Cosplay

Cosplay
Chapter 336 - Merebut Jurus.



"Bruakkk!!!"


Johnny Speed berhasil menghindar sebelum serangan kombinasi Es-Air milik Izumi dan Hozuki mengenainya. Pukulan tersebut sangatlah kuat, bahkan kedatangan mereka berdua membuat terkejut semua orang termasuk Killa, Vika, Davidestorm, Alice, Franksboy, serta Keikomaru yang terus mencari keberadaan mereka berdua.


"Shoba!!! Berani-beraninya kau bertarung tanpa mengajak kami berdua!!!" ucap Hozuki dengan senyum bersemangat.


"Apa kau tidak ingin terlihat lebih menonjol dari kami berdua, Shoba?!!" ejek Izumi yang juga tersenyum bersemangat.


"Tch.." Shoba mendecih ketika melihat kedatangan Izumi dan Hozuki. Ia sedikit kesal karena selalu saja bertemu dengan mereka berdua, "Oey, kenapa kalian bisa ada disini?!!"


Dari kejauhan Yoshino pun tersenyum menyeringai setelah melihat kedatangan Izumi, "Oey, Kapten!!! Sialan, kau benar-benar membuat semua orang bingung!!" Yoshino pun sudah siap menyerang kapanpun dengan kedua pedangnya, yaitu Black Lotus serta Victorie.


"Maafkan aku, Yoshino. Aku bersyukur bisa bertemu dengan kalian lagi setelah tragedi dilautan pada waktu itu.." ucap Izumi.


"Kita tidak bisa merayakan reuni secepat ini, Izumi. Ada banyak musuh yang harus kita kalahkan, apalagi aku merasakan kekuatan yang besar dari orang itu.." Hozuki menatap tajam Johnny Speed.


~


Setelah itu semua orang kembali bertarung dengan lawannya masing-masing. Yoshino dengan dua pedangnya saling bertarung sengit melawan lima orang dari divisi Mytichal Easy.


"Tyengg!!! Tyenngg!!! Tyengg!!!"


Satu melawan lima bukanlah yang susah bagi Yoshino, pasalnya ia sudah mempunyai pengalaman melawan banyak orang pada saat perang Hirsley Bulgarian.


Sementara itu, Shoba serta Shinmaru berlari ke arah Himawari dan mencoba melesatkan teknik serangannya masing-masing.


"Soap No Unlimited Gun!!!"


Shoba menembakkan puluhan sabun batang ke arah Himawari dengan sangat cepat.


"Tecnique BasketBall : Smashser!!!"


Shinmaru mencoba memukul Himawari dengan pukulan Smash seperti cara memukul bola basket pada umumnya.


Melihat hal itu, Himawari pun hanya tersenyum menyeringai dengan kurungan Shion yang masih berada didekatnya, "Himawari No Shotgun!!!" Himawari menciptakan bunga matahari mekar dari bawah tanah, lalu menembakkan biji bunga matahari tajam ke arah puluhan batang sabun yang saat ini mengarah ke arahnya.


Lalu, kaki kanan Himawari perlahan dilapisi oleh akar bunga matahari dan, "Rasakan ini, Himawari No Shoot!!!" Himawari langsung menendang perut Shinmaru sebelum serangan pukulan Smashnya berhasil mengenainya.


"Uaghhhh!!!"


"Shinmaru!!!" teriak Shoba.


Disisi lain, Keikomaru tampak memegang sebuah bola hitam yang diduga sebagai bom peledak tingkat tinggi. Saat ini ia sedang menghadapi puluhan kroco bersama Franksboy dan Davidestorm.


Kemudian Keikomaru pun menyuruh Franksboy dan Davidestorm agar segera pergi ke arahnya. Setelah itu ia pun bersiap-siap untuk melemparkan bom hitam itu ke arah puluhan para kroco.


"Lihatlah, Franksboy-kun, Davidestorm-kun. Sebaiknya kalian berdua tetap jaga jarak dan berada dibelakangku." ucap Keikomaru yang mengenakan kacamata hitamnya.


"A-apa bom itu yang kau maksud senjata rahasia dari keluargamu, Keikomaru?!!" tanya Davidestorm dengan kedua matanya yang berbinar-binar.


"Sugoii!!! Keikomaru benar-benar sangat supersss!!!!" teriak Franksboy sembari memasang pose yang sedikit aneh.


"Baiklah.."


"Duammmmm!!!!!" Bom hitam yang dilempar Keikomaru pun meledak dengan daya ledak yang cukup besar hingga berhasil meratakan para kroco dalam sekejap.


Disisi lain.


