
Lupakan soal politik, atau mereka yang berebutan kekuasaan, hingga mereka yang melakukan demostrasi, menimbulkan kontroversi, hingga konspirasi yang menyakitkan hati.
Sebab dunia akan kaku jika tak ada drama, sebab dunia akan sepi jika tak ada keributan, mungkin saja mereka tidak suka kedamaian, akhirnya menimbulkan ratusan konflik menyakitkan mata, pemandangan rusak, tanah tercemar oleh tingkat kerusakan yang membuat tumbuhan takkan ada, menjadi tandus.
Manusia memiliki bermacam-macam apresiasi dalam kehidupan; seperti Apresiasi mereka yang baik hati kepada orang yang baik hati, atau sampai mereka yang mengapresiasi konten nyeleneh, atau mereka yang gampang tergugah hanya karena negeri mereka menjadi konten orang lain dari negeri yang berbeda.
Demokrasi Nasi yang dihiasi telur, sampai menjadi makanan terenak di atas penggorengan, balutan kecap dan bumbu menyenangkan hidung. Nasi Goreng? Atau demokrasi meliuk-liuk dalam air panas, perebusan mengembang menjadi anomali karbohidrat yang akan enak ditimpuk oleh karbohidrat bernama nasi.
Apresiasi makanan yang sama, selalu enak dengan cara yang sama, mengajukan pertanyaan yang sama tentang reaksi, dan mendapatkan balasan yang sama saja soal apa favorit mereka.
"Demokrasi Nasi di atas piring, sudah saatnya kita habiskan, Haaland!" Seru sang Kapten dari Bajak Laut Fallin Down, Shin Falkenberg.
"Tapi, masih tak bisa diterima oleh nalar Manusia biasa, bagaimana Groombridge kalah..." balas Haaland.
"Yang tak bisa dipikirkan pun, Adikku bergabung dengan bajak laut yang cupu..." Nampak kesal Ia. Shin tak menyukai bajak laut lemah Shobasoap. Karena dipemberitaan Bajak Laut culun ini selalu jadi bulan-bulanan.
Demokrasi Nasi, dan Bajak Laut Fallin Down yang memakan makanan dengan porsi yang banyak sangat senang dengan ini , bahkan beberapa diantaranya makan sambil nonton Yuthubers.
"Enak juga nonton orang makan di yuthubers sambil makan beneran.."
Apresiasi Makanan tercipta dari mereka makan bersama , tetapi di tempat lain tentunya masih merebak dengan spektakuler tentang 'Demokrasi Nasi' dari Fraksi lain tentu saja ada perkumpulan Pekerja Kerah Biru yang upahnya sering naik-turun dan gak menetap.
"Kita ingin meruntuhkan kekuasaan Babenko, dia harus diturunkan dari takhta!" Pemimpin Asosiasi Working Men Blues. Giamberto.
"Bahkan Xia sudah berusaha untuk menghancurkan era yang kaku ini, tetapi suara kami tak didengarkan sekalipun , mencari nasi bahkan susah, sawah ladang rusak berantakan, pajak meninggi dan kemiskinan berada di atas takhta tertinggi, tapi sang Babenko hidup seperti menembus awan!"
Mereka yang porsi makanan kurang, dan mereka yang kekurangan beras, atau para Petani yang memiliki panen gagal , atau hingga mereka pekerja kontruksi berat yang bertarung melawan berbahaya. Pendapatan kurang tak menentu , sedangkan mereka dipuncak ketinggian Istana, sangat santai layaknya menembus awan.
"Jika Demokrasi Nasi tak disuarakan, lantaskah kita harus diam? Gembira menghadapi kemiskinan , dan sangat senang Babenko ada disini ? Senang-senang mereka melihat penderitaan kaum bawah?"
Anakbuah Babenko berada tak jauh dari para demonstran , menyuarakan demokrasi nasi, nampaknya dia kemudian menulis beberapa nama dicatatan.
"Target penghapusan dari peradaban , Giamberto, sudah dimasukin ke List.." Dia mungkin dalam keheningan, bahkan tak ketahuan, siapakah dia? Manusia atau makhluk jadi-jadian yang dapat kemampuan akibat makan buah setan?
Diamitris Gianfriancoison, kemampuan: Chameleon. Membuat dia bisa beradaptasi dengan lingkungan yang ia tempati dengan begitu mudah. Mungkin , dia adalah pembunuh paling tak ketahuan dalam perang musim dingin di negeri antah-berantah yang mengalami gejolak krisis ekonomi.
