
Dua hari kemudian. Pagi ini, diperlihatkan aktivitas-aktivitas semua orang dari berbagai dunia. Mereka merasa dengan kekalahan Bajak Laut Hristov oleh Angkatan Laut telah membawa angin segar bagi masyarakat dunia menuju jalan kedamaian. Namun...
Mereka terlalu terpaku pada satu Bajak Laut. Mereka melupakan sebuah kelompok besar yang mendiami suatu pulau, dan kini kelompok tersebut mendeklarasikan diri sebagai Bajak Laut. Saat ini, dunia telah dekat memasuki era kegelapan Bajak Laut.
Kemudian, ribuan burung camar pengantar koran telah terbang menyebar ke seluruh dunia untuk menyebarkan koran berita besar yang akan menggemparkan dunia saat ini.
Masyarakat di berbagai belahan dunia sangat terkejut dengan burung camar pengantar koran itu terbang secara berkelompok. Ini artinya akan ada sesuatu mengejutkan yang akan terjadi kedepannya.
Di suatu yang jauh dibelahan dunia, tepatnya di sebuah pulau yang diselimuti gurun padang pasir, bahkan terlihat beberapa Piramida yang berdiri kokoh disana. Pulau ini bernama Gobi Island.
Masyarakat di pulau Gobi ini mempunyai pakaian yang khas. Yaitu memakai jubah berwarna abu-abu, dengan sebuah kain yang menutupi kepala mereka.
"Rasell, burung pengantar koran itu terbang secara berkelompok. Ini menandakan akan ada berita besar yang telah terjadi."
"Benar, Mahmoud. Ini pasti ada hubungannya dengan kelompok Bajak Laut."
"Ah!!! Kapan Bajak Laut di dunia ini musnah!!! Kita takkan bisa hidup damai kalau Bajak Laut masih berkeliaran di berbagai dunia!!!"
"Aku cuma bisa berharap Angkatan Laut akan segera membasmi mereka..!!"
Rasell dan Mahmoud. Dia adalah dua orang sahabat yang berasal dari Gobi Island. Mereka begitu resah dengan kelompok Bajak Laut yang selalu saja membuat dunia menjadi hancur.
Burung camar pembawa koran sudah mulai menjatuhkan koran. Rasell dan Mahmoud langsung mengambil koran tersebut kemudian mulai membacanya.
"Ra-Rasel, ini bahkan yang tak pernah kita duga!! Apa-apaan Bajak Laut ini?! Mereka ini bodoh atau bagaimana?!"
"Kalau yang dikatakan dalam koran ini benar. Mahmoud, kita akan benar-benar sangat bahaya."
Sementara itu dibelahan lain dunia. Di sebuah pulau yang diselimuti oleh salju. Pulau ini bernama Norixius Island. Terlihat seorang pria paruh baya yang berdiri diatas tumpukan salju dengan mengenakan pakaian tebal serta syal yang melilit lehernya. Pria paruh baya itu tampak membaca sebuah koran yang baru saja tersebar hari ini.
"Bajak Laut Lunarian? Apakah yang mereka katakan ini hanya gertakan saja? Ataukah sungguhan? Aku tidak mengetahui apa yang sedang terjadi, tapi masa depan dunia sedang berada dalam sebuah ancaman.."
~
Sementara di belahan dunia yang lain. Di sebuah pulau tak dikenal. Terlihat Kenichi yang membaca koran tersebut sembari memasang raut wajah bersemangat dengan sorot mata yang tajam.
"Menguasai dunia?! Oey, yang benar saja!! Menguasai dunia berarti kau juga berniat mengalahkanku!!! Ini takkan terjadi Oblaudr!! Kalau mau, kita tentukan dengan perang antar Bajak Laut!!" ucap Kenichi.
Kenichi pun langsung merobek-robek koran tersebut lalu ia pun menatap berjalan kesuatu tempat sembari berkata..
"Oblaudr, kau kira kau itu siapa? Kau hanya kelompok Bajak Laut baru dan bermimpi untuk menguasai dunia? Yang benar saja!!!"
