Cosplay

Cosplay
Chapter 430 - [ Spesial ] Your Enemies Is Operpower I



Note : Chapter spesial yang berjudul Your Enemies Is Operpower. Chapter kali ini merupakan bukan bagian dari alur utama cerita cosplay, karena Chapter spesial ini akan mempunyai alur tersendiri sampai selesai.


~


Di sebuah Distrik, dimana kesehariannya diisi oleh kegiatan berjudi oleh orang-orang kaya. Mereka mengatakan kalau 'berjudi' adalah hobi mereka.


Di sebuah kasino, terlihat beberapa sedang bermain judi, ada yang menang dan ada yang kalah, yang menang yang menjadi penguasa dan yang kalah akan menjadi budak mereka bila tidak bisa membayar utang.


"Yeah, aku menang!!! Aku menang besar!!! Sekarang serahkan semua hartamu kepadaku!!!" Teriak seorang pria yang menang dalam berjudi.


"Astaga kenapa aku bisa kalah??!!! Kau pasti melakukan kecurangan ya?!!" Teriak seorang pria yang telah kalah saat berjudi.


Kemudian seorang pria dengan jas hitam ala mafia masuk ke dalam kasino tersebut. Ia bernama Daniel Jovakovsky.


Saat Daniel memasuki kasino tersebut, tiba-tiba seluruh penjudi yang di dalam kasino tersebut memandang Daniel dengan rasa ketakutan.


"D-dia Daniel kan?!!"


"Dia si raja judi itu?!!"


"G-gawat!! Aku harus segera keluar dari sini, kalau tidak semua harta yang telah kumenangkan akan dirampas!"


Lalu terlihat salah satu penjudi mencoba keluar dari Kasino tersebut. Tetapi Daniel melirik orang tersebut dan sudah bisa menebak kalau orang tersebut mencoba menghindarinya."Berhenti disitu, tuan.."


"G-gawat!!" Pria yang hendak keluar dari Kasino itu pun terkejut."T-tamatlah riwayat ku!!"


"Kau mencoba menghindariku kan? Sombong sekali dirimu, mau mencoba berjudi melawanku?" Tanya Daniel


Tiba-tiba pria tersebut langsung menantang Daniel dengan sangat lantang."Daniel! Aku tahu kau itu Raja judi!! Tapi sekarang, aku akan melawanmu!!! Dan akan kurebut gelarmu sebagai raja judi!!!"


"Oh? Baiklah.." ucap Daniel dengan santai.


Beberapa saat kemudian, setelah Daniel melawan pria yang hendak menghindarinya tersebut, Daniel telah memenangkan perjudian dengan sangat mudah.


"A-apa?!!! Bagaimana bisa?!! Seharusnya dadu ini genap?!! Kenapa bisa ganjil?!!!" Teriak pria lawan dari Daniel.


"Kau kalah, sekarang serahkan semua hartamu.." ucap Daniel,"Untuk kalian semua, silahkan menikmati bermain judi di Distrik Gambler!!! Sekarang aku sudah mulai bosan untuk berjudi!! Buat kalian mengetahui ada seorang perusuh yang ingin mengacaukan judi kalian, silahkan laporkan kepadaku, dan aku akan menindak tegasnya.."


Tiba-tiba semua penjudi yang berada di dalam Kasino langsung menyoraki Daniel."Hidup Daniel!! Hidup Daniel!! Hidup Daniel!!!"


"Distrik Gambler adalah surganya para penjudi!!! Bila ada yang berniat mengacaukan perjudian kalian kalian bisa membunuhnya atau melaporkannya kepadaku langsung!!" Teriak Daniel dengan semangat.


"Huooooo!!!!"


"Siap tuan Daniel!!"


"Hidup Raja Judi!!!"


Begitulah Distrik Gambler, Distrik yang dipimpin oleh Daniel karena ia mempunyai gelar Raja Judi.


Setiap hari yang dipenuhi dengan bermain judi, mabuk-mabukan bahkan bermain wanita, itu adalah hal biasa di Distrik Gambler. Selama ia berjudi maka tidak apa-apa.


Tetapi di kemudian hari, terdapat suatu insiden misterius di beberapa kasino di Distrik Gambler.


Dimana para penjudi yang setiap harinya bersemangat untuk berjudi tiba-tiba mereka putus asa, lemas, dan tidak tersenyum setiap harinya.


Terlihat di salah satu Kasino bernama Kasino Starlight, para penjudi yang berada di kasino tersebut terlihat dalam kondisi yang putus asa, lemas dan tanpa tersenyum.


