
Musuh-musuh kuat dari Bajak Laut Hristov seperti Guardian Six telah berhasil dikalahkan oleh kubu pasukan Aliansi. Dan kini, masih ada beberapa orang yang cukup kuat dari Bajak Laut Hristov seperti sisa-sisa dari Tim Rendahan, Tim Elite Number One, maupun Eight Commander.
Dan perang yang sudah berlangsung cukup lama ini pun mulai memasuki babak akhir. Ribuan orang dari kedua kubu harus dikorbankan demi kemenangan perang besar. Meskipun banyak pasukan kuat dari Bajak Laut Hristov yang berhasil dikalahkan. Akan tetapi, pasukan kroco dari Bajak Laut Hristov masih tersisa cukup banyak.
Sementara itu, dua menit pun sudah berlalu, disisi lain medan perang, di tempat Hristov berada. Terlihat ribuan pasukan Angkatan Laut yang dipimpin oleh Sho untuk sementara waktu pun melawan Hristov dengan semangat juang yang begitu tinggi.
"Tim Sniper..!! Cepat serang Hristov..!!" teriak salah satu pasukan Angkatan Laut yang berada di dekat Sho.
Dengan senapan laras panjang, puluhan pasukan Angkatan Laut itu pun langsung menembakkannya begitu saja ke arah Hristov, "Dorr..!! Dorr..!! Dorr..!!"
Akan tetapi, Hristov terlihat masih begitu tenang ketika melihat cukup banyak tembakan yang melesat ke arahnya. Sekilas kedua matanya mengeluarkan sinar cahaya berwarna merah. Kemudian, dengan satu pedangnya, Hristov pun berhasil menangkis peluru-peluru yang melesat ke arahnya sambil berlari meliuk-liuk.
"Tyeng..!! Tyengg..!! Tyengg..!!"
Setelah itu, Hristov pun langsung melompat ke udara lalu terjun ke kerumunan sniper. Hristov berlari dengan begitu cepat dari sela-sela pasukan Sniper Angkatan Laut sembari menyentuhnya.
"Apa yang terjadi?!! Aku tidak bisa bergerak?!"
Setelah itu, tim Sniper Angkatan Laut tersebut pun terkejut ketika mereka tidak bisa bergerak sama sekali setelah disentuh oleh Hristov. Mereka mencoba berusaha untuk bergerak, akan tetapi usaha mereka tetaplah sia-sia.
Dan, dengan sangat cepat Hristov pun berhasil menebas seluruh anggota dari tim Sniper Angkatan Laut, "Batss..!! Batss..!! Batss..!!"
"Uaghhh..!!"
"Sialan kau, Hristov..!!" Tiba-tiba Sho sudah berada di depan Hristov, "Tornado Wind..!!" Lagi-lagi Sho kembali menciptakan angin tornado untuk menyerang Hristov.
"Bodoh sekali.." ucap Hristov sambil tersenyum menyeringai.
Energi hitam masih terlihat menyelimuti pedang Hristov. Tanpa basa-basi, Hristov pun langsung menebas angin tornado yang melesat ke arahnya itu pun sampai terbelah dan lenyap seketika, "Batsss..!!"
Setelah itu, Hristov pun langsung berlari ke hadapan Sho dan menebas-nebaskan pedangnya kepada Sho, "Batss..!! Batss..!!"
Namun, Sho bergerak mundur beberapa langkah untuk menghindari tebasan yang dilesatkan oleh Hristov, lalu ia pun mengepalkan tangan kanannya.
"Wind Blast..!!"
Sho pun memukul udara tepat di depan Hristov. Dan seketika, hembusan angin yang begitu kencang pun langsung datang dan menghempaskan Hristov kebelakang, "Wushhh...!!"
Hristov sempat menyilangkan kedua tangannya untuk menahan hempasan dari hembusan angin yang sangat kuat tersebut. Meski begitu, ia tetap terhempas karena tekanan hembusan angin tersebut yang begitu kuat.
"Lumayan juga sebagai pemanasan, ini menarik sekali.." ucap Hristov sambil tersenyum menyeringai.
Tak berselang lama, terlihat puluhan pasukan Angkatan Laut yang kembali mengepung Hristov dari segala arah. Lalu, salah satu dari mereka pun berteriak, "Hristov, matilah kau..!!"
