Cosplay

Cosplay
Chapter 239 - Sebuah Pengorbanan



Gelombang tsunami yang cukup besar itu pun berhasil dibekukan oleh Izumi. Namun, efek yang dirasakan Izumi setelah membekukan gelombang tsunami tersebut ialah staminanya yang terkuras cukup banyak.


Dan, pada akhirnya semua orang pun terkejut ketika Izumi berhasil membekukan gelombang tsunami yang hendak menerjang medan perang tersebut. Seperti halnya Takumi dan Janston.


Terlihat Takumi dan Janston yang sedikit syok karena harus menjauh dari gelombang tsunami tersebut dengan menggunakan mobil Hotswill.


"Be-berhasil dihentikan, hampir saja kita mati karena gelombang tsunami itu." ucap Takumi was-was.


"Tapi, kenapa dia bisa membekukan gelombang tsunami itu dalam sekejap?!" Janston sedikit terheran-heran dengan kekuatan dari Izumi.


Selang beberapa detik, mesin dari mobil Hotswill mulai mengeluarkan aroma terbakar dan beberapa saat kemudian mesin mobil Hotswill tersebut mulai mengeluarkan asap. Menyadari hal tersebut, Takumi dan Janston pun langsung keluar dari mobil Hotswill.


"Cepat keluar, ini karena kita memaksakan menggunakan mobil ini walau masih dalam proses perbaikan..!!" teriak Takumi.


"Ah, sialan..!! Padahal tinggal sebentar lagi, mobil Hotswillmu ini akan beres, tapi kenapa tsunami itu datang begitu cepat..!!" teriak Janston.


Beberapa saat kemudian, "Buamm..!!" Mobil Hotswill tersebut pun mulai meledak, lalu terlihat Takumi dan juga Janston yang sedikit terpental karena efek dari ledakan yang ditimbulkan oleh mobil Hotswill tersebut, "Huaaa..!!"


Sementara itu, terlihat Izumi yang keringatnya sudah membasahi sekujur tubuhnya. Ia sedikit merasa lemas setelah staminanya terkuras cukup banyak karena membekukan gelombang tsunami tersebut.


Hristov pun tersenyum menyeringai ketika melihat dan merasakan stamina Izumi yang terkuras cukup banyak, ia pun berkata, "Tak kusangka kau membekukan gelombang tsunami itu dengan kekuatan es mu. Tapi, hal tersebut pasti mempunyai efek yang cukup besar kan.."


Setelah itu, Izumi pun langsung membalikkan badannya ke arah Hristov. Ia pun memasang posisi kuda-kuda bertarung walaupun staminanya yang sudah terkuras cukup banyak.


"Ya, walaupun begitu, aku masih bisa melanjutkan pertarungan ini untuk mengalahkanmu, osh.. osh.. osh.." ucap Izumi ngos-ngosan.


Namun, sesuatu yang tak diharapkan oleh Hristov pun terjadi, "Degg!!" Tiba-tiba Hristov merasakan rasa sakit yang luar biasa tepat di dadanya, "Uaghhh..!!" Hristov berteriak meringis kesakitan sembari memegang dadanya.


Shu, Ezeqia, Izumi, Rocky, dan juga Schuikhov pun cukup terkejut setelah melihat reaksi kesakitan dari Hristov. Mereka sempat berpikir apa yang membuat Hristov begitu kesakitan. Namun, Shu pun tak pikir panjang, ia pun melihat celah pada Hristov, kemudian Shu pun berlari ke arah Hristov dan mencoba untuk menyerang dengan tebasan apinya.


"Firefox No Sword..!!"


Tebasan rubah api kembali dilesatkan oleh Shu kepada Hristov. Namun, Hristov pun merasa sedikit kesal dengan apa yang menimpanya. Dan, "Blyassss..!!" Hristov pun terkena tebasan rubah api dari Shu dan langsung terkapar di tanah.


"Apakah berhasil?!" Ezeqia sempat berpikir dan mengira bahwa Hristov telah kalah karena tebasan rubah api yang dilesatkan oleh Shu.


"Apa yang sebenarnya terjadi pada Hristov?" gumam Rocky, ia pun mencoba untuk bangkit dan berdiri kembali.


"....." Sementara itu, Schuikhov pun hanya terlihat mengamati Hristov yang terkapar di tanah setelah terkena tebasan rubah api dari Shu.


Disisi lain, terlihat Takumi dan Janston yang cukup terkejut setelah melihat Hristov berhasil diserang oleh Shu.


"Tu-tuan Hristov?! D-dia berhasil diserang?! Tak mungkin..!!" Takumi sedikit tak percaya dengan apa yang ia lihat.


"Senpai, apa sebaiknya kita segera pergi dari medan perang. Lalu, segera pergi meninggalkan Hirsley Bulgarian?!" tanya Janston dengan raut wajah sedikit panik.


