
520 - Xia Adalah Target
Berpindah kesisi lain. Terlihat Legolas, Firehn, Ilie, Zhakarchenko, dan juga Vukadinovic yang kini sudah sampai di dataran tinggi level 3. Di dataran tinggi level 3 ini mereka berempat melihat dua monster berbentuk sebuah pohon raksasa, monster ini bernama Tree Monster. Lalu, diantara dua Tree Monster itu juga terlihat salah satu petinggi dari Pemerintah yaitu Eligijus Slaviaiskas.
"Selamat datang di dataran tinggi level tiga.. Aku telah menunggu lama kalian disini. Kalau kalian sudah sampai disini, apa berarti Navikovas sudah berhasil dikalahkan?" tanya Slaviaiskas yang berdiri diantara Tree Monster.
"Tidak. Dia sedang bertarung dengan salah satu rekan kami.." ucap Ilie.
"Walah, berarti mereka sekarang lagi satu lawan satu, ya? Uhh~ Gantleman sekali~ Ah~ Mendengarkan kata Gantleman saja sedikit membuatku terangsang!!!!!" teriak Slaviaiskas sembari menggeliat dengan pipinya yang memerah, dan sedikit basah.
"Dasar wanita cabul. Fetish nya aneh sekali cuma mendengat kata Gantleman langsung sagne. Kita tak punya banyak waktu untuk meladeninya. Ayo kita hiraukan saja dia dan bergegas menuju ke dataran tinggi level dua.." ucap Legolas.
"Tidak. Tidak akan semudah itu dia akan membiarkan kita lewat begitu saja. Untuk itu, maka aku yang akan menghadapinya disini. Kalian cepatlah pergi.." ucap Ilie.
"Ilie.." gumam Firehn.
"Yang benar saja kau, Ilie. Kalau kau tidak-" ucap Vukadinovic.
"Tenang saja! Aku pasti akan mengalahkannya!! Kalian tidak perlu khawatir!!! Bagaimana, Slaviaiskas? Apa kau setuju untuk bertarung satu lawan satu denganku?" Tanya Ilie sembari tersenyum licik.
"..... Boleh saja, aku juga ingin bertarung setelah sekian lama. Selama ada salah satu dari kalian yang bertarung denganku, maka silahkan saja lewat dan pergi ke dataran tinggi level empat. Lagipula kalian juga belum tentu bisa melewati orang itu.." jawab Slaviaiskas.
"Tuan Firehn, dan semuanya! Cepatlah pergi! Wanita cabul ini serahkan saja padaku!! Kalian tidak perlu khawatir!!" ucap Ilie dengan tegas.
"Woi siapa yang kau sebut wanita cabul, dasar brengsek!!!" Teriak Slaviaiskas.
"Baiklah, Ilie. Aku percaya padamu. Jangan sampai mati. Kalau begitu, Legolas, Vukadinovic, Zhakarchenko ayo kita segera pergi ke dataran tinggi level empat.." ucap Firehn.
Firehn, Legolas, Vukadinovic, dan Zhakarchenko pun langsung melewati Slaviaiskas untuk bergegas menuju ke dataran tinggi level 4.
"Slaviaiskas, aku sudah tidak sabar menghancurkan petinggi Pemerintah sepertimu.." ucap Ilie.
"Ilie.. Petinggi Pasukan Revolusi. Aku sudah mendengar banyak rumor tentangmu yang tersebar di penjuru Negeri ini selama dua tahun belakang dan tak kusangka kita akan saling berhadapan satu sama lain seperti ini.." ucap Slaviaiskas.
Sementara itu disisi lain, terlihat Izumi dan Yoshino yang kini sudah sampai di dataran tinggi level 2. Mereka berdua melihat Dontschew bertarung melawan Navikovas.
Ditengah-tengah pertarungan tersebut juga Dontschew menyadari kedatangan Izumi dan Yoshino.
"Kalian berdua, cepat pergi ke dataran tinggi level tiga!! Susul tuan Firehn sekarang juga!!!" Teriak Dontschew.
Tiba-tiba sebuah Hole muncul tepat dihadapan Dontschew dengan sebuah serangan yang muncul. Akan tetapi, Dontschew berhasil menghindarinya dengan mudah.
"Huh?! Apa kau yakin tidak ingin kubantu untuk melawannya?" tanya Yoshino.
"Tidak!!! Ini adalah pertarunganku!! Kalian tak perlu cemas!! Untuk melawan orang brengsek sepertinya kalian tidak perlu membantuku!!" Tegas Dontschew.
"Oke, Izumi. Dia sangat percaya diri dan tak berharap kita untuk membantunya.."
