Cosplay

Cosplay
Chapter 516 - Shadow Filimonov



Chapter 516 - Shadow Filimonov


Puluhan Orc yang telah dibekukan oleh kekuatan Es milik Izumi pun kini sudah bergerak kembali. Izumi dan Yoshino membiarkan Firehn dan rombongan nya untuk segera menuju ke dataran tinggi level 2, sementara mereka berdua yang akan melawan Orc-Orc tersebut.


Puluhan Orc berjalan perlahan ke arah Izumi dan Yoshino dengan tatapan membunuh. Bahkan, di setiap nafas Orc yang keluar dari mulut mengeluarkan sebuah asap panas. Kemudian para Orc itu juga mengeluarkan sebuah gada besar berduri dan bersiap untuk menyerang Izumi dan juga Yoshino.


"Groaaarrrrr!!!" Salah satu Orc berteriak keras. Kemudian diikuti oleh teriakan Orc lainnya yang berada dibelakang.


Terikan para Orc yang secara bersamaan itu menciptakan tekanan angin yang cukup hebat mengarah ke Izumi dan Yoshino.


Bahkan Izumi dan Yoshino sendiri pun berpijak di tanah dengan kuat dan hampir terhempas oleh tekanan angin yang tercipta dari teriakan para Orc. Meski begitu, Izumi dan Yoshino tersenyum bersemangat.


"Izumi, mari kita bertaruh, apakah kita bisa mengalahkan puluhan makhluk aneh ini dalam kurun waktu kurang dari lima menit?" tanya Yoshino sembari melirik ke arah Izumi. Pedang Black Lotus nya juga sudah bersiap untuk menyerang Orc.


"Lima menit? Itu terlalu lama, Yoshino. Setidaknya kita kalahkan mereka dalam kurun waktu tiga menit!" ucap Izumi.


Puluhan Orc berlari ke arah Izumi dan Yoshino. Orc-Orc itu menyerang dengan niat membunuh. Meski begitu, Izumi dan Yoshino berhasil menghindari serangan dari para Orc itu dengan mudah.


"Ichiryu No Black Lotus!!!" Yoshino melesatkan satu tebasan dari pedang Black Lotus nya, "Batsss!!!!!" Dan, dalam satu kali tebasan itu, Yoshino berhasil menebas dan mengalahkan 4 sampai 5 Orc dalam sekejap.


Disisi lain, Izumi membuat tanah yang berada disekitarnya menjadi es yang sangat licin. Izumi berseluncur diatas tanah es yang licin tersebut tepat ditengah-tengah kerumunan para Orc, "Ice-Ice No Skating!!!" Kemudian, Izumi melemparkan bola es di dekat para Orc setiap Izumi melewatinya.


Hingga pada akhirnya, Izumi berhasil melewati 9-10 Orc dengan seluncur skating es nya, lalu, "Ice-Ice No Thorn!!" Bola-bola es yang didekat para Orc itu langsung berubah menjadi duri-duri es yang tajam dan menusuk perut Orc hingga menembus punggung. Seketika mereka langsung tumbang begitu saja.


"....." Izumi menoleh kebelakang tepat ke arah Orc yang dikalahkannya, "Bagaimana, Yoshino? Teknik es ku semakin kukembangkan seiring berjalannya waktu, karena musuh-musuh kita nanti akan jauh lebih kuat.."


"Sialan kau, Izumi. Kalau begitu aku juga akan mengembangkan teknik baruku!!" Teriak Yoshino dengan bersemangat.


Dalam menghadapi Orc yang kuat, ini merupakan hal yang mudah bagi Izumi dan Yoshino. Bahkan para Orc itu tidak merasa menghambat mereka berdua. Selain itu, Izumi dan Yoshino pun saling menunjukkan teknik-teknik baru yang dikembangkannya kepada para Orc sebagai uji coba.


Berpindah kesisi lain. Tepat nya dibawah, di Medan perang Pasukan Revolusi dan Pasukan Pemerintah.


Xia, Xianfeng, Dapidson, dan Pilkington masih bertarung dengan pasukan Pemerintah demi menerobos agar bisa pergi menuju ke dataran tinggi level 1.


Xia merasa kesal karena pasukan dari Pemerintah sudah mengetahui bahwa Filimonov juga akan mengorbankan mereka dalan permainan ini, namun mereka tetap bersikeras untuk bertarung melawan Pasukan Revolusi. Xia berfikir bahwa pasukan dari Pemerintah benar-benar diluar nalar.


