
Izumi datang disaat yang tepat sebelum Speed berhasil dibunuh oleh Hristov. Dan, disisi lain, Speed terkejut karena Izumi sudah pulih kembali, ia tak menyangka bahwa Aladdin telah berhasil menutup luka Izumi dengan cairan lilin walaupun hal tersebut hanya bersifat sementara.
"Kau bocah yang tadi sekarat, tak kusangka sekarang kau sudah kembali pulih." ucap Speed sembari tersenyum bersemangat.
"Ya," jawab Izumi menoleh kearah Speed yang berada dibelakangnya, "Cepat pergi menjauh, biar aku yang akan mengalahkan Hristov." Kini, Izumi terlihat nampak bersemangat untuk mengalahkan Hristov.
"Baiklah. Dari raut wajahmu, sepertinya kau cukup meyakinkan bisa mengalahkan Hristov. Lagipula, aku akan mengganggumu bila ikut campur." ucap Speed.
Setelah itu, Speed pun mencoba untuk bangkit dan berdiri kembali. Lalu, ia pun berjalan menuju ke tempat Aladdin sembari memegangi lengannya yang terkena tebasan Hristov. Ya, walaupun dirinya terlihat masih menahan rasa sakit itu. Sepertinya, hal itu cukup menyulitkan bagi Speed.
Sementara itu, terlihat Hristov yang tersenyum menyeringai ketika melihat kedatangan Izumi. Ia pun langsung menancapkan pedangnya ditanah, "Jlebb!!" Lalu, Hristov pun merentangkan kedua tangannya sembari menatap tajam Izumi.
"Sialan, staminaku sudah terkuras sangat banyak, ini pasti cukup menyulitkan bagiku. Akan tetapi, aku akan membunuh siapapun yang menghalangi jalanku..!!!" teriak Hristov.
Selang beberapa detik, Hristov pun langsung mencabut pedangnya. Lalu, menebaskan pedangnya kepada Izumi dari jarak jauh.
"Batsss...!!!"
Tebasan pedang yang Hristov lesatkan seolah-olah terlihat seperti energi hitam tajam yang membentuk sebuah pedang. Tebasan tersebut pun melesat cepat ke arah Izumi.
Melihat hal tersebut, Izumi pun langsung menyentuhkan kedua tangannya ketanah, "Ice-Ice No Barrier..!!"
Seketika, muncul dinding barrier yang terbuat dari es di depan Izumi untuk melindunginya dari tebasan yang dilesatkan oleh Hristov dan, "Bruaksss..!!" Tebasan Hristov berhasil membelah dinding barrier es tersebut dengan mudah. Dan, tebasan itu pun masih mengarah kearah Izumi.
Dengan sigap, Izumi pun menundukkan kepalanya dan tebasan tersebut langsung melewati Izumi begitu saja dan mengarah ke pesisir pantai. Selang beberapa detik, "Buamm..!!" Pesisir pantai meledak karena tebasan yang dilesatkan oleh Hristov.
Izumi pun secara spontan langsung menoleh ke arah ledakan tersebut dengan raut wajah terkejut bersemangat, "Mengerikan sekali, tapi.. aku takkan kalah darimu untuk yang ketiga kalinya..!!"
"Huoooo...!! Ice-Ice No Skating..!!"
Seketika, tanah yang dipijak oleh Izumi pun berubah menjadi es. Dan, Izumi pun bergerak cepat ke arah Hristov seperti sedang berseluncur memakai sepatu seluncur.
"Kau jangan terlalu naif untuk mengalahkanku karena kau tidak selevel denganku..!!" tegas Hristov.
"Jlebb..!!" Hristov kembali menancapkan pedangnya ke tanah. Seketika, energi hitam yang menyelimuti pedang Hristov pun mulai berkumpul ke satu titik hingga membentuk sebuah gumpalan hitam di atas pedang tersebut. Setelah itu, gumpalan energi hitam tersebut meledak, dan percikan energi hitam itu pun langsung mengarah ke arah Izumi.
Akan tetapi, terlihat Izumi yang berseluncur ke arah Hristov sembari menghindari percikan-percikan dari energi itu dengan cukup indah. Izumi melewati sela-sela kecil dari energi hitam tersebut, kemudian sedikit melompat, dan memiringkan badannya untuk menghindari percikan energi hitam.
