Cosplay

Cosplay
Chapter 71 - Puncak Perang.



Di dalam arena Colloseum, terlihat Ichigo dan Hyorinmaru sedang melawan Rodriguez.


Mereka bertiga bertarung dengan sangat sengit, tapi pada akhirnya, Rodriguez berhasil memojokkan Ichigo dan Hyorinmaru.


"Zoom In..." Ucap Rodriguez, tiba-tiba Rodriguez sudah berada di depan Hyorinmaru, kemudian Rodriguez memukul wajah Hyorinmaru dengan telak."Rasakan ini!!!"


"Bruakkkk!!!!"


Hyorinmaru terpental hingga menabrak dinding Colloseum."Uaghhh!!!!"


"Ren!!" Teriak Ichigo.


Kemudian, Rodriguez mencoba memukul Ichigo, tetapi Ichigo berhasil menangkisnya dengan pedangnya.


"Kau hebat sekali, guahahahahah!!!" Teriak Rodriguez tertawa terbahak-babak.


"Cih, kekuatan aneh apa yang kau miliki ini??" Ichigo menjadi kebingungan.


"Ini adalah kekuatan leluhurku yang terhebat, lihat ini! Zoom In, Destroyer!!!" Tiba-tiba Rodriguez berada di depan mata Ichigo dan berniat menghantamnya.


Tiba-tiba Akira Von Mikazuki sudah berada di belakang Rodriguez dan langsung menusuk tepat di jantung Rodriguez dengan menggunakan pedangnya."Jroottt!!!"


"Ukh.." Rodriguez memuntahkan darah dari mulutnya, kemudian ia melirik Akira,"Manusia Biadab!!!" Rodriguez langsung memalingkan wajahnya dan langsung mencekik Akira.


"Ukkhhhhh!!" Akira merintih kesakitan karena dicekik oleh Rodriguez,"Seharusnya aku sudah tepat menusuk di jantungnya, tapi kenapa dia masih hidup.." batin Akira.


"Sekarang Enyahlah!!!" Teriak Rodriguez penuh dengan amarah.


"Byaarrrr!!!" Tiba-tiba tubuh Rodriguez meledak dan darah Rodriguez berceceran dimana-mana.


Kemudian terlihat Elizabeth yang berjalan menghampiri Ichigo dan Akira Von Mikazuki."Kalian terlalu lemah, untuk melawan sampah sepertinya, kalian kesulitan.."


"Wanita yang sangat mengerikan, tapi berkatnya, aku selamat. Eksekutif Harley memang merepotkan.." Batin Ichigo.


Kemudian Elizabeth melihat ke arah pertarungan Harley vs Kenzou di udara."Mereka berdua terus melakukan pertarungan tak berguna.."


Disisi lain, terlihat pertarungan Kenzou dan Harley di langit Colloseum.


Kenzou dalam bentuk burung Phoenix terus melakukan serangan bertubi-tubi ke arah Harley."Fire Ball!!!!"


Bola api terus dilesatkan oleh Kenzou, sementara itu, Harley membuat dua sayap kartu sehingga ia bisa terbang di udara.


Harley terus menari-nari terbang di udara sembari menghindari serangan bola api milik Kenzou."Serangan seperti itu tidak mempan terhadapku.."


Kenzou terbang mengejar Harley, beberapa saat kemudian Kenzou berhasil menggapai kedua kaki Harley, kemudian Kenzou melempar Harley ke tanah."Wyunggg!!!"


"Brraaakkkk!!!"


Harley kembali bangkit dan langsung melesat ke arah Kenzou kemudian,"Poker Face, Scorpion!!!"


Ribuan kartu membentuk beberapa ekor kalajengking kemudian langsung menyerang Kenzou.


Kenzou berhasil menghindarinya dengan sangat mudah, kemudian Harley berada di depan Kenzou dan langsung menendang wajah Kenzou hingga terpental menabrak dinding Colloseum."Brakkkkk!!!!"


Tanpa lama, Kenzou bangkit dan langsung mengeluarkan aura mengerikan."Harley!!!"


Begitu juga dengan Harley, ia mengeluarkan aura mengerikan."Kenzou!!"


Aura mereka berdua saling bertabrakan sehingga timbul sebuah gempa di sekitar Colloseum.


Gempa yang timbul karena bentrokan dua aura mengerikan kemudian langit pun terbelah.


Elizabeth yang melihat hal itu hanya bisa tersenyum."Mereka berdua bertarung sampai melampaui batas.."


Disisi lain, Admiral Shin merasakan sebuah gempa dan melihat tiba-tiba langit yang terbelah.