Dan ditengah-tengah peperangan itu, Xia pun langsung berteriak dengan kencang, "Hentikan perang saudara ini!!!" Teriakan Xia menggema ke seluruh Medan Perang dan membuat semua orang dari kedua belah pihak langsung menghentikan peperangan.


Mata semua orang kini tertuju pada Xia.


"Kalian para pasukan dari Pemerintah!! Kenapa kalian masih melanjutkan peperangan ini meski kalian tahu kalau akan menjadi korban dari kebengisan Filimonov!!" Xia berteriak dengan lantang.


"Entahlah.. Kami juga tak tahu harus bagaimana lagi, mengalahkan Filimonov yang mempunyai kekuatan iblis saja sudah dibilang mustahil..-"


"Tidak mustahil!!! Kalau kalian, pasukan dari Pemerintah bergabung dengan kami, maka untuk mengalahkan Filimonov itu tidaklah mustahil!!! Selain itu, dengan mengalahkan Filimonov, ini akan menjadi Era baru dari Negeri ini!!! Apa kalian masih ingin dibawah kekuasaan yang keji sepertinya?!"


"..... Benar."


"Mau sampai kapan kita akan membela kejahatan.."


"Aku juga punya keluarga. Aku tidak ingin keluargaku merasakan tipu daya Filimonov.."


"Sepertinya mengganti Presiden itu bukan ide yang buruk. Bahkan dia bisa membunuh atau menumbalkan kita kepada iblis kapan saja.."


"Yeah, aku ikut dengan kalian!!! Kami juga akan bersatu untuk mengalahkan Filimonov!!!!" Pasukan Pemerintah mengangkat senjata nya ke udara sebagai tanda perlawanan terhadap Filimonov.


Xia pun tersenyum lebar. Dia juga semakin bersemangat setelah melihat tekad dari Pasukan Pemerintah yang bersedia bergabung dengan Pasukan Revolusi untuk melawan Filimonov.


Sementara itu, Filimonov yang kini berada di puncak dataran tinggi pun merasa geram dengan apa yang dilakukan oleh Xia terhadap pasukan Pemerintah.


"Lagi-lagi wanita itu membuat kekacauan dan membuat pasukan Pemerintah berpihak kesisi lain. Tampaknya dia adalah orang pertama yang harus kubunuh.." ucap Filimonov.


Tak berselang lama kemudian, Filimonov menggores jari nya hingga meneteskan darah. Dari tetesan dari tersebut, Filimonov menggambar sebuah pola lingkaran di tanah.


"Demon Shadow.."


Filimonov pun menciptakan bayangan iblis yang menyerupai dirinya sendiri. Bahkan Filimonov menyebut bayangan itu sebagai, "Baiklah, Shadow Filimonov. Tugasmu saat ini adalah membunuh wanita bernama Xia. Dia adalah orang yang harus dibunuh kali ini.."


"Ya. Aku akan membunuh wanita itu, wahai Filimonov asli." ucap Shadow Filimonov.


Kemudian, Shadow Filimonov pun langsung berlari dengan cepat ke arah ujung dataran tinggi dan melompat begitu saja kebawah, "Wushhh!!!!"


"Meski diriku ini hanya sebatas bayangan atau palsu, namun dari segi kekuatan, kekuatanku juga tak lebih sama dari yang asli. Meski Pasukan Pemerintah sudah berpindah haluan, aku tak perlu takut.." ucap Shadow Filimonov.


Shadow Filimonov berhasil terjun melewati dataran tinggi level 6 hingga level 1 dalam sekejap. Bahkan Davidestorm pun menyadari dengan sosok Shadow Filimonov tersebut.


Pada akhirnya, Shadow Filimonov sudah melihat targetnya, yaitu Xia sudah semakin dekat. Shadow Filimonov menciptakan tangan kanannya sebagai ujung tombak yang sangat tajam dan bersiap untuk menyerang Xia.


"Enyahlah, Xia!!!"


"!!!!!" Xia baru saja menyadari kedatangan Shadow Filimonov dari udara, "Filimonov?!!"


Dan, "Jrotttt!!!!" Shadow Filimonov berhasil menyerang. Terlihat muncratan darah yang mengarah ke beberapa bagian tubuh Shadow Filimonov dan sebagian wajah Xia.


Dapidson, Pilkington, dan Xianfeng yang melihat hal itu pun langsung berteriak histeris, "XIA!!!!!"


B E R S A M B U N G