"Aku malas bermain judi~"


"Aku ingin mati saja~"


"Ambil saja uangku, aku tidak butuh~"


Bahkan pemilik kasino pun terlihat duduk di sebuah kursi dengan keadaan tubuh yang loyo."Aku akan menutup Bar ini saja~"


Fenomena misterius ini, fenomena yang jarang terjadi ini tiba-tiba membuat seluruh orang di Distrik Gambler menjadi ketakutan.


Beberapa Kasino pun telah tutup demi keamanan dan tak mau mengambil resiko, Daniel yang mendengar hal tersebut, ia langsung berkeliling di Distrik Gambler untuk melihat langsung.


"Hari ini, Distrik Gambler sepi tidak seperti hari-hari pada biasanya, jadi laporan tentang fenomena itu benar adanya.." ucap Daniel sambil menghisap rokoknya.


"Boss, apakah ini fenomena yang disebabkan oleh alam atau disebabkan oleh manusia? Aku curiga ini ulah manusia.." ucap Suiko.


Suiko Akamatsukamisuzuka, ia adalah rekan Daniel dalam berjudi, ya bisa dibilang ia adalah partner sejak lama.


"Kalau ini ulah manusia, sepertinya ia mencari gara-gara, Boss. Apakah dia tidak tahu siapa yang menguasai Distrik Gambler ini.." ucap Angelise.


Angelise Anatasha Pierre Duvermeleon Van Der Francescio. Ya, namanya sangat panjang sekali, ia juga partner Daniel dalam berjudi.


Angelise dan Suiko juga seorang penjudi dan petarung sama seperti Daniel. Daniel menjadi pemimpin Distrik Gambler selain dia raja judi ia juga sangat kuat.


Daniel pun membuang rokoknya, kemudian Daniel menginjak-injak rokoknya, ia kesal dengan fenomena ini karena membuat ekonomi di Distrik Gambler menjadi merosot."Sialan! Siapa yang menjadi dalang dari orang-orang yang berubah menjadi putus asa begini!!!!"


Kemudian, terlihat seorang penjudi yang berjalan dengan loyo, bahkan penjudi tersebut merasa putus asa dan ingin bunuh diri."Ah, kenapa aku hidup segala, aku tidak ingin berjudi.."


Melihat hal itu, Daniel pun langsung menghampiri penjudi tersebut dan langsung menanyainya."Apa yang membuatmu menjadi seperti ini?"


"Hah? Aku ingin bunuh diri, aku tidak ingin berjudi, aku sedih sekali karena aku hidup di dunia ini.." ucap penjudi tersebut dengan nada loyo.


"Siapa yang membuatmu menjadi begini?" Daniel pun kembali menanyakan siapa yang membuat penjudi tersebut menjadi putus asa seperti ini.


"Seorang pria datang dan wushhzz~" ucap penjudi tersebut yang jawabannya mencla mencle.


"Cih, seperti dugaanku, fenomena ini bukan disebabkan oleh alam, tapi ini perbuatan manusia, siapa sebenarnya dalang dibalik orang-orang yang putus asa begini?!!!" Daniel pun menjadi murka.


Kemudian dari belakang Daniel, datanglah seorang pemuda berumur kisaran 20 tahun. Dengan mengenakan sweater Hoodie Assassin yang membuat wajah pemuda tersebut tertutup oleh tudung sweaternya.


"Aku mendengar seseorang yang sedang marah, ada ribut-ribut apa ini?" Tanya pemuda tersebut.


Daniel beserta dua partner nya pun langsung menoleh ke arah pemuda yang baru datang tersebut.


"Huh? Kau siapa?" Tanya Daniel.


"Aku siapa? Aku bukan siapa-siapa, aku hanyalah seseorang yang hanya sekedar lewat. Aku mau bertanya kepadamu, tuan.." ucap pemuda tersebut.


"Bocah sepertimu mau bertanya apa kepadaku hah? Bahkan cecunguk sepertimu tak berhak bertanya kepadaku.." ucap Daniel.


"Apa kau pemimpin mereka?" Tanya pemuda tersebut sambil tersenyum licik.


"Kalau iya, memangnya kenapa? Mau menantangku berjudi? Bocah ingusan sepertimu mending kau pulang saja nak, disini berbahaya.." ucap Daniel.


Pemuda tersebut pun berjalan mendekati Daniel sambil membuka tudung sweaternya."Perkenalkan namaku Clyde Smile, ternyata kau pemimpin nya ya? Jadilah anak buahku.."


"Jadi anak buahmu?!! Yang benar saja keparat!! Mana mungkin aku menjadi bawahan dari bocah ingusan sepertimu!!" Ucap Daniel.


"Kita buktikan saja siapa yang lebih kuat.." ucap Smile sambil tersenyum lebar, kemudian keduanya mengeluarkan sinar sekilas.


B E R S A M B U N G