
"Kalian mau kemana?"
"Kami mau ke pulau itu, Paman!!" jawab Izumi.
"Kalian pasti Bajak Laut kan?!! Berhati-hatilah!! Karena orang-orang disana sangat membenci Bajak Laut serta pemerintahan di Negara itu sangatlah kacau!! Banyak konflik disana!! Lebih baik kau tidak pergi kesana!!"
"Negara?" gumam Yoshino.
"Jadi.. Di pulau itu berdiri sebuah Negara ya? Banyak konflik juga. Sepertinya orang-orang disana juga tidak ramah. Apalagi terhadap Bajak Laut.." ucap Vika.
"Benci terhadap Bajak Laut itu memang wajar. Bajak laut adalah penjahat, itu memang realistis." ucap Killa.
"Terimakasih, Paman!! Kau sudah memberitahu kami informasi yang sangat penting!! Baiklah, semuanya!!! Sesampai disana mari kita membuat alasan bercosplay sesuai dengan nama Bajak Laut kita!!" ucap Izumi.
Seperti itu kejadiannya ketika mereka bertemu dengan nelayan dalam kurun waktu singkat. Kini kita kembali ke masa sekarang.
Izumi dan kawan-kawan melanjutkan jalannya. Pertama mereka semua berniat untuk mencari sebuah penginapan yang akan mereka singgahi selama kurun waktu satu Minggu. Dan selama waktu satu Minggu itu mereka berniat untuk mencari persediaan lebih yang akan digunakan untuk melanjutkan petualangannya.
Namun, ketika mereka sedang mencari sebuah penginapan, tiba-tiba sebuah alunan musik terdengar begitu menggebu-gebu hingga membuat siapapun yang mendengar irama itu otomatis tidak tahan untuk berjoged.
Alunan musik yang terdengar itu bagaikan hipnotis. Mereka akan berjoged bila mendengar nya, namun beda dengan kelompok Bajak Laut Cosplay. Karena selera musik Izumi dan kawan-kawan terhadap orang-orang di Negara ini berbeda, maka mereka sama sekali tidak berpengaruh.
"Mereka berjoged setelah mendengar alunan musik aneh itu? Mereka terkena hipnotis?" gumam Izumi yang kebingungan.
Wajar saja Izumi kebingungan, baru kali ini dia melihat orang-orang otomatis berjoged setelah mendengarkan alunan musik. Dan tak berselang lama kemudian, terdengar suara teriakan lantang dengan sedikit bumbu-bumbu manja, "Ahhhhhh!!!!"
Izumi, Yoshino, Killa, Vika, dan Davidestorm memasang raut wajah melongo ketika melihat ke arah suara orang yang berteriak manja. Mereka benar-benar merasa agak geli setelah melihatnya. Bahkan mereka juga sempat merinding.
Pria berjas hitam, celana hitam, topi hitam, dengan sehelai selendang kuning yang menempel dibelakang lehernya. Pria itu berjoged dengan goyangan yang tak biasa. Menghipnotis warga biasa yang melihatnya. Goyangan maut yang bisa membunuh mental lawan. Orang dengan mental yang lemah akan terpengaruh dengan goyangan mautnya. Siapa lagi kalau bukan dia, Ragiru the Dance of Bollywood.
Alunan musik serta lagu India yang Ragiru nyanyikan membuat sebagian orang biasa menjadi terpesona.
"Akulah Ragiru... Murid dari Sharukkanss sang legenda penyanyi India. Aku adalah penerus beliau, bahkan goyanganku yang ngebor bisa memukau banyak orang!!! Mari semuanya berjoged-"
"Joged an mu sama sekali tidak menarik dan tidak mempesona! Bahkan membuatku merasa jijik dan ingin segera muntah!!" teriak Izumi dengan lantang.
"Huh?" Ragiru syok setelah mendengar ada seseorang yang berani-berani memprotes nyanyian serta goyangan mautnya, dia memasang raut wajah kesal, bahkan alisnya mulai mengeluarkan api karena saking kesalnya, "Mau adu goyangan? Siapa yang kalah, maka dia akan menjadi budak seumur hidup, deal baby?"
"Omong kosong. Rasakan ini.." Izumi melesatkan beberapa tembakan peluru es ke arah Ragiru.
