
518 - Hole.
Firehn menyadari bahwa kekuatan Hole ini akan sangat merepotkan dan menyulitkan dirinya beserta yang lainnya untuk pergi ke dataran tinggi level 3.
Di dataran tinggi level 2 hanya terlihat Navikovas seorang yang menghadang Firehn dan rombongannya. Meski begitu, Navikovas takkan memberikan mereka untuk lewat begitu saja.
"Black Hole Spread!!!"
Navikovas menciptakan puluhan lubang hitam kecil dan menyebar ke seluruh penjuru area dataran tinggi level 2.
Firehn, Dontschew, Vukadinovic, Zhakarchenko, Ilie, dan Legolas pun berdiri membentuk lingkaran. Hal ini mereka lakukan untuk mengantisipasi serangan dari segala arah.
"Hati-hati.. Serangan akan datang entah darimana. Kita harus mencari celah supaya kita bisa menuju ke dataran tinggi level tiga.." ucap Firehn sambil mengamati sekitar.
Navikovas memasukkan tangan kanannya ke lubang hitam yang berada didekatnya. Kemudian, tangan kanannya itu muncul tepat di sebuah Black Hole yang berada di dekat Firehn. Navikovas langsung mencengkeram kerah baju Firehn.
"!!!!!" Firehn sedikit terkejut akan hal itu, ia pun spontan menarik pedang nya dan mencoba untuk menebas tangan kanan Navikovas, "Batsss!!!" Namun, Navikovas memasukkan tangan kanannya kembali kedalam Black Hole.
"Sial. Kalau kita bertahan terus maka tidak ada artinya! Ayo kita sedang dia secara langsung!!" Vukadinovic tak bisa menahan kesabarannya lagi. Dia pun langsung bergerak dan berlari dengan cepat ke arah Navikovas.
"Oey, tunggu, Vukadinovic!!!" teriak Dontschew.
"Wire Swing!!!"
Vukadinovic menciptakan ratusan kawat dari jari-jemarinya. Lalu kawat-kawat tersebut membentuk duri-duri yang tajam. Tanpa pikir panjang, Vukadinovic langsung melesatkan kawat berduri nya itu ke arah Navikovas.
Melihat serangan dari Vukadinovic yang sedang mengarah ke arahnya, Navikovas hanya tersenyum dan bergumam, "Sulit dipercaya, dia nekat sekali sih.."
Justru Vukadinovic sangat kebingungan dengan reaksi dari Navikovas. Dia sama sekali tak tahu maksud dari arti ekspresi Navikovas.
"Hole Swap.."
Tiba-tiba saja Black Hole yang berada disisi lain langsung bergerak cepat ke hadapan kawat berduri yang kini melesat ke arah Navikovas. Alhasil, serangan kawat berduri milik Vukadinovic masuk ke dalam Black Hole tersebut.
"Hole Move!!!"
Secara kilat, salah satu Black Hole yang berada di area lain langsung berpindah dengan cepat tepat diatas Firehn dan kawan-kawan. Kemudian, serangan kawat dari Vukadinovic tersebut keluar dari Black Hole dan mengarah ke arah mereka.
"Gawat!!!" Vukadinovic baru menyadari tentang Black Hole. Dari awal Black Hole itu saling terhubung sama sekali. Tapi dia tidak memperdulikan hal sekecil itu, "Sial!!! Aku lupa dengan Black Hole itu!!!"
"Elf Wings!!!"
Legolas menciptakan sepasang sayap berukuran besar dari energi elf nya. Kemudian sepasang sayap tersebut melingkup menutupi Firehn, Dontschew, dan Zakharchenko agar terlindung dari serangan kawat berduri milik Vukadinovic.
"I-itu hampir saja.." Dontschew menghembuskan nafas panjang nya dan sedikit merasa lega, kemudian dia menatap Vukadinovic dengan tatapan kesal, "Sialan kau, Vukadinovic!!! Kau mau membahayakan kita semua ya!! Apa kau lupa kalau dia punya Black Hole yang saling terhubung satu sama lain!!!"
Vukadinovic langsung memasang raut wajah panik. Jelas karena dia hampir membunuh teman-teman nya sendiri termasuk Firehn, "Huwaa!!! Maafkan aku!! Aku benar-benar lupa dengan kekuatannya!!!"
Sementara itu, Ilie melihat langit, "Barrier penghalang mematikan itu masih terus mengurung Ibukota. Dan Barrier itu terus menyempit seiring berjalannya waktu. Semuanya.. kita harus cepat. Kalau tidak, semua orang yang berada di Ibukota akan segera mati.."
