
Di wilayah Lost Cross, dimana tempat-tempat orang kaya yang diakui Hristov berada..
Terlihat seorang pengamen jalanan, Futaba dan penari jalanan, Mirabelle masih melakukan aksinya untuk menarik perhatian orang-orang kaya.
Iringan musik yang indah mengiringi tarian indah milik Mirabelle, mereka berdua telah memerankan perannya dengan sangat baik.
"Bagus, lanjutkan musiknya seperti ini! Mereka terus berdatangan, Futaba!!" Batin Mirabelle yang masih terus menari sambil melirik ke arah Futaba.
"Kau juga kerja bagus, Mirabelle!! Lakukan tarianmu seperti itu!! Orang-orang kaya itu akan terus berdatangan!!" Batin Futaba yang masih memainkan alat musik ukulelenya sambil melirik ke arah Mirabelle.
Orang-orang kaya hidung belang mulai berdatangan dan mulai menggoda Mirabelle dan Futaba.
"Kalian berdua cantik sekali.."
"Perempuan seksi, jadilah istriku.."
"Aku akan memberimu banyak uang!"
"Sawer teross!!"
"Yihhhaaaa!!!"
Davidestrom juga ikut menyawer Mirabelle, bahkan seorang Davidestrom yang menyamar sebagai orang kaya pun ikut tergoda oleh Mirabelle dan Futaba.
"Asyekkk!! Izumi dan yang lainnya pasti bakal menyesal karena tidak beroperasi di Lost Cross!! Ini adalah keberuntungan seorang laki-laki!!" Batin Davidestrom, ia nampaknya sangat menikmati tarian Mirabelle dan musik Futaba.
Kemudian seorang penjual koran dengan menaiki sepeda melewati pertunjukkan Mirabelle dan Futaba, ya benar! Ia adalah Sho.
"Kring! Kring! Kring!" Suara bel sepeda berbunyi.
"Koran-koran! Ayo korannya!! Ada berita menarik!! Seorang pria bertengkar dengan sebuah tiang!!!" Teriak Sho mencoba menawarkan koran-korannya.
Beberapa orang mendengar ucapan Sho sebagai penjual koran.
"Bertengkar dengan tiang?"
"Berita yang aneh.."
"Berita gak bermutu.."
Kemudian Sho belok ke sebuah gang sepi dengan sepedanya, kemudian ia menghubungi Rocky Whitecoffe yang sedang melakukan perannya sebagai penyaji minuman disisi lain.
"Disini Sho, apa ini dengan Rocky?" Tanya Sho melalui Walky Talkie.
"Disini Rocky, benar disini Rocky.." jawab Rocky.
"Rocky, cepat kemari ke Area 21, kita akan menyergap pria-pria kaya disini, ekspetasi diluar dugaan, kira-kira ada banyak sekali orang kaya yang tertarik dengan pertunjukan Mirabelle dan Futaba.." ucap Sho.
"Baiklah, Mirabelle dan Futaba hebat sekali bisa menarik perhatian begitu banyaknya orang, aku akan segera mengabarkan informasi ini kepada seluruh pasukan yang kita bawa.." ucap Rocky
"Yokai, kita akan melakukan penyergapan 15 menit dari sekarang, jangan sampai terlambat, aku akan mengawasi Mirabelle dan Futaba dari kejauhan agar tidak terjadi sesuatu yang tak diinginkan.." ucap Sho
Kemudian Sho pun mematikan Walky Talkie nya."Gacha!"
"Baiklah, 15 menit dari sekarang, angkatan laut akan menangkap orang-orang kaya itu untuk diintrogasi.." ucap Sho pelan sambil mengawasi Mirabelle dan Futaba dari kejauhan.
Beberapa saat kemudian, setelah cukup sekian lama menunggu, Mirabelle dan Futaba masih melakukan aksinya.
Tetapi pria kaya hidung belang itu tidak bisa mengontrol hasrat dan hawa nafsunya. Kemudian salah satu pria hidung belang langsung memegang kedua tangan Mirabelle yang sedang menari.
"Hai nona cantik, yuk main sama om, kita bersenang-senang di hotel bintang lima yuk, om kasih apapun deh, hehehe!!" Ucap salah satu pria sambil tersenyum mesum.
"L-lepaskan bodoh!! Dasar pria buaya!!!" Teriak Mirabelle, ia memberontak dan mencoba melepaskan dari pria tersebut.
"Diamlah wanita lajang, disini ada puluhan pria yang siap menyerangnya kapan saja loh, diam dan pasrah lah.." ucap pria tersebut dengan tatapan mesum.
Kemudian Sho datang dan langsung menghempaskan orang-orang kaya tersebut dengan kekuatan anginnya."Enyahlah sampah masyarakat!!!!"
