Cosplay

Cosplay
Chapter 314 - Kesialan Adalah Keberuntungan.



Yoshino, Alice, dan juga Franksboy masih berjalan menyusuri New Vegas Town dengan sangat hati-hati. Hal ini dikarenakan kru-kru dari Bajak Laut Cosplay dan Bajak Laut Kurama menjadi buronan Serikat Lunarian karena ulah dari Izumi dan Hozuki.


Mereka bertiga berjalan ditengah-tengah keramaian orang yang berlalu-lalang untuk melakukan aktivitasnya masing-masing. Untuk saat ini belum nampak ada keanehan maupun seseorang yang mengintai mereka bertiga.


Meski Yoshino, Alice, dan Franksboy sudah mengetahui kabar Shoba. Namun mereka belum mengetahui informasi atau kabar terbaru mengenai Izumi dan juga Hozuki. Mereka benar-benar cukup kebingungan mencari keberadaan dua kapten itu. Meski begitu tidak ada kata putus asa bagi Yoshino dan lainnya.


Sementara itu disisi lain, masih di New Vegas Town tapi di lokasi yang berbeda dan jauh dari tempat Yoshino, Alice, dan Franksboy saat ini berada.


Terlihat kelompok C yang diisi oleh Vika, Killa, dan Keikomaru yang berjalan disebuah gang sempit namun cukup ramai. Di gang ini banyak sekali transaksi jual-beli barang ilegal maupun budak tanpa sepengetahuan Serikat Lunarian.


"Apa Davidestorm benar-benar berada di tempat yang seperti ini?" tanya Killa dengan raut wajah kesal.


"Kita coba saja cari disini. Mencoba tidak ada salahnya yakan? Barangkali ia tersesat ditempat seperti ini hehe.." ucap Keikomaru.


"....." Vika hanya terlihat mengamati keadaan sekitar dan mewaspadai bila ada seseorang yang mengintai dan mengancam. Ia sama sekali tak menghiraukan apa yang dikatakan Keikomaru dan juga Killa.


Merasa tak nampak batang hidung Davidestorm, kini mereka bertiga memutuskan untuk pergi dari gang sempit tersebut dan mencoba untuk mencari keberadaan Davidestorm ditempat lain.


~


Masih di New Vegas Town. Davidestorm yang berhasil lolos dari Esmeralda pun memutuskan untuk mencari keberadaan rekan-rekannya kembali. Ia juga sempat berfikir akan kembali ke Victoria Town setelah sehari terpisah dari rekan-rekannya yang lain.


Kini Davidestorm tampak menggunakan topi koboi dengan kumis palsu tebal. Dia juga memasang wajah garang agar musuh tidak mengenalinya.


Menjadi seorang koboi, kau benar-benar jenius Davidestorm!! Musuh pasti tidak mengenalimu!! Batin Davidestorm yang sangat antusias bila dirinya tidak akan ketahuan oleh musuh.


Akan tetapi dewi fortuna kali ini tidak berpihak pada Davidestorm. Kumis palsu dan topi koboi Davidestorm tiba-tiba keterpa angin hingga lepas dan membuat penyamarannya terbongkar.


"Eh?"


Awalnya memang tidak ada yang menyadari keberadaan Davidestorm. Beberapa saat kemudian salah satu kroco yang sedang lewat berteriak, "Itu Davidestorm salah satu kru dari Bajak Laut Cosplay!!!"


"Nani?!!!!"


"Gawat!!!" Tanpa pikir panjang Davidestorm mengeluarkan jurus seribu langkahnya alias kabur. Akan tetapi puluhan kroco tiba-tiba muncul dan mengejar Davidestorm secara serentak dengan membawa benda tajam.


"Berhenti kau, Davidestorm!!!"


"Uwaaaa!!!!"


Entah kenapa takdir Davidestorm selalu berakhir dengan aksi kejar-kejaran. Hal ini sama seperti momen ketika ia baru saja datang di pulau Lunar dan juga ketika dikejar-kejar oleh tiga mutant penjaga penjara Lost Dissolve di Hirsley Bulgarian.


