Cosplay

Cosplay
Chapter 301 - Upacara Tahunan.



Mighty Town, Lunarian Island.


Hari yang cerah, bahkan tidak ada satupun awan gelap yang terlihat. Hembusan angin semilir membuat siapapun yang menghirupnya akan merasakan kedamaian dalam hatinya. Begitu juga dengan bunga matahari, kenapa bunga matahari? Karena bunga matahari melambangkan kebahagiaan.


Siapapun berhak bahagia, tersenyum, dan tertawa lepas. Apalagi bagi perempuan-perempuan dengan pakaian tradisional yang sedang menuju upacara tahunan. Mereka dipaksa tersenyum dan seolah-olah bahagia meskipun hati mereka telah hancur.


Upacara yang bertujuan untuk menentukan perempuan paling cantik di wilayah prostitusi, Mighty Town. Perempuan manapun yang akan menempati posisi pertama akan memiliki harga jual yang tinggi. Ini adalah hukum di Mighty Town, siapapun yang terpilih tidak boleh ada yang protes.


Seorang pembawa acara pria dengan jas rapi disertai dasi kupu-kupu sudah berada diatas panggung sembari mengotak-atik mic nya agar pidato yang akan ia sampaikan nyaman baginya.


"Baiklah, sebelum aku mengumumkan siapa yang akan menjadi posisi pertama, aku akan berpidato agar bisa mencairkan suasana dimana wajah-wajah kalian begitu terlihat bahagia!!"


Bertolak belakang dengan ucapannya, puluhan perempuan yang berbaris didepan panggung tampak begitu khawatir kalau terpilih menjadi posisi pertama.


Sang pembawa acara mulai berpidato selama tiga puluh menit, setelah itu ia pun akan mengumumkan siapa perempuan yang akan mencapai posisi pertama dengan harga jual yang tinggi.


Disisi lain, terlihat beberapa petinggi dari Divisi Mytichal Glorius. Mereka adalah Suiryu, Tsuki si wakil kapten, dan Ichiichi, sementara itu beberapa petinggi lainnya berhalangan hadir karena suatu alasan. Mereka bertiga duduk di kursi yang terbuat dari perunggu yang cukup mewah.


"Aku sudah tidak sabar menanti perempuan nomor satu ini. Aku begitu penasaran.." ucap Suiryu.


"Apalagi, perempuan ini akan mendapatkan harga jual yang begitu tinggi sebagai seorang pelacur. Hal ini juga akan meningkatkan pemasukan dari Lunarian.." ucap Tsuki.


"Aku juga sudah mendapat kabar bahwa perempuan yang terpilih ini akan disewa dengan harga fantastis oleh pria kaya. Sungguh menyedihkan, tujuan hidupnya hanyalah untuk memuaskan pria hidung belang." ucap Ichiichi.


~


Wajah dari perempuan-perempuan yang sedang menanti hasil pengumuman tersebut tampak begitu cemas dan khawatir. Pasalnya ini menyangkut masa depan mereka. Mereka memejamkan matanya sembari memohon kepada dewa agar tidak terpilih menjadi posisi pertama.


"Setelah mendengarkan pidatoku yang cukup panjang, kini sudah waktunya bagiku untuk mengumumkan posisi pertama!! Aku tahu, kalian sangat menginginkan posisi pertama kan!!" teriak pembawa acara dengan mic.


"Dewa, kumohon, aku tidak ingin terpilih menjadi posisi yang pertama.." gumam salah satu perempuan berambut biru yang berada dibarisan.


"Posisi pertama untuk tahun ini adalah!!"


*****


Di suatu tempat di Mighty Town, tepatnya di sebuah rumah bordil yang cukup megah.


Di salah satu ruangan didalam rumah bordil tersebut. Terlihat seorang perempuan cantik berambut panjang yang mengenakan pakaian tradisional berwarna putih dengan corak bunga sakura. Perempuan itu duduk di dekat jendela sembari menenun sebuah kain. Ia tersenyum, walau terlihat begitu terpaksa.


