
"Tyenggg!! Tyenggg!! Tyenggg!!!
Kazimir dengan pedang Blacklist Sword nya yang diselimuti oleh aura jahat pun saling beradu pedang satu sama lain dengan Benn. Mereka berdua bertarung dengan begitu sengit.
Benn pun mengeluarkan sepasang sayap elang nya. Kemudian dia pun terbang melesat ke arah Kazimir sembari melesatkan serangan pedangnya, "Draknesss No Viver!!!"
Melihat hal itu, Kazimir pun melakukan teknik kuda-kuda berpedangnya. Aura jahat pada pedang Blacklist nya semakin pekat. Tak berselang lama kemudian, Kazimir juga langsung melesatkan serangannya begitu saja kepada Benn, "Death End!!"
Serangan pedang dari Kazimir dan Benn pun saling berbenturan satu sama lain sehingga menciptakan sebuah energi hitam berbentuk bola. Energi itu awalanya berukuran kecil hingga perlahan menjadi besar.
Setelah itu, sebuah ledakan pun terjadi di dalam lorong itu, hingga mengakibatkan kerusakan parah terhadap beberapa ruangan serta tembok yang disekitarnya, "Bummm!!" Terlihat juga Kazimir dan Benn terpental karena ledakan tersebut. Mereka berdua terbentur oleh tembok hingga retak.
~
"Sial.." Kazimir bangun dan bangkit kembali. Dia merasa sangat kesal karena dibuat cukup kerepotan, "Siapa dia, baru kali ini aku mendapatkan lawan yang sangat merepotkan. Ah, sebaiknya aku melaporkan hal ini kepada Tuan Filimonov.."
Kazimir mengeluarkan alat komunikasi nya untuk menelpon dan memberitahu Filimonov tentang kejadian hal ini. Akan tetapi, sudah beberapa kali Kazimir menelpon tapi gagal.
"Brengsek, ternyata musuh sudah memutuskan jaringan agar aku tidak bisa memberikan informasi kepada siapapun. Mereka benar-benar licik.."
Beberapa saat kemudian, terlihat Benn yang berjalan mendekat ke arah Kazimir sembari tersenyum licik, "Kasihan, tempat ini adalah kuburan bagimu. Kau takkan bisa keluar dari sini. Tapi, kalau kau menyerah, mungkin aku bisa memberimu sedikit keringanan hukuman.." ucapnya.
"Tidak. Aku tidak akan mengkhianati tuanku. Apapun yang kau lakukan kepadaku, aku sama sekali tak peduli. Dan jangan harap kau bisa mengalahkanku.." ucap Kazimir.
Kazimir pun langsung berlari cepat ke arah Benn, "Blacklist Griffin!!" Kazimir melesatkan serangan pedang tusukan lurus ke arah Benn dengan sangat cepat.
Benn yang terkejut akan hal itu pun sedikit terlambat untuk menghindar, alhasil pipi kirinya tergores oleh Blacklist Sword milik Kazimir.
Setelah itu, Kazimir pun langsung mengarahkan Blacklist Sword nya ke arah leher Benn. Akan tetapi, Benn menunduk untuk menghindari serangan pedang dari Kazimir.
"Huoooo!!!!" Benn pun tak tinggal diam. Dia pun langsung mencoba untuk melesatkan serangan balik, "Batss!!!" Lengan kiri Kazimir terkena goresan pedang dari Benn.
Selang beberapa detik setelah itu, Kazimir dengan cepat langsung menendang bahu Benn hingga terpental jauh kebelakang, "Duakkk!!"
"Akhhh!!"
Kazimir pun langsung melompat melesat ke arah Benn, "Blacklist Exterminate!!!!!" Kazimir melesatkan serangan tebasan yang menciptakan sebuah aura berwajah iblis.
"Batssss!!!!"
"Uaghhhh!!!"
Benn terkena serangan tersebut hingga harus membuatnya terluka cukup parah pada dadanya. Dadanya berdarah-darah, bahkan ia sedikit juga mengeluarkan darah dari mulutnya. Serangan itu merupakan salah satu serangan terkuat dadi Kazimir.
"S-sial.. S-serangan macam apa itu?!" Benn yang telah terkena serangan dari Kazimir itu pun langsung mencoba untuk bangkit dan berdiri kembali sembari memegangi dadanya yang dipenuhi dengan darah.
"Jangan kira kau akan mengalahkanku begitu saja. Meski begitu, asal kau tahu saja, pedangku ini mempunyai sedikit serpihan dari kekuatan iblis. Kau takkan bisa mengalahkanku dengan mudah.." ucap Kazimir.
