Cosplay

Cosplay
Chapter 132 - Schuikhov Scherbyakov Semakin Menggila!!



Izumi dan Rocky memukul Kyu dengan pukulan super mereka berdua. Mereka berhasil menghancurkan baju besi milik Kyu dan membuat Kyu terpental sampai menabrak tembok penjara.


"BRUAKKKKK!!!"


Hidung Kyu mimisan, wajahnya babak belur karena menatap tembok penjara, Kyu pun pingsan setelah terkena pukulan super dari Izumi dan Rocky.


Para tahanan jingkrak-jingkrak karena melihat Izumi dan Rocky berhasil mengalahkan salah satu Eight Commander, Kyu.


"Kalian berdua keren!!!!"


"Kita semua akhirnya bisa bebas!!!"


"Kalian berdua adalah penyelamat kita!!!"


Izumi juga jingkrak-jingkrak setelah berhasil mengalahkan Kyu."Yatta!! Lihatlah manusia kopi!! Aku berhasil mengalahkannya!!"


Rocky tak terima karena Izumi menyebut dirinya seorang yang telah mengalahkan Kyu."Apa kau bilang??!! Aku juga ikut mengalahkannya, bocah es!!!"


"Yosha!! Sekarang aku akan mencari jalan keluar dari penjara ini!!" ucap Izumi dengan penuh semangat.


Tanpa pikir panjang, Rocky pergi untuk mencari rekan-rekannya yang masih berada di dalam penjara."Aku pergi dulu, bocah es! Sampai jumpa!" Rocky berpamitan pada Izumi.


Namun Izumi langsung saja mengikuti Rocky dari belakang."Woi tunggu aku!! Aku ikut denganmu!! Kita sudah jadi partner kan huahaha!!" ucap Izumi tertawa terbahak-bahak.


"Partner?!! Aku tidak sudi berpartner denganmu!! Aku angkatan laut, sedangkan kau bajak laut!! Mengerti?!!" ucap Rocky berbicara dengan nada keras ke Izumi.


"Aku tak peduli huahaha!! Aku akan ikut denganmu manusia kopi!!" ucap Izumi yang terus mengikuti Rocky dari belakang.


"Jangan sebut aku manusia kopi, bocah es!!" geram Rocky.


Disisi lain, tepatnya di North Prison. Terlihat Davidestrom yang masih dikejar-kejar oleh Sang Legenda Ketiduran, Schuikhov Scherbyakov.


Schuikhov masih belum sadar dari tidurnya dan masih mengejar Davidestrom sambil membawa sebuah pedang.


"Huaaaaaaa!!! Paman, bangunlah!! Memang benar kau berhasil mengalahkannya!! Tapi jangan incar aku juga dong!!" teriak Davidestrom, ia masih terus berlari dari kejaran Schuikhov.


Davidestrom terus berlari sampai pada akhirnya ia bertemu dengan wakil komandan penjara Risotto dan Remutto si tukang cambuk.


"Minggir!!!" teriak Davidestrom yang menyuruh minggir Risotto dan Remutto. Schuikhov masih terus mengejar Davidestrom dari belakang.


"Minggir katamu?!!! Tahanan sepertimu tak pantas memerintahku seperti itu!!" ucap Risotto.


"Benar, masa seorang tahanan berani memerintah seorang wakil komandan huehehehe.." ucap Remutto.


Tanpa menghiraukan kata-kata dari Risotto dan Remutto, Davidestrom langsung menerobos mereka berdua."Kubilang minggir!!!"


"Cepat tangkap tahanan it-" ucap Risotto, kemudian ia melihat seorang pria yang sedang tertidur di depannya. Ya, dia adalah Schuikhov.


Schuikhov tiba-tiba berhenti berlari mengejar Davidestrom, Schuikhov berjalan pelan mendekati Risotto dan Remutto yang berada tepat di depannya.


"Hoi-hoi, jadi dia dikejar oleh seorang sepertimu?!" ucap Risotto sambil menahan tawanya.


"Woi dia membawa pedang dan dia berjalan ke arah kita sambil tertidur!! Apa-apaan dia ini?! Jangan takut, kita berdua akan melawannya.." ucap Risotto.


Remutto berlari ke arah Schuikhov dan mencoba untuk mencambuk Schuikhov."Rasakan ini!! Kau pasti akan menyesal karena telah keluar dari sel mu!! Kau akan kuhukum!!!"


