Cosplay

Cosplay
Chapter 167 - Ice Ice No Double Elephant Gatling Hits!!!



Yoshino pun berhasil mengalahkan Arias dengan teknik pedang Black Lotus nya. Alasan Yoshino mengalahkan Arias terlebih dahulu, karena kemampuan Arias yang cukup merepotkan sehingga membuat Yoshino tidak bisa fokus untuk bertarung.


Saat ini Yoshino pun berdiri beberapa meter di depan Kein. Ia menatap tajam Kein sambil tersenyum menyeringai, "Hei, tuan tangan raksasa. Bersiap-siaplah karena aku akan mengalahkanmu.."


"Cih, jangan sombong dulu hanya karena kau bisa mengalahkan Arias. Berhasil mengalahkannya belum tentu berhasil untuk mengalahkanku.." geram Kein sambil menatap tajam Yoshino.


Sementara itu, disisi lain. Terlihat Izumi yang sedikit kesulitan saat berhadapan dengan Seinki dan Colombus.


Izumi sangat kesulitan saat mencoba menyerang Seinki, karena serangannya selalu menembus tubuh Seinki dan melewati nya begitu saja.


"Sialan. Kalau begini, aku hanya tenagaku terbuang sia-sia. Aku harus segera mencari cara untuk mengalahkan mereka berdua." ucap Izumi dengan nada pelan, ia memikirkan rencana agar serangannya bisa mengenai tubuh Seinki.


"Apa kau sudah frustasi, bocah? Percuma saja kau mencari cara agar seranganmu bisa mengenai tubuhku. Level kita berbeda jauh, mengerti?" ucap Seinki sambil tersenyum menyeringai, ia memasang raut wajah sombong saat menatap Izumi.


Melihat Izumi yang sedikit lengah, Colombus pun mencoba menyerang Izumi dengan sehelai benangnya yang cukup tajam dan melesat ke arah Izumi.


Izumi pun dengan sigap menghindari benang tajam yang dilesatkan oleh Colombus kepadanya. Kemudian, Izumi pun tersenyum karena ia mendapatkan ide yang cukup cemerlang, "Aku punya ide bagus, lebih baik aku coba ide ini.."


Izumi pun berpikiran untuk mengalahkan Seinki dan Colombus sekaligus. Ia tak ingin membuang-buang waktu agar bisa melawan Hristov secepat mungkin. Izumi sangat berambisi untuk mengalahkan Hristov.


Colombus pun langsung melesatkan tembakan benang yang cukup tajam secara bertubi-tubi ke arah Izumi dari jari telunjuknya, "Rasakan ini..!! Thread Bullet..!!


"Dorr..!! Dorr..!! Dorr..!!"


Izumi pun memiringkan badannya, lalu melompat ke udara untuk menghindari tembakan benang tajam yang dilesatkan oleh Colombus, "Yahh.. itu cukup mudah..!!"


Tiba-tiba Izumi melihat Seinki yang kembali masuk ke dalam tanah. Izumi pun berlari dengan sangat cepat ke arah Colombus sambil bersikap waspada pada serangan Seinki.


Izumi pun melirik kanan, kiri, lalu bawah. Ia sangat waspada agar tidak terkena serangan Seinki saat pertama kali bertarung.


"Aku harus waspada terhadap serangan dari orang yang bisa menembus benda tersebut. Sepertinya dia akan datang dari bawahku.." batin Izumi.


Colombus pun juga berlari cepat ke arah Izumi dan ia juga bersiap-siap kembali melesatkan benang tajamnya ke arah Izumi.


"Kau mau melawanku dari jarak dekat, ternyata kau cukup bodoh juga ya..!! Rasakan ini, Thread No Sword..!!" ucap Colombus, ia menciptakan pedang yang terbuat dari benang tajamnya dan mencoba untuk menusuk dada Izumi.


Tiba-tiba Izumi berhenti dari larinya setelah melihat Colombus yang mencoba untuk menyerangnya menggunakan pedang yang terbuat dari benang tajam miliknya.