Namun, dengan nyanyian dan goyangan yang dilakukan Ragiru, dia berhasil menghindari semua serangan yang diberikan Izumi kepadanya, "It's Easy Baby.. You Looking me, and you to kill for me.."
"Dia sedang ngomong apa?" tanya Davidestorm.
Ragiru melompat ke udara lalu turun dan berpijak ke tanah dengan satu kaki sementara kaki lainnya membentuk huruf V, lalu kedua tangannya berada diatas kepala dengan membentuk huruf U. Ragiru menari berputar-putar..
"My name is.."
Ragiru melompat-lompat kedepan sembari melakukan gerakan salto. Kemudian melompat salto lalu turun dengan gerakan indah. Dia sedang mencoba untuk berselebrasi atau membuat gerakan yang unik.
"Ragiru.. Aku dijuluki sebagai Dance of Bollywood. Aku ini dari pemerintahan loh. Apa kalian gak takut kepadaku? Aku punya banyak bekingan orang hukum loh. Nanti aku bisa membuat diriku seolah-olah terdzolimi oleh kalian, dan bisa membuat kalian dipenjara loh." Ancam Ragiru.
"Lah loh lah loh. Banyak bacot lo!!" Davidestorm menciptakan sebuah petasan dari kameranya lalu melemparkannya ke arah Ragiru.
"Duarrr!!!" Petasan itu meledak tepat didekat Ragiru.
"Kyaaaaaaa!!!!!" Ragiru teriak histeris karena terkejut setelah mendengar ledakan dari petasan yang meledak didekatnya.
"Kau ini laki-laki kenapa teriakmu malah kayak perempuan yang diimut-imutkan woy!! Ingat, kau ini laki-laki!! Dasar manusia sesat!!" teriak Davidestorm.
"Woi!!!" teriak Ragiru dengan nada kasar, "Maksudnya Lo nuduh gue kalau gue itu seorang bencong? Lo jangan sok kuat jhanc#kkk!!!"
"Tadi ngomongnya aku aku, sekarang Lo gue. Kebanyakan nonton tiktakerss ini.." ucap Davidestorm.
"Banyak bacot lo!!!" Ragiru datang dengan cepat ke arah Davidestorm sembari melakukan goyangan mautnya, "Dance of Hindi : Streak Bleash!!!" Goyangan maut yang dia lakukan menciptakan efek hembusan angin yang menyelimutinya, bahkan angin yang tercipta dair goyangannya tersebut sangat tajam setajam silet.
Dan dalam sekejap mata, Davidestorm terkena serangan itu dengan beberapa luka goresan di sekujur tubuhnya. Dia benar-benar tak mengeri sama sekali. Karena dari sudut pandang seorang Davidestorm, dia melihat sesosok Ragiru ini hanya berjoged melewatinya, kemudian dia terluka begitu saja.
"Apa yang terjadi?! Bagaimana bisa aku terluka?! Apa yang dia lakukan?!"
"Pelajaran bagi seseorang yang merendahkan atau menghujat nyanyian serta goyangan mautku!! Rasakan goyangan tersakit yang pernah ada!! Bagaimana? Apa kau merasakan sebuah euforia yang menyenangkan setelah terkena serangan itu?" tanya Ragiru.
Namun, tanpa basa-basi terlihat Izumi yang sudah berada diatas Ragiru dengan salah satu tangan es nya yang sudah membesar sekaligus mengepal dan bersiap untuk memukulkannya ke arah Ragiru.
"Ice-Ice No Elephant Hits!!!" Tanpa kompromi Izumi langsung saja memukul Ragiru dengan kekuatan pukulan es nya yang cukup mematikan.
"Apa?!!!!!!"
"Buaghhhh!!!!!" Pukulan Izumi membuat Ragiru menghantam tanah hingga tanah tersebut mengalami kerekatan yang cukup parah. Bahkan orang-orang disekitar yang melihat Moment tersebut pun langsung berlari berhamburan sembari berteriak histeris.
"Kalau mau bertarung, ayo lakukan sekarang juga. Jangan banyak bicara, kita langsung saja adu mekanik!!!" teriak Izumi.
Namun, pada kenyataannya, Ragiru berhasil dikalahkan hanya dalam satu kali serangan, pukulan es Izumi yang semakin menguat hingga membuat musuh ketar-ketir.
B E R S A M B U N G