
Keesokan harinya tepat pukul 8 pagi, di pulau Sambomaster, di markas aliansi Hozuki dan Izumi.
"Hei! Cepatlah! Apa strategi yang akan kau bicatakan Alice?!" Tanya Izumi, ia khawatir dengan kondisi Davidestrom dan Killa sekarang.
"Benar, rencana apa yang kau ingin sampaikan?!! Kita tak bisa menunggu waktu lebih lama lagi!!" Ucap Bluejay Vika.
"Tenanglah Vika-san, Alice-san juga akan mengatakannya.. jadi tenangkan dirimu, Vika-san.." ucap Franksboy.
"Tenang katamu?!!! Kau bisa tenang karena mereka berdua bukan dari bajak laut kalian, jadi kalian bisa enteng berbicara seperti itu!!" Ucap Vika, ia terpancing emosi karena ucapan Franksboy.
"Vika! Aku tahu, aku juga sama sepertimu! Tapi, kita hargai mereka menyampaikan rencananya. Aku yakin, mereka berdua akan baik-baik saja.." ucap Izumi tegas.
"Apa yang membuatmu yakin dengan hal itu? Coba jelaskan padaku, Izumi!" Ucap Vika.
"Karena mereka berdua ada kru ku, aku percaya dengan mereka, kalau mereka itu kuat, mereka berdua takkan mati dengan mudah.." ucap Izumi.
Kemudian Yoshino pun tersenyum."Itu benar, Vika. Dinginkan kepalamu, mereka berdua pasti baik-baik saja walaupun tertangkap.." ucap Yoshino.
"Yosh! Kita tak punya banyak waktu, Alice! Teman kita sedang dalam masalah, kita harus cepat menolongnya.." ucap Hozuki.
"Baiklah, pertama dalam kertas ini tertulis, bahwa sebagai pertukaran nyawa mereka berdua, pihak kami harus membunuh Hozuki dan Izumi di depan mata mereka.." ucap Alice, ia menunjukkan isi surat tersebut kepada semuanya.
"A-apa?!! Membunuh Hozuki di depan mata mereka?!!! Itu pilihan yang sulit Alice?!!" Kenkomura terkejut dengan ucapan yang diucapkan Alice barusan.
Begitu juga Yoshino, ia terkejut dengan ucapan Alice."A-apa!! Izumi harus dibunuh juga?!! Jadi mereka berniat menghancurkan aliansi kita ya?!!"
"Itu benar, menurut analisaku, mereka berniat menghancurkan aliansi kita." Ucap Alice.
"Aku tak masalah dengan hal itu, kita ikuti alurnya saja, Alice.." ucap Hozuki sambil tersenyum lebar.
"Kalau itu yang mereka inginkan, aku rela dibunuh agar mereka selamat.." ucap Izumi."Tugas dari seorang kapten, adalah untuk melindungi Nakamanya.." lanjutnya.
"Hoi Izumi!! Jangan berpikir bodoh!! Kita harus mencari cara lain untuk menyelamatkan mereka.." ucap Vika.
"Tenanglah Alice, aku tak berencana untuk membuat rencana membunuh mereka berdua, tapi kita akan menipu mereka, seolah-olah kita telah membunuh Hozuki dan Izumi.." ucap Alice.
"Serahkan saja padaku, aku bisa melakukan hal tersebut!! Aku bisa menipu mereka semua! Huahahahahah!" Ucap Hozuki sambil tertawa terbahak-bahak.
"Hemm benar, Hozuki bisa melakukan hal itu, Hozuki bisa mengalihkan perhatiannya kemudian.." ucap Kenkomura tersenyum.
"Kemudian aku akan menyelamatkan Davidestrom dan Killa! Aku berjanji akan menyelamatkannya!!" Ucap Izumi dengan penuh semangat.
"Itu benar, seratus persen untukmu, Izumi!" Ucap Kenkomura tersenyum.
Kemudian, Alice mengeluarkan peta dari dalam sakunya, ia menunjukkan lokasi pertemuannya."Baiklah, lokasi pertemuannya disini, di pusat kota dan pertemuannya akan dilaksanakan satu jam lagi.."
"Yahhh~ setelah beberapa hari aku akan bertarung serius lagi.." ucap Kenkomura sambil melihat pedangnya.