"Baiklah, dengan begini aku terlihat seakan-akan terpojok oleh mereka berdua.." batin Izumi sambil tersenyum menyeringai, kemudian ia melirik ke bawahnya, Izumi memprediksi Seinki akan mencoba kembali menyerangnya dari bawahnya.


Prediksi Izumi pun benar, tiba-tiba Seinki muncul dari bawah Izumi dan mencoba mukul dagu Izumi dengan kepalan tangannya.


"Rasakan ini..!!" ucap Seinki yang datang dari bawah Izumi dan mencoba untuk memukul dagu Izumi.


"Ice Age Frezee..!!!" Dalam sekejap, Izumi membekukan tanah yang ia pijak,. Setelah itu, Seinki dan Colombus pun ikut membeku karena es milik Izumi.


"A-apa?!!" batin Seinki saat ia berhasil dibekukan oleh Izumi. Nampaknya, Seinki sudah tidak bisa mengaktifkan kekuatannya karena dalam keadaan membeku oleh es.


"S-sialan..!! Jadi, dia seolah-olah terpojok hanya berniat untuk mengelabuhi kami saja..!! Dia cukup cerdas juga..!!" batin Colombus, ia tak menyangka berhasil dibekukan oleh es milik Izumi.


Izumi pun menatap Seinki sambil tersenyum menyeringai lalu berkata, "Hei, memang benar kau bisa membuat tubuhmu menembus sesuatu. Tapi, saat kau ingin menyerangku, kau akan mengeraskan tubuhmu kembali kan?"


"Tak kusangka aku yang secerdas ini, atau kau yang terlalu bodoh, huahaha..!! Aku takkan terkena oleh serangan pertamamu seperti tadi.."


Setelah itu, Izumi pun langsung menatap Colombus yang membeku karena kekuatan es nya dan berkata, "Aku hanya berakting seolah-olah terpojok oleh kalian berdua dan mencoba untuk menjebak kalian, huahaha..!! Pada akhirnya, aku bisa membekukan kalian berdua..!!"


"Kalau begitu, biar kuakhiri saja. Kuakui kekuatan kalian memang benar-benar merepotkanku. Tapi, ketika Kalian membeku, kalian bisa apa?"


Izumi pun langsung melompat ke udara dengan cukup tinggi. Kemudian ia mengarahkan kedua tangannya kebelakang dan membuat kedua tangan Izumi mengeluarkan es dan membentuk tangan berukuran raksasa.


Seinki dan Colombus yang dalam keadaan membeku pun matanya langsung melihat ke udara dimana Izumi berada. Nampaknya, mereka berdua sangat panik karena tidak bisa bergerak.


"Ga-gawat..!!" batin Seinki dengan sangat panik.


"Mana mungkin aku bisa dikalahkan olehnya secepat ini?!!" batin Colombus yang cukup panik sama seperti Seinki.


Kemudian, Izumi yang masih berada di udara pun tersenyum menyeringai sambil berteriak kepada Seinki dan Colombus yang masih membeku, "Bersiap-siaplah..!! Kalian berdua sudah dipastikan takkan bisa menghindari serangan ku ini..!!


"Serangan terhebat ku..!! Jadi, jangan menangis ya..!!"


Izumi pun langsung meluncur ke arah Seinki dan Colombus yang masih membeku oleh es. Lalu, Izumi pun melesatkan pukulannya ke arah mereka berdua.


"Rasakan ini..!!! Ice - Ice No Double Elephant Gatling Hits..!!!


Izumi pun melesatkan pukulan bertubi-tubi ke arah Seinki dan Colombus sehingga membuat es yang membekukan mereka berdua pun pecah.


Akhirnya, Izumi berhasil memukul Colombus dan berhasil mengenai tubuh Seinki. Izumi melesatkan pukulan secara bertubi-tubi ke arah Seinki dan Colombus sehingga membuat mereka berdua menabrak tanah yang ia pijak hingga retak-retak.


"Buaghhhh..!!! Buaghh..!! Buaghh..!!!"


"Uaghhhh...!!!"


BERSAMBUNG