
Chapter 528 - Eksistensi Pertempuran.
Aura kegelapan yang keluar dari tubuh Filimonov mulai terpancar menyebar ke seluruh area Ibukota. Bahkan semua orang seketika merinding saat merasakan aura tersebut. Aura yang haus akan darah, sensasi kematian yang seolah-olah sudah berada di depan mata.
Barrier penghancur juga semakin menyempit.
Di puncak dataran tinggi sudah terlihat empat orang yang bersiap untuk mengalahkan Filimonov.
Izumi berjalan beberapa langkah kedepan, setelah itu dia pun melompat ke arah Filimonov dan mencoba untuk meninjunya dengan serangan es. Akan tetapi, Filimonov juga meninju balik Izumi.
Dua tinju yang saling berbenturan satu sama lain pun menciptakan sebuah gelombang kejut. Gelombang kejut ini sedikit mengubah iklim di sekitar menjadi cukup dingin. Langit pun semakin gelap, suara Guntur terdengar dimana-mana.
Izumi terpental beberapa meter kebelakang, namun dia berhasil menginjak tanah dengan mudah.
"Demon.."
Filimonov mengangkat tangan kanannya dan menunjuk ke arah langit. Tiba-tiba kilatan petir berwarna hitam datang dari awan gelap dan langsung menyelimuti tangan Filimonov.
Yoshino yang kini sudah memegang pedang Black Lotus dan pedang Sebastian pun langsung memasang posisi siaga, "Serangan yang sangat kuat itu akan segera datang.."
"Legolas, siapkan perlindungan dari energi elf terbaikmu. Seperti kata Yoshino, Filimonov akan segera melancarkan serangan besar.." perintah Firehn.
Legolas mengangguk mengiyakan perintah Firehn, "Anti-Demon : White Elf Shield.." Dalam sekejap energi elf keluar dari salah satu tangan Legolas, kemudian energi itu menyebar dan membentuk seperti bola untuk melindungi Izumi, Yoshino, dan Firehn.
"Demonlord!"
Filimonov melesatkan petir hitam yang sangat dahsyat ke arah Firehn, Legolas, Izumi, dan Yoshino. Petir itu menghancurkan tanah yang dilewatinya, "Bztss!!!"
Akan tetapi, petir hitam itu tidak bisa melukai Izumi, Yoshino, Legolas, dan Firehn karena sudah terlindungi oleh energi Elf. Serangan petir hitam itu berlangsung selama 2 menit. Meski hanya 2 menit, petir hitam itu sudah memporak-porandakan sekitar.
Setelah serangan petir hitam berhenti dan energi elf mulai terbuka, Yoshino langsung berlari bagai kilat ke arah Filimonov sembari melancarkan sebuah serangan dari teknik 2 pedang miliknya.
"Nitoriyuu : Demon Hunter!!!" Sebuah serangan pedang, dimana kedua pedang milik Yoshino yaitu Black Lotus dan Sebastian menyerap energi kegelapan milik Filimonov kemudian energi kegelapan itu dibalikkan kembali kepada Filimonov melalui tebasan pedangnya, "Batsss!!!"
"Demon : Dark Knight!!!"
Dalam sekejap, energi kegelapan yang menyelimuti tubuh Filimonov pun membentuk sebuah baju armor dan pedang. Tanpa basa-basi, Filimonov pun juga melancarkan tebasan ke arah Yoshino.
Dua tebasan yang saling berbenturan satu sama lain sedikit menciptakan getaran kecil di puncak dataran tinggi, hal ini terjadi karena 2 energi kegelapan saling bertabrakan. Tak lama kemudian sebuah ledakan kecil terjadi dan menciptakan kepulan asap yang cukup tebal, "Duarrr!!"
"Swusshttttt!!!!!" 10 anak panah dengan berlapiskan energi elf keluar dari kepulan asap dan langsung mengarah cepat ke Filimonov.
"Demon : Dark Fire!!!!!" Jubah dan pedang yang dikenakan Filimonov kembali berubah menjadi sebuah energi. Kemudian Energi itu bermanifestasi menjadi api hitam dan langsung melenyapkan 10 anak panah yang mengarah ke arahnya tersebut.
"Filimonov!!! Rasakan ini!!!" Izumi langsung saja menghantamkan pukulan es raksasanya itu kepada Filimonov, "Bruakkk!!!!"