Izumi dan Yoshino pun langsung bergegas menuju ke dataran tinggi level 3.
Sementara itu, di tempat Shadow Filimonov berada..
Shadow Filimonov melompat ke kerumunan pasukan Pemerintah dan Pasukan Revolusi untuk melancarkan serangan. Dia melesatkan energi kegelapan ke beberapa titik hingga menciptakan sebuah ledakan, "Duammm!!!" Beberapa orang dari pasukan Revolusi dan Pasukan Pemerintah terpental cukup jauh karena ledakan tersebut.
Sementara Raiden. Dia mengaktifkan Eagle Eye nya untuk melihat situasi dengan jangkauan yang lebih luas lagi. Raiden melihat sosok Filimonov yang asli berada dipuncak dataran tinggi.
"Ternyata benar, yang asli itu masih berada di puncak dataran tinggi.." ucap Raiden.
Lalu, terlihat Nekoniku dan Kenokinu yang juga tengah-tengah bersiap untuk bergerak dan menyerang Shadow Filimonov. Namun sebelum itu, mereka berdua tampak sedang menganalisis dan mencari celah dari Shadow Filimonov ini.
Nekoniku dan Kenokinu pun mengeluarkan sebuah aura yang berbentuk seperti kucing. Aura kucing itu memiliki sorot mata yang tajam. Tak berselang lama kemudian, tubuh fisik dari Nekoniku dan Kenokinu juga perlahan mulai berubah.
"Ssshhhh!!!" Nekoniku dan Kenokinu berlari dengan cepat layaknya larinya seekor kucing ke arah Shadow Filimonov. Ketika mereka berdua sudah berada 1 meter di dekat Shadow Filimonov, mereka berdua pun langsung melancarkan serangan kombinasi.
"Nekopara!!!!!" Nekoniku dan Kenokinu sama-sama melesatkan sebuah serangan cakaran dari jarak dekat.
Shadow Filimonov berhasil menghindari serangan itu, kemudian ia pun bergerak dengan cepat ke arah Nekoniku dan Kenokinu. Lalu, Shadow Filimonov mencengkeram kepala Nekoniku dan Kenokinu kemudian membenturkan kepala mereka satu sama lain, "Duakk!!!" Selang beberapa detik kemudian, Shadow Filimonov langsung melemparkan Nekoniku dan Kenokinu ke arah lain, "Wushhh!!!"
Sekilas terlihat kepala dari Nekoniku dan Kenokinu sedikit berdarah karena kepala mereka berdua sengaja saling dibenturkan satu sama lain oleh Shadow Filimonov.
Raiden pun sedikit kesal karena melihat Nekoniku dan Kenokinu yang menyerang dengan gegabah, "Kalian berdua jangan gegabah begitu, woi!!! Sial!!! Padahal Filimonov palsu itu berhasil mengalahkan banyak pasukan dalam sekejap tapi kenapa kalian malah seenaknya menyerang hadeh.."
Beberapa orang dari pasukan Revolusi dan Pasukan Pemerintah kembali melakukan berbagai serangan kepada Shadow Filimonov. Shadow Filimonov yang tak bisa membiarkan tubuhnya terkena banyak serangan pun langsung menghindari semuanya.
Kalau tubuhnya terlalu banyak terkena serangan, maka otomatis dia juga akan menghilang sebelum berhasil membunuh Xia.
Kini Xia, Xianfeng, Pilkington, dan Dapidson yang posisinya sedikit jauh dari Shadow Filimonov pun mencoba untuk berfikir dan sedikit menganalisis celah yang ada agar bisa menyerang Shadow Filimonov.
"Dia adalah palsu. Mungkin kekuatannya tidak sebesar dari Filimonov yang asli. Mungkin dengan melihat disini kita bisa mengetahui celah yang ada.." ucap Xia.
"Tapi ini cukup sulit, Xia-chan. Menganalisis ditengah kondisi darurat seperti ini. Bahkan aku saat ini saja tidak bisa berpikir jernih. Dia bisa menyerang kita kapan saja, apalagi yang dia incar adala Xia-chan.." ucap Xianfeng.
Tiba-tiba saja Shadow Filimonov langsung melompat cukup jauh dari posisi nya sekarang menuju ke arah Xia dan yang lainnya, "Ketemu kau, Xia!!!"
"Gawat!!! Dia kemari!!!" Teriak Pilkington.
"Takkan kubiarkan kau dan teman-teman bodohmu itu hidup setelah kekacauan ini berakhir!!!!" Teriak Shadow Filimonov.
B E R S A M B U N G