Cosplay

Cosplay
Chapter 256 - Densetsu.



"..........."


Densetsu adalah legenda, dimana mereka hanya ingin menjadi legenda dan akan dikenang sebagai legenda, pada dasarnya legenda adalah legenda, karena from zero to legend, semakin melegenda seseorang, semakin terkenal pula ia di khayalak-ramai.


".... Densetsu itu mencakup hal yang mereka pecahkan, seperti mereka menginginkan harta yang melegenda, aku tidak terlalu tertarik dengan legenda emas yang orang itu tinggalkan, karena dia hanyalah sampah..." Pria berwajah sedikit menakutkan ini adalah Frederick Groombridge, Seseorang yang menguasai Pulau Lunarian dengan segala konsep Party yang dipenuhi kemewahan dan lelang-lelangan.


"....... Jadi apakah ini sampah?" tanya sang gadis yang baru dia culik sebelumnya, ya ini adalah Shion, gadis berpakaian tradisional yang cukup menawan jika dilihat lebih teliti.


Meskipun begitu, meskipun seperti itu, Legenda gadis cantik yang melebihi kecantikan semua gadis adalah legenda membosankan yang bisa membuat beberapa gadis ingin menjadi seperti legenda, bermimpi, berkhayal, dan tetap berangan-angan tanpa membuat penampilan mereka sedikit lebih menarik.


Namun, Barisan Gadis-Gadis mulai datang dengan senyuman kecut mereka, senyuman dipaksakan dan senyuman yang tidak melambangkan keindahan.


Densetsu....


Dahulu kala, dalam jutaan tahun yang bahkan belum diketahui oleh Manusia diperiode ini, tersimpan sebuah legenda tentang gadis dengan senyuman terindah-nya.


Dia bernama Lunarian Lunarie, Gadis yang melambangkan cakrawala bulan dan keindahan pesona-nya adalah seperti itu.


Banyak yang jatuh cinta padanya, bahkan mungkin seorang Pria paling terkaya yang pernah pergi kebulan juga jatuh cinta padanya, Pria itu adalah Asutorunottu Hibito, yang berarti "Astronut" dimana dia bisa pergi kebulan karena dia adalah seorang Astronut.


Dalam Kilas-Balik yang menyakitkan, banyak orang memiliki pandangan yang berbeda-beda kepada sang Lunarie yang tak terbantahkan lagi pesona-nya.


"Kita akan menculik dia kan?"


Terbesit rencana mereka yang tak ada habisnya, Hibitto mendengar rencana mereka tanpa sengaja, karena dalam pendengaran yang menyakitkan telinga dan dengan rencana yang sangat barbar, Hibitto ingin menculik Gadis itu lebih dulu.


".... Kemana kita akan pergi?"


"Ketempat yang lebih jauh dari jangkauan orang-orang..."


Pada Akhirnya, dia dibawa pergi menuju tak terbatas dan melampaui ketinggian bumi.


"Kita menuju kebulan dengan keindahan yang mempresentasikan keindahan wajahmu..."


Tetapi, seberapa cantikpun gadis dan seberapa gagahnya sang pria itu pergi kesana, semakin lama semakin tahun berlalu dan semakin itu berjalan, mereka menjadi tua juga dan bahkan bulan masih tetap indah saat manusia yang tak abadi itu menua...


".... Manusia takkan bisa lari dari umur, dan takdir mereka ada untuk menua dan mati, dan kemudian kisahku berakhir seperti itu, bagaimana mereka yang disana, apakah mereka merindukan bulan yang menua?"


Legenda ini menjadi legenda yang sangat populer di kalangan gadis-gadis, akan tetapi, Legenda ini adalah kebenaran.


".... Mengapa dia sangat cantik dan menjadi rebutan.."


Kematian sang Lunarie, masih menjadi akhir yang tak diketahui, bagaimana dia menjadi sang gadis cantik yang menjadi rebutan...?


"... Ah, aku akan mati, dan kecantikan dari berkah yang kumakan akan jatuh dan menghilang, siapakah gadis malang yang akan mendapatkan kemalangan yang lebih malang dariku?"


Sekitaran ribuan tahun berlalu, Lostorage Towns.


Sangat beruntung karena bukan Shin yang memakan buah tersebut..


Buah yang dimakan itu memberikan penggunanya mampu menjadi sangat cantik seperti bulan dan bahkan dia bisa memanipulasi cahaya bulan dan bahkan bisa saja mengatur gravitasi bulan tetapi kemampuan ini hanya bisa dipakai saat malam hari.


Saat ini, Lunarian Town.


"Gadis baru, kenalkan namaku Marise Anabenedetta, aku adalah ketua perserikatan Bitchie..." Marise memperkenalkan dirinya sembari dia tersenyum, senyumannya tampak dipaksakan karena beginilah tempat ini, menyimpan kesedihan mendalam.


"????????" Dia masih terlalu tidak ingin bicara, hanya menatap Marise dengan tatapan tak paham, dia tak mengerti, berkalipun, berbicara, berjuang hingga mulutmu berbusa, Shion tetap tidak mengerti.


"Sakitnya, sakitnya, gunakanlah kata-katamu, jangan biarkan diriku bicara sendiri..."


"Marise, abaikan dia, dia itu masih baru, dia nanti akan terbiasa dengan next lelang, dia akan menjadi primadona, karena dia sangat cantik seperti dalam kisah Lunarian Lunarie..." ucap Groombdirge, Groombridge ini jululannya adalah "The King of ******." Karena dia sangat terkenal dikalangan bawah sebagai penjual gadis-gadis cantik.


"Terlalu Dark, apakah nanti from this storie akan ada Lights?"


Dalam kegelapan, mereka mengharapkan cahaya, cahaya cinta perlahan menyilaukan, mimpi itu dari mana datangnya.....


"Asyikkk!!! Doragon Ball seru!!!" teriak Daviderstorm, nampaknya dia sudah tak muntah-muntah karana fokusnya sekarang difokuskan kepada tayangan Dragon Ball di tivi.


"Apakah Dragon Ball itu seru? Setelah ini tayangan ONE PIECE dimulai kan?" tanya Izumi yang sangat serius, dia nampaknya ingin menyaksikan One Piece di televisi.


"Yoi, nextnya nanti si Luffy bakalan nyasar di desa si Ussopp yang ahli berbohong.." balas Daviderstorm.


"Huh?" Mendadak si Izumi terlihat ngambek dan jadi gak semangat, "Malas nonton ah, udah dapat spoiler duluan, dasar kang spoiler!!!"


"Dih baperan, dasar pantat tipis, jika baperan jangan sok asik nanya-nanya lah, dasar bodoh!!!" Bentak Daviderstorm.


Si Izumi nampak kesal, dan kemudian terbesit ide untuk menghilangkan fokus si Daviderstorm...


"Cabut ah..." ucap Izumi, dengan cepat dia mencabut colokan tivi dari stopkontak...


Brashhh...


"Eh mati?????????????!!!!!!!!" Daviderstorm mulai panik, dan bahkan wajahnya menjadi sedikit aneh serta kedua tangannya berusaha menahan mulutnya, dia mulai mual.


"T-tidak, Safety Zone-ku siapa yang off-kan, a-aku akan muntah-muntah!!!"


"Mamam!!!!" Seru Izumi yang terlihat cukup puas.


Dan akhirnya si Daviderstorm yang udah Safety-Zone muntah-muntah kembali karena kefokusannya sudah hilang kepada satu objek.


B E R S A M B U N G