
Terlihat di pertempuran di Pos Utara, tepatnya di pantai. Pasukan Angkatan Laut dengan sengitnya melawan Pasukan Bajak Laut Hristov.
"Tyengg..!! Tyengg..!! Tyengg..!!" Terlihat Pasukan Angkatan Laut yang saling beradu pedang dengan Pasukan Bajak Laut Hristov.
Sementara itu, disisi lain. Terlihat Rocky Whitecoffe yang saat ini sedang berhadapan dengan dua Eight Commander, yaitu Serira dan Viona.
"Aku sudah tak sabar untuk mengalahkan kalian berdua. Setelah perang ini berakhir, aku akan menjebloskan kalian berdua kedalam penjara." ucap Rocky dengan raut wajah yang percaya diri.
"Bicaramu seolah-olah bisa memenangkan perang ini. Sayang sekali, kau bukan tandingan dari tuan Hristov." ucap Serira sambil tersenyum licik.
"Benar sekali. Bahkan, tuan Hristov bisa mengalahkanmu untuk yang kedua kalinya dengan mudah. Mengerti?" ucap Viona sambil menatap tajam Rocky.
"Ya.. ya.. ya.. tapi aku sudah berbeda disaat aku berhasil dikalahkannya. Setelah aku berhasil mengalahkan Kyu Sakakibara yang merupakan salah satu rekan kalian, aku merasa kekuatanku sudah meningkat dengan pesat.." ucap Rocky.
"Aku cukup terkejut dengan si bodoh Kyu karena dikalahkan oleh Angkatan Laut rendahan sepertimu.." ucap Viona.
Sekilas, Serira pun langsung melihat ke arah elang raksasanya yang terbang di belakang Rocky. Serira pun memberikan sebuah kode kepada elang raksasa tersebut untuk menyerang Rocky.
Setelah itu, elang raksasa tersebut langsung terbang dengan cepat ke arah Rocky dan mencoba untuk mencabik-cabik nya.
Menyadari hal itu, Rocky pun memanaskan tubuhnya berkali-kali lipat hingga sedikit mengeluarkan asap. Rocky pun membalikkan badannya dan langsung mencekik elang raksasa yang mencoba untuk mencabik-cabik nya tersebut.
"Kau kira aku akan lengah dengan serangan licik seperti ini? Tentu saja tidak.." ucap Rocky, lalu ia memanaskan elang raksasa tersebut hingga menjadi gosong.
Setelah melihat Rocky yang membuat gosong elang raksasanya tersebut, Serira pun geram dan berkata, "Sialan kau, Rocky! Tak kusangka kau masih menyimpan kekuatanmu.."
Rocky pun langsung melemparkan elang raksasa yang telah menjadi gosong tersebut ke depan Serira dan Viona.
"Apa kalian berdua mau bernasib sama dengan elang itu dan menjadi elang bakar? Dari baunya saja cukup lezat, bukan." ucap Rocky sambil tersenyum menyeringai.
Serira pun langsung berlari dengan cukup cepat ke arah Rocky, lalu ia mencoba untuk menebas Rocky dengan pedangnya.
"Rasakan ini..!!!"
Rocky pun langsung memegang pedang milik Serira. Karena Rocky yang sangat panas dan membuat pedang Serira yang ia pegang akhirnya meleleh.
Serira pun terkena rasa panas saat memegang pedangnya, ia pun langsung melepaskan pedangnya dari genggamannya.
"Sialan..!! Panas sekali!! Bahkan saking panasnya membuat pedangku meleleh..!!" geram Serira.
"Benar, ini adalah kekuatan sejatiku, aku melatih kekuatan ini hingga mencapai awakening.." ucap Rocky, "Dengan begini, aku bisa mengalahkanmu cukup mudah.."
Kemudian, terlihat Viona yang mencoba menyerang Rocky dengan pukulan kerasnya "Rasakan ini..!!"
