Cosplay

Cosplay
Chapter 103 - Antara Seseorang dan Seorang Teman.



"Mereka masih terlihat lemah saat ini, memungkinkan jika aku melawan mereka dengan serius disini.. bakat mereka akan sia-sia."


"Seorang seniman akan menunggu karyanya matang dan lalu mempublikasikannya, maka aku.. sebagai seniman pendekar pedang akan menunggu seniman pedang lainnya yang bisa memuaskanku bertarung.. seperti definisi.. menunggu bakat seseorang matang..." Hotatarubi Kitsune, Kitsune adalah namanya, memiliki arti rubah mungkin.


Senyuman yang menghiasinya terlihat begitu misterius dalam periode sekarang.


"Yoshino-kun!! Jangan bersedih!! Dia sangat kuat, dan bahkan meremehkanmu!! Aku percaya di next match kalau ketemu lagi, mungkin kau akan menang melawannya!!" ucap Izumi menghibur sang Yoshino.


"Haha.. ini antara seseorang dan teman, dan dia memperlihatkan seni yang menipu mata." ucap Yoshino yang kayaknya dia baik-baik saja dan tak terganggu soal barusan yang terjadi.


Sementara itu di kapal Kurama Kouhai, Hozuki berbincang-bicang dengan Kenkomura.


"Astaga, Kenkomura-oniichan kamu dipecundangi oleh om-om!! Ganbatte oniichan!! Dont cry oniichan!!" ucap Hozuki.


"Brengsek!! Oniichan kepalamu!! Aku tidak memikirkan hal itu!! Aku sedang memikirkan cara membunuh pria itu!! Dia meremehkanku!!" bentak Kenkomura, sisi badassnya memang sudah mendarah-daging.


Bahkan Hozuki cukup maklum tentang apa yang terjadi.


"Etto.. jadi ini sekuad kita dah nambah satu biji.." gumam Hozuki.


"Pendekar Pedang Badass, Kenkomura Oniichan-kun, Pemanah Hebat Alice-chan, Franksboy si Mecha, plus kakah Keikomaru-kun sang Mekanik handal!!" sambung Hozuki berbinar-binar, nampaknya dia sangat senang dengan bertambahnya teman baru.


"Mukamu oniichan!!" bentak Kenkomura.


"Hadduh, aku tak habis pikir, sekarang Bajak Laut Pemain Air ada dua orang dari teknik mesin." ucap Alice.


"Tidak apa-apa, karena kemampuan kita beda di beberapa bidang." ucap Keiko.


"Hmm.. bagaimana jika kita membuat televisi, dan menonton tivi di kapal itu sangat menyenangkan!!" ucap Franksboy.


"Hmm.. malah makin aneh nih.." si Kenkomura nepuk jidat.


Tampaknya, Kenkomura dari bajak laut pemain air dan juga Yoshino dari bajak laut cosplayers seakan mereka merasakan hal sebelumnya itu tak terjadi, dan sekarang dua pihak ini selalu melakukan obrolan gajelas.


Hozuki sudah berada di depan kabin kapal, sembari menoleh kearah kiri tempat keberadaan kapal Pizza Hunter miliknya Izumi.


"Yo..." Izumi juga kebetulan menoleh kearah kapal Kurama Kouhai milik sang Hozuki.


"Izumi-kun!! Aku akan menjadi raja bajak laut!!" teriak Hoxuki bersemangat.


"Heh???" Izumi yang merasa diteriakin mendengar hal ini dengan santai-santai saja. Dan malahan jari-jari di tangan kanannya dia gunakan untuk mengupil.


"Oh, santai saja.. cita-citaku ndak mau jadi bajak laut kok, akukan mau jadi orang kaya." jawab Izumi sangat santai.


"Ya begitulah, Izumi si Cosplayers, cita-citanya pengen kaya doang, soalnya utangnya kebanyakan apalagi dikampung dia banyak ngutang tetangga.. kalau jadi kaya kan banyak duit ya jadi ezz lah kalau ngebayarin utang." komentar Yoshino.


"Hoho.. tampak tenang yah yang barusan dipecundangi.." ejek Kenkomura.


"Hoho... satu pria tak berguna yang takutan sama pedang paling dia dah abis ngompol di kamar mandi dan pakaiannya dia ganti karena malu kelihatan celananya basah ama pipis tampak tenang ya merasa tak terjadi apa-apa." balas Yoshino.


