
"Memilih untuk memberitahu atau mati ditanganku?"
Davidestorm yang mendapat ancaman tersebut hanya memasang ekspresi tersenyum licik sembari menatap remeh Esmeralda. Jantungnya berdetak kencang karena saking bersemangatnya.
"..... Kau salah besar, aku bukanlah seorang Davidestorm yang lama. Kini aku sudah berubah dan belajar dari pengalaman sial ketika aku terjebak di penjara Lost Dissolve yang berada di Hirsley Bulgarian." ucap Davidestorm.
"Penjara Lost Dissolve? Aku sama sekali tidak mengerti apa yang kau ucapkan. Cepat beritahu aku dimana Izumi berada!!" Tanpa pikir panjang Esmeralda pun menarik pisau beracun dan mendekatkannya ke leher Davidestorm. Bahkan dilihat dari sorot matanya, Esmeralda takkan segan-segan untuk membunuh Davidestorm.
"Memanglah aku tertarik pada wanita cantik. Tapi sayang sekali, wanita cantik manapun takkan bisa menipuku dengan mudah, kecuali Killa-chan dan Vika chan khekhekhe.."
"Plakkkk!!!" Esmeralda langsung menampar pipi Davidestorm hingga memerah dan sedikit lebam.
"Beruntung pisau beracun ini tidak mendarat ke lehermu. Harusnya kau berterimakasih padaku karena tidak membunuhmu-"
"Esmeralda-chan, kau terlalu meremehkanku.."
Tiba-tiba Davidestorm yang lain datang dibelakang Esmeralda dan mendekatkan sebuah pisau beracun ke leher Esmeralda "!!!" Sontak hal tersebut membuat Esmeralda terkejut ketika menyadari ada dua Davidestorm yang berada di ruangan tersebut.
"Jangan bergerak, Esmeralda-chan.."
Esmeralda melirik ke Davidestorm yang berada dibelakangnya dan berkata, "Cih, trik apa yang kau gunakan sehingga ada dua sosok dirimu yang sama. Apa kau juga seorang Ninja?" Esmeralda benar-benar sangat keheranan.
"Angkat tanganmu, Esmeralda-chan. Turuti kata-kataku bila kau ingin hidup lebih panjang." ucap Davidestorm dengan nada sinis.
Sialan!! Jadi begini ya rasanya bersikap seperti seorang antagonis seperti dalam cerita novel-novel Action!! Batin Davidestorm.
Esmeralda langsung menjatuhkan pisau beracunnya dan menuruti perkataan Davidestorm dengan mengangkat kedua tangannya. Esmeralda mendecih karena kesal dan merasa tertipu oleh Davidestorm. Tak berselang lama Davidestorm yang babak belur dan terikat oleh rantai perlahan mulai lenyap.
"Apa kau tahu, Esmeralda-chan? Orang yang kau lihat dihadapanmu itu hanyalah kekuatan dari kameraku."
"Apa itu semacam clone? Kau bisa menciptakan clone seperti seorang Ninja?"
"Aku sarankan untukmu agar tidak melawan, Esmeralda-chan. Aku ini pria yang cukup lembut kepada para wanita loh. Atau kau mau aku main kasar padamu?" tanya Davidestorm yang mendekatkan bibirnya ke telinga kiri Esmeralda.
"Davidestorm, kau cukup bodoh tapi juga sangat cerdik. Baru kali ini aku tertipu dan keadaan berbalik menyudutkanku seperti ini. Apa yang akan kau lakukan bila aku menantang?" tanya balik Esmeralda.
"..... Ya, entahlah. Kemungkinan sesuatu yang tak diduga akan menimpamu." ucap Davidestorm dengan nada serius, "Tapi boong.."
"Huh?" Esmeralda kebingungan kata-kata yang dimaksud Davidestorm yang sikapnya berubah 180 derajat. Dan tiba-tiba Davidestorm menjauhkan pisau beracunnya dari leher Esmeralda, "Kenapa kau melepaskanku?"
