
Flashback dua hari yang lalu. Tepatnya, sebelum Izumi dan Hozuki yang secara tak sengaja terdampar di pesisir pantai pulau Lunarian, pulau yang mereka janjikan untuk bertemu dengan nakama mereka.
Sebuah rantai yang tersebut dari perunggu muncul dari sisi-sisi kapal bajak laut Kurama. Rantai tersebut secara otomatis mengikat kapal dari bajak laut Cosplay. Keikomaru, menyebut rantai ini sebagai, "Rantai ajaib." Pasalnya, rantai perunggu ini bisa mengikat sebuah kapal tanpa ada beban sama sekali.
Yoshino, Vika, Killa, dan Davidestorm pun cukup kebingungan dengan rantai yang mengikat kapalnya. Namun, Davidestorm yang sangat ketakutan, Vika dan Killa yang khawatir akan keselamatan Izumi, ditambah rasa ingin menyelamatkan menyelimuti hati Yoshino, oleh karena itu mereka berempat mengacuhkan rantai yang mengikat kapalnya begitu saja.
"Izumi..!! Tunggulah aku..!!" Yoshino yang sudah berada dipinggir kapal pun bersiap-siap untuk melompat ke lautan untuk menyelamatkan Izumi.
"..... Tenanglah, Yoshino." Vika dan Killa pun langsung menarik Yoshino ke tengah kapal. Meskipun terlihat khawatir, mereka berdua tetap percaya pada kata-kata sang kapten.
Disisi lain, Franksboy yang mengambil ahli kemudi kapal bajak laut Kurama pun langsung mengenakan kacamata anti radiasi, memakai sarung tangan, lalu menekan beberapa tombol pada kemudia kapal.
"Khikhi.." Franksboy memberikan sebuah jempol kepada Alice dan yang lainnya, itu bukanlah sebuah jempol belaka, melainka sebuah kode seakan-akan sesuatu telah berhasil ia selesaikan.
Alice yang melihat kode dari Franksboy itu pun tanpa basa-basi mengalihkan pandangannya ke kapal bajak laut Cosplay lalu berteriak, "Kalian semua..!! Tenanglah..!! Pegang erat-erat karena kita akan melakukan sesuatu bersama dengan kapal kalian..!!"
"..... Baiklah, semuanya aman dan terkendali." Franksboy yang sudah mematuhi SOP yang berlaku pun bersiap untuk melakukan sesuatu hal. Ia menarik kemudi kapal. Lalu menekan sebuah tombol berlogo api pada kemudi kapal, "Bersiap-siaplah minna..!!"
"Coupe de la French..!!!"
Dalam sekejap, kapal bajak laut Kurama pun langsung terbang ke udara bersama dengan kapal bajak laut Cosplay yang terikat rantai, dimana rantai tersebut terhubung pada kapal bajak laut Kurama.
"Whatss..!! Kita terbang?!!" Yoshino, Vika, Killa, dan Vika pun terkejut setelah menyadari kapal mereka terbang bersama kapal bajak laut Cosplay.
Dua kapal yang melaju kencang ke angkasa dan terbang seperti seekor rajawali. Mereka menuju ke pulau Lunarian seperti kata-kata terakhir sang kapten, Izumi dan Hozuki.
*****
Sementara di dalam lautan yang mengerikan. Terlihat Izumi yang berusaha untuk menahan nafasnya ketika tubuhnya masih dililit oleh tentakel monster kraken dan masih terus terseret menuju ke dasar laut. Walaupun begitu, Izumi tak hanya pasrah untuk menunggu pertolongan, ia berusaha memberontak agar bisa terlepas dari lilitan tentakel tersebut.
Berbeda dengan Hozuki, berkat buah iblis Mizu-Mizu No Akumanya, ia bisa bertahan dan bernafas di dalam lautan. Seolah-olah lautan yang luas ini adalah wilayahnya. Hozuki pun langsung mencairkan tubuhnya menjadi air agar bisa terlepas dari lilitan tentakel monster Kraken tersebut.
Setelah itu, Hozuki kembali ke bentuk manusianya. Melihat Izumi yang sedang kesusahan karena lilitan tentakel Kraken yang begitu kuat. Ia pun, "Mizu No Pistol..!!" Hozuki melesatkan tembakan peluru air dan seketika tentakel yang melilit tubuh Izumi itupun langsung terlepas.
