Cosplay

Cosplay
Chapter 153 - Guardian Six Mulai Bergerak!



Disaat Ezeqia sudah dikepung dan terdesak oleh ribuan pasukan Hristov, tiba-tiba Lost Hell, Lost Heaven, dan Lost Melody tiba untuk menyelamatkan Ezeqia.


"Ezeqia, ayo kita berjuang bersama-sama dalam perang ini. Kita tak boleh sampai kalah disini.." ucap Lost Hell sambil melirik Ezeqia yang berada di belakangnya.


"Bala bantuan ya.."


"Kau kira kalian bisa mengalahkan kami..!!"


"Mati sana..!!" seru beberapa pasukan Hristov yang berada di hadapan Ezeqia dan yang lainnya.


Tiba-tiba pasukan dari divisi tiga datang menyusul Lost Hell dan langsung menyerang pasukan Hristov yang mengepung Ezeqia, "Rasakan ini..!!!"


"Hell, Heaven, Melody.. ayo kita kalahkan musuh sebanyak mungkin dan menangkan perang ini..!!" ucap Ezeqia dengan raut wajah percaya diri.


"Ya.." jawab singkat Hell.


Kemudian Ezeqia, Lost Hell, Lost Melody, Lost Heaven dan pasukan divisi tiga pun tanpa basa-basi langsung bertarung dengan ribuan pasukan Hristov yang berada di dekat mereka.


Sementara itu Vika, Killa dan pasukan pnyerang divisi dua yang sudah tiba pun langsung menyerang ribuan pasukan Hristov.


"Tyengg..!! Tyengg!! Tyengg!!" Seribu pasukan divisi dua saling beradu senjata dengan ribuan pasukan Hristov dengan sangat sengit.


Terlihat Killa berhadapan dengan beberapa pasukan Hristov, ia menggunakan teknik ilusinya sehingga membuat beberapa pasukan Hristov terdiam.


Setelah terkena ilusi, Killa pun langsung memukul wajah beberapa pasukan Hristov dengan penuh semangat, "Rasakan ini..!! Horaaaaa...!!"


"Bugg..!! bugg..!! bugg..!!"


Sementara itu Vika dengan senjata pedangnya berhasil menebas beberapa pasukan Hristov hingga terkapar. Walaupun ia bukan pendekar pedang, tapi ia cukup handal dalam menggunakan pedang.


"Batsss!! Batsss!! Batsss!!"


Setelah itu Vika langsung berjalan menghampiri Killa dan berdiri dibelakang Killa lalu berkata, "Killa, jangan sampai lengah.."


"Ya, aku takkan lengah karena ini adalah perang.." ucap Killa dengan bersikap waspada kepada pasukan Hristov yang berada di sekitarnya.


Sementara itu, disisi lain terlihat Davidestorm yang masih memperbaiki kameranya yang rusak, ia sangat fokus memperbaiki kamera di tengah-tengah perang.


"Ayolah, aku harus cepat!!" batin Davidestorm yang masih fokus memperbaiki kameranya.


Tiba-tiba dari belakang Davidestorm terlihat beberapa pasukan Hristov berlari ke arah Davidestorm dan mencoba untuk menyerangnya.


"Fokusmu kemana..!! Ini adalah perang!! Rasakan ini..!!"


"Batssssssss!! Batssssssss!!" Schuikhov melihat beberapa pasukan Hristov yang mencoba menyerang Davidestorm, kemudian ia melindungi Davidestorm dengan menebas beberapa pasukan Hristov dengan pedangnya.


"Kau fokuslah memperbaiki kameramu, kawan. Pasukan Hristov yang akan menyerangmu biar aku urus.." ucap Schuikhov sambil menyeringai.


"Terima kasih, paman..!! Kuserahkan mereka padamu..!!" ucap Davidestorm.


Sementara itu, disisi lain tepat berada di garis depan. Terlihat Izumi, Yoshino, dan Kobayashi bertarung melawan beberapa pasukan Hristov.


"Tyengg!! Tyengg!! Tyengg!!!" Kobayashi saling beradu pedang dengan beberapa pasukan Hristov, dan Kobayashi juga berhasil menghindari serangan pasukan Hristov dengan sangat mudah.


"Walaupun kalian sangat banyak, tapi kalian itu sangat lemah. Dasar payah.." ucap Kobayashi sambil menyeringai menodongkan pedangnya ke arah beberapa pasukan Hristov yang berada di depannya.


"Apa katamu?!! Akan kubungkam mulut sombongmu itu..!!" ucap salah satu pasukan Hristov, kemudian beberapa pasukan Hristov mencoba untuk menyerang Kobayashi.