"Aku juga tak sabar ingin menghajar Arata! Aku akan membalasnya!!" Ucap Yoshino dengan semangat yang membara.
"Killa! Davidestrom! Tunggulah kami! Kami pasti akan menyelamatkan kalian!" Batin Bluejay Vika.
"Benar, Hozuki! Ayo tunjukkan kepada mereka dan ayo kita hajar mereka! Aku sudah tak sabar!!" Ucap Izumi.
Disisi lain, di markas Arata. Bajak laut Shobasoap pun datang di markas Arata.
Arata pun menyambut kedatangan bajak laut Shobasoap."Selamat datang di markas bajak lautku, Shoba! Zehahahaha!!!!"
"Jadi kau orang yang bernama Arata ya? Penampilanmu lumayan bodoh juga ya, dasar keparat.." ucap Shoba dengan nada mengejek.
Yu yang mendengar ucapan Shoba pun langsung mengeluarkan beberapa senjata api dari dalam sakunya."Bicaramu lancang sekali, badut.."
"Kalau kalian meremehkan kapten, aku takkan segan untuk membunuh kalian disini.." ucap Kiyo. Kiyo memasang kuda-kuda bertarung.
"Kalian sedikit melakukan hal yang mencurigakan, aku pasti akan mengetahuinya, aku bisa membaca masa depan kalian.." ucap Nikolaenko.
Mendengar Shoba yang diejek seperti badut, kru dari Shoba pun bereaksi.
Ushiwakamaru menciptakan beberapa gelembung."Siapa yang kau sebut badut? Dasar sampah.."
"Kau kira kalian bisa membunuh kami dengan mudah? Kapten Shoba sangatlah kuat loh.." ucap Lucia.
"Aku tidak takut dengan kekuatan masa depanmu.." ucap Gyoshimaru.
Kemudian Arata menyuruh kru-nya untuk diam."Kalian bertiga Diamlah! Yu, hemat staminamu untuk pertarungan yang sesungguhnya. Kemudian Kiyo, jangan terpancing emosi lalu Nikoalenko tenanglah jangan gunakan kekuatanmu itu cuma karena hal sepele, matamu bisa buta bila kau gunakan terus menerus, baka.."
Shoba juga berbicara agar kru-nya tidak terpancing emosi."Kalian jangan terpancing emosi, yang mereka katakan itu hal biasa. Lalu Arata, sampai kapan aku harus berdiri seperti ini Hmm.." Shoba tersenyum licik.
"Maaf, aku lupa kapten Shoba Khukhukhu, silahkan duduk dan mari kita bahas strategi aliansi kita.." ucap Arata.
Shoba pun duduk di depan Arata, kemudian Shoba pun."Hei, aku belum menyetujuinya.."
"Baiklah bagaimana sekarang, apa kau setuju, Shoba?" Tanya Arata sambil tersenyum licik. Arata pun mengulurkan tangannya dan mengajak Shoba berjabat tangan.
"Baiklah, aku setuju! Aku juga punya dendam dengan mereka, aku takkan membiarkan mereka lolos kali ini.." ucap Shoba, ia pun berjabat tangan dengan Arata.
"Plok!plok!" Arata menepuk tangannya untuk memberikan kode kepada Zimbermann yang stay berada di samping tirai.
Kemudian Zimbermann membuka tirai, dan terlihat Davidestrom dan Killa yang tak sadarkan diri, mereka berdua terikat dengan rantai.
Kemudian Arata menjelaskan kepada Shoba."Mereka berdua adalah rekan dari pihak mereka, aku berhasil menangkapnya saat dia menyusup kemari, nyali mereka berdua besar juga.."
"Wah-wah, ini jadi sangat mudah untuk menghancurkan aliansi mereka bukan?" Tanya Shoba sambil tersenyum licik.
"Benar, aku memberikan syarat kepada mereka untuk membunuh kapten mereka yaitu Hozuki dan Izumi agar mereka berdua bisa selamat Zehahahaha!!!" Ucap Arata sambil tertawa jahat.
"Ini menarik, jadi kapan kita akan bertemu dengan mereka?" Tanya Shoba.
"Satu jam dari sekarang! Zehahahaha!!!!!" Teriak Arata sambil tertawa jahat.
Bersambung