
Johnny hanya terdiam tak bergerak sama sekali setelah terkena serangan pukulan yang dilesatkan oleh Akamaru tepat dikepalanya. Melihat hal itu Akamaru merasa bahwa serangannya kala itu memberinya damage yang cukup telak.
"Apakah aku berhasil?"
Pada saat itu Akamaru sudah tampak yakin bahwa dirinya telah memenangkan pertarungan. Akan tetapi beberapa saat kemudian Johnny menggerak-gerakkan jarinya sembari melirik sinis ke arah Akamaru.
"Hei, sialan. Itu tadi cukup sakit loh. Kau boleh juga ya. Baiklah.." ucap Johnny tersenyum menyeringai dengan tatapan tajam.
Sekilas, Shishiwakamaru yang terkapar ditanah dengan penuh luka disekujur tubuhnya akibat dari pukulan bertubi-tubi yang dilesatkan oleh Johnny. Disisi lain, Shinmaru juga terlihat masih terkapar karena serangan telak Johnny.
Kini Johnny mulai berbalik ke arah Akamaru. Ia tersenyum licik sembari memasang kuda-kuda teknik yang akan ia gunakan untuk menyerang Akamaru nanti. Johnny memutar mutar kedua tangannya sampai menciptakan sebuah asap tipis.
Akamaru pun mundur beberapa langkah dan berdiri didepan Shion ketika merasakan ada ancaman, "Shion-chan, kalau terjadi apa-apa padaku cepatlah kabur darisini. Maafkan aku karena tidak bisa melindungimu.."
"Akamaru-san.." gumam Shion.
"Hey, kalian berdua mengoceh tentang apa? Shion, tenang saja kau tidak akan menjadi targetku, karena kau adalah barang yang berharga.." ucap Johnny. Tampak ia masih memutar-mutar kedua tangannya, dan semakin cepat.
Disisi lain Akamaru juga memasang posisi kuda-kuda teknik bertarung. Ia juga akan menggunakan jurus dengan serangan terkuatnya untuk menyerang Johnny, "White Technique : Monogatari Blue Bird!!!" Akamaru melompat keudara lalu berputar-putar begitu cepat hingga membentuk seekor burung berwarna biru kemudian melesat cepat kearah Johnny.
Johnny tampak terlihat santai dan memasang tatapan wajah yang licik ketika melihat Akamaru menyerang kearahnya. Selang beberapa detik Johnny mengarahkan kedua tangannya yang berputar begitu cepat ke arah Akamaru dan, "Riftle Tiger Sneijder!!!"
"Duammmm!!!!" terjadi ledakan hebat di udara akibat dari dua serangan kuat yang saling bertabrakan satu sama lain.
Disisi lain Shion pun langsung berlari dan berkata dengan air matanya yang menetes, "Maafkan aku, Akamaru-san.." Sesuai perintah Akamaru bila terjadi apa-apa dengannya, Shion pun memutuskan lari kabur agar tidak tertangkap oleh Johnny, ia tak ingin usaha Akamaru, Shishiwakamaru, dan Shinmaru sia-sia begitu saja.
~
Beberapa saat kemudian setelah ledakan berakhir dan juga kepulan asap perlahan mulai menghilang. Terlihat Akamaru yang terkapar ditanah dengan Johnny yang masih tegar berdiri dihadapannya.
"S-sialan.. kekuatan macam apa kau.." ucap Akamaru dengan nada lemas.
"Jekk!!" Johnny langsung menginjak dada Akamaru dengan salah satu kakinya, "Orang sepertimu hanya sekedar kroco bagiku. Tapi kau cukup lumayan dengan menyerangku tadi." ucapnya.
Tak berselang lama Johnny pun ingin menghabisi hidup Akamaru begitu saja. Namun, tiba-tiba Davidestorm datang dengan gagah berani dengan palu besarnya yang akan menghantam Johnny begitu saja.
"!!!!!" Johnny terkejut akan kehadiran Davidestorm yang datang tiba-tiba. Sontak ia pun langsung menghindari dengan melompat salto beberapa langkah kebelakang, "Siapa lagi yang datang ini.."
