Cosplay

Cosplay
Chapter 84 - Tertangkap!



Beberapa saat kemudian, terlihat Hozuki dan Yoshino berada di atap salah satu rumah, mereka berdua terlihat kelelahan setelah lari dari kejaran puluhan pedagang.


"Hosh.. Hosh... Hosh.. a-aku capek sekali!! Untung saja aku sempat naik ke atap sini sebelum dihajar puluhan pedagang itu.." ucap Yoshino ngos-ngosan, ia kecapekan karena dikejar-kejar oleh puluhan pedagang.


Disebelah Yoshino, terlihat Hozuki yang terkapar, ia sangat membutuhkan air."Air! Air! Air! Hosh.. Hosh.. Hosh.."


Yoshino yang melihat Hozuki seperti itu,"Hei-hei, aku tak mengira kau pun bisa kecapekan seperti ini.."


"A-aku butuh air, aku juga tak menyangka, kadar air yang keluar dari tubuhku terlalu banyak, sekarang aku dehidrasi! Siapapun tolong beri aku air!!" Teriak Hozuki.


Kemudian Yoshino melihat ke hasil curian makanannya yang berada di sebelahnya."Makanan segini mah udah cukup, aku yakin Vika mencuri cukup banyak makanan juga.."


Disisi lain, terlihat Mayonaka Killa dan Davidestrom sudah berada di area lokasi Arata yang sebelumnya terjadi ledakan.


"Davidestrom, apa benar ini lokasi markas Arata? Kenapa tempatnya sudah hancur begini," ucap Mayonaka Killa.


"Tempat ini sudah hancur, karena ledakan dari pesawat yang ditimbulkan oleh Arata.." ucap Davidestrom."Tapi aku yakin mereka pasti masih hidup, tak mungkin Arata melakukan serangan bunuh diri seperti itu.."


"Aku yakin disini pasti ada sebuah jalan rahasia disini.." ucap Mayonaka Killa.


Mayonaka Killa dan Davidestrom pun menyelediki area bekas markas Arata yang sebelumnya hancur karena ledakan pesawat.


Tetapi, beberapa saat kemudian, Mayonaka Killa menemukan sebuah jalan rahasia."Aku menemukannya!! Ada sebuah jalan rahasia! Jalur bawah tanah!!!!"


Davidestrom pun terkejut melihat hal itu, ia tak menyangka ada jalur bawah tanah."H-heeeeee!!! Ada jalur bawah tanah?!! Jangan-jangan, mereka selamat karena masuk jalan rahasia ini?!!"


"Davidestrom, ayo kita telusuri jalan rahasia bawah tanah ini mengarah kemana, aku yakin pasti mengarah ke tempat Arata.." ucap Mayonaka Killa.


"Baiklah! Ayo kita telusuri jalan rahasia ini, tim pencari informasi akan memulai sesuatu yang hebat!!" Ucap Davidestrom dengan semangat.


Mayonaka Killa dan Davidestrom pun langsung masuk ke jalan rahasia bawah tanah. Mereka berdua mulai menelusuri jalan rahasia bawah tanah tersebut.


Disisi lain, terlihat Arata beserta kru-nya sudah berada di sebuah Villa.


"Syukurlah, aku telah membuat jalan rahasia bawah tanah yang menuju kemari, kita harus mengatur rencana ulang untuk mengalahkan aliansi Izumi dan Hozuki, selain tujuan kita menangkapnya, mereka juga membuat repot kita kali ini.."


"Kapten, kali ini kau terlalu ceroboh hampir saja kau membunuh kami semua.." ucap Kiyo.


"Maafkan aku, aku kira mereka takkan bisa kabur dari seranganku, ternyata Hozuki berhasil kabur dengan mudah, aku belum memperkirakan itu.." ucap Arata.


"Lalu Kapten, bagaimana kabar dari Yu dan Zimbermann?" Tanya Nikoalenko.


"Yu sudah menghubungiku, ia dipermalukan oleh kru Izumi yang bernama Davidestrom.." ucap Arata.


"Dipermalukan? Apa kekuatannya sangat hebat, sampai-sampai Yu merasa dipermalukan?" Tanya Nikoalenko lagi.


