
Semua Walikota yang telah diundang dalam pertemuan ini pun telah hadir beserta para pengawal-pengawalnya. Mereka duduk di kursi dengan dihadapan mereka terdapat meja bundar yang cukup luas.
"Selamat datang wahai para tamuku. Terimakasih karena telah datang dalam rapat ini. Aku sungguh senang kalian semua bisa hadir dalam rapat antar Walikota ini.." ucap Krychowiak.
Sebelumnya kita sudah memperkenalkan tentang siapa itu Krychowiak. Dia adalah Walikota dari Man City. Selain itu, dia sendiri lah yang mengadakan rapat ini serta mengundang empat Walikota lainnya dalam pertemuan rapat kali ini.
Sekilas, terlihat dua orang dibelakang Krychowiak, mereka adalah Arador dan Raymond. Arador adalah seorang Pendekar pedang sedangkan Raymond adalah petarung dengan pengguna senjata sabit.
Arador dan Raymon terlihat sedang mengamati semua orang yang berada di dalam ruangan ini.
"Krychowiak, kenapa rakyatmu sangat berisik sekali sih. Kenapa kau tidak menangkap dan memenjarakan mereka saja? Pemerintah tak butuh rakyat seperti mereka.." ucap Krzysztof Placheta.
Krzysztof Placheta, dia merupakan Walikota dari Blues City. Sifatnya cukup buruk. Bahkan dia tidak suka dengan orang-orang yang melakukan aksi demo. Di Blues City, Krzysztof takkan segan-segan untuk menangkap dan memenjarakan para pendemo. Krzysztof ini adalah tipikal orang yang anti kritik.
Sementara dibelakang Krzysztof terlihat satu orang pengawal dengan postur tubuh yang cukup besar. Pria pengawal itu juga mempunyai otot-otot yang besar juga, serta senjata tombak yang menempel di punggungnya, dia bernama Igor Gledrechter.
"Dasar. Kenapa kalian ini tidak mau bersikap adil dan benar sih? Kalian ini adalah pemimpin. Kalian harus bersikap adil dan mencontohkan hal-hal yang baik pada rakyat kalian. Dasar.." ucap Tomasz Jedrzejczyk.
Tomasz Jedrzejczyk. Dia adalah Walikota dari Redrion City. Dia cukup berbeda dengan walikota yang lainnya. Jedrzejczyk cukup berpihak pada keadilan dan menentang dengan mereka yang tidak bisa bersikap adil kepada rakyat nya.
Dibelakang Jedrzejczyk juga terlihat satu orang dengan busur panah dipunggungnya. Dia berambut panjang berwarna putih dengan ujung kedua telinganya yang berbentuk lancip. Dia bernama Legolas Mihiral. Legosan sendiri berasal dari ras Elf yang handal dalam menggunakan senjata panah.
Disisi lain, walikota Humble City yang telah kita tahu adalah Piatkowski, dia terlihat tidak banyak berkata-kata. Dan tatapannya masih kosong seperti sedang dipengaruhi dan dikendalikan. Piatkowski dalam pemerintah sifatnya sangat netral, dia tidak membela ketidakadilan maupun keadilan. Selama ada uang, Piatkowski akan membela manapun.
Lalu dibelakang Piatkowski terlihat dua orang dengan mengenakan topeng kucing. Siapa lagi mereka kalau bukan Hugo dan Amber yang telah menyamar. Mereka. Berdua terlihat sedang menatap tajam Firehn dibalik topeng yang mereka kenakan.
Tampaknya Hugo dan Amber sedang mencari Moment agar bisa membunuh Konstantine Firehn.
"Amber-chan.."
"Ya, target kita sudah ada disini, Hugo-kun.."
"Tunggu waktu yang tepat untuk mengeksekusinya.."
Lalu, orang yang telah kita kenal sebelumnya. Dia adalah Konstantine Firehn. Dia adalah Walikota dari Working City setelah menggantikan saudaranya Babenko yang telah dipenjara. Kali ini dia juga tampak tak terlalu banyak bicara. Firehn seolah-olah sedang mengamati sekitarnya.
Dibelakang Firehn juga terlihat Izumi, Yoshino, dan Killa. Mereka juga tak melonggarkan kewaspadaan mereka di kandang musuh. Mereka akan bergerak bila Firehn sendiri berada dalam ancaman.