Melihat beberapa pasukan Hristov yang mencoba untuk menyerangnya, Kobayashi pun menghindar dengan sangat lincah dan menebas beberapa pasukan Hristov yang mencoba untuk menyerangnya.


"Batsss!! Batsss!! Batsss!!"


"Ya, rasakan itu sialan.." ucap Kobayashi setelah berhasil menebas beberapa pasukan Hristov yang mencoba untuk menyerangnya.


Disisi lain di garis depan, terlihat Izumi dan Yoshino berpikir mencoba menyerang Hristov dari dekat.


"Yoshino, apa kau punya cara untuk mendekat ke Hristov? Anak buahnya itu menganggu saja.." ucap Izumi.


"Sepertinya tak ada cara lain selain mengalahkan kroco-kroconya terlebih dahulu, Izumi. Apa boleh buat.." jawab Yoshino sambil menoleh ke arah Izumi yang berada di sampingnya.


Kemudian beberapa pasukan Hristov mencoba menyerang Izumi dan Yoshino yang sedikit lengah.


Tetapi, Izumi dan Yoshino dengan sigap menghindari serangan dari beberapa pasukan Hristov.


Izumi langsung memukul beberapa pasukan Hristov dengan pukulan es nya, "Rasakan ini!! Ice-Ice No Gatling Hits..!!!"


Dan Yoshino pun langsung menebas beberapa pasukan Hristov dengan kedua pedangnya yaitu Pedang Sebastian dan Black Lotus, "Nitoryuu.. Tiger Claw..!!!"


"Uaghhh...!!! Uaghhhh!!"


Sementara itu, lima belas meter di depan Izumi dan Yoshino yaitu di tempat Marc, Alonso dan Zach.


Terlihat Marc langsung melompat ke atas monster bangunan yang ia ciptakan lalu ia berkata, "Sepertinya kita juga tak bisa tinggal diam melihat pasukan kita dibantai habis oleh mereka.."


"Wah.. wah.. wah.. tak kusangka Marc juga sudah tak sabar untuk melawan mereka semua.." ucap Zach sambil geleng-geleng kepala saat melihat Marc naik ke atas monster yang ia ciptakan.


"Mungkin aku akan menunggu yang tepat untuk menyerang musuh. Aku akan menghemat tenagaku sebentar.." ucap Alonso lalu memasukkan kedua telapak tangannya ke dalam saku celananya.


Kemudian Viona Widenburg, Serira Pacovsky, dan Espener Rodenford datang menghampiri Zach dan Alonso kemudian berdiri di samping mereka berdua.


"Perang besar ini sangat menarik, bukan?" ucap Espener sambil menyeringai, terlihat ia sudah berambisi untuk mengalahkan pasukan aliansi.


"Apalagi si Izumi yang mencoba menyerang tuan Hristov dan Yoshino yang berhasil membelah gedung menjadi dua.." ucap Viona sambil tersenyum licik.


"Ya, mereka juga harus diperhitungkan. Menurutku juga mereka sangatlah kuat dan menjadi tombak serang dari pasukan aliansi mereka.." ucap Serira.


Melihat kedatangan Espener, Viona dan Serira di sampingnya, Alonso pun melirik mereka bertiga dan berkata, "Kalian bertiga kemana saja?"


"Kami bertiga hanya sedang bersantai-santai sebentar tepat dibawah gedung, lalu aku terkejut gedung ini berhasil dibelah dan hampir saja menimpa kami, sialan.." ucap Espener sambil tersenyum licik.


Kemudian Hristov dan Elen Butterfly datang dan berdiri di depan Alonso, Serira, Viona, Espener, dan Zach.


"Sialan, tak kusangka pendekar pedang rekan dari Izumi itu membelah gedung dengan mudahnya. Aku sedikit terkejut.." ucap Hristov.


"Ya, pendekar pedang itu sangat menarik sekali!! Aku akan mengalahkannya dalam perang ini sebentar lagi huahaha..!!" ucap Zach kemudian ia tertawa jahat.


"Oh ya, apa kalian tahu dimana Guardian Six berada? Setelah aku memerintahkan semua pasukan untuk keluar dari gedung tadi, aku sudah tidak melihat mereka kembali.." tanya Hristov.


"Oh iya, aku juga baru sadar dimana mereka sekarang.." ucap Alonso.


Sementara itu di kerumunan pasukan Hristov dan pasukan aliansi yang sedang bertarung terlihat Six Guardian berjalan sejajar sambil menyeringai.


"Kita akan mengalahkan mereka semua, tidak seperti para Eight Commander sialan itu. Mereka itu sangat pengecut.." ucap Saint Louis Reunion.


BERSAMBUNG