Cosplay

Cosplay
Chapter 249 - Fleet Admiral Qilin Menuju Hirsley Bulgarian!



Luis Da Silva pun merasa sangat marah ketika mengetahui bahwa Hristov berhasil dikalahkan. Akan tetapi, dirinya tak ingin menyerah kepada kubu Aliansi begitu saja. Beberapa saat yang lalu, Silva sempat melihat bahwa Izumi lah yang melesatkan serangan terakhir kalinya sebelum Hristov kalah. Oleh karena itu, ia pun langsung bergegas menuju ke tempat Izumi berada. Ia berniat untuk membunuh Izumi.


Sembari berjalan mencari keberadaan Izumi, ia pun tersenyum menyeringai sembari mengalahkan beberapa pasukan aliansi yang sempat menghalanginya menggunakan kekuatan kopinya.


"Uaghhh..!!"


Setelah itu, Luis Da Silva pun akhirnya menemukan lokasi Izumi yang sedang tertidur pulas bersama dengan Vika dan Killa yang berada disisinya.


"Ouh, jadi dia berada disana ya, tepat sekali. Akhirnya aku tak harus repot-repot untuk mencarinya lebih lama lagi..!!" ucap Silva.


Tak berselang lama, Silva pun langsung berlari dengan begitu cepat ke arah Izumi, Vika, dan Killa. Lalu, ia pun langsung melompat tepat diatas Izumi berada. Ia berniat untuk menyerang Izumi menggunakan kekuatan kopi panasnya.


"Akan kubuat kau menyesal karena telah mengalahkan tuan Hristov..!!" teriak Silva.


Vika dan Killa pun terkejut ketika mengetahui Silva sudah berada diatasnya. Mereka berdua pun berkata dengan serentak, "Apa?!"


Sesaat Luis Da Silva membentuk segel pada jarinya sebelum melesatkan serangan kopinya. Tiba-tiba Davidestorm datang tepat di depan Vika dan Killa sembari membawa sebuah palu raksasa yang ia ciptakan dari kameranya.


"Takkan kubiarkan kau melukai kaptenku..!!" teriak Davidestorm, "Supers Hammer..!!"


"!!!!" Luis Da Silva terkejut.


"Buaghhh..!!" Davidestorm pun tanpa ragu langsung memukul Luis Da Silva hingga terpental cukup jauh.


"Uaghh..!!"


Setelah itu, palu raksasa milik Davidestorm pun menghilang. Lalu, ia pun tersenyum lebar kepada Vika dan Killa sembari memasang pose gaya yang sedikit aneh.


"Yo..!! Sialan, Izumi tadi hebat sekali..!!" teriak Davidestorm.


"Ya..!!" jawab Vika dan Killa secara serentak.


Sementara itu, disisi lain, terlihat Jou yang sedang duduk diatas robot milik Davidestorm dengan raut wajah yang bosan. Ia cukup kesal karena Davidestorm meninggalkannya beberapa saat yang lalu. Kini Jou merasa kesepian karena tidak ada teman ngobrol.


"Dia itu pergi kemana hadeh, dia meninggalkanku sendirian bersama robot aneh miliknya ini." keluh Jou.


Kembali kesisi Davidestorm dan lainnya.


Terlihat Davidestorm yang menatap Izumi dengan tatapan kagum setelah melihat aksinya yang luar biasa ketika memukul Hristov dari udara. Bahkan, kedua matanya pun berbinar-binar.


"Hoy, dia sedang tertidur pulas, jangan terlalu berisik." ucap Killa dengan raut wajah datar.


"Ya, benar sekali. Daripada kau bengong disitu. Bantu kami berdua membawa Izumi ke lokasi medis untuk menyembuhkan lukanya." ucap Vika.


Davidestorm pun langsung mengiyakan permintaan Vika dengan penuh semangat. Akan tetapi, tiba-tiba ia pun mulai kepikiran dengan keberadaan Yoshino saat ini. Lalu, Davidestorm pun bertanya, "Oh iya? Sebelum itu, apa kalian tidak tahu keberadaan Yoshino?"


