
Yu berhasil menangkap Mayonaka Killa dan Davidestrom yang sedang menyusup ke markasnya.
Arata pun sangat senang, karena ia tak perlu mencari-carinya."Wah-wah, pihak musuh datang kemari dengan sendirinya, aku jadi tak perlu repot-repot untuk mencarinya.."
"Jalan rahasia yang kau buat ini memang sangat menyusahkan, cih! Aku sudah terlanjur ada disini, jadi aku akan mengalahkan kalian semua!!" Teriak Davidestrom.
"Kapten, dialah yang mempermalukanku, bolehkah aku menyiksanya disini sekarang juga? Kedua tanganku sudah gatal..." Ucap Yu, ia menunjuk Davidestrom dengan tatapan sinis.
"Boleh, silahkan lakukan sepuasnya, kita akan berpesta disini untuk menyambut dua tamu penyusup kita huahahahahah!!" Ucap Arata sambil tertawa terbahak-bahak.
Disisi lain di pulau Sambomaster, terlihat Alice, Franksboy, dan Izumi berada di pelabuhan, ia bertemu dengan Kenkomura yang sedang tidur dipinggir pelabuhan.
Alice pun geram dengan kelakuan Kenkomura yang meninggalkan rapat strategi."Apa yang kau lakukan disini?! Seenaknya saja kau pergi dari rapat strategi kita.."
"Maafkan aku, Alice. Aku bosan pembicaraan gak penting yang kalian bahas. Aku disini hanya ingin menikmati tidur siangku.." ucap Kenkomura.
"Kenkomura-san, bantu aku mencari seorang tukang kayu profesional, kami membutuhkan kapal untuk menuju ke pulau berikutnya.." ucap Franksboy.
"Seorang tukang kayu profesional?" Tanya Kenkomura.
"Benar, aku ingin membuat kapal bajak laut ku dengan canggih dan hebat!! Aku ingin mengarungi lautan dengan kapal ini!!" Ucap Izumi dengan bersemangat.
Kenkomura pun bangun, kemudian ia berdiri,"Baiklah, aku akan membantu kalian mencari seorang tukang kayu profesional.."
"Nah! Itu lebih baik, daripada kau tidur seperti seorang pemalas disini!" Ucap Alice dengan nada membentak.
Kemudian Kenkomura menarik pedangnya, ia mengarahkan pedangnya ke arah Alice.
Alice yang terkejut pun."A-apa yang kau lakukan-"
"Trankkk!! Trankkk!!" Kenkomura menangkis sebuah besi yang mengarah ke Alice.
"Hoi, Alice, kau jangan lengah. Ada seseorang yang mengincarmu, syukurlah aku cepat menyadarinya.." ucap Kenkomura.
"Siapa yang berani-berani menyerang Alice?!! Aku tak melihat seseorang yang melempar sesuatu disini!!" Ucap Izumi.
"Itu benar, siapa yang melakukan ini, dia pasti dari bajak laut Arata," ucap Franksboy.
"........." Kenkomura pun mengamati sekitar.
Terlihat dari kejauhan, dibalik sebuah pohon besar, bajak laut Shobasoap lah yang mengincar Alice.
"Lucia! Bagaimana bisa kau gagal mengenainya?!! Mereka adalah bajak laut yang menarik perhatian akhir-akhir ini, bila aku mengalahkan mereka, aku akan menjadi topik pembicaraan di dunia! Aku akan terkenal.." ucap Shoba.
"Boss! Bagaimana kalau kita langsung menyerang secara blak-blakan saja! Menyerang secara sembunyi-sembunyi itu tak seru Boss!!" Ucap Gyoshimaru.
"Diamlah! Kita tak tahu kekuatan apa milik mereka, jadi kita harus memantau mereka dari kejauhan, dan dimana kru yang lainnya.." ucap Shoba.
"Mungkin kru lainnya, sedang pergi mencari roti rasa selai kacang, kapten, siapa yang menolak selai kacang.." ucap Ushiwakamaru.
"Ushiwakamaru, kenapa kau malah membahas selai kacang, ini yang kita bahas adalah bajak laut.." ucap Lucia.
Tiba-tiba dari udara terlihat Kenkomura melesat ke arah Shoba, ia pun menebas pedangnya ke arah Shoba."Battsssss!!!"