Izumi dan Hozuki sedang berlari mengitari Johnny Speed. Mereka berdua terlihat sedang mencari sebuah celah. Tak berselang lama Izumi datang ke arah Johnny dengan pukulan andalannya, "Rasakan ini, Ice-Ice No Elephant Hits!!!!!"


"Buakkkk!!!!!"


Johnny yang tak sempat menghindar pun akhirnya lebih memilih untuk menyilangkan kedua tangannya untuk menahan serangan andalan Izumi. Akan tetapi, pukulan es Izumi yang begitu kuat membuat Johnny terpukul mundur hingga membuatnya terlempar.


"Sialan!!!" Johnny yang terlempar pun berhasil menghindari beberapa objek bangunan lalu mendaratkan kedua kakinya ke tanah untuk menghentikan pentalan tersebut. Ia tersenyum menyeringai, Johnny terlihat senang dengan perlawanan Izumi serta Hozuki, "Kalian berdua terlihat berbeda dari orang-orang yang kuhadapi. Kalian kuat, sepertinya kalian bisa memberiku perlawanan yang berarti.."


Johnny bergerak cepat ke arah Izumi dan Hozuki secepat Halilintar kemudian, "Two Rotation Mode : Infinity Blazzer!!!"


Sebelum pukulan kuat milik Johnny berhasil mengenai Izumi dan Hozuki, tiba-tiba, "Ice Age.." Dengan cepat Izumi berhasil membekukan tubuh Johnny dengan kekuatan es nya. Izumi berhasil menggunakan kekuatan tersebut dengan perbedaan interval beberapa detik dengan pukulan Johnny.


"Itu hampir saja, pergerakanmu sangatlah cepat. Tapi aku beruntung bisa membekukanmu diwaktu yang tepat." ucap Izumi yang mengelurkan nafas dingin dari mulutnya.


"Krakk!!" Es yang membekukan Johnny pun perlahan mulai retak, Izumi dan Hozuki yang melihat hal itu pun langsung bergerak mundur beberapa langkah kebelakang.


Beberapa saat kemudian es tersebut hancur dan seketika Johnny bisa bergerak bebas kembali, "Sialan, ternyata kau memiliki kekuatan es yang bisa membekukan seseorang ya. Aku akui kau benar-benar hebat!!! Sepertinya aku harus memasuki mode dengan kecepatan lebih tinggi lagi."


Disisi lain.


Terlihat Shoba yang melompat ke arah Himawari dan mencoba untuk menendangnya, "Rasakan ini!!!"


Himawari dengan sigap berhasil menghindarinya, lalu ia pun kembali melesatkan akar-akar yang sangat tajam ke arah Shoba dan, "Bssssttt!!!!!" Serangan akar tersebut berhasil menggores lengan kanan serta sisi perut bagian kanannya hingga berdarah, "Uaghh!!!"


"Shoba Sekken, takkan kubiarkan kau menyentuh Shion. Dia adalah aset yang sangat berharga bagi Serikat Lunarian. Sebaiknya kau menyerah agar diberi sebuah pengampunan, Shoba!!!" ucap Himawari dengan nada mengancam.


"Menyerah? Aku takkan menyerah sebelum berhasil menyelamatkan Shion-chan!!! Aku rela mengorbankan nyawaku sendiri demi Shion-chan!!!" teriak Shoba dengan jiwa semangat yang membara.


"Baiklah, kalau itu pilihanmu, Shoba. Aku takkan segan-segan untuk melawanmu. Sebaiknya kau berhati-hati, mungkin aku akan membunuhmu sebentar lagi.." ucap Himawari.


"Ya, kau tak perlu memberitahuku hal tersebut. Karena yang akan kalah disini adalah dirimu, Himawari!!!" ucap Shoba.


Serangan Himawari yang membuatnya terluka pun tak bisa membuat Shoba menyerah begitu saja, malah ia semakin berambisi untuk mengalahkan Himawari demi menyelamatkan Shion.


Tak berselang lama, Shoba pun berlari zig-zag ke arah Himawari dan mencoba untuk mengelabuhinya. Namun dari sorot mata Himawari, tampaknya ia sama sekali tak terkelabuhi oleh pergerakan Shoba.


Setelah itu, Shoba menciptakan puluhan sabun batang dan berkumpul pada satu titik yaitu pada tangan kanannya hingga menciptakan tangan sabun raksasa.


"Ya, rasakan ini, Soap-Soap No Elephant Hitss!!"


"Woi, itu kan jurusku!!! Kenapa kau rebut woy!!!" teriak Izumi yang menyadari nama jurus yang diteriakkan Shoba, lol.


B E R S A M B U N G


Numpang Baca : Jangan lupa like, koment, dan vote untuk mendukung Author agar semakin giat untuk update setiap harinya, Arigatou Minna-san!!!