Cosplay

Cosplay
Chapter 418 - Photograper Jenius, Davidestorm.



Dalam memori kamera ajaib Davidestorm, terdapat ratusan benda yang selalu ia foto saat masih berada di Photograper Iceland sampai perjalanannya di titik sekarang. Foto-foto itu yang selalu ia gunakan untuk melawan musuh kuat. Davidestorm sudah mempersiapkan banyak hal terhadap kamera ajaibnya.


Saat ini, Davidestorm tengah dikepung oleh para bawahan Konstantine yang juga merupakan seorang pejabat korup yang haus akan kekuasaan dan uang.


Stepyan mengubah bentuk kursi menjadi runcing sehingga membuat kursi itu sangat tajam. Stepyan pun langsung melesatkannya kepada Davidestorm, "Hyaa!!! Rasakan ini!!"


Dengan cepat Davidestorm menciptakan sebuah palu berukuran besar dari kamera ajaibnya, lalu ia memukul kursi tajam yang melesat ke arahnya tersebut, "Brakkk!!!" Kemudian, Davidestorm melompat ke arah Stepyan dan mencoba untuk menyerangnya menggunakan palu besarnya.


Dari arah lain, Juliasu melesatkan beberapa batu baranya kembali ke arah Davidestorm yang kini hendak menyerang Stepyan.


Davidestorm yang menyadari hal itu pun berputar arah dan langsung menghantamkan palunya ke beberapa batu bara yang hampir saja mengenainya, "Brassshh!!"


Disisi lain, Emperu dengan energi berwarna ungu yang melekat di kedua telapak tangannya mencoba mendekat dan menyentuh Davidestorm. Kekuatan Emperu adalah Troll, lawan yang ia sentuh maka lawan tersebut akan bertarung secara tidak serius. Kekuatan ini cukup merepotkan.


Davidestorm merasa ada yang dengan energi yang diciptakan Emperu. Jadi, ia terus menghindar agar tidak disentuh oleh Emperu. Davidestorm juga merasa akan sangat bahaya bila dia tersentuh oleh energi ungu itu.


"Heh. Sepertinya kau mempunyai kekuatan yang cukup berbahaya bila berhasil menyentuhku.." ucap Davidestorm.


"Ya. Kau akan bertarung secara tidak serius bila berhasil kusentuh. Jadi, aku bisa mengendalikanmu sepenuhnya.." ucap Emperu.


Davidestorm meletakkan palu besarnya, lalu ia menciptakan sebuah pedang dari kameranya. Setelah itu, dengan pergerakan cepat Davidestorm langsung menebas dada Emperu seperti teknik milik Yoshino, "Batsss!!!"


"Uaghhh!! Sialan, kenapa tiba-tiba kau bisa menggunakan pedang?!" Emperu yang terkena tebasan itu pun langsung ambruk sembari memegang dadanya yang terluka.


"Ya. Aku selalu mengamati Yoshino bertarung. Jadi aku sedikit bisa meniru teknik-teknik pedangnya.." ucap Davidestorm.


Tiba-tiba Cayetano sudah berada dibelakang Davidestorm, dan langsung menempelkan telapak tangannya ke pakaian Davidestorm, "Hehey!! Kau terkena!!"


"Apa?!!"


Cayetano mempunyai kekuatan lengket. Apapun yang ia sentuh bisa menjadi lengket dengannya. Cayetano menarik Davidestorm kebelakang lalu memukul wajahnya dengan tangan lainnya, "Buaghh!!"


Davidestorm terkena pukulan itu. Sementara pakaiannya masih lengket ditangan Cayetano. Davidestorm tak tinggal diam, ia merobek bajunya agar terlepas dari tangan Cayetano. Lalu, ia berbalik sembari melakukan tebasan memutar seperti yang Yoshino lakukan, "Batsss!!!"


"Akhh!!!"


Dari sisi lain, Mykyta datang dan melesatkan beberapa benda yang telah saling mengikat satu sama lain ke arah Davidestorm, "Bruakk!!" Davidestorm berhasil menghindarinya dengan melompat jauh kebelakang. Serangan Mykyta hanya menghantam tanah dengan keras.


Lalu, Ribas menghamburkan ratusan lembar uang di udara. Lalu uang tersebut mengeras dan menjadi sangat tajam, "Ini adalah uang imitasi, bukan uang asli, jadi jangan di pungut ya.." Ribas pun langsung melesatkannya ke arah Davidestorm.


Davidestorm menghindari uang-uang tajam itu. Tapi karena terlalu banyak, Davidestorm pun terkena goresan di beberapa bagian tubuhnya sampai berdarah. Bagi Davidestorm, ini hanyalah luka kecil, jadi ia tak khawatir sama sekali.


