan rambut panjangnya sekeras besi lalu menangkis serangan pedang bermata tiga milik Zimbermann, "Tyengg!!!"


"Pedang bermata tiga? Pedang yang aneh.." ucap Tsuki.


"Diamlah..!!!"


Disisi lain, "Snake Ability Skill!!!" Suiryu membuat jari-jari tangannya berubah menjadi ular lalu melesatkannya ke arah Zimbermann. Namun dengan mudah Zimbermann menghindari serangan tersebut dengan melompat beberapa langkah kebelakang.


Disaat itu pula, puluhan kroco datang kepusat alun-alun setelah mendengar kekacauan. Disaat yang bersamaan juga Yu dan Nikoalenko datang dengan dua pistol yang berada dikedua tangannya, "Dorr!! Dorr!! Dorr!!" Mereka berdua berhasil menembak beberapa kroco dengan mudah.


Himawari pun tersenyum licik karena apa yang diperkirakan Groombridge ternyata benar-benar terjadi, "Ya, ternyata benar, tujuan mereka adalah Shion. Tapi tampaknya sebentar lagi para bajak laut lainnya juga akan segera datang.."


"Mereka para bajak laut ini, mengacaukan acara penting seperti ini benar-benar tidak punya sopan santun.." ucap Ichiichi. Lalu ia mengambil busur yang berada dipunggungnya, "Speed No Arrow!!" Ichiichi menembakkan panahnya ke arah Yu dan Nikoalenko.


Namun sebelum panah milik Ichiichi melesat, Nikoalenko sudah menggunakan kekuatannya untuk melihat enam detik ke masa depan. Oleh karena itu ia memberitahu serangan panah yang akan melesat ke arah mereka kepada Yu. Alhasil Yu dan Nikoalenko berhasil menghindari panah yang dilesatkan Ichiichi.


"Bagus, Nikoalenko."


"Ya."


Sementara itu, Himesaka mengambil ponsel miliknya dari saku celananya lalu menelpon salah satu anggota inti, yaitu Zero Persento.


"Zero-san. Terjadi kekacauan dipusat Alun-alun. Setelah kulihat ada lima orang bajak laut disini. Mungkin sebentar lagi akan ada bajak laut lainnya yang akan datang kema-"


[ Maafkan aku, Himesaka. Tapi aku sedang kerepotan disini. ]


[ Nanti akan kujelaskan, untuk sekarang kau urus yang disana. ]


Sementara itu di sebelah Barat Lunarian Town. Terlihat beberapa kendaraan seperti mobil, truk, serta sepeda motor yang berjalan tanpa pengemudi. Kendaraan tersebut tampak menabrakkan dirinya ke beberapa bangunan hingga mengalami keruntuhan, "Bruakk!!!"


Lalu, terlihat Zero Persento berdiri tepat ditengah-tengah kendaraan yang sedang bergerak mengitarinya, "Aku tahu ini ulah siapa, jelas itu kau, Arata Kobayakawa!!!" teriak Zero. Tak berselang lama, sebuah truk melesat ke arah Zero dan, "Nol.." Hanya dengan sekali sentuhan saja, truk tersebut berubah menjadi ke bahan dasar awal seperti beberapa besi dan kaca berukuran kecil.


Selang beberapa detik, terlihat Arata berdiri diatas salah satu bangunan yang sudah runtuh akibat dari belasan, hingga puluhan kendaraan yang ia kendalikan. Arata tampak tersenyum licik saat melihat Zero.


"Zero..!!! Apa kau ingat dengan apa yang aku lakukan seperti pada malam itu?! Sekarang, aku akan mengacaukan seluruh area Lunarian Town!!!" teriak Arata dengan nada provokasi.


"..... Takkan kubiarkan itu terjadi. Kau akan kuhajar untuk yang kedua kalinya, bajak laut sialan.." ucap Zero sambil tersenyum licik.


"Hyaaa!!!" Arata kembali mengendalikan salah satu truk dan akan menabrakkannya ke Zero.


Namun dengan sigap Zero pun melompat ke udara dengan cukup tinggi untuk menghindari truk yang mencoba menabraknya tersebut. Lalu Zero mendarat ke salah satu mobil yang rusak, ia pun menarik belatinya dari saku celananya kemudian melompat kembali ke arah Arata.


Begitu juga Arata, ia pun menarik sebuah pisau dari saku celananya dan melompat ke arah Zero dan, "Tyenggg!!!" Arata dan Zero saling beradu senjata diudara hingga mengeluarkan percikan api.


Kembali ke pusat Alun-alun.


Terlihat Himawari yang hanya fokus menyerang Shoba dengan kekuatan bunga mataharinya. Ia berencana untuk menangkap dan menghajar Shoba untuk yang kedua kalinya.


"Himawari No Shotgun!!!"


Bunga matahari berukuran besar muncul dari dalam tanah lalu mekar seketika. Setelah itu puluhan biji dari bunga matahari melesat ke arah Shoba bagaikan puluhan peluru tajam yang bisa membunuh seseorang kapanpun dimanapun.


Shoba menghindari serangan biji matahari itu dengan cukup mudah. Setelah itu, Shoba membuat licin kedua telapak kakinya lalu meluncur ke arah Himawari.


"Minggirlah!!! Aku tidak ada urusan denganmu!! Aku hanya ingin menyelamatkan Shion!!" tegas Shoba.


"Takkan kubiarkan-" ucap Himawari.


Tiba-tiba Johnny Speed datang dari belakang Himawari dan dengan sangat cepat berlari ke arah Shoba, "Hey-hey!! Akhirnya aku bertemu dengan kapten dari bajak laut Shobasoap lagi!! Aku akan menghancurkanmu sekarang, enyahlah!!!" Johnny mencoba untuk memukul Shoba dengan pukulan terkuatnya.


"Na-nani?!!" Shoba terkejut karena Johnny berlari ke arahnya dengan begitu cepat. Ia berfikir, bahwa dirinya takkan bisa menghindari pukulan Johnny yang sangat cepat.


Beberapa detik sebelum pukulan Johnny kuat mengenai Shoba, tiba-tiba sebuah rantai datang dari arah lain dan mengikat perut Shoba begitu saja. Shoba pun tertarik oleh rantai tersebut, "Huwoooo!!!"


Setelah itu rantai yang mengikat perut Shoba pun terlepas, ketika ia menoleh kebelakang, Shoba sangat terkejut karena, "Ka-kalian.."


"Maafkan kami, kapten Shoba!!! Mari kita selamatkan Shion-chan!!!" seru Shishiwakamaru.


Terlihat Shishiwakamaru, Akamaru serta anjhingnya Kibamaru, lalu Gyoshimaru, Lucia, serta Shinmaru telah datang di pusat Alun-alun dengan tujuan untuk menyelamatkan Shion.


B E R S A M B U N G