Kemudian, Hozuki pun bergegas berenang mendekat ke Izumi dan membawanya untuk naik ke permukaan. Akan tetapi, tentakel-tentakel Kraken masih bersikeras untuk mengincar Izumi dan Hozuki. Pada akhirnya, mereka berdua pun seperti bermain kejar-kejaran dengan tentakel Kraken di dalam lautan.
Hozuki yang membawa Izumi berenang menuju ke permukaan pun sesekali menoleh ke bawah. Namun, alangkah terkejutnya ketika Hozuki menengok kebawah, ia meliha seluet tubuh utama dari monster Kraken yang begitu besar dan buas.
Namun, ketika Hozuki dan Izumi akan mencapai permukaan, "Groaarrr...!!!" Suara teriakan monster terdengar dari dasar laut. Dan, teriakan tersebut pun menciptakan suara nyaring melengking pada seseorang yang mendengarnya, termasuk juga dengan Izumi dan Hozuki.
Mereka menahan rasa sakit yang ia rasakan pada telinganya setelah secara tak sengaja mendengar teriakan monster dari dasar laut. Bisa dibilang, itu adalah teriakan dari monster Kraken.
Karena sudah cukup lama berada di dalam lautan, Izumi pun tak bisa lagi menahan nafasnya lebih lama lagi. Tak berselang lama, ia pun pingsan kehabisan nafasnya karena terlalu lama di dalam lautan.
Hozuki yang menyadari hal itu pun tak ingin hal buruk terjadi pada Izumi. Ia pun mencoba untuk mengangkat Izumi ke permukaan untuk menyelamatkannya. Akan tetapi, kedua kaki Hozuki pun kembali ditahan oleh tentakel Kraken yang melilit mengikatnya.
Hozuki kembali terseret menuju ke dasar laut, tak terkecuali Izumi juta yang ikut terseret. Namun, ketika mereka berdua sudah berada diambang kematian, sekilas Hozuki melihat seorang perempuan dengan rambut panjang sembari membawa sebuah trisula menyerang tentakel monster Kraken tersebut.
Selang beberapa detik, Hozuki yang mulai kehabisan stamina pun perlahan menutup matanya dan pingsan. Akan tetapi, sebelum Hozuki pingsan, ia melihat sosok perempuan itu memandanginya sembari tersenyum lembut.
Dan Flashback pun berakhir.
"Jadi seperti itulah yang aku lihat beberapa saat sebelum aku pingsan." ucap Hozuki.
Di pulau Lunarian, di sebuah lokasi yang masih belum diketahui namanya, terlihat Hozuki, Izumi, dan pria paruh baya yang mereka temui sedang duduk meratapi api unggun yang menghangatkan suasana malam yang begitu dingin.
"Jadi seperti itu kejadiannya ya? Aku masih penasaran, apakah perempuan yang kau lihat itu sama dengan perempuan yang kulihat di dalam mimpiku?" tanya Izumi.
"Sepertinya berbeda, dua perempuan yang berbeda." jawab Hozuki.
Lalu, "Sepertinya perempuan yang kau lihat di lautan itu adalah seorang putri duyung. Dia adalah sosok perempuan yang melegenda. Selain monster Kraken, cerita putri duyung juga cukup dikenal oleh kalangan pelaut." Jelas pria paruh baya itu.
"Putri duyung?" Izumi memiringkan kepalanya karena ia tidak tahu sosok putri duyung yang sebenarnya, "Memangnya dia itu siapa?"
"Dia adalah sosok wanita yang melegenda di kalangan pelaut yang sedan berlayar. Ada beberapa orang yang melihatnya, tapi itu cuma dianggap sebagai halusinasi belaka saja. Karena, tidak cukup bukti untuk membuktikan keberadaan sosok putri duyung tersebut.."
"......." Izumi dan Hozuki hanya menyimak apa yang dijelaskan oleh pria paruh baya yang baru saja ia temui itu.
"Putri duyung, Densetsu, legenda gadis cantik, mungkin tiga hal itu mempunyai suatu hubungan secara tak langsung. Dan itu masih menjadi misteri sampai sekarang.."
"Huh? Densetsu? Legenda gadis cantik? Apa yang kau katakan, Pak tua?"
B E R S A M B U N G