"Sepertinya dia sudah terkena serangan langsung tanpa dihindarinya, meski ini tak membuatnya kalah, setidaknya dia terluka.." ucap Firehn.
Beberapa menit kemudian, Izumi sudah kembali ke barisan Firehn, kepulan asap tebal yang disebabkan oleh pukulan raksasa es Izumi perlahan mulai menghilang. Dan juga terlihat Filimonov yang terkapar.
Meskipun Filimonov terkapar di tanah, dia tampak baik-baik saja sembari menatap langit. Dia menghembuskan nafas panjangnya dan berkata, "Manusia bodoh itu benar-benar ingin membangunkan iblis yang mengerikan.." Filimonov berdiri sembari mengibas-ngibaskan baju yang kotor.
"Dia tampak baik-baik saja. Dia memang benar-benar iblis. Bahkan dengan serangan yang begitu telak, dia sama sekali tidak terluka.." ucap Legolas.
"Batsss!!! Batsss!!!" Yoshino melesatkan 2 tebasan dari jarak jauh ke arah Filimonov. Tebasan angin yang cukup besar dan sangat tajam. Akan tetapi, Filimonov berhasil menangkisnya dengan energi sihir miliknya.
"Cih. Tidak mempan. Sepertinya aku harus meningkatkan kekuatanku lagi. Apapun yang terjadi, tebasan biasa takkan berpengaruh baginya, aku harus segera melampaui limitku." ucap Yoshino, dia memasukkan pedang Sebastiannya kedalam sarung pedang.
"Kalau tebasan tidak mempan, mungkin pukulan bisa berdampak padanya, Yoshino! Biar aku coba!" Izumi melapisi kedua tangannya dengan kekuatan es nya. Kemudian dia pun berlari cukup cepat ke arah Filimonov, "Ice-Ice No Elephant Gutling Hits!!!" Izumi melancarkan pukulan es raksasa bertubi-tubi ke arah Filimonov.
Dalam sekejap tubuh Filimonov diselimuti energi kegelapan untuk melindungi dirinya dari serangan Izumi. Izumi terus memukuli Filimonov secara bertubi-tubi, namun Filimonov hanya memasang ekspresi biasa.
Dari kejauhan terlihat Firehn yang menutup mata kirinya, dia mefokuskan untuk melihat Filimonov dengan mata kanannya, mata Firehn sedikit mengeluarkan sinar.
Disaat itu pula, armor pelindung yang terbuat dari energi kegelapan milik Filimonov pun sedikit mengalami keretakan. Menyadari hal itu, Filimonov langsung bergerak cepat. Filimonov berteleportasi ke sisi Izumi dengan kekuatan iblisnya. Lalu, Filimonov pun langsung menendang perut Izumi dengan sangat keras hingga terpental jauh kebelakang, "Buaghhh!!!!!"
"Uaghhh!!!"
Izumi terpental kebelakang cukup jauh, hingga membuat dirinya terjatuh dari puncak dataran tinggi. Melihat hal itu, Firehn, Legolas, dan Yoshino pun cukup terkejut.
"Oey, Izumi!!!!!" teriak Yoshino.
"Makhluk lemah! Enyahlah kalian dari sini! Matilah!" teriak Filimonov, "Demon : Darkness of Tornado!!!" Angin tornado dengan angin berwarna hitam pekat langsung meluluh lantahkan puncak dataran tinggi.
Yoshino, Firehn, dan Legolas kini berada didalam bola pelindung energi elf. Dengan kekuatan Legolas, mereka bisa sedikit bernafas lega karena bisa menghindari serangan besar dari Filimonov.
Filimonov menyadari sosok Legolas ada hal yang harus disingkirkan terlebih dahulu. Itu karena 2 serangan besar terakhirnya tidak bisa menembus pertahanan milik Legolas.
"Bangsa Elf, ya? Sudah setelah sekian lama aku tidak mendengar ras itu. Namun kini salah satu dari ras Elf berada di hadapanku.." ucap Filimonov, "Sepertinya aku akan melenyapkanmu, kau adalah penghalng terbesar.
Kini Filimonov sudah mempunyai target pertama yang harus dia bunuh, dia adalah Legolas dari bangsa Elf. Karena kekuatan Elf milik Legolas sangatlah merepotkan bagi Filimonov. Izumi yang terjatuh dari puncak, Barrier penghancur yang semakin menyempit, semua orang yang terkurung didalam Barrier penghancur mulai merasakan kepanikan.
Akhir dari semuanya.
B E R S A M B U N G