Diceritakan sang Diamitris berhasil membunuh seribu pasukan musuh dalam sehari cuma bermodalkan pisau lipat.
"Ngasal banget, hoax, jangan asal nuduh, narasi ini lupa, fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan..." Nampaknya dia berusaha mengelak, dalam gejolak Demokrasi Nasi, masih ada juga karakter hobi ngelawak meskipun mereka adalah antagonis. Kita tidak harus menilai mereka dari sisi seberang, tetapi hidup ini harus makan nasi, atau minum air, jadi hal biasa seperti memilih jalan berbeda itu cukup dimaklumi.
"Lost Saga adalah karakter berbahaya yang bahkan bisa seimbang melawan Boss Babenko, cuma dikabar terbaru dia dikalahkan sama pendekar pedang rookies, mungkin hoki saja atau mungkin si Lost Saga ini mengalah doang..." Diamitris masih memberikan segala spekulasi kerennya yang rada-rada ngawur.
Tinggalkan Demokrasi Nasi, atau mereka Petani yang mengharapkan aspirasi mereka didengarkan oleh mereka yang berada di Istana.
Gembira waktu tertawa bersama, senang-senang kita bersama, susah pun teman takkan muak, semangat berjalan bersama untuk menggapai mimpi.
Tentu saja.
"Ware-ware Cosplay da!!" Seru Izumi, dia nampaknya sudah menantikan terekam oleh lensa kamera. Bahkan mereka yang lain nampak duduk manis dan super rapi.
"Cheese...!!" Seru mereka bersamaan.
Ini bukan lagi sesi foto atau apa, atau mereka emang ngaco dan mau buat unsur breaking fourth the wall kembali merebak, mereka sadar kamera, mereka sadar mereka semua adalah karakter fiktif dalam sebuah cerita. Cerita petualangan yang membingungkan dengan prosa ungu yang ribet.
"Sudah, mumpung kita kabur, nanti pembaca bakalan nyangka kita ini cupu, masa kabur mulu, padahal si biadab Oblaudr belom kalah..." Daviderstorm mengeluarkan kekhawatiran yang selalu mengganggu sedari-tadi.
Izumi hanya selalu santai, meskipun mereka habis super kelelahan akibat bentrokan yang merepotkan dengan komposisi kemampuan yang ribet, mereka masih bisa berbicara banyak dengan kosakata yang ribet.
"Haddeh, padahal kabur itu gak masalah, bahkan gak masuk dalam larangan pertempuran, ini hanyalah strategi..." Yoshino menimpali.
"Betul.." sambung Killa.
"Setuju.." sambung si Vika.
Intinya mereka memang setuju bahwa kabur itu sudah benar, ga perlu dijadikan konsep untuk dibahas, tetapi tentunya kita harus memiliki alasan mengapa karakter ini kabur, mengapa Izumi tak mem-Finish-him-kan Oblaudr.
Mudah saja, bahkan melawan Groombridge saja sudah kesusahan, ini mau mengalahkan Oblaudr juga, nantinya malah mati konyol mereka semua, karena Izumi bahkan belom sebanding dengan Oblaudr yang badass.
"Aku menonton Anime di Channel Youtubers, Muse Plusto Enam Dua, disana ada karakter keren bernama Joseph Joestar, dia hobi lawan musuh-musuh kuat dan sulit diterima oleh nalar Manusia, bahkan mungkin penulis cerita Cosplay bakalan bertanya-tanya gimana Joseph ngalahin mereka , banyak variasi, plot twist mantap, bahkan realitas pemikiran orang yang tahu dia lemah.." Izumi memberikan spekulasi panjang.
"Dia, Joseph, saat melawan lawan kuat, dia memiliki jurus rahasia.. yaitu 'Nigerundayo' alias lari, dan akhirnya aku ngekopas konsepnya buat kabur dari Oblaudr..." sambung Izumi, ini adalah alasan mengapa dia memilih kabur daripada melawan Oblaudr dengan lebih instan.
"Mungkin juga kita kabur karena kedatangan beberapa nama yang merepotkan.." sambung Vika.
"Intinya seperti itu alasan mengapa kita kabur, sudah tak penasaran kan, Penonton?" Izumi memperlihatkan senyuman, dan beriringan dengan layar gelap yang memperlihatkan tulisan.
B E R S A M B U N G