Cosplay

Cosplay
Chapter 297 - Dendam.



"..... Huh? Apa maksudmu kau berbicara seperti itu, dasar tuan sok jagoan." Terdengar suara seorang pria yang berbicara dari luar sel tempat Arata Kobayakawa dikurung saat ini.


Arata yang menyadari hal itu pun langsung menatap seorang pria dari dalam sel, dimana ia masih dalam keadaan terborgol. Tatapannya yang begitu sinis, aura dendamnya terpancarkan begitu saja, "Zero.." Zero, itulah nama yang disebutkan oleh Arata ketika menyebut sosok pria yang berdiri didepan selnya.


"Wah-wah.." Seorang pria yang diduga bernama Zero tersebut bertepuk tangan ketika Arata menyebut namanya, ia tersenyum menyeringai, "Apa kau sudah merasa putus asa?"


"Enyahlah saja, Zero. Setelah aku lepas dari sini. Aku akan langsung menghajarmu dengan tanganku sendiri.."


"Hadyuhh~ a-atyutttt~" Zero bertingah sok imut dan pura-pura takut dengan tujuan mengejek Arata yang saat ini sedang terborgol dan terkurung di dalam sebuah sel yang begitu gelap, kotor, dan sedikit menyeramkan, "Apakah aku harus berkata b-baka onicchan!!"


"..... Cuih." Arata langsung meludah ke arah Zero dan hampir mengenainya, "Tunggu aku bebas dari sini dan aku akan menghajarmu sampai wajahmu tak berbentuk kembali, sialan.."


"Lagipula, kau takkan bisa bebas dan akan terus berada didalam tempat ini sampai akhir hayatmu nanti, bodoh. Ingat ini, karena tidak akan ada orang lain yang akan menyelamatkanmu dari sini.." ucap Zero dengan nada-nada penuh ancaman.


Zero Persento, dia merupakan salah satu orang yang bergabung dalam anggota inti Serikat Lunarian. Karena dia adalah anggota inti, kekuatannya juga tidak bisa diragukan lagi, Zero tidak bisa diremehkan begitu saja karena kekuatannya yang masih misterius.


*****


Di suatu tempat di pulau Lunarian yang bernama Victoria Town. Sebuah kota di pulau Lunarian yang menjadi penghubung jalur perdagangan bagi para pedagang-pedagang yang hendak keluar masuk di Pulau Lunarian.


Di Victoria Town juga terdapat pelabuhan besar yang setiap harinya ada puluhan kapal yang datang demi kepentingan bisnisnya. Namun, hari ini berbeda dari hari-hari lainnya. Karena kasus Izumi-Hozuki yang telah beredar di seluruh wilayah Lunarian, maka pelabuhan kini dijaga ketat oleh beberapa penjaga.


Setiap orang yang akan masuk ke Lunarian akan di cek indentitasnya di sebuah jembatan yang menghubungkan pelabuhan dengan gerbang perbatasan Victoria Town. Para penjaga akan menangkap orang-orang yang memiliki hubungan dengan Izumi dan Hozuki.


Situasi yang cukup rumit ini tak bisa dihindari lagi. Apalagi, kini salah satu kru bajak laut Cosplay yaitu Davidestorm terlihat terhebat dalam situasi rumit ini, ketika gilirannya akan tiba untuk menunjukkan identitasnya.


Saat ini, Davidestorm mengenakan jubah berwarna coklat dengan tudung jubah yang menutupi wajahnya. Hal ini ia gunakan sebagai bentuk penyamaran. Akan tetapi, ia tak mengantisipasi bila seseorang yang keluar-masuk dari Victoria Town harus mengungkapkan identitasnya yang sebenarnya.


Davidestorm kini berbaris di urutan ketujuh sebelum ia menunjukkan identitasnya yang sebenarnya kepada para penjaga.


"..... Sialan, kenapa harus menunjukkan identitas segala. Pasti ada alasan dibalik pengecekan identitas ini." gumam Davidestorm, "Lagipula, kenapa aku juga yang harus menjadi kelinci percobaan, sialan..!!"