"Orang yang mempunyai kekuatan iblis memang sangat merepotkan. Tapi ini adalah sebuah kebanggaanku sendiri bila berhasil mengalahkanmu yang merupakan pengguna kekuatan iblis.." ucap Benn.
"Aku bukan lah pengguna kekuatan iblis. Melainkan pedangku lah yang mempunyai kekuatan iblis. Sekarang, kau takkan bisa keluar dari sini. Kau yang memaksa memasuki kandang singa, takkan kubiarkan keluar begitu saja.." ucap Kazimir.
Kazimir pun langsung mengangkat pedangnya dengan kedua tangannya. Kazimir bersiap-siap untuk menebas Benn dengan serangan terkuatnya.
"Ini adalah akhir bagimu. Kau takkan bisa selamat." ucap Kazimir.
"Yeah.. Sekarang!!!!" teriak Benn.
Dalam sekejap sebuah anak panah dengan energi berwarna putih yang menyelimutinya tiba-tiba bergerak cepat ke arah pedang yang dipegang oleh Kazimir.
"Apa?!!" Kazimir terkejut akan hal itu. Ia tak menyangka karena tiba-tiba terdapat sebuah anak panah yang melesat ke arahnya.
Blacklist Sword milik Kazimir pun langsung terlepas dari kedua tangannya setelah terkena anak panah yang entah dari mana asalnya.
Blacklist Sword milik Kazimir terjatuh ke lantai. Kazimir kebingungan siapa sosok yang melesatkan anak panah itu kepadanya. Kemudian, ia pun langsung menoleh ke arah belakang, ke asal anak panah itu melesat.
"Kau..!!!" geram Kazimir setelah melihat sosok yang melesatkan anak panah itu.
"Kazimir Blackhaunt. Kita pernah bertemu sekali beberapa tahun yang lalu. Dan ini adalah pertemuan kedua kita. Tapi sayang sekali, kali ini kau berada diambang kekalahan.."
Orang yang melesatkan anak panah itu kepada Kazimir adalah Legolas, anak buah atau pengawal dari Walikota Redrion City, Jedrzejczyk, yaitu Legolas.
"Elf biadab. Apa kau tak menyesal setelah dulu berhasil kukalahkan. Seharusnya kau tahu, kekuatanku ini lebih kuat dibanding dirimu." ucap Kazimir.
"Ya, itu dulu. Tapi berbeda kalau sekarang. Aku sudah tidak sebodoh dulu. Kini aku sudah berkembang.." ucap Legolas, ia pun langsung mengarahkan busur panahnya ke arah Kazimir dan bersiap untuk melesatkan anak panahnya kembali.
Disisi lain, Kazimir mencoba untuk mengambil kembali Blacklist Sword nya yang terjatuh ke lantai. Akan tetapi, Benn langsung menendang pedang itu menjauh dari Kazimir.
"Sialan kau!!!" Kazimir yang murka karena apa yang dilakukan Benn pun langsung mencekiknya.
"Akhhh!!!!" Benn merintih kesakitan karena dicekik oleh Kazimir.
Setelah itu, Kazimir pun langsung membanting Benn ke lantai dengan sangat kuat hingga lantai yang terbentur oleh tubuh Benn pun mengalami kerusakan yang cukup parah, "Bruakkk!!!"
Sementara itu disisi lain, anak panah Legolas dipenuhi oleh energi berwarna putih yang diduga itu adalah sebuah energi alami yang berasal dari ras elf itu sendiri.
Menyadari hal itu, Kazimir pun langsung melirik ke arah Legolas, "Kau mau berniat melawanku, Legolas? Kalau itu maumu, aku akan dengan senang hati menerimanya. Akan kukalahkan kau untuk yang kedua kalinya.."
"Itu tidak akan terjadi. Jangan samakan aku dengan diriku yang dulu. Kali ini berbeda. Dan kau lah yang harus bersiap-siap, karena kau yang akan segera kalah.." ucap Legolas.
Benn terluka cukup parah karena serangan kuat Kazimir. Disisi lain, Legolas berhasil datang dengan tepat waktu untuk membantu Benn yang kini berada dalam situasi terdesak. Legolas sang pemanah handal dari ras Elf, apakah dia mampu mengalahkan Kazimir? Ataukah ini akan menjadi kekalahan untuk yang kedua kalinya bagi Legolas?
B E R S A M B U N G