Gyoshimaru pun melirik kearah Akamaru, Shishiwakamaru, dan Shinmaru yang telah dikalahkan oleh Johnny sendirian, "Kalian begitu miris. Tak kusangka kalian terlihat menyedihkan seperti ini.."
"Kau kuat juga sampai bisa mengalahkan rekan-rekan kami sendirian. Apa kau juga sama seperti Lucian, salah satu dari anggota inti Serikat Lunarian?" tanya Lucia.
"..... Ya, itu benar. Apa kau orang yang melawan Lucian waktu itu? Tak kusangka dirimu bisa membuatnya sangat kerepotan. Tapi wajar saja sih semua pionnya sangat lemah.." ucap Johnny.
"Cih, jangan bandingku diriku dengan rekanku yang lemah itu ya, karena.." Lucia menarik pedangnya dan bergerak begitu cepat hingga berhasil menggores pipi Johnny hingga berdarah, "Syatss!!"
Sekilas Johnny tampak terkejut dengan pergerakan cepat dari Lucia, ia melirik ke arah pipinya yang berdarah karena tergores pedang Lucia, "Tampaknya kau cukup lumayan untuk menghiburku. Kau juga seorang wanita cantik, harga jualmu pasti sangat tinggi.." Johnny langsung berbalik dan melesat cepat ke arah Lucia, ia mencoba untuk memukul Lucia.
Namun, Davidestorm tiba-tiba datang didepan Lucia dengan perisai besar yang ia ciptakan dari kamera supernya, "Bagghhh!!" Alhasil pukulan kuat yang dilesatkan Johnny hanya mengenai perisai bagian luar milik Davidestorm.
"Woi, jangan lupakan kalau aku juga berada disini untuk melawanmu!!" Setelah itu, Davidestorm kembali melompat ke udara dengan meninggalkan perisainya begitu saja, lalu ia menciptakan palu besar dan menghantamkannya ke arah Johnny, "Rasakan ini!!!"
"Bruakkk!!!"
Namun Johnny dengan sigap menghindari serangan yang dilesatkan oleh Davidestorm cukup mudah. Akan tetapi Gyoshimaru datang dan mencoba menyerang Johnny dengan pukulan.
Sekali lagi Johnny berhasil menghindar dan mencoba memegang tangan Gyoshimaru. Namun Lucia tiba-tiba melesat ke arah Johnny untuk melesatkan tebasan pedangnya, "Hyaaattt!!!"
Johnny masih bisa membaca gerakan Lucia dan berhasil menghindarinya kembali. Nampaknya Gyoshimaru, Lucia, dan Davidestorm tak ingin memberi kesempatan Johnny untuk melakukan serangan balik.
Meskipun fisik Johnny sangat kuat, tapi kali ini ia terlihat cukup terpojok karena tidak mempunyai kesempatan untuk menyerang balik.
Namun beberapa saat kemudian, puluhan orang dari pihak Serikat Lunarian yang tergabung dari berbagai divisi datang. Sekilas, terlihat wakil kapten dari divisi Mytichal Glorius, Tsuki. Dan juga cukup banyak orang dengan pakaian serba hitam ala Ninja maupun Kunoichi.
Kini Johnny yang terpojok malah berbalik menjadi Davidestorm, Lucia, dan Gyoshimaru yang terpojok.
"Johnny-san. Nampaknya kau sudah membereskan beberapa bajak laut itu. Tapi aku tidak nampak Shion sama sekali disini. Dimanakah dia?" tanya Tsuki.
"Seperti yang kau lihat, Shion tidak ada disini. Dia sudah kabur. Aku tidak mengejarnya karena aku ingin menikmati pertarungan dengan bajak laut sampah seperti mereka.." ucap Johnny.
"Kenapa musuh terus saja bermunculan. Lagi-lagi aku dikepung banyak orang, apakah aku harus lari atau semacamnya? Tapi itu tidak akan terjadi untuk sekarang.." gumam Davidestorms
B E R S A M B U N G