~
Dibelahan dunia yang lain. Kapal Selam Speedometer tampak muncul ke permukaan laut kembali. Diatas kapal selam tersebut terlihat Arata dan para krunya yang duduk sembari membaca koran yang tersebar hari ini.
"Dia mempunyai kapal Armada Besar yang sangat banyak. Ditambah kekuatan Emperor's Eyes nya juga sangat luar biasa. Tak heran kalau dia sangat yakin untuk menentang dunia. Kita tak tahu apa yang akan terjadi untuk kedepannya nanti. Yang terpenting, ini adalah berita yang sangat besar." ucap Arata.
"Apakah ini adalah dendam dirinya kepada kita karena berhasil lolos keluar dari wilayah Lunar? Kalau memang begitu, dia akan mencari kita sampai ke penjuru dunia.." ucap Zimbermann.
"Entahlah. Kita hanya harus bersiap-siap dengan apa yang akan terjadi kedepannya nanti saja." ucap Arata.
~
Sementara itu, di markas besar Angkatan Laut.
"Brakkkk!!!" Terlihat Qilin dengan raut wajah emosi menggebrak meja yang berada dihadapannya begitu saja setelah membaca koran yang tersebar hari ini.
"Lagi-lagi salah satu kelompok Bajak Laut membuat ancaman dunia kembali. Kini mereka mencoba menguasai dunia. Setelah mengetahui hal ini, aku tidak bisa tinggal diam begitu saja!!!" tegas Qilin.
"Nona Qilin!!! Lapor, kami menerima informasi bahwa hari ini ada serangan dari beberapa kelompok Bajak Laut di tiga titik pulau ini.." Salah satu pasukan muda Angkatan Laut itu memperlihatkan sebuah peta kepada Qilin.
"Huh?!"
"Tampaknya beberapa kelompok Bajak Laut itu sedang menjarah ketiga pulau ini. Mereka semakin mengganas karena berita tentang Bajak Laut Lunarian yang berniat menguasai dunia!!"
"Sepertinya aku tidak punya pilihan lain. Aku harus melakukan pembersihan Bajak Laut secara besar-besaran ke seluruh penjuru dunia. Karena saat ini dunia sedang memasuki era Kegelapan Bajak Laut.." ucap Qilin.
~
Dalam berita koran yang tersebar hari ini tertulis,
Oblaudr mendeklarasikan kelompoknya yang telah berkuasa setelah sekian lama di pulau Lunar telah menjadi Bajak Laut. Diketahui tujuan dari terbentuknya Bajak Laut ini adalah untuk menguasai dunia.
Berita yang menggemparkan semua pihak. Dunia telah memasuki era kegelapan Bajak Laut. Bahkan dampak dari ambisi Oblaudr untuk menguasai dunia adalah para kelompok Bajak Laut lainnya yang semakin menjadi ganas.
Kemungkinan yang terburuk peperangan antar Kelompok Bajak Laut yang terjadi di belahan dunia, akan membuat sistem keseimbangan dunia akan hancur. Angkatan Laut yang menyadari hal ini pun takkan tinggal diam begitu saja, begitu juga dengan Fleet Admiral mereka, yaitu Qilin. Dia berencana untuk melakukan pembersihan besar-besaran Bajak Laut ke penjuru dunia.
Apakah hal ini juga akan menentukan perjalanan dari Kelompok Bajak Laut Cosplay di kemudian hari? Dengan ambisi Bajak Laut Lunarian yang ingin menguasai dunia serta Fleet Admiral Qilin yang akan melakukan pembersihan besar-besaran ke seluruh dunia terhadap Bajak Laut. Kemungkinan, perjalan mereka nanti akan sedikit sulit ditengah situasi dunia yang kurang stabil.
Sementara itu, di atas kapal Bajak Laut Cosplay yang masih berlayar dilautan. Mereka juga telah membaca koran yang tersebar hari ini.
"Izumi. Apa ada kemungkinan kalau mereka juga akan mengincar kita?" tanya Yoshino.
"Kemungkinan yang terburuk, iya. Jadi, kita harus menjadi kuat apapun yang terjadi. Karena, Perjalanan kita untuk kedepannya akan semakin sulit.." ucap Izumi.
"Ya. Itu benar.."
B E R S A M B U N G