
Disaat Johnny terdesak karena serangan Davidestorm, Lucia, dan Gyoshimaru yang membuatnya tak bisa mempunyai kesempatan untuk menyerang balik, tiba-tiba cukup banyak orang dari berbagai Divisi Serikat Lunarian datang untuk membantu Johnny.
Diantara mereka yang datang terlihat ada beberapa tokoh penting, mereka ialah Tsuki, wakil kapten dari divisi Mytichal Glorius, lalu Suiryu sang ular, Ichiichi, dan Himesaka Himekawa yang juga berasal dari divisi Mytichal Glorius namun pangkatnya satu kali dibawah Tsuki yang merupakan seorang wakil kapten.
Disisi lain juga tampak beberapa orang dari divisi Master yang dijuluki sebagai divisi Ninja. Mereka adalah Suin Kogarasumaru, Seikou Kuroiamegasaki, Seikan Kirisato, dan Satsuki Saishishimarukawa. Mereka berempat adalah Ninja terkuat di divisi Master, selain itu juga terlihat puluhan Ninja dan Kunoichi yang hadir dibelakang mereka.
Kini keadaan mulai berbalik, Davidestorm, Lucia, dan Gyoshimaru yang menjadi terpojok saat ini. Lalu apa yang akan mereka lakukan? Entahlah, tapi kini mereka bertiga berdiri saling membelakangi satu sama lain karena saat ini mereka tengah dikepung oleh pihak musuh.
"..... Sialan, mereka banyak sekali. Kita tak mungkin bisa mengatasi semua orang itu hanya dengan tiga orang saja." ucap Gyoshimaru.
"Ditambah lagi dengan kondisi Akamaru dan anjhingnya Kibamaru, lalu Shinmaru, kemudian Shishiwakamaru, kita tak bisa bertarung sembari melindungi mereka semua, cih sangat merepotkan.." ucap Lucia merasa kesal.
"Kita berada diposisi yang sangat tidak diuntungkan, apa kita harus mencari cara untuk membawa teman-temanmu itu dan kabur?" tanya Davidestorm.
"Kabur? Jangan seenaknya memerintah kami. Kau itu masih tidak kuanggap rekan. Aku tidak akan melupakanmu tentang kejadian di pulau Sambomaster saat itu.." ucap Gyoshimaru.
"Mau gelud kah? Kok masih ngungkit-ungkit masalalu." ucap Davidestorm.
"Apa yang kalian pikirkan ketika kita sudah terkepung begini woi!!! Kok malah bertengkar bodoh!!" teriak Lucia.
Namun Johnny pun cukup terheran-heran ketika melihat Lucia, Davidestorm, dan Gyoshimaru yang mengoceh sendiri tanpa menghiraukannya dan pasukan lainnya.
Johnny pun kembali tersenyum licik dan berkata, "Hoi.. kalau kalian bertiga ribut-ribut sendiri nanti aku hajar loh, brengsek!! Beraninya kalian tidak menganggapku sama sekali!!" Johnny mengepalkan kedua telapak tangannya dan bersiap menyerang mereka bertiga kembali.
"Mereka benar-benar sangat bodoh. Mari kita selesaikan ini dengan cepat. Lalu aku akan segera mencari keberadaan Shion. Selama Shion belum meninggalkan Lunarian, dia masih gampang untuk ditemukan.." ucap Tsuki.
"Nothing.. aku akan menyerang duluan!!" ucap Seikan yang langsung melesatkan beberapa shuriken ke arah Lucia, Davidestorm, dan Gyoshimaru.
Akan tetapi mereka berhasil menghindarinya dengan mudah. Ketika Davidestorm ingin menyerang balik tiba-tiba Johnny sudah berada dihadapannya dan bersiap untuk memukulnya.
"Kau mau kemana, sialan!!!"
"Ga-gawat!!!" Davidestorm terkejut dengan kehadiran Johnny yang secara tiba-tiba. Dengan kecepatan Johnny, mungkin ia takkan sempat untuk menghindar.
Namun ditengah-tengah itu, tiba-tiba sebuah tebasan pedang melesat cepat ke arah Johnny yang akan menyerang Davidestorm, "Batssss!!!" Akan tetapi Johnny yang menyadari hal itu pun langsung bergegas menghindar.
"Siapa lagi itu brengsek!!!"
