Cosplay

Cosplay
Chapter 267 - Diamond.



Sebuah portal dengan beberapa pola aneh dan memancarkan cahaya warna-warni pun akhirnya muncul. Seketika, terdengar suara sorakan, "Be yourself and never surender..!!" Sorakan tersebut merupakan sebuah Sound Effect yang otomatis keluar ketika Jeshu No Limits sebagai pion Lucian muncul.


"Be yourself and never surender... lihatlah, euforia kedatangan Jeshu No Limits begitu epic!! Karena aku sudah mengaturnya agar ada soundtracknya seperti kemunculan tokoh penting dalam serial anime, zehahaha..!!" ucap Lucian.


"Eh?"


"Kenapa kau tampak terkejut begitu? Apa kau takut? Jangan bilang mamah ya.."


"..... Hey anak muda, walaupun kau mendatangkan pion terbaikmu, aku pasti akan mengalahkannya tanpa ceramah no Jutsu!! Yare-yare daze.." ucap Lucia, ia berbicara menyerupai papa zola.


Sementara itu, Jeshu No Limits yang sudah keluar dari portal pun langsung berjalan mendekat ke arah Lucia dengan senjata seperti Handpone, game konsol yang sudah disiapkan di kantong bajunya, "Be yourself and never surender..!! Aku akan mengalahkanmu seperti keinginan my lord!!" teriak Jeshu dengan penuh antusias.


"Benar sekali, Jeshu. Sepertinya dia belum merasakan tamparan dari kekuatan spesialmu." ucap Lucian.


"Kyaaaa..!! Aku takyuttt!!! Apakah aku harus memanggil seorang pemadam kebakaran untuk memadamkan kekalahan kalian?" Lucia berbicara sok imut, lalu dia langsung mengejek Lucian.


"..... Walaupun kau mengejekku seperti orang yang sebentar lagi akan kalah, tapi.." Lucian bertingkah sok keren seperti Sakamoto desu ga, "Seorang laki-laki takkan menarik kata-katanya, karena itulah jalan nin-"


"Halah, jangan banyak bacots, come here!! Aku akan mengalahkan pion sampahmu itu dengan teknik rahasiaku yang lain..!! Karena, my name is Lucia the pertapa dari gunung myaboku..!!"


"Settt!!" Tiba-tiba Jeshu sudah berada di depan Lucia dan bersiap untuk menendang wajahnya, "Kau yang banyak bacots!!" ucap Jeshu.


Namun, Lucia berhasil menghindarinya dengan cukup mudah hanya dengan satu pergerakan, "Eitss gak kena," Lucia pun langsung berjalan mundur beberapa langkah sembari menatap Jeshu dan Lucian dengan tatapan meremehkan, seolah-olah dia yakin akan memenangkan pertarungan ini dengan mudah, "Apa tidak ada serangan yang lebih bermutu?"


"Oey, Jeshu. Langsung hajar saja, biar gak banyak bacots dia..!!"


"Baiklah, oh my lord..!! Aku akan serius untuk menghadapinya..!!" Jeshu pun langsung mengambil handphone Aipon dari dalam saku celananya.


Jeshu pun menyalakan handphonenya dan mulai mengetik sesuatu di sebuah website. Melihat hal tersebut, Lucia pun memiringkan kepalanya dan berkata, "Gak habis thinking, ternyata pionmu ingin mengirim kata-kata terakhir sebelum aku kalahkan, duh miriss.."


Walaupun begitu, Jeshu No Limits pun tampak masih berfokus untuk mengetik sesuatu pada handphonenya. Tak berselang, "Seseorang yang banyak bacots sepertimu pasti akan bersujud meminta ampun padaku, hehey not bad.."


"Woi..!! Kenapa kau malah meniru kata-kata 'Hehey not bad' ku, kisama..!!" teriak Lucia.


"Kau yang plagiat kata-katanya Alukard bodoh!! Plagiat kok teriak plagiat..!!"


"Sudahlah, jangan banyak bacots!! Keluarkan semua serangan terhebatmu..!!"