Davidestorm bergerak cepat ke arah Ribas. Ia melesatkan tebasan cepat, "Fire No Firefox!!!" Ini hanya tebasan biasa yang tidak bisa mengeluarkan api seperti Yoshino. Davidestorm hanya meniru kata-kata yang dilontarkan Yoshino karena Davidestorm mencoba untuk menjiwai menjadi seorang pendekar pedang.


"Batsss!!!!"


Ribas dan Cayetano berhasil dikalahkan dengan mudah oleh Davidestorm. Lalu, Emperu masih bisa melanjutkan pertarungan meski sebelumnya ia terkena tebasan oleh Davidestorm. Ia berlari ke arah Davidestorm dan mencoba untuk menyerangnya lagi.


Akan tetapi, Davidestorm langsung bergerak membelakangi Emperu. Ia pun langsung membanting Emperu dengan sangat kuat hingga menghantam tanah dengan keras, "Bruakk!!!"


"Uaghhh!!!"


Mykyta lagi-lagi datang dari arah lain. Dia mencoba melesatkan beberapa serangan ke Davidestorm. Namun, dengan sangat cepat, Davidestorm menciptakan sebuah perisai dari kameranya. Ia menahan serangan yang dilesatkan oleh Mykyta.


Selang beberapa detik, Davidestorm melepas perisainya lalu mundur beberapa langkah kebelakang. Ia pun menciptakan sebuah ketapel dari kamera ajaibnya.


Tanpa basa-basi, Davidestorm pun melesatkan peluru dari ketapelnya ke arah Mykyta. Dan ketika peluru itu sudah sangat dekat, "Bofftt!!" Peluru itu berubah menjadi sosok hantu menakutkan.


Mykyta yang melihat hal itu pun langsung teriak histeris, "Huwaa!!!" Mykyta sangat takut dengan hantu. Karena sewaktu kecil dia sering ditakut-takuti neneknya dengan cerita hantu.


Mykyta pun pingsan karena ketakutan dengan hantu dihadapan. Sebenarnya itu bukanlah sebuah hantu, melainkan hologram yang tercipta dari peluru ketapel Davidestorm.


Davidestorm sangat cerdas sebagai photograper petarung. Dia semakin berkembang.


Juliasu pun sangat kesal ketika rekan-rekan nya berhasil dikalahkan secara bergantian, "Sialan, dasar Bajak Laut!! Sepertinya aku akan bertarung serius!!!"


Disisi lain, Stepyan langsung berdiri dibelakang Juliasu, "Hehehe. Aku tidak mau ikut campur ketika kau bertarung Juliasu. Dia sangat kuat. Bahkan mengalahkan rekan-rekan kita dengan mudah. Jadi, tolong kalahkan dia hehe.."


"Pergi sana!! Kenapa kau malah bersembunyi dibelakangku bodoh!!" teriak Juliasu.


"Malas. Bersembunyi dibelakangmu adalah hal yang paling aman. Konstantine bersaudara juga sedang melawan kelompok Bajak Laut ini. Jadi aku tidak bisa menganggu mereka hehe.." ucap Stepyan.


"Sejak kapan kau jadi pengecut seperti ini, hadeh.." ucap Juliasu.


"Hoi, sudah selesai membahas strateginya? Aku sudah bosan nih. Ayo kita mulai lagi pertarungannya. Aku tak sabar untuk menghajar kalian.." ucap Davidestorm dengan nada sombongnya.


"Cih. Sombong sekali kau mentang-mentang berhasil mengalahkan mereka. Tapi, aku ini lebih kuat dari mereka loh. Kekuatan batu bara ku ini juga belum dalam powerfull, jadi aku sarankan untuk berhati-hati saja deh.." ucap Juliasu.


"Wuih, beneran? Kalau begitu kita sama. Aku juga belum mengeluarkan kekuatan penuh dari kamera ajaibku ini." ucap Davidestorm dengan nada bersemangat.


"Banyak bacot kau!! Batu bara milikku jelas jauh lebih kuat dari kamera ajaib sampahmu itu!!"


"Jangan menghina kamera ajaibku woi!! Dasar bedebah!! Tapi, kemenangan ku sudah terlihat didepan mata, jadi aku sangat bersemangat untuk pertarungan ini!!" ucap Davidestorm.


Pertarungan sengit antara Davidestorm dan Juliasu pun akan segera dimulai, siapakah dari mereka berdua yang akan memenangkan pertarungan ini?


B E R S A M B U N G


Jangan lupa like koment dan share. Sekaligus jangan lupa kritik sarannya agar Cerita ini semakin berkembang untuk kedepannya nanti. See you next chapter!!