Vukadinovic berjalan dan berdiri di dekat Firehn. Sementara itu, Dontschew berjalan satu langkah diantara yang lain. Dia mengeluarkan sebatang rokok dari saku baju nya, menyalakan rokok tersebut lalu menghisapnya, "Fyuhh.."
"Apa-apaan ini kau, dasar Dontschew!!! Disaat-saat penting begini kau malah merokok!!!" Bentak Vukadinovic.
"..... Tenanglah, Vukadinovic. Aku hanya sedikit menenangkan pikiranku. Aku sudah mengambil keputusan untuk melawannya dan membiarkan kalian lewat.." ucap Dontschew.
"Apa?! Melawanku sendirian dan membiarkan teman-temanmu lewat?! Yang benar saja!!! Aku takkan membiarkan hal itu terjadi bodoh!!!" teriak Navikovas.
Dontschew menghiraukan kata-kata Navikovas dan langsung memberikan sebuah aba-aba kepada Firehn dan yang lainnya, "Legolas, kalau aku sudah menggunakan kekuatanku.. Kau cepatlah bawa Tuan Firehn dan yang lainnya untuk menuju ke Dataran tinggi level tiga.."
"Jadi, apa rencanamu, Dontschew-san?" tanya Legolas.
"Ikuti saja perintahku, Legolas." ucap Dontschew dengan santuy.
"Takkan kubiarkan kalian pergi dari Dataran tinggi level dua begitu saja, Hole Swap!!!" Navikovas mengerahkan beberapa Black Hole nya untuk bergerak mengelilingi Firehn dan yang lainnya, "Thunder Hole!!!!!" Navikovas memasukkan sesuatu benda yang bisa menciptakan listrik ke salah satu Black Hole yang berada di dekatnya. Kemudian Sambaran petir muncul dari beberapa Black Hole yang mengelilingi Firehn dan lainnya, "Bztssss!!!"
Dontschew menapakkan kedua tangannya ke tanah, "Explosion Of Freedom.." Dalam sekejap ledakan terjadi, "Duamm!!!" Ledakan itu juga menciptakan kepulan asap hitam yang cukup tebal.
"Huh? Mereka mau bunuh diri, ya?" Navikovas sendiri sedikit kebingungan dengan apa yang dilakukan oleh Dontschew.
Ketika kepulan asap hitam itu sudah menghilang, yang terlihat hanyalah Dontschew seorang. Dontschew pun langsung menyapa Navikovas dengan menghisap rokoknya, "Yo. Sekarang kita bisa bertarung satu lawan satu. Kita bisa bertarung sampai mati.." ucapnya.
"A-a-a-a-a-apa?!!!! Kenapa hanya kau sendiri disini?!! Kemana teman-temanmu?!!!!" Saking terkejutnya, kedua mata Navikovas hampir copot.
"Kau mau mencari teman-temanku? Lihatlah jauh dibelakangmu sana.." Dontsche menunjuk ke arah belakang Navikovas.
Dan Navikovas lebih terkejut lagi karena melihat Legolas membawa Firehn, Ilie, Vukadinovic, dan Zhakarchenko dengan terbang yang cukup cepat.
"Sialan!!! Aku akan mengejarnya!! Aku takkan membiarkan mereka semua lewat begitu saja-" ucap Navikovas.
Tiba-tiba saja Dontschew sudah berada di dekat Navikovas dengan memegang sebuah Dynamite, "Oey, kalau kau bergerak sedikit saja Dynamite akan meledakkanmu. Bahkan Black Hole mu tak lebih cepat dari seranganku yang dari jarak dekat seperti ini.."
"Sialan.. Kau mengancamku, ya? Kau ini benar-benar membuatku sangat muak, Dontschew! Kalau itu maumu, baiklah, aku akan meladenimu sekarang juga. Jangan menangis kalau kau akan mati karena melawanku sendirian, ya.."
"Oey-oey! Jangan konyol dan berbicara seolah-olah kau akan menang dong! Pertarungan baru saja dimulai, kenapa kau langsung menyimpulkan hasil dari pertandingan kita begitu saja!!" ucap Dontschew.
Sementara itu di Dataran tinggi level 1. Terlihat Izumi dan Yoshino yang sudah mengalahkan seluruh Demon Orc. Bahkan mereka tidak terluka sama sekali.
"Yahaha!!! Melawan makhluk konyol ini sangatlah menyenangkan, Yoshino!!" ucap Izumi tertawa terbahak-bahak.
"Baiklah, Kapten. Ayo kita segera bergegas menuju ke dataran tinggi level dua.." ucap Yoshino sembari memasukkan pedang Black Lotus nya kedalam sarung pedangnya.
B E R S A M B U N G