"Hah?! Ada apa ini kenapa tiba-tiba ada gesekan aura dan terjadi gempa?! Siapa yang bertarung sedahsyat ini?!!" Teriak Admiral Shin.


Disisi lain, yaitu di dunia cermin. Para bajak laut sudah berhasil menangkap Leavitein.


"Baiklah, sekarang bagaimana caranya keluar dari sini?!" Tanya Clint yang kebingungan.


Kemudian Romerio menampar pipi Leavitein yang telah tertangkap,"Cepat beritahu cara keluar dari sini!!"


"B-baiklah, aku akan memberitahu kepada kalian cara keluar dari dunia cermin, tapi itu percuma, karena diluar sana sedang terjadi peperangan antara bajak laut dan angkatan laut, kalian pasti akan dihadang oleh angkatan laut itu.." ucap Leavitein.


"Izumi, kau tidur nyenyak sekali, sabar ya, sebentar lagi kita akan sampai ke kapal." Ucap Davidestrom yang masih menggendong Izumi dipunggungnya.


Disisi lain, terlihat Bluejay Vika, Yoshino, Mayonaka Killa, Alice, Kenkomura, dan Hozuki sedang bertarung dengan angkatan laut di pelabuhan.


"Skywalk!!!" Bluejay Vika bertarung dengan gesit, para angkatan laut itu terkena tendangan mematikan dari Bluejay Vika.


"Uaaghhhhhh!!!!"


"Sialan!! Orang ini hebat dalam menendang!!"


"Hentikan orang ini!!"


Angkatan laut pun kesulitan menghadapi Bluejay Vika. Kemudian Mayonaka Killa membuat sebuah Ilusi. Angkatan laut yang terkena ilusi Killa pun tertidur pulas.


"Zzzzz...zzz..zzz.." Beberapa angkatan laut tertidur pulas, tetapi sebagian temannya berhasil lolos dari ilusi Killa.


Angkatan laut yang masih tersadar pun mencoba membangunkan temannya yang tidur pulas."Woi bangunlah!! Kau cuma terkena ilusi!!"


"Hipnotisme Ilusion sukses.." ucap Mayonaka Killa.


Dari arah lain, Yoshino mengamuk dengan tiga pedangnya, amukan Yoshino membuat angkatan laut kuwalahan..


"Three Sword!! Dragon!!" Yoshino melesatkan tebasan pedang mematikannya.


Beberapa angkatan laut terhempas karena tebasan dahsyat milik Yoshino.


"Uaaghhhhhh!!!"


"Dia pendekar pedang yang hebat!!!"


"Admiral Shin tolong kemarilah!!"


Disisi lain, Kenkomura juga menari-nari dalam kerumunan angkatan laut sambil menebas-nebaskan pedangnya secara liar."Lion dance Of Sword!!"


"Uaaghhhhhh!!!"


"Tidak!! Disini juga ada pendekar pedang yang gila!!"


"Siapa saja! Panggil Admiral!!"


Angkatan laut kuwalahan juga saat menghadapi Kenkomura dan Yoshino.


Lalu Hozuki menyerang kapal-kapal yang berlabuh di sekitar pelabuhan..


"Mizu Bomber!!" Hozuki melesatkan bom air bertubi-tubi ke arah kapal-kapal angkatan laut,"Rasakan ini! Inilah akibatnya bila kalian berani menghancurkan Kapalku!!!" Ucap Hozuki.


"Admiral-san!! Cepat pergi ke pelabuhan!! Ada bajak laut gila disini!!"


"Uaaghhhhhh!!!"


Disisi lain, Admiral Shin Falkenberg terus menerima telepon karena Maslaah yang berada di pelabuhan."Ha!!!! Dua bajak laut gila yang merepotkan?!!! Di pelabuhan katamu?!!"


Shin Falkenberg menutup teleponnya,"Sialan! Aku harus kemana?! Di Colloseum ada bajak laut kuat yang harus kuhentikan!! Tapi di pelabuhan ada bajak laut gila yang terus membuat kerusuhan!!!" Shin Falkenberg semakin kebingungan.


Tiba-tiba Shin mendapatkan telepon kembali, setelah mengangkat telepon tersebut ia terkejut."Anda sedang menuju kemari?!! Disini sangat kacau, biarkan aku yang mengurus ini.."


Disisi lain di lautan, terlihat beberapa kapal armada tempur, diatas kapal tersebut terlihat wanita cantik, ia adalah Fleet Admiral Angkatan laut, Qilin.


Qilin membalas telepon Shin Falkenberg."Kau lamban sekali, Shin. Mengatasi bajak laut amatiran seperti mereka, kau kuwalahan.. itu memalukan, kau tak pantas mendapatkan gelar sebagai seorang Admiral..."


Bersambung.