Sementara itu, Krzysztof kala itu tak sengaja menatap Firehn yang hanya diam tak mengatakan apapun langsung mengeluarkan sebuah komentar, "Firehn. Bagaimana rasanya mengambil ahli jabatan dari saudaramu sendiri? Rencanamu berhasil ya membuat Babenko dipenjara?"
"Dia dipenjara karena kesalahannya sendiri. Dia juga sudah terbukti di pengadilan. Jadi, aku yang mengambil jabatan walikota Working City, aku juga berjanji pada masyarakat untuk menegakkan keadilan.." ucap Firehn.
"..... Entahlah. Aku tidak peduli mendapatkan uang atau tidak. Aku merasa keadilan adalah kebenaran. Dan harus ditegakkan." Ucap Firehn.
"Ah, sial. Kau yang berada disini adalah kesalahan dari Babenko karena tak kunjung untuk membunuhmu.." ucap Krzysztof.
"Jaga ucapanmu, Krzysztof!! Apakah mulut seorang walikota sepertimu pantas berbicara begitu? Kau adalah orang yang terburuk dari yang terburuk." ucap Jedrzejczyk yang membela Firehn dari Krzysztof.
"Cih, dasar anjhing keadilan!!! Aku paling tidak suka dengan orang yang sok suci sepertimu!!" Krzysztof pun langsung berjalan mendekat ke arah Jedrzejczyk dengan mengepalkan salah satu tangannya. Krzysztof tampaknya sangat emosi dan ingin memukul wajah Jedrzejczyk.
Legolas pun tak tinggal diam karena Jedrzejczyk yang menurutnya telah mendapatkan ancaman. Legolas pun langsung mengambil busur panahnya dari punggung lalu mengarahkannya ke arah Krzysztof, "Jangan mendekat.."
Igor yang merupakan pengawal dari Krzysztof pun juga tak tinggal diam. Dia langsung bergerak dengan cepat kedepan Krzysztof sembari menarik tombaknya dari punggungnya. Lalu ia mengarahkan tombaknya ke arah Legolas, "Kau juga jangan mendekat. Kalau kau melukai Tuan Krzysztof sedikit saja, tombak ini akan segera menembus lehermu.."
Amber yang melihat situasi yang cukup memanas pun sedikit bergerak berjalan ke arah Firehn. Amber melihat ini adalah Moment yang tepat untuk membunuh Firehn.
"Bersabarlah, Amber-chan. Ini bukan Moment yang pas." Hugo langsung mencegat Amber agar tidak melakukan hal yang sembrono.
Krychowiak yang melihat suasana bersitegang itu pun langsung tersenyum licik dan berkata, "Oey, para tamuku yang telah hadir di ruangan ini. Acara saling serangnya kita tunda dulu sampai rapat ini selesai, ok? Kita masih ada pembahasan yang harus kita bahas.."
"Legolas, kembali ke posisimu." Perintah Jedrzejczyk.
Sesuai perintah Jedrzejczyk, Legolas pun langsung berjalan ke posisinya sembari menurunkan busur panahnya. Legolas kembali berdiri dibelakang Jedrzejczyk.
"Cih. Untung saja Krychowiak menahan agar tidak terjadi pertempuran. Kalau tidak, aku pasti sudah membunuhmu, Jedrzejczyk.." ucap Krzysztof.
"Ya, aku akan menunggu hal itu.." ucap Jedrzejczyk.
Krzysztof dan pengawalnya, Igor pun langsung berjalan ke posisi semulanya kembali.
"Daripada kita menunda-nunda rapat ini hingga menjadi sebuah konflik sebuah konflik sebelum rapat. Sepertinya lebih baik aku mulai saja rapat ini.." ucap Krychowiak
"Cepat mulai saja, Krychowiak!! Aku ingin segera menyelesaikan rapat ini karena sudah tidak sabar untuk membunuh Jedrzejczyk. Lagipula, rapat ini tidak disiarkan secara live kan? Jadi aku bisa membunuhnya dengan cara yang tersadis. Pemanah dari ras Elf mu itu takkan bisa mengalahkan Igor ku." Ucap Krzysztof.
"Diamlah, bodoh. Apa kau tidak tahu rapat akan segera dimulai?" Sindir Jedrzejczyk.
"Baiklah. Dengan ini aku menyatakan rapat antar Walikota telah dibuka!!" ucap Krychowiak.
B E R S A M B U N G
Jangan lupa like koment dan share serta kritik dan saran yang membangun agar cerita Cosplay ini semakin berkembang untuk kedepannya nanti see you next Chapter!!!