Bahkan orang-orang yang sedang berjalan kaki dipinggir jalan pun sedikit keheranan dengan aksi kejar-kejaran tersebut. Davidestorm menambah kecepatan larinya hingga dirinya melihat salah satu tempat seperti gedung namun tidak cukup tinggi. Namun gedung ini terlihat begitu tua. Davidestorm pun yang masih berlari terpaksa untuk memasuki gedung tua, diikuti dengan puluhan kroco.


"Baik!!!"


Davidestorm yang telah memasuki gedung tua itu sedikit kebingungan setelah melihat ada tiga lorong yang harus ia lewati. Tanpa pikir panjang Davidestorm pun masuk ke lorong kanan. Sementara itu para kroco juga kebingungan dengan lorong ini, akhirnya mereka berpencar ke arah tiga lorong untuk mengejar Davidestorm.


Kembali ke Davidestorm.


Davidestorm berjalan menyusuri lorong. Dan pada akhirnya ia menemukan sebuah pintu berkarat yang tertutup sangat rapat. Bahkan Davidestorm sendiri susah untuk membukanya.


"Cih, kalau begini aku harus menggunakan kekuatan kameraku!"


Davidestorm pun menciptakan sebuah palu berukuran cukup besar dari kameranya. Kemudian menghantamkan palu besarnya itu ke pintu yang telah terkunci rapat tersebut, "Brakkk!!!"


Kesisi kroco.


"Suara apa itu?!! Suaranya tepat diujung sana, pasti dia sedang melakukan sesuatu!! Hati-hati juga, mungkin dia telah memasang jebakan untuk kita!!"


"Ya!!"


Kembali kesisi Davidestorm.


Davidestorm terpengangah ketika menyadari bahwa dibalik pintu berkarat yang terkunci rapat ini terdapat sebuah tangga yang menuju langsung keruangan bawah tanah.


"Tempat apa ini. Sedikit mencurigakan tapi.." Davidestorm sekilas menoleh kebelakang dan mendengar suara langkah kaki yang begitu cepat sedang menuju kearahnya, "Apa boleh buat!!!" Tanpa basa-basi Davidestorm pun menuruni tangga berliku-liku yang menuju puluhan meter dibawah tanah.


Setelah cukup lama, Davidestorm pun menemukan sebuah ruangan kembali namun dengan pintu besi berwarna putih yang terkunci rapat. Ia kembali kebingungan dengan pintu ini.


"Haddeh. Lagi-lagi ada pintu misterius. Ada apa dengan gedung ini sih. Dan juga pintu ini terkunci sangat rapat. Sepertinya aku harus menggunakan kekuatan kameraku lagi.." ucap Davidestorm.


Davidestorm kembali mendobrak pintu yang terkunci itu dengan palu besar yang ia ciptakan beberapa saat yang lalu, "Brakkk!!!" Setelah itu pintu yang terkunci rapat itu terbuka dan alangkah terkejutnya, "K-kalian kan?"


Nampaknya Davidestorm menemukan seseorang yang ia kenal. Namun siapakah itu? Mereka adalah Gyoshimaru dan Lucia yang kedua tangan dan kakinya terikat oleh rantai. Lucia pun menyapa Davidestorm.


"Yo, kau salah satu kru Bajak Laut Cosplay, kan?"


"Be-benar sekali. Lagipula kenapa kalian bisa berada disini?!" tanya Davidestorm.


"Ceritanya sangat panjang. Cepat bebaskan kami berdua. Aku dan Lucia bisa membantumu menghabisi semua kroco yang sedang mengejarmu itu loh.." ucap Gyoshimaru.


Setelah itu Davidestorm pun menutup rapat pintu ruangan tersebut dan, "Baiklah, Ushiwakamaru juga sedang bersama kami dan juga mencari keberadaan Shoba saat ini. Tak kusangka beruntung sekali bisa bertemu dengan kalian berdua disini.." ucap Davidestorm dengan tersenyum bersemangat.


B E R S A M B U N G