Jeshu pun langsung tersenyum licik, "Bodoh, kuharap kau tidak merengek dan menangis di pangkuan mamah ya.." Jeshu mengejek Lucia.


"........... Cepat mana seranganmu, kenapa malah adu bacots.."


"System call : Voucher Diamond Kodashop..!!"


"Na-nani?!! Diamond?!!"


"Ini adalah kekuatan voucher diamond kodashop!! Rasakan itu, dasar tukang bacots..!!"


"Ki-kisama..!!" Dengan terpaksa, Lucia pun harus menghindari ribuan diamond yang melesat ke arahnya tersebut, ia terus berlari, lari-lari-lari, teruslah berlari, dengan tendangan halilintar dia cetak gol!! Eh, malah nyanyi authornya.


Sekali lagi, Lucia bergerak seperti seorang penari balet yang bisa bergerak secara elastis karena kelentukan tubuhnya, "Eitss hampir saja, eitss eitsss.." Setelah itu, Lucia pun langsung mengeluarkan sebuah karung dan memasukkan ratusan diamond yang melesat ke arahnya ke dalam karung. Ia berniat untuk membawa diamond tersebut untuk dibelikan sebuah skin pada game Mobail Letjen.


"Nani?!! Kenapa kau malah mengarungi ratusan diamondku?!!"


"Hehey not bad.. kan lumayan kalau dikarungin terus dibawa pulang, bisa buat beli sekin lightborn Alukard.."


"Kisama, maafkan aku my lord.." ucap Jeshu yang menoleh ke arah Lucian, "Kukira ribuan diamondku akan membungkam mulut bacotsnya itu.." lanjutnya.


"Woi, terus bagaimana?! Lakukan sesuatu lah, kau adalah pion satu-satunya yang aku andalkan, masa kalah..!!" teriak Lucian.


"...... Hmmm, tunggu sebentar, biar aku mikir dulu pak boss. Disaat-saat yang seperti ini, aku butuh referensi lagi dari author.." ucap Jeshu.


"Huh? Author? Siapa lagi itu Author?! Apa dia pionku juga?!"


Sementara itu, ditengah-tengah Jeshu yang masih berpikiran, terlihat Lucia yang mengeluarkan semua diamond nya dari dalam karungnya lalu mulai untuk menghitung jumlah total dari diamond yang ia karungin tersebut.


Lucia menghitungnya dengan begitu teliti, ia tak mau satu diamond pun yang terlewat untuk dia hitung. Karena salah perhitungan sedikit saja bisa membuatnya gagal untuk membeli sekin.


Dan, "Ah, ada sekitar 890 diamond, totalnya kurang 200 diamond lagi agar aku bisa membeli sekin Alukard Lightborn." Lucia cukup kecewa, pasalnya diamond yang ia karungin kurang dari jumlah diamond yang harus digunakan untuk membeli sekin Alukard, "Woi..!! Berikan aku diamond lagi..!! Aku butuh 200 diamond lagi agar bisa beli sekin Alukard!!"


"Halah bacotss..!! Beli saja sendiri, jangan ngemis, dasar missqueen. Tapi jangan lupa, belinya di kodashop, karena bisa pakai Ofo, Ndana, dan Khoopepay.." balas Jeshu.


"Hadeh, katanya sultan yang sering giveaway, tapi aku minta 200 diamond saja gak mau ngasih, bilang aja gak punya duit, payah.." ejek Lucia.


"A-apa katamu?! Aku ini sultanss yang selalu memberi giveaway..!! Kalau begitu, aku akan menggunakan kekuatan Giveaway-giveaway no mi ku untuk mengalahkanmu..!! Dan, akan kupastikan bacotsmu akan terbungkam..!!" Jeshu merasa kesal.


"Gi-giveaway?? Giveaway apa nich? Apakah aku boleh ikut dalam giveawaymu?"


"System Call : Giveaway!!"


Seperti apakah kekuatan Giveaway yang akan membungkam bacotsnya si Lucia? Next Chapter 268 - Giveaway.


B E R S A M B U N G