Shoba pun terkejut dengan serangan Ke Kenkomura secara tiba-tiba,"G-gawat!!"
Kenkomura terkejut karena Lucia berhasil menangkis serangannya,"Hooo... Kau lumayan hebat karena bisa menangkis seranganku.."
"Terimakasih atas pujiannya, tapi aku ini tak mengenal ampun pada musuh loh, jadi jangan lengah.." ucap Lucia sambil tersenyum licik.
Kemudian dari arah lain, Izumi datang dan mencoba menyerang bajak laut Shoba."Ice-Ice No Elephant Hitsss!!!!!"
Shoba yang menyadari hal itu pun langsung menghindarinya dengan mudah."Untung aku sudah tahu keberadaan musuh.."
"Bubble Orbs.." Setelah ia menghindari serangan Izumi, Ushiwakamaru menciptakan gelembung-gelembung dan mencoba menyerang Izumi.
Tetapi Alice datang dan langsung memanah gelembung-gelembung yang diciptakan Ushiwakamaru."Death Arrow!!"
Panah yang dilesatkan Alice pun mengenai gelembung-gelembung yang diciptakan Ushiwakamaru, kemudian gelembung-gelembung tersebut pun meledak."Duaarrr!! Duaarrr!! Duaarrr!!"
Gyoshimaru pun langsung menyerang Kenkomura yang sedang berhadap-hadapan dengan Lucia."Rasakan ini kau!!!" Gyoshimaru mencoba memukul Kenkomura.
Kenkomura melirik ke arah Gyoshimaru,"Kau bercanda ya? Menyerangku dengan tangan kosong.." Kemudian Kenkomura pun menebas tubuh Gyoshimaru."Battsssss!!!"
Tubuh Gyoshimaru terbelah menjadi dua karena tebasan Kenkomura, tetapi Gyoshimaru masih hidup dan menyambungkan tubuhnya kembali."Kekuatanku adalah terbelah, jadi seorang pendekar pedang sepertimu adalah musuh alamiku huahahahahah!!!" Teriak Gyoshimaru tertawa terbahak-bahak.
"Cih itu jurus yang merepotkan.." ucap Kenkomura.
Kemudian terlihat Shoba yang sedang lengah, tiba-tiba Franksboy langsung memukul wajah Shoba."Brust Damage!!! Under Punch!!!!"
"Bruakkkk!!!!!!"
"Uaaghhhhhh!!!!!" Shoba pun langsung terpental ke langit."Cling!"
Gyoshimaru, Lucia, dan Ushiwakamaru yang melihat hal itu pun langsung....
"Bosss!!! Kau terlempar ke langit!! Sialan kalian!! Tunggu aku Boss, aku akan mencarimu!!" Teriak Gyoshimaru yang langsung bergegas mencari Shoba.
"Kapten!! Awas kalian, aku akan membalas kalian suatu saat!!! Tunggu pembalasan kami!!" Ucap Lucia, kemudian ia pergi menyusul Gyoshimaru untuk mencari Shoba yang terpental akibat pukulan Franksboy.
"Kapten!! Tunggu aku!! Aku akan menjadi menyelamatkanmu, kapten!!!" Teriak Ushiwakamaru, kemudian ia menyusul untuk menyelamatkan Shoba.
"Rasakan itu, itu adalah pukulan mematikan seorang Cyborg!! Huahahahahah!! Ucap Franksboy tertawa terbahak-bahak.
"Sialan, mereka kabur, apa perlu aku kejar?" Tanya Kenkomura.
"Itu tak perlu, lebih baik kita fokus untuk mencari seorang tukang kayu profesional.." ucap Alice.
"Aku belum puas untuk menghajar mereka! Aku pasti akan menghajar mereka itu, berani-beraninya ia menyerang secara diam-diam!!" Ucap Izumi dengan nada geram.
Kemudian dari kejauhan terlihat Zimbermann sedang mengawasi Izumi dan kawan-kawan."Itu mereka ya, aku harus mengirim surat ini kepada mereka secara diam-diam, karena ini adalah misi dari Arata.."
Disisi lain, terlihat sebuah kapal angkatan laut yang sedang menuju ke pulau Sambomaster.
Hanami, ia salah satu kapten angkatan laut."Waktunya untuk menangkap bajak laut sialan itu, dan aku yakin si pecinta kopi itu juga bakal datang kesini juga.."
Bersambung