"Entahlah, dia sekarang sedang menuju kemari, kita bisa menanyakannya setelah ia tiba disini, kemudian Zimbermann, ia berhasil mengetahui lokasi Izumi sekarang berada, sekarang dia dengan dua orang lainnya sedang mencari tukang kayu profesional.." ucap Arata.


Disisi lain, terlihat Mayonaka Killa dan Davidestrom sedang berjalan menelusuri jalan rahasia bawah tanah. Dua jam berlalu, dan mereka berdua masih belum menemukan jalan keluarnya.


"Kenapa jalan rahasia ini sangat panjang?! Sudah berapa kilometer kita berjalan?! Setidaknya ini sudah dua jam sejak kita memasuki jalan rahasia ini.." ucap Mayonaka Killa.


"Disini juga terdapat Lilin-lilin sebagai pencahayaan jalan rahasia ini, aku yakin sebentar lagi kita akan tiba di ujung jalan rahasia ini.


Beberapa saat kemudian, Mayonaka Killa dan Davidestrom menemukan sebuah pintu, kemudian ia membukanya.


Mereka berdua terkejut karena mereka tiba di ruangan layaknya sebuah gudang senjata.


"Wah, kita sudah sampai, tapi kenapa ruangan ini banyak menyimpan berbagai senjata ya?" Davidestrom kebingungan dengan ruangan ini.


"Aku yakin, ini pasti markas lain milik Arata, tak mungkin orang biasa menyimpan berbagai senjata disini.." ucap Mayonaka Killa.


"Memang benar sih.." ucap Davidestrom, kemudian ia berkeliling dan melihat-lihat ruangan ini, kemudian ia menemukan sebuah pintu, ia kemudian mengintip dari lubang pintu dan Davidestrom pun terkejut setelah mengintipnya."K-Killa, l-lihatlah ini.."


Mayonaka Killa yang penasaran dengan apa yang dilihat Davidestrom pun kemudian ia pun mengintip dari lubang pintu, ia melihat Arata beserta kru-nya."Hei, jangan bilang kalau mereka itu Arata Kobayakawa kan?"


"Tidak salah lagi, Killa! Dia adalah Arata Kobayakawa, aku pernah melihatnya sekilas saat aku tersesat di markasnya.." ucap Davidestrom.


"Mereka berkumpul dan sepertinya mendiskusikan sesuatu. Davidestrom, apa mereka sudah berkumpul semuanya?" Tanya Mayonaka Killa sambil mengintip dari lubang pintu.


"Sepertinya orang yang bernama Yu, belum berkumpul, setelah melawanku, kukira ia sudah kembali, tapi ternyata belum. Jadi kita harus waspada.." ucap Davidestrom.


Tetapi, Mayonaka Killa dan Davidestrom tidak menyadari bahwa Yu sudah tiba dan sekarang sudah berada di belakang mereka berdua.


Yu pun kemudian langsung mengapa Mayonaka Killa dan Davidestrom."Hallo penyusup, apa yang kalian inginkan disini.."


"!!!!!!!" Mayonaka Killa dan Davidestrom terkejut dengan kedatangan Yu yang secara tiba-tiba, mereka berdua langsung menoleh ke arah Yu.


Yu pun langsung mencekik Mayonaka Killa dan Davidestrom."Rasakan ini.."


"Uaghhh!!! L-lepaskan aku!!" Teriak Mayonaka Killa, ia memberontak agar ia terlepas dari cekikan Yu, tetapi cekikan Yu sangat kuat.


"A-akhh!! Sialan!! Aku lengah!!" Teriak Davidestrom, ia mencoba melepaskan cekikan dari Yu.


"Davidestrom, kau orang yang memperlakukanku, ini adalah takdir yang membawa kita bertemu lagi, aku takkan memberi ampun padamu lagi..." Ucap Yu.


Yu membuka pintu dengan salah satu kakinya, kemudian Yu melempar Mayonaka Killa dan Davidestrom ke dalam ruangan dimana Arata dan yang lainnya berada.


Arata yang melihat hal tersebut langsung menyambut mereka berdua."Selamat datang di markasnya yang lainnya, dasar penyusup.." ucap Arata sambil tersenyum licik.


Bersambung