Setelah itu, Hristov pun langsung berputar sembari menebaskan pedangnya ke segala arah, "Batsss..!!"
"Uaghhh..!!"
Hanya dengan sekali tebasan, Hristov pun berhasil mengalahkan puluhan pasukan Angkatan Laut dalam sekejap berkat teknik Demon Sword miliknya. Satu menit pun berlalu.
Sho pun kembali terkejut ketika Hristov berhasil mengalahkan puluhan pasukan Angkatan Laut hanya dalam sekali tebasan.
"Tak kusangka, kekuatan Hristov begitu mengerikan, seperti yang dikatakan oleh Fleet Admiral Qilin waktu di markas besar. Hristov Marcopollotsky, seorang bajak laut dengan harga buronan 1,2 Milyar Zen, memang sudah diluar dugaan." ucap Sho sambil menatap taj Hristov dari kejauhan.
Hristov Marcopollotsky, dia merupakan kapten dari Bajak Laut Hristov dengan harga buronan 1,2 Milyar Zen. Sebelum menjadikan Hirsley Bulgarian sebagai wilayah kekuasaan, Hristov berlayar ke penjuru dunia untuk mencari pasukan-pasukan kuat. Karena, tujuan Hristov yang sebenarnya menurut Angkatan Laut ialah untuk menguasai dunia.
Oleh karena itu, sebelum tujuan Hristov tercapai, Rocky diberi tugas oleh para petinggi Angkatan Laut untuk mencari informasi tentang Hristov. Akan tetapi, Rocky tak bisa hanya sekedar untuk mencari informasi begitu saja. Ia pun berniat untuk menangkap Hristov dengan tangannya sendiri atas nama keadilan.
*****
Sementara itu, di tempat Rocky yang terlihat masih disembuhkan oleh Futaba dan Mirabelle. Tanpa basa-basi, Rocky pun kembali menanyakan kondisinya kepada mereka berdua.
"Kalian berdua, tiga menit sudah berlalu, apakah kalian belum selesai?" tanya Rocky.
"Tinggal sedikit lagi, beberapa detik lagi selesai." jawab Mirabelle.
Sementara itu, di tempat Sho berada. Terlihat Hristov yang kembali berjalan mendekat ke arah Sho setelah berhasil mengalahkan puluhan Angkatan Laut hanya dengan sekali tebasan.
"Hey.. hey.. seranganmu tadi lumayan juga ya. Tapi, aku akan segera menghabisimu disini, bersiaplah untuk mati. Setelah itu, aku akan membunuh Rocky Whitecoffe." ucap Hristov.
"Huh? Membunuhku? Walaupun kekuatanmu begitu kuat, tapi aku tidak akan mati dengan mudah olehmu. Dan, aku juga tidak akan membiarkanmu membunuh Rocky." ucap Sho.
"Swuszzz..!!" Energi hitam yang menyelimuti pedang Hristov pun semakin membesar dan berkobar-kobar bagaikan seperti api hitam.
Tak berselang lama, Hristov pun tersenyum menyeringai sembari mengangkat pedangnya ke atas, lalu ia pun berkata, "Kalau kau ingin menyerah, inilah saatnya. Setelah itu, kau bisa bergabung dengan bajak lautku, bagaimana?"
"Tentu saja tidak. Aku setia pada Angkatan Laut. Cita-citaku adalah menegakkan keadilan dan membasmi kejahatan." ucap Sho.
"Yare-yare, padahal aku ingin mengurungkan niatku untuk membunuh. Tapi, kau sudah menolak tawaranku. Baiklah, kalau begitu bersiaplah untuk mati.." ucap Hristov.
Ketika Hristov masih mengangkat pedangnya ke atas, tiba-tiba langit yang cerah pun perlahan menjadi gelap, seolah-olah awan gelap datang dan berkumpul di satu tempat, yaitu di langit Hirsley Bulgarian. Beberapa detik kemudian, langit Hirsley Bulgarian pun menjadi cukup gelap sepenuhnya disertai suara guntur yang terdengar di langit.
"Gluduk..!! Gluduk..!! Gluduk..!!"
BERSAMBUNG