Cosplay

Cosplay
Chapter 356 - Rencana Kejutan



Sebelumnya Kenzou dan Kenkomura sempat bertarung melawan Oblaudr di Hypercarry Town. Kala itu mereka berdua benar-benar dihancurkan oleh Oblaudr tanpa ampun. Meski mereka berdua mengalami kekalahan telak yang bahkan terluka sangat parah. Kenzou berhasil memulihkan luka yang disebabkan dalam pertarungannya melawan Oblaudr.


Kini Kenzou telah datang pada saat detik-detik Arata yang hampir saja dibunuh oleh Oblaudr menggunakan kayu tajam. Selang beberapa detik, tiba-tiba sebuah tebasan pedang melesat dari jarak jauh mengarah ke arah Oblaudr, "Batsss!!!"


Akan tetapi, Oblaudr berhasil menghindari tebasan itu dengan sangat mudah hanya dengan memiringkan badannya dan akhirnya tebasan itu membelah sebuah pohon besar yang berada agak jauh dibelakang Oblaudr hingga runtuh.


"Yo.. aku akan menebasmu menjadi berkeping-keping kali ini. Sialan, aku tak terima dikalahkan begitu saja olehmu." ucap Kenkomura.


"Woy, kalian berdua!! Tunggu aku!!" teriak Ushiwakamaru.


Namun, Kenkomura dan Ushiwakamaru terkejut setelah melihat Izumi, Hozuki, Arata, dan Shoba yang sekarat dengan luka yang parah disekujur tubuhnya. Mereka berdua benar-benar tak menyangka bahwa Oblaudr akan mengalahkan keempat kapten dari kelompok Bajak Laut ini dengan mudah.


"Shoba-Taicho!!!"


"Izumi!!! Hozuki!!! Arata!!!"


"Hoi, kalian berdua! Cepat bawa mereka berempat pergi dari sini. Kalau mereka mati, kelompok Bajak Laut kalian akan benar-benar tamat disini." ucap Kenzou.


"Oey, Kenzou. Apa kau berniat melawannya sendirian?" tanya Kenkomura.


"Ya. Rekan-rekan ku akan segera tiba disini. Jadi jangan khawatir, setelah menahannya aku akan segera pergi dari pulau ini." ucap Kenzou.


"Cih, aku tidak pernah mengkhawatirkan seseorang sepertimu yang bahkan tidak beraliansi dengan kami." ucap Kenkomura.


"Bodoh. Seharusnya kau berterimakasih padaku karena mau menahannya sendirian sembari kalian membawa para kapten lemah itu pergi dari sini." ucap Kenzou.


"Baiklah, kalau itu maumu. Semoga kau beruntung melawannya, padahal aku ingin sekali menebasnya berkeping-keping, tapi apa boleh buat situasi saat ini sangatlah rumit." ucap Kenkomura.


Kenkomura dan Ushiwakamaru pun membawa pergi Izumi, Hozuki, Arata, dan Shoba, dengan masing-masing membawa dua orang. Kenkomura membawa Izumi dan Hozuki, sementara Ushiwakamaru membawa Arata dan Shoba. Kini mereka pun langsung bergegas pergi ke arah Killa, Vika dan Shion yang saat ini berlari ke arah Victoria Town dengan tujuan Pelabuhan dimana tempat kapal mereka berlabuh.


Sementara itu, Dragzeel Kenzou dengan modal tekad kuat sebentar lagi dia akan melawan sosok pemimpin yang sebenarnya dari Serikat Lunarian yaitu Oblaudr.


"Baiklah, Oblaudr. Aku akan membalas kekalahanku sebelumnya saat masih berada di Hypercarry Town." ucap Kenzou.


"..... Hypercarry Town? Sepertinya aku pernah melawan dua orang waktu itu, tapi siapa ya? Tapi kan sudah kubilang, kalau aku tidak bisa mengingat wajah orang yang lemah." ucap Oblaudr sembari tersenyum licik.


...*****...


Disisi Kenkomura dan Ushiwakamaru yang tengah membawa pergi Generasi Closer.


"Oey, Kenkomura. Apa Victoria Town masih jauh dari sini?" tanya Ushiwakamaru.


"..... Ya, masih jauh. Aku yakin rekan-rekan kita juga pasti sedang bergegas kesana. Jadi, kita tak boleh buang-buang waktu." ucap Kenkomura.


~


Di alun-alun. Terlihat Davidestorm, Keikomaru, Franksboy, dan yang lainnya terlihat begitu kesulitan untuk bergerak mundur. Karena saat ini mereka terus-menerus dikepung oleh kroco Serikat Lunarian.


