
Disisi lain medan perang, terlihat Maki dan Miu yang mencoba untuk sedikit memberi pertolongan pertama kepada Kai dengan cara mengobati luka, dan memperban luka pada tubuh Kai. Dan tak berselang lama, mereka pun merasakan sebuah gempa yang mengguncang dengan begitu hebatnya
Maki dan Miu yang sedang mengobati luka Kai pun sedikit keheranan dengan gempa yang terjadi secara tiba-tiba ini. Bahkan, mereka berdua juga sempat melihat beberapa orang yang terjatuh ke dalam sebuah lubang yang cukup dalam karna mengalami keretakan yang diakibatkan oleh guncangan gempa tersebut.
"Maki, sepertinya ada yang tidak beres. Gempa secara tiba-tiba mengguncang medan perang. Apa ini ada sangkut pautnya dengan kekuatan musuh?" tanya Miu.
"Ya, ada kemungkinan gempa ini disebabkan oleh kekuatan musuh. Tapi, siapa yang bisa menggunakan kekuatan sedahsyat ini." jawab Maki.
Sementara itu, digaris depan, di tempat paling belakang di kerumunan pasukan Angkatan Laut berada. Terlihat, Kazu Kobayashi yang melompat-lompat sambil menghindari sebuah lubang yang tercipta secara mendadak yang diakibatkan oleh guncangan gempa yang membuat tanah mengalami keretakan.
Kini, mobil Lightning McQueen nya sudah kembali ke bentuk mainan. Saat ini, Kazu juga terheran-heran dengan gempa yang mengguncang medan perang saat ini. Ia tak percaya, bahwa gempa ini disebabkan oleh kekuatan musuh.
"Sialan..!! Apa-apaan guncangan gempa ini?! Kalau aku terjatuh kedalam lubang itu, tamatlah riwayatku..!!"
Sementara itu, di pos Utara yang berada di pesisir pantai. Terlihat Takumi yang bekerjasama dengan Janston untuk memperbaiki kembali mobil balapannya, secara tiba-tiba mereka berdua dikagetkan dengan gempa yang mengguncang.
Takumi pun langsung berdiri dan berpegangan pada pintu mobilnya. Dia juga sangat terheran-heran dengan gempa yang terjadi secara tiba-tiba ini.
"Ada apa ini? Kenapa tiba-tiba ada gempa yang terjadi?!"
"Sepertinya gempa ini berasal dari kekuatan milik salah satu Eight Commander, dia adalah Alonso. Aku sesekali pernah dengar, bahwa Alonso-san mempunyai kekuatan yang cukup hebat." jawab Janston.
"Kekuatan yang cukup hebat?" gumam Takumi.
"Ya, banyak orang yang mengatakan bahwa Alonso-san mempunyai kekuatan yang hebat. Tapi, aku belum pernah melihat dengan mata kepalaku sendiri kekuatan dari Alonso-san. Jadi, aku yakin, gempa yang terjadi saat ini, disebabkan oleh Alonso-san." jelas Janston.
Setelah itu, sekilas Takumi pun melihat ke arah laut, dimana ia melihat sebuah keanehan pada gelombang laut tersebut. Pasalnya, saat gempa itu terjadi, air laut pun perlahan mendadak menjadi surut.
Takumi pun bertanya kepada Janson sambil menunjuk ke arah laut, "Janston, lihatlah. Kenapa air laut perlahan surut?"
"Ja-jangan-jangan..!! Takumi-san, kita harus segera cepat memperbaiki mobil balapmu ini..!!" Seketika, Janston pun menjadi sangat panik.
*****
Hanya dengan satu hentakan kakinya saja, Alonso berhasil menciptakan sebuah gempa dengan guncangan yang cukup hebat dan mengakibatkan kekacauan di seluruh medan perang. Bahkan, ia pun tak menghiraukan dengan jatuhnya banyak korban dari kedua belah pihak, apalagi dari pasukan Bajak Laut Hristov.
