Cosplay

Cosplay
Chapter 293 - Bertarung Melawan Kroco Part IV



Setelah Izumi berhasil mengalahkan Ezra Gabriel, Asep Sukasep yang merupakan anggota inti dari divisi Elite pun tak ingin membiarkan Izumi begitu saja.


"Bessssshhhh!!" Asep Sukasep berlari dengan sangat cepat bagaikan seorang atlet pro ke arah Izumi berada. Dan, "Dynamite Shoot!!" Asep mencoba menggunakan serangan dadakan untuk menyerang Izumi.


Akan tetapi, dengan sigap, Izumi menundukkan kepalanya untuk menghindari tendangan yang dilesatkan oleh Asep, "Khikhikhi.." Izumi tersenyum bersemangat, lalu ia mencoba membalas tendangan Asep dengan pukualn es nya.


Akan tetapi, "Sett!!" Asep berhasil menghindarinya bagaikan seorang atlet balet pro yang menari-nari diatas sebuah panggung, "Hehey boy, tidak semudah yang kau bayangkan untuk menyerangku.."


"..... Hadeh, gitu aja sudah bangga dan sombong, nanti kalau aku sudah serius nangis kayak kemarin." ucap Izumi, ia menaikkan pundaknnya dan juga memasang raut wajah yang sedikit aneh untuk mengejek Asep.


"Kemarin ya kemarin, sekarang ya sekarang. Kemarin hanyalah sebuah masa lalu. Sedangkan masa lalu tetaplah masa lalu." Seketika Asep berbicara tidak jelas dan tidak nyambung.


"Plak.." Izumi menepuk jidatnya ketika mendengar perkataan dari Asep yang sangat tidak jelas. Lalu, izumi pun berlari ke arah Asep dan menembakkan peluru es, "Dor!! Dor!!"


"Its not, serangan seperti itu takkan bisa melukaiku maupun mengenaiku." ucap Asep yang semakin sombong karena serangan Izumi berhasil ia hindari untuk yang kedua kalinya.


Selang beberapa detik, Asep kembali berlari dengan sangat cepat ke arah Izumi. Ia menarik sebuah busur dari punggungnya dan disaat yang bersamaan, Asep pun langsung melesatkan busur panah ke arah Izumi, "Swusshh..!!"


"Yare-yare daze.." Izumi menggeleng-gelengkan kepalanya sembari melihat ada sebuah busur panah yang sedang melesat cepat ke arahnya. Setelah itu, Izumi pun menempelkan telapak tangan kanannya dan, "Ice age.."


Izumi langsung membekukan area di sekitarnya dengan sangat cepat, bahkan busur panah yang melesat ke arahnya pun membeku begitu saja. Dan disisi lain, karena begitu cepatnya serangan pembekuan Izumi, Asep pun tak bisa menghindar dan terpaksa harus membeku dalam es Izumi, "Frzzss.."


"..... Gini nih, sombong sih hehe. Kroco gak pantas untuk sombong. Jadi rasakan membeku dalam esku hehe. Untuk sementara kau akan kubekukan seperti ini aja dulu hehe biar kapok.." ucap Izumi sembari tersenyum lebar.


Setelah itu, Izumi merasakan seperti ada seseorang yang akan menjatuhinya dari udara. Kemudian, ia pun langsung melihat ke udara dan terlihat Rey Slyvain yang ternyata melompat dengan sangat tinggi, Rey mencoba menendang Izumi dari udara.


"Biadab kau ya, berani-beraninya kau menghabisi rekan-rekanku..!! Tapi, akan kubungkam mulutmu dengan tendangan the shooting of ryuki!! Tendangan ini aku terinspirasi dari Kamen rider ryuki!!" teriak Rey.


"..... Yare-yare, kau lagi kau lagi, memang orang-orang seperti kalian tidak ada kapok-kapoknya ya.." ucap Izumi yang sedikit keheranan dengan Rey.