"Syatttsss!!!!" Dengan sangat cepat Schuikhov berhasil menebas tubuh Remutto secara bertubi-tubi sehingga Remutto banyak luka sayatan pedang di badannya.


"Uaghhh!!!"


Risotto si wakil komandan terkejut karena anak buahnya Remutto si pencambuk telah dikalahkan dengan sangat mudah.


"Woi-woi!! Bagaimana bisa kau dikalahkan oleh dia?!!" ucap Risotto yang menggoyang-goyangkan lengan Remutto agar dia bangun. Remutto terkapar karena serangan telak dari Schuikhov.


"Zzz... Zzz.. Zzz..." Setelah menyerang Remutto, Schuikhov berjalan ke arah Risotto yang sedang mencoba membangunkam Remutto.


"Sialan kau.." ucap Risotto. Kemudian ia menarik pedangnya."Long!!!" Risotto memanjangkan pedangnya ke arah Schuikhov dan mencoba untuk melukai Schuikhov.


Dengan serangan cepat tak terlihat, Schuikhov berhasil memotong pedang milik Risotto yang mengarah ke arahnya menjadi beberapa bagian."Syastt!! Syatttsss!! Syaattsss!!"


Risotto terkejut karena pedang nya yang memanjang berhasil dipotong oleh Schuikhov menjadi beberapa bagian."A-apa?!! Bagaimana ia bisa memotong pedangku dengan sangat mudah??!! Siapa sebenarnya dia ini?!! Kenapa sangat kuat?!!"


Dalam sekejap, Schuikhov menyerang Risotto menggunakan pedangnaya dengan sangat cepat.


"!!!!" Risotto terkejut dengan Schuikhov yang tiba-tiba menyerangnya dengan sangat cepat.


"Batsss!! Batsss!! Batsss!!" Schuikhov menebas tubuh Risotto sehingga membuat tubuh Risotto terdapat banyak luka sayatan pedang.


"Uaghhhh!!!" Risotto merintih kesakitan setelah terkena serangan dari Schuikhov. Kemudian Risotto terkapar di lantai."Gubrakkk!!!"


Schuikhov kembali mengejar Davidestrom yang sudah berlari jauh darinya. Dengan kecepatan luar biasa Schuikhov berlari mengejar Davidestrom.


Disisi lain, Davidestrom masih terus berlari walaupun ia mulai kehabisan nafas dan keringat nya terus bercucuran."Osh..! Osh..! Osh..! Aku tidak boleh berhenti, aku harus terus berlari!!"


Kemudian dibelakang Davidestrom, terlihat Schuikhov yang berlari dengan sangat cepat menyusul dirinya. Davidestrom pun terkejut saat melihat Schuikhov yang semakin dekat.


"Huaaaaaaa!!! Bagaimana bisa dia mengejarku dengan cepat!!! Davidestrom ayo berpikir!! Cepatlah berpikir!!!" ucap Davidestrom yang semakin panik karena Schuikhov yang hampir menyusulnya.


Beberapa saat kemudian, Davidestrom menemukan ide yang cemerlang. Davidestrom memotret udara kemudian dia mengeditnya agar tercipta sebuah palu raksasa."Editor Photograper!!!"


Tiba-tiba sebuah palu raksasa di depan Davidestrom. Davidestrom mencoba mengangkat palu raksasa tersebut dengan kedua tangannya, karena palu raksasa tersebut sangat berat.


Saat Schuikhov sudah semakin dekat dan mencoba untuk menebas Davidestrom dengan pedangnya. Davidestrom berhasil menangkat palu raksasa tersebut dan langsung mengayunkannya pada Schuikhov."Rasakan ini, Hammer Strong!!!"


"Buakkk!!!!" Tubuh Schuikhov terkena palu raksasa milik Davidestrom dan langsung terpental jauh hingga menembus beberapa tembok penjara."Brakk!! Brakk!! Brakk!!"


"Hosh.. Hosh.. Hosh..! Akhirnya aku bisa melancarkan serangan padanya, semoga setelah terkena seranganku ini, dia benar-benar bisa sadar dari tidurnya.." ucap Davidestrom."Tak kusangka, orang yang tertidur bisa sangat merepotkanku begini.." lanjutnya.


Terlihat Schuikhov terkapar dan tak sadarkan diri setelah terkena serangan dari palu raksasa milik Davidestrom.


BERSAMBUNG