"Brengsek!! Kenapa lebih panjang!! Kenapa ejekanmu lebih panjang!! Pendekin woy!!" protes Kenkomura.


"Yodah, Useless Kenkomura..." Yoshino memendekkan ejekannya dan terciptalah ejekan sangat pendek darinya.


"Nah gitu dong pendekk biar adil dan makmur." ucap Kenkomura yang kemudian memperlihatkan pose jempol via kedua tangannya.


"Tampak tenang tanda dia mengakui bahwa dia useless.." ucap Yoshino dengan nada datar.


"Woy!!! Woy!! Woy!! Sini bakuhantam kita brengsek!! teriak Kenkomura.


Bagaikan antara seseorang dan teman, meskipun mereka adalah dua orang dengan karakteristik berbeda, tetapi mereka juga menyanjung tinggi sebuah persahabatan dan persaingan.


"Lihat saja... aku akan mengalahkan pria itu." gumam Yoshino dalam hati. Biar gak kedengaran orang-orangan.


"Aku akan mencabik wajahnya!!" ucap Kenkomura di lubuk hatinya sembari sedang ber-flashback soal kemampuan sang Kitsune yang berbahaya.


Yoshino dan Kenkomura, meraka adalah pendekar pedang dengan jalan kebanggaan. Tetapi, tidak bagus mereka selalu menang, dan akhirnya mereka berhasil melihat bahwa ada seseorang yang sangat kuat di dunia pedang-pedangan.


"Hmmm..." Izumi sedang memikirkan sesuatu, tetapi berikutnya sebuah suara keluar dari perutnya...


"L-lapaaaaaaaaaarrrrrr!!" teriak Izumi tiba-tiba.


"Sudah tiba!! Kegilaan si maniak pizza!!" sambung Kenkomura.


"Astaga!! Dia mengagetkanku!!" komentar sang Alice.


"Ini tiba-tiba sekali!!" sambung Yoshino.


"Haddeh.."


Sementara itu, dari sisi sebelumnya disekitaran Sambomaster yang sudah ditinggalkan.


Seorang Pria berwajah cupu memainkan smartphone-nya begitu serius.


"Rasakanlah ini!! Ayo hajar!! Tendang!!" beginilah potret seorang pecandu game.


Untuk antisipasi seseorang yang menganggu dengan menelponnya, kebetulan dia menyediakan dua hape, satu buat main game, satu buat teleponan.


Benar saja, satu hapenya yang berada di kantung celana sebelah kiri mulai berdering, menandakan ada panggilan dari seseorang yang sangat penting.


Seakan-akan sudah mengetahui letak setiap benda, dia mengambilnya dengan cepat menggunakan tangan kanannya dan kemudian dengan cepat ia mengangkat panggilan tersebut.


"Moshi-moshi??" ucap Pria ini dengan wajah cupu, dan begitu serius.


Suara dengan nada sedikitan serak mulai terdengar dari smartphone tersebut.


"Kristopher Kaiserlautern-Nürnberg von Haaland.. bergabunglah dengan bajak laut BridgeIsFallingDown!!" ucap seseorang yang menelepon.


"Oh.. sudah kuduga!! Shin-senpai toh!! Aku kemarin dulu membaca koran dan melihatmu masuk dalam berita!! Kamu keluar dari angkatan laut? wah bagaimana reaksi Whitecoffee-senpai ya!" dengan nada ceria berikutnya, Haaland membalas ucapan sang Shin dengan begitu ceria.


"Sifat kekanak-kanakanmu masih ada rupanya, itu merepotkan... jadi kau masih suka mengumpulkan kartu angkatan laut hadiah dari sneck chocka-chocka ya!!" balas Shin.


"Hehe.. sudah dulu senpai!! Aku sedang main game!!" dengan cepat Haaland mematikan smartphone itu, dan lalu menggunakan satu hapenya untuk main game lagi.


Di tempat yang keberadaannya belum diketahui.


"*****!!" Shin menggerutu, tepatnya dibelakangnya ada beberapa orang yang terlihat sangat kuat.


"Haddeh.."


Sementara itu...


"Sialan nih si Izumi!!" ucap Shoba.


"Dia sangat kuat." sambung Ushiwakamaru.


- B e r s a m b u n g