Cosplay

Cosplay
Chapter 159 - Pasukan Elite Number Four



Izumi dan Yoshino berhasil mengalahkan cukup banyak pasukan Hristov saat berada di garis depan. Sisa-sisa pasukan Hristov yang awalnya ingin kembali menyerang Izumi dan Yoshino pun akhirnya berjalan mundur.


"Apa-apaan mereka berdua itu..!! Mereka berdua adalah monster..!! Mereka berdua berhasil mengalahkan cukup banyak pasukan..!!" seru salah satu pasukan Hristov yang berada di sekitar Izumi dan Yoshino.


Setelah berhasil cukup banyak pasukan Hristov di garis depan, Yoshino pun berkata sambil menyeringai, "Ya, kemarilah..!! Aku akan menebas kalian.."


Begitu juga dengan Izumi, nampaknya ia semakin bersemangat setelah berhasil mengalahkan cukup banyak pasukan Hristov yang berada di garis depan.


Setelah itu, Izumi menatap tajam Hristov yang berada beberapa meter di depannya sambil tersenyum menyeringai, "Hristov..!! Mau sampai kapan kau ingin berdiri disana..!!"


"Huahahahahaha...!!! Izumi!! Yoshino!! Tak kusangka kalian berdua sekuat ini..!! Tapi, level kalian berdua belum sebanding denganku.." teriak Hristov sambil tertawa terbahak-bahak.


Sementara itu, terlihat Marc yang masih berdiri di atas monster bangunan yang ia ciptakan. Nampaknya, Marc ingin sekali menghajar Izumi dan Yoshino.


"Tuan Hristov..!! Apakah aku harus turun tangan untuk mengalahkan mereka berdua??" tanya Marc.


"Boleh saja..-" ucap Hristov, tiba-tiba kata-kata dipotong oleh seseorang yang berjalan di hadapan Izumi dan Yoshino.


"Tunggu sebentar..!! Para Eight Commander tidak perlu turun tangan untuk menghadapi mereka berdua..!!" Seinki Fourthewall, itulah namanya. Dia salah satu dari Tim Elite Number Four. Tim Elite ini pangkatnya lebih rendah satu tingkat dengan Guardian Six.


Setelah itu, terlihat tiga orang lagi yang berjalan menyusul Seinki dari belakangnya.


Colombus Whitehair Goodhoudsen, ia juga salah satu dari anggota Tim Elite Number Four. Ia juga berkata, "Benar, cukup kami Number Four lah yang mengalahkan mereka berdua.."


Kein Smascrusher, ia juga salah satu dari anggota Tim Elite Number Four. Nampaknya, ia sangat bersemangat untuk melawan Izumi dan Yoshino. Ia pun berkata sambil menyeringai, "Mereka berdua hanya dua orang bodoh yang beruntung mengalahkan cukup banyak pasukan kita.."


Arias Berrymintflavour, ia juga salah satu dari anggota Tim Elite Number Four. Arias pun berkata sambil menyeringai, "Benar, serahkan saja pada kami untuk mengalahkan mereka berdua.."


Seinki, Colombus, Kein, dan Arias, mereka berempat ialah anggota dari Tim Elite Number Four. Saat ini mereka berdiri berjejeran dihadapan Izumi dan Yoshino dengan jarak lima meter.


Melihat kedatangan Tim Elite Number Four, Alonso pun berkata dengan nada yang santai, karena ia masih bisa menyimpan energinya untuk pertarungan final.


"Akhirnya aku bisa menghemat kekuatanku untuk pertarungan yang lebih menarik nanti. Number Four..!! Kalau salah satu dari kalian berhasil mengalahkan mereka berdua, kemungkinan kalian bisa naik pangkat ke Guardian Six..!!!" ucap Alonso.


"Apakah itu benar, Alonso-san?!!!!" ucap Arias dengan kedua matanya yang berbinar-binar, ia pun menjadi bersemangat untuk mengalahkan Izumi dan Yoshino agar bisa naik pangkat menjadi Guardian Six.


"Ya..!! Jadi, kalian berempat habisi dua orang bodoh itu..!!" ucap Hristov sambil tersenyum licik.


