Cosplay

Cosplay
Chapter 276 - End Game.



'Error 404 Not Found' merupakan salah satu komponen yang terdapat pada sistem dunia game milik Lucian. Tulisan tersebut akan keluar ketika salah satu sistem error atau sang Game Master dengan sengaja membuat suatu kebocoran pada sistem dan membuatnya error.


Seperti halnya Lucian yang mempunyai kekuatan hak istimewa dari Game Master. Ia melakukan sesuatu pada game consolnya dan memasukkan sebuah kode yang diduga sebagai 'Virus Code' agar sistem pada dunia game ini bocor. Akan tetapi..


"Ya.. virus kode yang aku masukkan kedalam form hanya sebatas tingkat rendah. Jadi, aku masih bisa memperbaikinya kapanpun saat aku mau.."


Ribuan huruf dan angka yang merupakan script bercampur menjadi satu dan menciptakan sebuah gelombang pun akhirnya memenuhi seluruh area di penjuru dunia game. Ya, walaupun hanya sebatas angka dan hurud, akan tetapi, dua hal itu bisa dirasakan seperti setumpukan mainan dalam jumlah banyak.


Tak berselang lama setelah Lucia diterjang oleh ombak script pun, tiba-tiba berhenti karena sudah memenuhi area dunia game. Bahkan, bola transparan yang melindungi Lucian dari kebocoran script tersebut pun sekilas terlihat mengalami beberapa keretakan kecil.


"... Yare-yare, kalau saja aku tidak menciptakan bola perisai ini untuk melindungiku ini. Maka, bisa-bisa tamatlah riwayatku seperti Lucia.." ucap Lucian.


Lucian yang berada di dalam bola perisai transparan pun merasa bahwa Lucia telah kalah karena diterjang dan tertimpa oleh banyaknya script. Merasa tak ada hawa kehadiran Lucia, ia pun..


"System Call : Service..!!"


Lucian dengan kekuatan hak istimewa game masternya pun langsung menggunakan kekuatannya untuk memperbaiki sistem dunia game yang telah bocor. Dan, perlahan, sebuah portal berbentuk lingkaran muncul di lantai dunia game dan langsung menyerap script yang memenuhi dunia game.


Disisi lain, terlihat Lucia yang terkapar dengan kedua matanya yang sudah tertutup dan tertimbun sebagian script. Sekilas, beberapa bagian tubuhnya mengalami pendarahan karena tertimbun oleh script. Lalu, secara tak sengaja, jari-jari Lucia mulai bergerak.


Beberapa saat kemudian setelah ribuan script telah hilang dari dunia game dan kembali ke tempat asalnya, Lucian yang melihat Lucia terkapar dari kejauhan pun langsung berjalan menghampirinya.


"Wuahahahaha..!!" Lucian tertawa puasa, raut wajahnya yang begitu antusias, merasa bahwa Lucia telah kalah karena tertimbun oleh ribuan script yang beberapa saat yang lalu memenuhi dunia game miliknya, "Tidak ada yang bisa mengalahkan seseorang yang mempunyai kekuatan hak Game Master sepertiku..!!"


Tak berselang lama, ketika Lucian sudah berada di dekat Lucia yang terkapar di lantai. Ia merasa ada sebuah kejanggalan yang terjadi. Lucian pun mendekatkan jari telunjuknya ke hidung Lucia dan memastikan apakah masih hidup atau sudah tiada.


"Lucia telah mati.. dia tidak bernafas.."


"Tapi boong, hiya-hiya-hiya.." Tiba-tiba Lucia membuka kedua matanya lalu ia pun langsung bangkit dan berdiri kembali sehingga membuat Lucian terkejut.


"Kisama..!! Kenapa kau masih hidup juga?! Padahal barusan sudah kucek kalau kau sudah tidak bernafas lagi..!! Trik apa lagi yang kau gunakan yamero..!!"