Ketika Vika dan Killa hendak menjawab, tiba-tiba terdengar suara teriakan dari belakang Davidestorm, "Hoi, kalian semua!!" Dan, terlihat Chu Kobayashi yang berjalan sedikit pincang dengan dibantu oleh Yoshino yang berada disebelahnya.


"Yoshino..!! Kobayashi..!! Kalian berdua..!!" Seketika, Davidestorm pun langsung berlari lalu merangkul Kobayashi dan juga Yoshino begitu saja, "Syukurlah kalian baik-baik saja..!!"


"Ya.." jawab singkat Yoshino. Sementara itu, Kobayashi hanya terlihat tersenyum tanpa menjawab sepatah-kata pun.


Beberapa saat kemudian, Rocky pun langsung menghampiri Yoshino dan lainnya yang merupakan dari Bajak Laut Cosplay. ia pun memberikan sebuah informasi yang cukup penting kepada mereka.


"Kalian berlima, aku sarankan kalian agar segera pergi dari Hirsley Bulgarian. Karena, sebentar lagi armada tempur Angkatan Laut akan segera tiba bersama dengan Fleet Admiral Qilin. Aku tidak ingin kalian tertangkap olehnya, karena kalian juga telah membantuku, walaupun aku sendiri malas untuk mengakuinya." jelas Rocky.


"Fleet Admiral Qilin?!" Kobayashi pun sedikit kebingungan dengan apa yang dikatakan oleh Rocky sembari memiringkan kepalanya.


"Qilin, dia ada orang tertinggi yang memimpin Angkatan Laut, kekuatannya yang luar biasa, kami tak bisa terus disini juga." ucap Davidestorm.


"A-apa?! Jadi kalian mau pergi secepat mungkin?! Padahal aku ingin mengadakan pesta bersama kalian..!!" ucap Kobayashi yang sedikit kecewa ketika mengetahui Bajak Laut Cosplay akan segera meninggalkan Hirsley Bulgarian.


"Kobayashi, kita bisa berpesta dilain waktu. Dan juga, kita bisa mengadakan pesta yang lebih besar lagi. Itu pasti yang akan dikatakan oleh Izumi." ucap Vika tersenyum.


"Kalau begitu, baiklah. Aku akan mengantarkan keberangkatan kalian bersama yang lainnya..!!" ucap Kobayashi sembari membungkuk.


Sementara itu, disisi lain, tepatnya sebuah lautan yang tak jauh dari bibir pantai. Terlihat puluhan kapal armada pasukan Angkatan Laut yang akan segera datang. Lalu, di salah satu kapal armada tempur tersebut terlihat salah satu petinggi dari Angkatan Laut yang berdiri sembari menatap bibir pantai yang mulai mendekat.


Ya, dia adalah Fleet Admiral, Qilin. Walau dia seorang perempuan, Qilin merupakan seseorang yang paling tinggi kedudukannya di Angkatan Laut. Qilin adalah orang yang paling berpengaruh di dalam Angkatan Laut.


"Aku sudah tak sabar untuk menghabisi Bajak Laut seperti Hristov. Sepertinya aku sedikit terlambat, akan tetapi aku mendapatkan laporan bahwa ribuan pasukan Angkatan Laut berhasil dikalahkan oleh Hristov begitu saja?! Itu tidak bisa dibiarkan." ucap Qilin.


Sementara itu, selain kapal armada besar Angkatan Laut, disisi lain juga terlihat puluhan perahu-perahu kecil yang sedang berlayar menuju ke bibir pantai. Mereka ialah para wartawan yang akan meliput kejadian perang besar yang berada di Hirsley Bulgarian.


"Aku tak menyangka bahwa ada perang besar yang terjadi di Hirsley Bulgarian. Bahkan disaat kita kemari tadi, aku sempat beberapa kali mendengar sebuah ledakan yang cukup kencang." ucap salah satu wartawan yang merupakan seorang pria paruh baya di salah satu kapal yang sedang berlayar.


BERSAMBUNG