Melihat kedatangan Tim Elite Number Four, nampaknya tak membuat nyali Izumi dan Yoshino menjadi ciut. Bahkan, mereka menjadi sangat bersemangat.


"Izumi, sepertinya kita harus mengalahkan empat sampah ini terlebih dahulu sebelum menghadapi Hristov.." ucap Yoshino yang menyeringai sambil melirik ke arah Izumi yang berada disampingnya.


"Ya..!! Staminaku juga masih banyak..!! Ayo kita kalahkan mereka, Yoshino..!!" ucap Izumi.


Sementara itu, disisi lain. Terlihat Shu yang berhasil mengalahkan beberapa pasukan Hristov untuk menerobos ke garis depan ke tempat Izumi dan Yoshino berada.


Shu pun terlihat sangat kualahan ketika pasukan Hristov terus berdatangan untuk menghadangnya menuju ke garis depan untuk menemui Izumi dan Yoshino.


"Cih..!! Kenapa mereka banyak sekali..!! Memang benar, mereka cukup mudah untuk dikalahkan, tapi mereka sangat banyak dan terus berdatangan..!!" ucap Shu.


"Kau kau kemana sialan..!!"


"Takkan kubiarkan kau menyentuh tuan Hristov..!!" seru beberapa pasukan Hristov yang menghadang Shu.


Setelah itu, Shu dengan pedangnya yang dilapisi kobaran api. Ia pun menyerang beberapa pasukan Hristov yang berada di hadapannya.


"Batsss..!! Batss..!! Batss..!!"


"Uaghhhhhhh...!!!"


Shu berhasil mengalahkannya cukup mudah. Setelah itu, tiba-tiba salah satu Guardian Six berjalan mendekat ke arah Shu.


Dia adalah Saint Etienne Napoleon, ia merasakan kekuatan yang cukup hebat dari Shu. Karena itu, ia tertarik untuk melawan Shu.


"Kalian semua..!! Jangan ada yang menganggu pertarunganku dengan dia..!! Sepertinya dia adalah pemimpin dari pasukan aliansi mereka..!! Aku merasakan kekuatannya yang cukup kuat, jadi siapa saja yang menggangguku akan kubunuh..!!" ucap Etienne, ia memerintahkan pasukan Hristov agar tidak mengganggu pertarungannya dengan Hristov.


Mendengar kata-kata tersebut dari Etienne, beberapa pasukan Hristov pun ketakutan dengan ancaman Etienne dan berjalan menjauh dari mereka berdua.


"Untuk sekarang, kita bisa bertarung sampai mati tanpa ada yang menganggu..!! Jadi, mari kita nikmati pertarungan kita ini...!!" ucap Etienne sambil menyeringai dengan nada cukup keras.


"Maafkan aku Izumi-dono, Yoshino-dono..!! Sebentar lagi, setelah aku mengalahkan orang ini, aku akan menyusul kalian..!!" batin Shu sambil menatap tajam Etienne yang berada beberapa meter di depannya.


Sementara itu, disisi lain terlihat Kobayashi yang bertarung dengan Schamaucher dengan sangat sengit. Mereka berdua masih melancarkan serangan satu sama lain.


"Rasakan ini..!!!" Schamaucher mencoba menebas Kobayashi.


Walaupun Kobayashi berhasil menghindari tebasannya, pipinya sedikit tergores oleh pedang Schamaucher yang ia lesatkan ke arahnya."Syattss..!!"


"Cih..!!" Kobayashi pun langsung mengusap darahnya yang bercucuran dipipinya karena goresan pedang Schamaucher.


"Bagaimana Kobayashi?!! Akhirnya, untuk pertama kali dalam perang ini, tebasanku berhasil mengenaimu..!!! Huahahaha..!!" ucap Schamaucher sambil tertawa jahat. Nampaknya, ia semakin sombong setelah berhasil menggores pipi Kobayashi hingga berdarah.


"Schamaucher, ini hanya goresan biasa. Setelah ini, akan kutunjukkan serangan terhebat yang sesungguhnya kepadamu Schamaucher..!!


"Karena..."


"Hanya akulah yang pantas menyandang gelar Knight..!! Sialan..!!" ucap Kobayashi sambil menatap tajam Schamaucher yang berada beberapa meter dihadapannya.


BERSAMBUNG