"Wusshhhhh!!!!"
"Huooooo!!!!" Davidestrom yang tak tau apapun yang terjadi, tiba-tiba ikut terhempas.
Pria-pria yang mencoba mengganggu Mirabelle terhempas karena kekuatan dari Sho.
"Sialan!! Kenapa aku bisa terhempas di udara!!"
"Siapa yang melakukan ini sialan?!!"
"Brengsek!! Ada pengguna kekuatan!!"
"Gubrakkk!!!" Orang-orang kaya tersebut berjatuhan setelah Sho menonaktifkan kekuatannya.
"Hei pria-pria brengsek!! Apa yang kau lakukan pada temanku, kisama!!!" Teriak Sho dengan nada sinis.
"Oh, jadi kau ya penjual koran yang melakukan ini.." ucap salah satu pria kaya.
Kemudian Rocky Whitecoffe dengan pakaian bartendernya beserta 50 angkatan laut datang dari belakang Sho.
"Maaf Sho, apa ini sangat lama? Aku sedikit terhambat di perjalanan kemari.." ucap Rocky dengan nada percaya diri.
"Kau sedikit terlambat sialan.." geram Sho.
Pria-pria kaya yang melihat datangnya banyak orang di belakang Sho penjual koran pun terkejut.
"Woi-woi yang benar saja!!"
"Kenapa banyak orang yang datang!"
"Siapa mereka sebenarnya!!"
Kemudian Sho, Rocky Whitecoffe dan 50 angkatan laut lainnya langsung memakai jubah angkatan laut secara serentak.
Disusul Mirabelle dan Futaba yang juga langsung mengenakan jubah angkatan laut.
Pria-pria kaya itu pun semakin panik ternyata angkatan laut sedang menyamar di Lost Cross.
"Sialan, ternyata penari dan pengamen itu adalah angkatan laut!!"
"Cepat hubungi pusat!!"
"Ada banyak sekali angkatan laut!!!"
"Kabur semuanya!!"
"N-n-n-n-n-n-n-nani?!!!!!! Kenapa ada banyak angkatan laut disini?!!!! Ini gawat!!!!!!!!" Dengan raut wajah yang aneh, Davidestrom terkejut dengan kedatangan angkatan laut yang secara tak diduga.
Pria-pria kaya beserta Davidestrom pun mencoba berlari dari angkatan laut tetapi angkatan laut menembaki mereka dengan senapan obat bius.
Siapa saja yang terkena dari peluru senapan ini, target tersebut akan pingsan selama satu jam.
"Sekarang, tembak orang-orang itu dengan senapan obat bius!!!" Perintah Sho kepada seluruh pasukan angkatan laut.
"Jduaarr!!! Jduaarr!!! Jduaarr!!!" Angkatan laut menembaki pria-pria kaya hidung belang tersebut dengan senapan obat bius.
"Uaghhhh!!!"
"Hristov-sama!!!"
"Laporkan ke Hristov-sama!!!"
"Uaghhh!!!"
Pria-pria kaya tersebut langsung tersungkur ke jalanan setelah terkena tembakan dari angkatan laut.
Davidestrom yang mencoba kabur pun terkena tembakan dari angkatan laut."S-sialan?!!! Kenapa bisa aku tertangkap oleh angkatan disaat-saat yang begini, Izumi maafkan aku.." batin Izumi.
"Uargggghhh!!!" Davidestrom pun terkena tembakan senapan obat bius milik angkatan laut, Davidestrom tersungkur ke jalanan dan pingsan seketika.
"Cepat kumpulkan pria-pria kaya bodoh tersebut!! Ikat mereka dan bawa ke gedung yang telah kita dapatkan tadi, mengerti?!!!!" Teriak Rocky Whitecoffe.
"Baik, pak!!!!" Jawab seluruh angkatan laut secara serentak.
Satu jam kemudian..
"Ukh.. dimana aku ini?" Davidestrom mulai sadar dari kondisi pingsannya.
Davidestrom melihat dirinya diikat oleh rantai yang sangat kuat, kedua tangannya maupun kedua kakinya, dan banyak pria-pria kaya yang bernasib sama seperti dirinya.
"Sebenarnya apa yang sedang terjadi padaku?!! Oh iya, aku tertembak oleh angkatan laut, apakah ini markas utama angkatan laut? Sepertinya bukan.." batin Davidestrom.
Kemudian datanglah Sho, Rocky Whitecoffe, Futaba dan Mirabelle..
"Baiklah pria-pria brengsek yang berada disini, komunikasi kalian sudah kuputus, jadi kalian takkan bisa melakukan kontak kepada Hristov. Aku hanya ingin mengintrogasi kalian.." ucap Rocky Whitecoffe dengan tatapan intimidasi.
Bersambung...