Begitu juga dengan Hristov, ia malah terlihat kegirangan dan sesekali dirinya tertawa terbahak-bahak ketika gempa itu berlangsung. Hristov tidak pernah memikirkan sama sekali keselamatan pasukannya, ia hanya memikirkan sebuah kemenangan.
Tak berselang lama kemudian, guncangan gempa pun mulai berhenti, dan terlihat beberapa orang dari pasukan Aliansi dan pasukan kroco Bajak Laut Hristov yang merasa sedikit lega, pasalnya mereka selamat dari gempa tersebut. Ya, walaupun mereka tidak bernasib buruk seperti rekan-rekannya yang mati karena terpelosok ke dalam lubang yang cukup dalam, karena diakibatkan oleh gempa tersebut.
"Bagaimana? Sungguh hebat, bukan? Kekuatan gempa milik Alonso ini? Pasti saat ini, seluruh medan perang sedang mengalami kekacauan."
"Kau gila ya, apa kau sama sekali tidak peduli pada pasukanmu yang mati karena gempa ini?" tanya Rocky, ia memasang raut wajah yang cukup panik, keringatnya mulai bercucuran didahinya, ia pun mengelap keringatnya tersebut.
"Untuk apa aku memikirkan mereka semua. Pasukanku, adalah sebuah bidak. Mereka hanyalah orang-orang tak berguna yang kuberi kesempatan untuk hidup." jawab Hristov.
Sementara itu, terlihat Janston yang langsung bertekuk lutut di tanah sambil meremas rambutnya. Raut wajahnya yang tampak ketakutan, keringat dinginnya mulai bercucuran hebat hingga membasahi sekujur tubuhnya, bahkan jantungnya mulai berdetak dengan begitu kencang.
"Si-sialan, kenapa hatiku selalu takut pada kekuatanku sendiri. Oleh karena itu, aku tidak mau menggunakan kekuatanku ini lagi."
Alonso yang sekarang, tampak sudah berbeda dengan Alonso yang dulu. Dulu ia terlihat begitu tegar, menyeramkan, dan pemberani dihadapan pasukan Aliansi. Saat ini, sifatnya perlahan mulai berubah menjadi penakut setelah menggunakan kekuatan gempa miliknya.
"Sialan, padahal aku sudah melatih mentalku sendiri agar tidak takut lagi dengan kekuatan gempa milikku sendiri." ucap Alonso dengan nada ketakutan.
Alonso Francisco, ia mempunyai sebuah trauma yang mendalam dengan kekuatan miliknya sendiri, yaitu kekuatan gempa. Entah apa yang bisa membuatnya trauma. Pasalnya, ketika Alonso menggunakan kekuatan gempa miliknya sendiri, seketika hatinya mulai ketakutan. Bisa dibilang, Alonso sangat ketakutan dengan guncangan gempa yang ia rasakan.
Melihat Alonso yang sangat ketakutan, Hristov pun langsung menoleh ke arah Alonso. Lalu, ia pun berkata, "Alonso, bukannya kau sudah melatih hatimu agar tidak takut lagi pada kekuatan gempamu sendiri ya?"
"Ma-maafkan aku, tuan Hristov..!! Entah kenapa, aku tidak bisa mengubah fakta, bahwa aku benar-benar takut kepada kekuatan gempaku sendiri..!!" ucap Alonso.
Mendengar perkataan Alonso, sontak membuat Hristov menjadi sangat kesal, dan raut wajahnya pun mulai berubah menjadi sangat dingin. Lalu, Hristov pun langsung berjalan dan berdiri di depan Alonso.
"Aku tidak butuh orang penakut sepertimu."
"Apa?" Alonso terkejut dengan perkataan Hristov.
Tanpa basa-basi, Hristov pun langsung menendang wajah Alonso hingga terpental dan membuat hidungnya mimisan karena tendangan yang begitu kuat dari Hristov, "Buaghh..!!"
"Uaghh..!!"
"Kalau kau ingin menjadi pasukanku lagi, hilangkan rasa takut pada hatimu." ucap Hristov dengan nada sinis.
BERSAMBUNG
Jangan lupa Like, Koment, dan Vote ya.