Lalu dari kejauhan tampak Yoshino dengan pedang Black Lotusnya, Alice yang tengah menarik senjata panahnya, dan Franksboy yang juga tengah bersiap-siap untuk melesatkan serangan andalannya.
"Oey, Davidestorm. Kemana saja kau ini, sialan. Apa kau tersesat? Payah sekali.." ucap Yoshino tersenyum bersemangat.
"Beberapa orang yang terkapar dan dua orang yang berada disebelah rekanmu itu anak buah Shoba ya? Kenapa mereka bisa bersama.." ucap Alice dengan nada kebingungan.
"Aniki Franksboy telah datang untuk menolongmu, Davidestorm-kun!!! Supersss!!" teriak Franksboy dengan pose anehnya lagi.
Johnny pun merasa sangat kesal ketika ada seseorang yang mengganggunya saat akan menyerang Davidestorm, "Cih.. dari yang kulihat dari poster buronan, pendekar pedang itu adalah berasal dari bajak laut Cosplay, dua orang yang berada disisinya itu berasal dari bajak laut Kurama.."
Tsuki pun langsung melompat dan berdiri disebelah Johnny, "Seperti yang dirumorkan, kedua bajak laut itu tengah menjalin aliansi. Tapi entah tujuan apa mereka beraliansi itu." ucap Tsuki.
"Bajak laut yang beraliansi? Sama seperti aliansi bajak laut Shobasoap dengan bajak laut Speedometer ya? Aliansi sampah.." ucap Johnny.
Namun Seikan tanpa berkomentar apapun kembali melesatkan ratusan shuriken ke arah Yoshino, Alice, dan Franksboy, "Shuriken No Jutsu!!!"
Dengan sigap Alice pun menarik anak panahnya dan, "Ratusan shuriken takkan mempan.." Alice melesatkan satu anak panahnya lalu kemudian, "Mist No Arrow.." Satu anak panah tersebut tiba-tiba berubah menjadi ratusan anak panah.
Ratusan anak panah milik Alice dan ratusan shuriken milik Seikan pun saling bertabrakan diudara. Disisi lain, Franksboy terbang melesat ke arah Johnny dan Tsuki setelah kedua kakinya berubah menjadi nos roket, "Swosssshhh!!!!!"
"Double Knock Down!!" Franksboy mengepalkan tangan besinya dan bersiap melesatkan pukulan kuat kepada Johnny dan juga Tsuki.
"Bodoh!!!"
Johnny juga tak ingin kalah, ia melesatkan pukulannya. Pada akhirnya pukulan Johnny dan pukulan Franksboy saling menghantam hingga menimbulkan sebuah gelombang udara, "Wushhh!!!"
"Cih, kenapa kau bisa menahan pukulanku, kisama!!" geram Franksboy.
"Kau seorang Cyborg, ya? Menarik sekali. Ayo bertarung denganku, kuharap kau bisa membuatku tertarik!!!" ucap Johnny dengan semangat.
Dari arah lain puluhan Ninja dan Kunoichi sudah bergerak ke arah Lucia, Davidestorm, dan Gyoshimaru dan bersiap untuk melesatkan senjatanya berupa katana, shuriken, dan sabit.
Namun dari udara Yoshino datang dengan teknik satu pedangnya, "Itoriyuu!! Inazuma No Tatsumaki!!!" Tebasan pedang yang bisa menciptakan angin tornado tersebut pun berhasil menghempaskan sebagian Ninja dan Kunoichi yang hendak menyerang Lucia, Davidestorm, dan Gyoshimaru.
"..... Kirisato, kita harus mewaspadai si pendekar pedang itu. Dia cukup berbahaya." ucap Seikou.
"Biarkan aku yang menghadapinya saja.." ucap Suin. Selang beberapa detik ia berubah menjadi puluhan burung gagak berwarna hitam. Lalu puluhan gagak hitam itu mendekat ke arah Yoshino dengan cepat dan berubah menjadi Suin kembali. Kemudian Suin pun terlihat melesatkan tendangan ke arah Yoshino, "Rasakan ini, Shadow Shoot.."
"!!!!!" Yoshino terkejut akan kehadiran Suin dan terpental cukup jauh setelah terkena tendangan bayangan milik Suin hingga menabrak sebuah rumah, "Bruakk!!!"
"Yoshino!!" teriak Davidestorm.
"Bajak laut itu tidak berhak untuk diwaspadai." ucap Suin.
B E R S A M B U N G
Jangan lupa like dan koment.