"Ini adalah sebuah ninjutsu..!!" Lucia mulai melakukan gaya pose yang sedikit aneh, "Ninjutsu Nin-Nin Ninpo : Pura-pura mati no jutsu..!!"


"Apa?!! Sialan, kau licik sekali pura-pura mati untuk mengelabuhi lawan..!!" ucap Lucian.


"Halah banyak bacots, kau juga licik nan curang karena menggunakan kekuatan aneh!! Dan, apa-apaan itu tadi tulisan 'Error Not Found 404' ?! Ngeri sekali..!!" teriak Lucia.


"Ya mamam tuh.."


"Kukira itu cuman ilusi kayak Itashi dari anime Nartoh. Ternyata bukan.."


"Jangan hina-hina Itashi ya, baku hantam kita.."


"Buakk..!!" Tanpa basa-basi, Lucia pun langsung melesatkan pukulan telak pada pipi Lucian hingga membuatnya terpental dan terjatuh ke tanah.


"Hehey not bad.. mangkanya jangan banyak bacot kalau gak mau kena pukul, pertarungan ini kan belum berakhir malah sok asyik duh.." ucap Lucia, "Dan juga, aku berhasil menyentuhmu, jadi bersiaplah dengan serangan balasanku.. hehey.."


"Hadeuh, aku lengah.." Lucian pun mencoba untuk bangkit dan berdiri kembali. Lalu, ia pun mengusap darah yang keluar dari pinggir bibirnya karena pukulan yang dilontarkan oleh Lucia, "Okey, gitu ya cara mainmu. Kalau begitu, aku juga serangan terakhir untuk mengalahkanmu. Karena kau sudah banyak tingkah ya habislah riwayatmu.."


"Ah masa.."


"Iyain aja deh, ntar juga diem sendiri.."


"Alay, dasar lol."


"Emang tau apa artinya lol?"


"Lol itu tholol..!!"


"Lah bodoh!!"


Tak berselang lama kemudian, Lucia dan Lucian pun langsung bergerak dan memasang posisi kuda-kuda akan membuat serangan terakhirnya.


Lucia dengan mengeluarkan senjata mini pedangnya dan, "Boff.." Tiba-tiba mini pedang itu pun berubah menjadi berukuran raksasa. Disisi lain, Lucian pun, "System Call : Rising Star.." Tiba-tiba sebuah bintang berukuran raksasa muncul dari sebuah portal yang berada tepat disisi Lucian.


"Dua pedang raksasaku ini akan terus mengejarmu sampai kau terkena dan lose. Jadi, terimalah takdir kekalahanmu ini, Lucian.."


"Huh? Apa kau tidak lihat bintang berukuran raksasa yang berada di dekatku ini? Ini adalah bintang duplikat super KW dari bintang yang menyinari angkasa. Ketika aku melesatkan bintang ini kepadamu, maka akan meledak seperti ledakan bigbang yang terjadi di luar angkasa hehe.."


"Siapa takut.."


"Oh gitu ya.."


Lucia dan Lucian pun bersiap-siap untuk melesatkan senjatanya masing-masing. Dan, tak berselang lama, mereka pun..


"Sniper-Sniper No Sword Platinum..!!" Dua pedang raksasa itu pun langsung melesat ke arah Lucian dengan cepat.


"System Call : Rising Star On Fire..!!" Bintang raksasa yang berada di dekat Lucian pun juga melesat ke arah Lucia dengan cepat.


Lalu, beberapa saat kemudian, dua pedang raksasa milik Lucia dan bintang raksasa milik Lucian pun saling bertabrakan dan menciptakan sebuah ledakan yang cukup hebat di dunia game, "Duammmmm..!!!"


Tak berselang lama, tiba-tiba dimensi dunia game milik Lucian pun mengalami kerekatan dan pecah karena ledakan besar yang terjadi karena dua kekuatan besar tersebut. Bahkan, ledakan tersebut pun berguncang sampai ke dunia nyata.


E


N


D


G


A


M


E


B E R S A M B U N G