"Rasakan ini..!! The Shooting Shot of The Kamen Rider Ryuki!!"


"Itu nama jurus kok panjang amat, emang ingat namanya ya." ucap Izumi.


Rey pun langsung melesat dan mencoba menendang Izumi dari udara. Namun, dengan sigap, Izumi berhasil menghindarinya dengan melompat salto beberapa langkah kebelakang dan, "Ice-Ice No Skating.."


Izumi kembali meluncur ke arah Rey bagaikan seseorang yang sedang bermain ski pada musim salju. Ia meluncur begitu cepat dan, "Ice-Ice No Tacle Finishing..!!" Izumi pun langsung mentackle kaki Rey hingga terjatuh dan berguling-guling di jalanan.


Kini Hibito terlihat begitu stress karena sesuai dugaannya, semua anggota dari divisi Elite akan segera dikalahkan oleh Izumi dan Hozuki. Selain itu, hal yang ditakutkan Hibito ialah kalau Zerou, pemimpin asli dari divisi Elite mengetahui kegagalan ini.


"Yabai.. yabai.. yabai.. padahal tadi aku sudah bersikap garang kepada dua bocah itu. Tapi kenapa kalah aku merasa yang bakal terkena comeback!! Oh no!!" Hibito semakin cemas.


"..... Tenang saja bossku, aku akan mengalahkan mereka berdua sekaligus dengan teknik pedang pembela dimensiku ini. Aku yakin, mereka bakal dead hanya dalam sekali tebasan.." Kosasih Sukaesih berjalan dan berdiri di dekat Hibito. Ia mencoba untuk menenangkan Hibito yang terlihat sangat stresss.


"Ka-kau.." Hibito mulai berlinang air mata, terharu akan kata-kata yang dilontarkan oleh Kosasih Sukaesih, "Kau adalah penyelamat jiwaku, Kosasih..!! Jadi, cepat kalahkan mereka berdua..!!" perintah Hibito.


"..... Baiklah, kau tenang dan duduk manis disini saja karena dalam waktu singkat aku akan segera mengalahkan mereka berdua." ucap Kosasih Sukaesih.


Tak berselang lama, Kosasih pun berjalan mendekat ke arah Izumi dan juga Hozuki sembari menarik pedang dari sarung pedangnya.


Izumi dan Hozuki berdiri bersebelahan dan mengangkat salah satu alisnya ketika melihat Kosasih Sukaesih yang sok bertingkah garang.


"Oey, Hozuki. Bagaimana? Hajar kah?"


"Tentu saja, hajar langsung saja, gass no bacot-bacot club."


*****


Beberapa saat kemudian, terlihat Kosasih Sukaesih yang sudah tergeletak di jalanan dengan beberapa benjolan besar di kepalanya. Dan didekatnya juga terlihat Izumi dan Hozuki yang sedang menguap, "Hoahmss.."


"Ezz sekali. Kukira keras ternyata kertas." ejek Izumi.


"Hahaha.." Hozuki tertawa terbahak-bahak mendengar perkataan Izumi, "Namanya juga kroco.."


Disisi lain, terlihat Hibito yang pundung dipojokan ketika mengetahui semua anggota dari divisi Elite berhasil dikalahkan oleh Izumi dan Hozuki dan hanya menyisakan dirinya.


"Astaga, pantas mereka menyebut kita kroco. Bahkan mereka berdua saja berhasil mengalahkan anggota Elite yang cukup banyak hanya berdua saja. Duh, tamatlah riwayatku, pasti sekarang adalah gilianku yang akan dikalahkan.."


Keringat dingin Hibito mulai membasahi sekujur tubuhnya dan pakaiannya. Ia terlihat begitu ketakutan dan berfikir bahwa ia adalah orang selanjutnya yang akan dikalahkan oleh Izumi dan Hozuki.


B E R S A M B U N G