Aroma wangi yang khas menyelimuti perempuan cantik tersebut. Bahkan serangga-serangga yang sedang lewat pun terpesona oleh aroma wangi dan kecantikan yang dipancarkannya.


Dia adalah Shion Falkenberg.


Seperti nama akhir Shion yaitu Falkenberg, dia adalah adik satu-satunya dari mantan Admiral Shin Falkenberg yang saat ini telah menjadi bajak laut buas di samudra lepas.


Shion meneteskan air matanya, bahkan air matanya sampai membasahi kain yang baru saja ia tenun. Meski begitu, ia sudah terbiasa menangis sembari bersikap tersenyum atau bahagia. Semua perempuan yang berada di Mighty Town dituntut untuk bersikap bahagia apapun yang terjadi.


Tak berselang lama, seorang perempuan berambut panjang dengan wajah yang tenang datang memasuki ruangan tersebut. Sama seperti Shion, dia juga mengenakan pakaian tradisional dengan corak yang sama.


Aroma wanginya juga tak kalah dengan Shion. Perempuan ini bisa dikatakan sebagai seniornya Shion. Dia bernama Megumin Ayase. Megumin sudah dua tahun lebih lama berada di Mighty Town. Kecantikannya juga tak kalah dengan Shion.


"Apa Shion-chan tidak menghadiri upacara itu?" tanya Megumin.


"Untuk apa? Untuk apa menantikan dirinya menjadi seorang pelacur yang tak bermoral." jawab Shion.


"Semoga saja kita tidak terpilih menjadi posisi pertama."


Megumin sudah menjadi sosok kakak bagi Shion selama beberapa minggu ini. Baginya, Megumin selalu menghapus kesedihannya ketika datang menghantui pikirannya.


_


Beberapa saat kemudian setelah Megumin dan Shion saling menenangkan satu sama lain. Seorang kroco datang menuju ke ruangan mereka untuk memberitahukan sesuatu. Kroco tersebut membuka pintu ruangan dengan kasar hingga membuat Megumin dan Shion sedikit terkejut.


"Hasilnya sudah ditentukan, orang yang menjadi posisi pertama. Dia adalah kau, Megumin Ayase.." ucap Kroco tersebut sambil menunjuk Megumin, ia juga tersenyum menyeringai.


Megumin dan Shion terkejut dan syok ketika mendengar kabar tersebut. Mereka berdua tak menyangka. Ini adalah berita buruk.


"Ta-tak mungkin.. tak mungkin.. tak mungkin.." Megumin tak bisa menerima kenyataan tersebut bahwa dirinya adalah orang yang terpilih menjadi posisi pertama sebagai pelacur dengan harga jual yang tinggi.


"Megumin-neesan. Ini hanya mimpi kan?" Shion pun langsung memegang pundak Megumin, "Kau tidak mungkin menjadi posisi pertama. Kalau begitu, kau akan-"


"Menyingkirlah, wanita murahan!!" Kroco tersebut langsung menari rambut panjang Shion dan melenparkannya ke lantai.


Selang beberapa detik, kroco tersebut menarik tangan Megumin dengan raut wajah yang cukup buas, "Sekarang, kau sudah ditunggu oleh tamu khusus. Dia adalah seorang pria paruh baya yang cukup kaya. Jadi jangan khawatir. Akan tetapi, dia itu pria hidung belang, jadi bersiaplah kau akan memuaskan hasrat nafsu dari pria itu huahahaha!!!"


"Ti-tidak!!" Megumin berteriak kencang sembari memberontak agar tidak dibawa oleh kroco tersebut. Disisi lain, Shion juga bangkit dan membantu melepaskan Megumin dari genggaman kroco tersebut.


Namun naas, tenaga kroco tersebut lebih kuat dari Shion dan Megumin. Alhasil, Shion kembali terlempar karena terkena tamparan dan Megumin pun dibawa paksa oleh kroco tersebut keluar dari ruangan.


"S-Shion, to-tolong aku.."


"Megumin-neesan!!!!"


B E R S A M B U N G