Rocky berhasil menghindari pukulan Viona dengan cukup mudah, lalu ia langsung memegang lengan Viona dengan suhu tubuhnya yang panasnya semakin meningkat beberapa kali lipat.
"Nyessss..." Lengan Viona pun mengalami luka bakar yang cukup parah setelah dipegang oleh Rocky.
Rocky pun langsung melempar Viona ke arah Serira hingga menabraknya sampai jatuh, "Brakk..!!!"
Setelah itu, Viona yang masih merintih kesakitan sambil memegangi lengannya yang telah mengalami luka bakar setelah dipegang oleh Rocky.
"Ukh..."
"Viona..!!!" Serira pun langsung melihat luka bakar yang berada di lengan Viona, walaupun Rocky hanya memegang lengannya saja, tetapi karena saking panasnya Rocky, lengan Viona pun sampai mengalami luka bakar yang cukup parah.
Setelah melihat Viona yang terluka karena perbuatan Rocky, Serira pun mulai tersulut emosinya dan langsung berjalan mendekati Rocky sambil menatap tajamnya.
"Rocky..!! Berani-beraninya kau membuat Viona terluka..!! Akan kubalas perbuatanmu itu!!" ucap Serira dengan nada sinis.
"Ouh, benarkah?" tanya Rocky sambil tersenyum menyeringai saat menatap Serira yang mulai marah kepadanya.
Serira pun berlari ke arah Rocky dan mencoba untuk menyerangnya kembali dengan pukulannya.
Dan,
Beberapa saat kemudian, terlihat Serira yang terkapar dengan beberapa luka bakar di sekujur tubuhnya. Nampaknya, Rocky berhasil mengalahkan Serira sampai membuatnya pingsan.
"Astaga, ternyata dia cukup ceroboh juga kalau tidak dibantu oleh hewan-hewan liar yang ia panggil.." ucap Rocky. Setelah itu, ia melihat Viona yang masih menahan sakit lengannya karena mengalami luka bakar yang cukup parah.
Rocky pun berjalan menghampiri Viona yang tergeletak di tanah sambil menahan rasa sakit yang diakibatkan oleh luka bakar.
Kemudian, Rocky pun berdiri di depan Viona yang tergeletak. Lalu, Rocky pun menonaktifkan kekuatan panasnya. Setelah itu, Rocky pun memegang kedua tangan Viona lalu memborgolnya.
Viona pun memberontak setelah kedua tangannya diborgol oleh Rocky, ia pun berkata, "Aku akan membalasmu!! Aku pasti akan menga-"
Seketika, Rocky langsung memukul pundak Viona dan membuatnya pingsan. Rocky pun berkata sambil menggeleng-gelengkan kepalanya, "Kau perempuan yang cukup berisik, lebih baik kau kubuat diam sebentar.."
Rocky pun membalikkan badannya dan masih melihat pasukannya yang masih bertempur dengan sisa-sisa Pasukan Hristov yang masih bertahan.
"Baiklah, sisa-sisa Pasukan Hristov masih cukup banyak. Sepertinya, aku harus mengalahkan semua Pasukan Hristov disini." ucap Rocky.
Sementara itu, di tempat Shu berada. Terlihat Shu yang sedang bertarung melawan Saint Etienne Napoleon.
Shu dan Etienne saling melesatkan satu sama lain. Shu dengan tebasan apinya dan Etienne dengan bola apinya. Tetapi, mereka berdua berhasil menghindari serangan tersebut satu sama lain.
"Kau cukup hebat juga untuk menghindari bola apiku. Memang benar, selagi kau terkena bola apiku, kau akan terbakar habis.." ucap Etienne.
Terlihat tubuh Shu yang masih dilapisi oleh kobaran api yang tercipta oleh semangat dan keteguhannya. Shu pun berkata dengan raut wajah percaya diri, "Kau kira bisa membakarku? Bahkan tubuhku saja sekarang dilapisi oleh kobaran api. Bola apimu takkan bisa membakar tubuhku.."
BERSAMBUNG