Davidestorm berbalik dan berjalan menuju ke pintu keluar, ia melambaikan tangannya lalu berkata, "Aku tidak punya banyak waktu, sebenarnya aku juga sedang mencari Izumi. Dia itu seenaknya sendiri!! Jadi, sampai jumpa Esmeralda-chan~"
Esmeralda hanya diam tak berkata apapun dan membiarkan Davidestorm pergi begitu saja. Selang setelah itu Esmeralda pun tersenyum, "Davidestorm ya. Akan kuingat, suatu saat aku pasti akan mengalahkanmu."
~
"Ayo Hozuki, kita menuju ke New Vegas Town. Seperti yang diberitakan dikoran hari ini. Tadi malam ada kekacauan disana. Dan kemungkinan akan ada kekacauan lagi disana." ucap Izumi dengan tersenyum bersemangat.
"Jadi kau berencana masuk ke sarang musuh, Izumi?" tanya Hozuki.
"Tentu saja!! Aku mencari banyak musuh sebagai latihanku!! Semakin banyak musuh yang kulawan, perlahan juga aku akan menjadi kuat!!!" teriak Izumi.
Namun dari kejauhan Haaland tak sengaja melihat keberadaan Izumi dan juga Hozuki. Ia sedikit penasaran kemana mereka berdua akan pergi, "Kenapa mereka berdua ada disini? Jadi ada empat generasi closer yang berkumpul di tempat yang sama. Sebenarnya apa tujuan mereka datang kemari. Mungkin jawabannya akan terungkap bila aku mengikuti dua orang itu.." Haaland memutuskan untuk membuntuti Izumi dan Hozuki dari belakang.
~
Di perbatasan Crystalline Town, terlihat Dragzell Kenzou dengan mode burung Phoenixnya terbang 40 meter di udara sedang menuju ke hutan. Sesekali ia juga mengamati situasi yang berada dibawah, kemudian kembali lagi fokus kedepan.
"Hypercarry Town. Sebuah kota mati yang tak pernah dikunjungi oleh manusia karena mempunyai beberapa rumor. Salah satunya adalah tentang iblis yang bersemayam di tempat itu. Dan ada juga rumor yang mengatakan kalau ada orang yang masuk kesana, maka tidak akan bisa kembali lagi."
Kenzou tersenyum bersemangat sembari mengepakkan sayapnya.
"..... Ya, aku sedikit tertarik dengan rumor itu dan akan kubuktikan dengan mata kepalaku sendiri. Entah itu hanya sekedar rumor, atau kenyataan. Semua harus dipastikan sendiri." ucap Kenzou.
~
Sementara itu kelompok B yang diisi oleh Kenkomura dan Ushiwakamaru. Saat ini mereka berdua berada di dalam hutan besar yang cukup aneh. Pasalnya cahaya matahari tidak bisa memasuki area ini. Kenkomura dan Ushiwakamaru hanya melihat suasana mendung ketika berada didalam hutan ini.
"Sialan, hutan macam apa ini."
"Hoi, Kenkomura. Apa kau tahu jalannya? Kenapa dari kemarin kita hanya berjalan berputar-putar saja? Jangan bilang kau tersesat brengsek.." Ushiwakamaru menatap tajam Kenkomura.
"Diamlah, sampah. Aku rasa jalan yang kita lewati ini tidak salah. Atau jangan-jangan.."
"Jangan-jangan apa woy!! Jangan menakut-nakutiku, biadab!!"
"Sepertinya kita terjebak kedalam sebuah ilusi. Memang kita merasa sudah berjalan cukup jauh, tapi yang terjadi sebenarnya ialah kita hanyalah berjalan ditempat, berhati-hati lah Ushikonoyarou-kun.." ucap Kenkomura.
"Woi!! Kenapa kau memanggilku seperti itu-"
Tiba-tiba terdengar suara burung gagak yang cukup keras di telinga Kenkomura dan Ushiwakamaru. Mereka sedikit kebingungan pasalnya tidak ada burung gagak yang nampak sama sekali di dekatnya. Kenkomura dan Ushiwakamaru melihat ada sebuah kejanggalan. Apa yang akan mereka lakukan?
B E R S A M B U N G