"Huh?! Kabur?! Aku tidak akan kabur dari sini. Apa kau lupa dengan prinsipmu yang siap mati demi Bajak Laut Hristov?" tanya Takumi.


"Tapi, aku mempunyai firasat buruk. Setelah melihat tuan Hristov diserang oleh musuh, hatiku jadi sedikit ragu." ucap Janston.


Sementara itu, terlihat Hristov yang sedikit terkena luka bakar pada lengannya karena tebasan rubah api dari Shu dan terkapar di tanah. Ia masih menahan rasa sakit tepat di dadanya. Namun, selang beberapa detik, rasa sakit yang Hristov rasakan pun perlahan mulai menghilang.


Kemudian, Hristov pun terlihat tersenyum menyeringai sambil berkata, "Sialan, efek dari menggunakan pukulan menembus dimensi yang terus menerus semengerikan ini."


Tak berselang lama, Hristov pun mencoba bangkit dan berdiri kembali. Setelah itu, ia pun langsung menatap Shu, Ezeqia, Schuikhov, Rocky dan juga Izumi.


"Hey, apa yang terjadi denganmu?" tanya Rocky.


"Itu bukan urusanmu, Angkatan Laut sampah..!!" ucap Hristov dengan nada sinis.


Beberapa saat kemudian, Hristov pun langsung berlari dengan begitu cepat mengambil pedang miliknya yang masih diselimuti oleh energi hitam. Dan, dengan sangat cepat, Hristov pun langsung berlari ke arah Ezeqia.


"Yang pertama adalah dirimu. Enyahlah..!!" tegas Hristov sembari melesatkan tebasan pedang kepada Ezeqia, "Batss..!!"


"!!!!" Ezeqia pun terkejut ketika Hristov sudah berada tepat di depannya. Ketika Ezeqia hendak menghindar tapi tebasan pedang yang dilesatkan Hristov lebih cepat dari pergerakan Ezeqia, "Uaghhh..!! S-sialan..!!" Pada akhirnya, Ezeqia pun terkena tebasan tepat di perutnya.


"Nona..!!" Shu pun tak percaya ketika Ezeqia berhasil diserang oleh Hristov dalam hitungan detik. Setelah itu, Shu pun mulai bergerak dan mencoba untuk menyerang Hristov dengan teknik pedangnya.


Namun, "Kau adalah si brengsek yang telah menyerangku, jadi aku akan melenyapkanmu sekarang juga..!!" Tiba-tiba Hristov sudah berada di depan Shu.


"A-apa!!" Shu terkejut.


"Black Demon No Sword Hunter..!!" Energi hitam yang menyelimuti pedang Hristov pun semakin membesar. Dan, tanpa pikir panjang, Hristov pun langsung menusuk perut Shu, "Jrottt..!!"


"Uaghh..!!" Shu pun langsung memuntahkan darah dari mulutnya. Selain itu, darah mulai bercucuran deras ketika Hristov berhasil menusuk Shu dengan pedangnya.


Setelah itu, Hristov pun mencabut pedangnya kembali dari perut Shu. Dan, tiba-tiba Schuikhov pun bergerak ke arah Hristov dan mencoba untuk menebasnya.


"Hiyaaa..!! Sialan kau Hristov..!! Berani-beraninya kau menyerang mereka berdua..!!" teriak Schuikhov sembari melesatkan tebasan ke arah Hristov.


Namun, Hristov pun berhasil menghindari tebasan Schuikhov dengan cukup mudah hanya dengan memiringkan badannya. Lalu, Hristov pun dengan cepat berhasil menyentuh Schuikhov dan membuatnya mematung. Akan tetapi, kekuatan Schuikhov yang bertolak belakang dengan Hristov, membuatnya bisa terbebas dari efek kekuatan dari Hristov.


"Cih..!!" geram Hristov. Tak berselang lama, ia pun langsung menendang lengan Schuikhov hingga terpental cukup jauh dan menabrak tanah, "Bruakk..!!"


"Uaghh..!!" Schuikhov pun berteriak merintih kesakitan.


"Karena kekuatanmu yang merepotkan, aku akan membunuhmu sekarang." ucap Hristov. Ia pun langsung bergerak ke arah Schuikhov terpental.


Akan tetapi, Rocky pun langsung melompat dan berdiri dihadapan Schuikhov. Lalu, ia pun berkata, "Sialan, aku akan mengalahkanmu disini se-"


Ketika Rocky berbicara, ia pun dikejutkan dengan Hristov yang sudah berada di depannya dan mencoba untuk menebasnya, "Minggirlah, Angkatan Laut sampah.."


Kemudian, "Batsss..!!" Tiba-tiba Izumi berlari dengan begitu cepat dan langsung mendorong Rocky agar terhindar dari tebasan pedang yang dilesatkan oleh Hristov. Pada akhirnya, Izumilah yang terkena tebasan pedang dari Hristov tepat di dadanya.


"Bocah es..!!" Rocky terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Izumi.


BERSAMBUNG