Sementara itu, Yoshino terlihat berada di barisan dua belas, Vika dibarisan tiga belas, Killa dibarisan empat belas. Disisi lain, Kenkomura berada dibarisan tujuh belas, Alice dibarisan sembilan belas, Franksboy dibarisan dua puluh.


Namun, "Yare-yare, semoga rencana ini berhasil dan tidak ada hambatan sama sekali." Keikomaru saat ini sedang berada di deck utama kapal bajak laut Kurama sembari mengamati Yoshino, Kenkomura dan lainnya menggunakan sebuah teropong.


Setelah itu, Keikomaru terlihat tengah bersiap-siap dengan sebuah roket yang siap luncurkan ketika rencana yang sudah mereka diskusikan telah dijalankan.


"Yabai.. yabai.. yabai. Semoga si Davidestorm tak gegabah dan berhasil menjalankan rencananya agar kita semua bisa masuk tanpa ketahuan. Sesuai dengan yang tertulis di koran, mereka sedang mencari orang yang mempunyai hubungan dengan Izumi dan Hozuki. Dan, kenapa mereka berdua sudah sampai di Lunarian duluan satt!!! Mereka berdua telah membuat kekacauan..!!!" ucap Ushiwakamaru.


"..... Baiklah, selanjutnya!!"


"Baik!!"


Satu demi satu orang tengah menunjukkan identitasnya ke para penjaga dan berhasil lewat begitu saja. Dan giliran Davidestorm pun kini hampir tiba. Ia terlihat kebingungan apa yang harus ia lakukan.


Berfikir, berfikir, dan terus berfikir. Walaupun hanya menemukan jalan buntu Davidestorm masih terus berfikir sampai-sampai keringat dinginnya bercucuran secara terus-menerus. Sesekali juga ingusnya keluar dan Davidestorm langsung mengusapnya.


"Astaga, apa yang harus kulakukan nich. Duh, mereka ini seenaknya menyuruhku menjadi kelinci percobaan untuk menjadi pengalih perhatian. Jadi, apa yang akan kulakukan.."


Davidestorm langsung memegangi kameranya yang ia kalungkan di lehernya. Entah apa yang dia lakukan. Tapi, kini sudah saatnya gilirannya telah tiba..


"Baiklah, sekarang giliranmu. Cepat majulah dan tunjukkan identitasmu yang sebenarnya." ucap salah satu penjaga kepada Davidestorm.


Davidestorm pun langsung menepuk jidatnya lalu mengusap keringatnya yang membasahi wajahnya. Dalam waktu singkat ini ia harus melakukan sesuatu. Namun ia hanya bengong sampai dipanggil beberapa kali oleh para penjaga.


"Woi..!! Cepat majulah dan tunjukkan identitasmu!! Jangan buang-buang waktu!!"


"E-eh, ba-baiklah.." Davidestorm pun perlahan mulai berjalan maju ke arah penjaga yang sedang menagih identitas.


Flashback beberapa saat yang lalu ketika Davidestorm dan yang lainnya masih diatas kapal dan berkumpul di kapal bajak laut Kurama..


"..... Ada sesuatu yang aneh disini. Apa iya seseorang yang masuk ke Lunarian harus di cek identitasnya?" tanya Yoshino.


"Sepertinya tidak, mungkin hanya kali ini. Pasti ada sesuatu yang terjadi di Lunarian saat ini sampai-sampai mereka meningkatkan kewaspadaan terhadap orang-orang yang keluar-masuk di Lunarian." jawab Ushiwakamaru.


Tak berselang lama kemudian, tiba-tiba ada selembar koran yang terbang begitu saja di dekat Davidestorm dan lainnya. Kenkomura yang sedikit penasaran pun langsung mengambil selembar koran tersebut dan mulai membacanya.


"Kekacauan di Crystalline Town..?"


Dalam koran tersebut hanya tertulis informasi tentang kekacauan yang terjadi di Crystalline Town. Karena di lembaran lain mengatakan orang yang mengacaukan Crystalline Town adalah Izumi, kapten bajak laut Cosplay dan Hozuki, kapten bajak laut Kurama.


B E R S A M B U N G