"Cih.." geram Hristov ketika melihat Izumi yang berhasil menghindari percikan-percikan dari energi hitam tersebut. Tak berselang lama, ia pun kembali mencabut pedangnya dan bergerak ke arah Izumi lalu mencoba untuk menebasnya secara langsung, "Batss..!!"
"Ice-Ice No Sword..!!" Dengan cepat, Izumi pun langsung menciptakan pedang es untuk menangkis serangan pedang yang dilesatkan oleh Hristov.
Akan tetapi, "Brakss..!!" Pedang es Izumi yang digunakan untuk menangkis pun berhasil dipotong oleh Hristov. Seketika, Izumi pun langsung bergerak beberapa langkah kebelakang.
"Degg..!!" Sekali lagi, Hristov merasakan rasa sakit yang luar biasa tepat di dadanya.
"Uaghh..!!" Seketika, Hristov pun merintih kesakitan dan memuntahkan darah dari mulutnya, "Sialan, aku telah melampaui batasku. Kalau begitu, aku akan energi kegelapan pada pedangku." lanjutnya.
"Plek!" Hristov pun langsung menempelkan kedua telapak tangannya, "Hiyaa..!!" Hristov berteriak dan seketika energi hitam yang menyelimuti pedang Hristov pun langsung bergerak ke arah Hristov seolah-olah terserap oleh Hristov itu sendiri.
"Apa yang sebenarnya terjadi? Jangan-jangan dia mempunyai kekuatan yang mengerikan? Aku takkan membuat hal itu terjadi..!!" ucap Izumi.
"Ice-Ice No Rocketo..!!"
"Bwosshhh..!!" Izumi pun langsung melesat ke arah Hristov bagai sebuah rocket, "Ice-Ice No Flying Snake..!!" Izumi pun mengepalkan kedua tangannya dan memanjang seperti tangan es yang panjang. Dan, serangan Izumi itu pun langsung mengarah ke Hristov.
Sebelum serangan Izumi berhasil mengenai Hristov, tiba-tiba angin kembali bertiup semakin kencang dan menghempaskan Izumi. Setelah itu, terlihat Izumi yang terheran-heran dengan apa yang terjadi.
Selang beberapa detik, terlihat Hristov yang diselimuti oleh energi hitam di sekujur tubuhnya, seperti aura kegelapan yang menyelimuti dirinya.
"Ya, dengan ini, kau akan kuhabisi sesegera mungkin..!!" tegas Hristov sembari tersenyum menyeringai.
"Ah, aku tidak peduli kau berubah seperti apa, yang terpenting, aku akan mengalahkanmu dan memenangkan perang ini..!!" teriak Izumi.
Izumi dan Hristov pun saling berlari mendekat. Setelah itu, terlihat Izumi yang mencoba memukul Hristov dari jarak dekat. Akan tetapi, Hristov berhasil menghindarinya dengan cukup mudah.
Tak berselang lama, Hristov pun langsung mencekik Izumi, "Ck..!!"
"S-sialan kau..!!" Izumi pun memberontak dan mencoba untuk melepaskan cekikan dari Hristov.
"Akan kupastikan kau mati di tempat ini, sekarang juga..!! Dark Wing..!!" Seketika, pundak Hristov mengeluarkan sebuah sayap kegelapan dan langsung terbang ke udara dengan cukup tinggi sembari membawa Izumi.
"Uaghh..!!" Terlihat Izumi yang masih memberontak untuk melepaskan cekikan walau dirinya dibawa terbang tinggi di udara oleh Hristov.
"Akan kubunuh kau di udara.." ucap Hristov dengan nada sinis.
Disaat Hristov sedang menyeret Izumi ke udara, para pasukan Aliansi dan pasukan kroco Bajak Laut Hristov pun sekilas tak sengaja melihat kejadian itu.
Seketika, dari kedua kubu langsung menghentikan pertempurannya. Karena, mereka seolah-olah dibuat seperti tertarik pertarungan antara Hristov dan juga Izumi.
Sekilas, terlihat Davidestorm yang secara tak sengaja melihat Izumi diseret oleh Hristov ke udara dengan cukup tinggi.
"I-itukan? I-Izumi? Dia melawan Hristov?" Davidestorm pun langsung terpengangah melihat kejadian tersebut.
BERSAMBUNG