"Sepertinya rencana pelarian ini bergantung pada kita, My Friends!!! Kita harus cepat membuat rencana-" ucap Franksboy.


"Aku punya rencana." ucap Keikomaru.


"Benarkah?!!!!!"


Nampaknya di pusat alun-alun para anggota dari kru Izumi, Hozuki, dan Shoba tampak kesulitan keluar untuk bergerak mundur karena kroco-kroco terus saja berdatangan menghadang mereka. Sementara itu, diluar alun-alun, terlihat Nikoalenko, Zimbermann, Yu, dan Kiyo sedang berlari menuju ke Victoria Town dengan dibelakang mereka tepat terdapat seorang Zero yang sedang mengejar mereka berempat.


"Kalian!!! Takkan kubiarkan pergi begitu saja!!! Kalian yang telah memasuki Lunarian, takkan bisa keluar dari sini hidup-hidup, apa kalian paham?!!" teriak Zero.


"Semuanya, jangan terprovokasi olehnya. Tugas kita kali ini hanya bergerak menuju ke pelabuhan karena kapten akan segera menyusul kita." ucap Zimbermann.


"Ya... aku akan sedikit memberi orang itu hadiah sedikit agar tidak bisa mengejar kita." Kiyo pun memperlambat larinya sembari mengerahkan kedua telapak tangannya ke bawah.


Kiyo merencanakan sesuatu. Dia membuat jalan yang telah dilewatinya menjadi sangat licin karena kekuatan menteganya. "!!!!!" Zero yang sudah dikendalikan emosi pun melewati jalan yang sudah dilapisi oleh mentega tersebut dan, "Uaghh!!!" Zero pun terpeleset.


"Dengan ini, dia akan kesulitan untuk mengejar kita. Sementara waktu itu akan memberi jeda serta memperjauh jarak kita darinya, jadi ayo cepat berlari secepat mungkin!!" ucap Kiyo sembari melirik ke arah Zero yang terpeleset.


"Sialan kalian!!! Awas saja, aku akan mengejar kalian!!!" teriak Zero dari kejauhan.


Sementara itu, kembali di pusat alun-alun. Davidestorm, Keikomaru, dan Franksboy masih menghadapi para kroco itu sembari berdiskusi kecil. Mereka bertiga tak punya pilihan lain selain bertarung sembari memikirkan rencana.


Beberapa menit kemudian, entah bagaimana caranya, tiba-tiba mereka bertiga mendapatkan sebuah ide brilian secara bersamaan. Dengan raut wajah optimis mereka pun saling mengutarakan ide-ide brilian yang baru saja ditemukannya. Dan mereka bertiga pun berteriak, "Rencana Kejutan!!!"


"Keikomaru, Franksboy. Apa kalian sudah tahu peran kalian masing-masing?" tanya Davidestorm.


"..... Ya, kami sudah tahu. Kita langsung saja mulai rencana kombinasi dari ide kita ini. Rencana kejutan, alias rencana pelarian." ucap Davidestorm.


Sementara itu, disisi lain Alun-alun. Terlihat Lucia yang sudah mulai kelelahan ketika menghadapi Arsh, karena sudah cukup lama mereka berdua bertarung dengan gaya bertahan-menyerang yang sangat menguras banyak stamina.


Akan tetapi, kekuatan fisik Arsh yang cukup kuat kini lebih diuntungkan daripada Lucia. Terlihat pertarungan antara Lucia melawan Arsh sedikit didominasi oleh Arsh.


"Tyengg!!! Tyengg!! Tyengg!!!"


"..... Bagaimana? Apa kau sudah merasa kelelahan? Jangan sampai lengah, karena bisa saja tanpa sadar aku sudah membunuhmu." ucap Arsh.


"Cih, sombong sekali. Bahkan saat ini kau belum membunuhku. Itu artinya kau tak mampu untuk membunuhku." ucap Lucia.


"Kapten kalian, para Generasi Closer itu. Membuatku sangat muak!! Apalagi memiliki kru lemah seperti kalian!!! Aku jadi ingin benar-benar untuk membantai kalian semua huahahaha!!!" Arsh tertawa jahat.


Dan disaat yang bersamaan, Lucia melihat gerak-gerik Davidestorm, Keikomaru, dan Franksboy yang cukup aneh. Dia sangat penasaran dengan apa yang akan mereka bertiga lakukan saat ini.


"Cih. Mereka bertiga itu, bukannya mereka berasal dari bajak laut Kurama dan Cosplay ya, tampaknya mereka sedang merencanakan sesuatu." ucap Lucia.


B E R S A M B U N G